Rabu, 24 Juni 2026

Tanah laut - Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, melaksanakan kegiatan monitoring pasca tanam jagung di lahan milik Sdri. Amelia Sari yang berada di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (25/6).

Kegiatan monitoring dilakukan oleh Aipda Tarji selaku Bhabinkamtibmas sebagai bentuk pendampingan Polri terhadap masyarakat di sektor pertanian. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 1 hektar dengan menggunakan bibit jenis Bisi 18.

Berdasarkan data di lapangan, hasil produksi diperkirakan mencapai sekitar 3 ton dan hasil panen nantinya dijual kepada pengepul Sdr. Pandi di wilayah Panyipatan dengan harga Rp4.100 per kilogram. Monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman berjalan baik serta mendukung produktivitas pertanian masyarakat.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan juga menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan Polri dengan masyarakat.

"Kegiatan ini tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat melalui kehadiran Polri secara langsung," ujar AKP Muhammad Afianor.

Melalui kegiatan ini, Polsek Bati-Bati berharap hubungan antara Polri dan masyarakat dapat semakin kuat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan petani. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

 

Tanah Laut – Polsek Takisung, Polres Tanah Laut, melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Kalimi yang berada di Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (25/6).

Kegiatan monitoring dilakukan sebagai bentuk pendampingan Polri terhadap masyarakat, khususnya para petani, dalam mendukung program ketahanan pangan. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 3 hektar dengan usia tanaman mencapai 90 hari.

Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman jagung terpantau berkembang dengan baik. Monitoring secara berkala dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal hingga memasuki masa panen.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan menjaga situasi keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.

"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat sehingga tercipta rasa aman dan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dengan petani, khususnya Polsek Takisung Polres Tanah Laut," ujar AKP Duki.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat sekaligus mampu mendorong peningkatan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

 #swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut - Sat Reskrim Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan penyelesaian perkara melalui mekanisme Restorative Justice terkait tindak pidana penganiayaan ringan yang terjadi di kebun karet milik Sdr. H di Jalan Kuningan, RT 13 Desa Jorong, Kecamatan Jorong.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026 pukul 10.00 WITA bertempat di Gedung Gelar Perkara Sat Reskrim Polres Tanah Laut. Proses penyelesaian dipimpin oleh Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H., didampingi Kaur Bin Ops Sat Reskrim Iptu Jonny Sugiyanto. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Propam AKP Suriani, Kasiwas Iptu Tri Karyadi, Kanit Reskrim Polsek Jorong, kedua belah pihak yang berperkara beserta keluarga masing-masing.

Dalam proses mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan dan setuju penghentian proses penyelidikan melalui pendekatan Restorative Justice.

Diketahui, peristiwa tersebut bermula pada Selasa, 22 Juni 2021. Saat itu pelapor sekaligus korban, Sdr. SY bersama saksi Sdr. H. Muhammad Noor mendatangi kebun karet milik Sdr. H dengan tujuan bersilaturahmi. Namun terlapor yang terkejut atas kedatangan mereka diduga langsung mencabut parang yang berada di pinggangnya dan berupaya melakukan pembacokan. Korban kemudian menahan serangan menggunakan tangan kirinya hingga terjadi perebutan parang sebelum akhirnya dilerai oleh saksi di lokasi kejadian.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka robek pada jari tangan sebelah kiri.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H. menyampaikan bahwa penyelesaian perkara melalui Restorative Justice baru dapat dilaksanakan saat ini meskipun kejadian telah berlangsung sekitar lima tahun lalu.

“Proses penyelesaian ini baru bisa dilaksanakan sekarang meskipun peristiwanya sudah cukup lama terjadi. Hal itu dikarenakan sebelumnya pelapor sedang menjalani proses hukum dalam perkara pidana lain, sehingga penyelesaian baru dapat dilakukan saat ini,” ujarnya.

Melalui penyelesaian secara Restorative Justice, diharapkan hubungan kedua belah pihak dapat kembali harmonis serta mengedepankan perdamaian dan penyelesaian secara kekeluargaan di tengah masyarakat. 

Tanah Laut – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Bakti Sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Polres Tanah Laut tersebut dipