Senin, 12 Januari 2026

Tanah Laut - Dalam upaya menjangkau komunitas pesisir, pulau-pulau kecil, serta daerah terpencil yang sulit diakses, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Tanah Laut menghadirkan Perpustakaan Apung yang beroperasi di atas Kapal Polisi XIII-2002-38. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, pada Selasa (13/1).

Perpustakaan Apung ini berfungsi sebagai jembatan ilmu pengetahuan bagi masyarakat pesisir, khususnya anak-anak, dengan menyediakan berbagai bahan bacaan edukatif. Melalui program ini, Satpolairud Polres Tanah Laut berupaya meningkatkan minat baca, kecerdasan, serta kesadaran lingkungan, terutama terkait pentingnya menjaga kelestarian laut dan ekosistem pesisir.

Kehadiran Perpustakaan Apung disambut antusias oleh anak-anak dan warga sekitar. Mereka tampak antusias membaca buku serta mengikuti kegiatan edukasi yang disampaikan oleh personel Satpolairud. Selain membaca, anak-anak juga diberikan pemahaman tentang keselamatan berlayar, kebersihan lingkungan, dan peran generasi muda dalam menjaga sumber daya alam.

Kasatpolairud Polres Tanah Laut, Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menyampaikan bahwa program Perpustakaan Apung merupakan wujud kepedulian Polri terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat pesisir.

“Perpustakaan Apung ini kami hadirkan untuk menjangkau anak-anak dan masyarakat di wilayah pesisir, pulau-pulau kecil, serta daerah terpencil yang sulit diakses. Melalui fasilitas ini, kami ingin menumbuhkan minat baca, meningkatkan kecerdasan, serta membangun kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan laut sejak usia dini,” ujar Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana pendekatan humanis Polri kepada masyarakat perairan.

“Selain sebagai sarana literasi, Perpustakaan Apung juga menjadi media edukasi keselamatan berlayar dan pelestarian lingkungan. Kami berharap kehadiran program ini dapat memberikan manfaat nyata dan mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat pesisir,” tambahnya.

Tanah Laut  - Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya para pelajar, Polsek Batu Ampar, Polres Tanah Laut, secara rutin melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas setiap pagi hari di depan sekolah-sekolah yang berada di wilayah hukumnya.

Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Tanah Laut, yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat Nomor 46, Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan pengamanan dan pengaturan ini bertujuan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas sekaligus memastikan keselamatan anak-anak sekolah saat berangkat menuntut ilmu.

Seperti yang dilaksanakan pada hari Selasa (13/1), personel Polsek Batu Ampar dengan penuh rasa kepedulian dan kasih sayang turut membantu menyeberangkan anak-anak sekolah serta mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi sekolah. Kehadiran polisi di pagi hari tersebut mendapat respons positif dari para orang tua, guru, dan pengguna jalan.

Kapolsek Batu Ampar, AKP Munadi, menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di depan sekolah merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya para pelajar.

“Kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas ini rutin kami laksanakan setiap pagi hari guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak-anak sekolah saat berangkat maupun pulang sekolah. Kami ingin memastikan para pelajar dapat menyeberang jalan dengan aman dan terhindar dari risiko kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP Munadi.

Ia menambahkan bahwa kehadiran personel Polsek Batu Ampar di lingkungan sekolah juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menanamkan disiplin dan budaya tertib berlalu lintas kepada anak-anak sejak dini, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” pungkasnya.

 


Tanah Laut - Telah terjadi kecelakaan lalu lintas pada hari Senin, 12 Januari 2026, sekitar pukul 18.15 Wita, bertempat di Jalan A. Yani, Desa Jilatan RT 02, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Peristiwa tersebut melibatkan tiga unit kendaraan bermotor jenis truk dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Kecelakaan bermula saat mobil Hino Truck Tronton warna merah Nomor Polisi DA 8107 TAI, yang dikemudikan oleh Sdr. Aji Normo Susilo dengan penumpang (kernet) Sdr. Didi Kuswana, melaju dari arah Pelaihari menuju Jorong. Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya pada ruas jalan yang menikung ke kanan, kendaraan tersebut diduga mengalami oleng dan masuk ke jalur kanan jalan.

Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan datang mobil Mitsubishi Dump Truck warna kuning Nomor Polisi DA 8717 LH yang dikemudikan oleh Sdr. Rudiansyah. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari sehingga mobil Hino Truck Tronton membentur bagian samping kanan bak belakang mobil Mitsubishi Dump Truck. Akibat benturan tersebut, mobil Mitsubishi Dump Truck terbalik di badan jalan.

Setelah itu, mobil Hino Truck Tronton kembali membentur mobil Isuzu Dump Truck warna putih Nomor Polisi DA 8813 ZN yang dikemudikan oleh Sdr. Aditya Sanjaya, yang datang dari arah Jorong menuju Pelaihari, tepat di belakang mobil Mitsubishi Dump Truck. Akibat benturan tersebut, mobil Isuzu Dump Truck terseret hingga ke bahu jalan sebelah kiri dari arah Pelaihari menuju Jorong.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi mobil Hino Truck Tronton, Sdr. Aji Normo Susilo, mengalami luka pada bagian kepala serta lecet pada bagian kaki. Penumpang (kernet) mobil Hino Truck Tronton, Sdr. Didi Kuswana, mengalami lecet pada bagian kaki dan memar pada bagian dada, dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, pengemudi mobil Isuzu Dump Truck, Sdr. Aditya Sanjaya, mengalami luka robek terbuka pada kaki kiri, luka pada kaki kanan, serta luka robek pada bagian kepala. Korban sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, namun meninggal dunia saat menjalani perawatan.

Petugas dari Satlantas Polres Tanah Laut yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, pengaturan lalu lintas, evakuasi korban dan kendaraan, serta mengamankan barang bukti. Saat ini, kejadian tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut, Iptu Aditya Dikav, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menangani kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut secara cepat dan profesional.

“Setelah menerima laporan, personel Satlantas Polres Tanah Laut langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengamankan arus lalu lintas, serta mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan,” ujar Iptu Aditya Dikav.

Ia juga menambahkan bahwa kecelakaan tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, sehingga pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta mengurangi kecepatan, khususnya saat melintas di jalan yang menikung dan rawan kecelakaan, demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Minggu, 11 Januari 2026

Tanah Laut - Pada hari Minggu, tanggal 11 Januari 2026, sekira pukul 08.30 Wita hingga selesai, Polsek Panyipatan, Polres Tanah Laut, melaksanakan kegiatan pengamanan ibadah gereja di wilayah hukumnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani dalam melaksanakan ibadah minggu.

Adapun lokasi pengamanan meliputi Gereja GKE Desa Batu Mulya dan Gereja GPdI Desa Bumi Asih, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Personel Polsek Panyipatan disiagakan di masing-masing lokasi guna memastikan jalannya ibadah berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Di Gereja GKE Desa Batu Mulya, ibadah dipimpin oleh Pendeta Tri Yuli Arianto, S.Th dengan tema “Bersaksi dan Berdoa Bersama Perempuan dan Anak”. Ibadah tersebut diikuti oleh kurang lebih 35 orang jemaat. Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian melakukan pengamanan dan pemantauan situasi di sekitar lokasi gereja.

Sementara itu, di Gereja GPdI Desa Bumi Asih, ibadah dipimpin oleh Pendeta Kristanto Nugroho dengan tema “Iman yang Menyelamatkan” yang diambil dari nas Alkitab Lukas 8:48. Jumlah jemaat yang mengikuti ibadah di gereja tersebut sekitar 30 orang.

Dengan adanya pengamanan dari Polsek Panyipatan, seluruh rangkaian kegiatan ibadah di kedua gereja dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Polsek Panyipatan berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban pada kegiatan keagamaan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut - Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, melaksanakan kegiatan patroli dan pengamanan di sejumlah tempat ibadah yang berada di wilayah Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Minggu (11/12/2026) pagi.

Kegiatan patroli dan pengamanan ini dilaksanakan mulai pukul 08.45 Wita hingga selesai, dengan sasaran beberapa rumah ibadah, yaitu Gereja Santa Theresia di Jalan Parit Mas Pelaihari, Gereja Pantekosta di Jalan Parit Baru Pelaihari, Gereja Maranatha Angsau Pelaihari, serta Vihara Budha Sasana Pelaihari.

Pengamanan dilakukan oleh personel Polres Tanah Laut guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat yang sedang melaksanakan ibadah. Selain melakukan penjagaan, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan pengurus tempat ibadah dan jemaat, serta melakukan pemantauan situasi kamtibmas di sekitar lokasi.

Melalui kegiatan ini, Polres Tanah Laut berupaya mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menunjukkan kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan dan perlindungan, khususnya pada saat pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa pengamanan dan patroli di tempat-tempat ibadah merupakan bentuk komitmen Polres Tanah Laut dalam menjaga keamanan serta menjamin kebebasan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh umat dapat melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Kegiatan pengamanan ini juga sebagai upaya preventif guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan bahwa Polres Tanah Laut akan terus meningkatkan patroli dan pengamanan, khususnya pada kegiatan keagamaan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

 


Tanah Laut - Wakapolres Tanah Laut, Kompol Andri Hutagalung, S.A.B., M.A.P., memberikan arahan kepada seluruh personel pada kegiatan apel pagi jam pimpinan minggu ke-2 Bulan Januari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, pada Senin (12/1) pagi.

Dalam arahannya, Wakapolres mengawali dengan mengucapkan rasa syukur atas pelaksanaan tugas pengamanan selama satu minggu terakhir yang berjalan dengan baik. Ia menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Tanah Laut terpantau aman, lancar, dan terkendali berkat kerja sama serta dedikasi seluruh personel.

“Alhamdulillah, kegiatan pengamanan selama satu minggu terakhir dapat berjalan dengan lancar, situasi kamtibmas aman dan terkendali. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh anggota,” ujar Kompol Andri Hutagalung.

Lebih lanjut, Wakapolres menekankan kepada seluruh anggota Polri agar memahami dan mempelajari secara serius undang-undang baru terkait KUHP dan KUHAP, mengingat adanya banyak perubahan yang perlu dipahami sebagai dasar dalam pelaksanaan tugas kepolisian ke depan.

Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga sikap, perilaku, dan integritas, serta tidak melakukan pelanggaran dalam bentuk apa pun di Tahun 2026. Secara khusus, Wakapolres menegaskan larangan keras terhadap keterlibatan anggota dalam penyalahgunaan narkoba maupun praktik judi online.

“Jangan ada pelanggaran di Tahun 2026, khususnya terkait narkoba dan judi online. Jaga nama baik institusi Polri dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Apel jam pimpinan ini menjadi sarana penyampaian kebijakan pimpinan sekaligus penguatan komitmen seluruh personel Polres Tanah Laut dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

 


JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait layanan Contact Center 110. Layanan ini ditegaskan bukan hanya berlaku di wilayah tertentu, melainkan dapat diakses oleh seluruh masyarakat di Indonesia tanpa biaya.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Ia menegaskan bahwa layanan 110 merupakan saluran resmi Polri yang disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di mana pun berada.

“Masyarakat bisa menggunakan layanan contact center 110 secara gratis di seluruh Indonesia,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada Indozone, Senin (12/1/2026).

Menurutnya, mekanisme penggunaan layanan ini sangat mudah. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian cukup menghubungi nomor 110 melalui telepon seluler maupun telepon rumah.

“Masyarakat yang nantinya melakukan panggilan ke nomor akses 110 akan langsung terhubung ke operator yang akan memberikan layanan berupa informasi, pelaporan, dan pengaduan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Trunoyudo menjelaskan bahwa kehadiran Contact Center 110 merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kehadiran layanan contact center 110 Polri ditujukan untuk memenuhi harapan dan kebutuhan seluruh masyarakat di mana pun,” ungkapnya.

Dalam penyelenggaraannya, Polri juga telah menyiapkan sistem aplikasi terintegrasi yang memungkinkan setiap interaksi antara masyarakat dan Polri tercatat secara digital.

“Dalam penyelenggaraan layanan contact center, telah disiapkan sebuah sistem aplikasi yang memungkinkan pencatatan atau perekaman setiap interaksi Polri dan masyarakat, sehingga dapat dilakukan pengendalian terhadap respons kebutuhan masyarakat,” pungkas Trunoyudo.

Polri berharap, melalui optimalisasi layanan Contact Center 110, kehadiran negara dapat semakin dirasakan masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara cepat dan profesional.

Sabtu, 10 Januari 2026



Anggota Satpolairud Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pembinaan masyarakat (Binmas) perairan kepada para nelayan di wilayah perairan Desa Muara Asam-Asam, Kabupaten Tanah Laut.


Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud memberikan imbauan kepada para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di laut. Nelayan diingatkan untuk menggunakan alat keselamatan diri seperti life jacket serta perlengkapan keselamatan lainnya sebelum melaut.


Selain itu, petugas juga mengingatkan pentingnya mengecek prakiraan cuaca dari BMKG sebelum berangkat melaut. Hal ini mengingat kondisi cuaca belakangan yang tidak menentu, ditandai dengan hujan, angin kencang, dan gelombang laut yang cukup tinggi, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.


Personel Satpolairud juga mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan alur pelayaran serta waspada terhadap kapal-kapal yang melintas guna menghindari terjadinya kecelakaan di perairan.


Kegiatan Binmas Air ini merupakan bentuk upaya preventif Polres Tanah Laut dalam meningkatkan kesadaran keselamatan berlayar serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan.


Statistik Pembaca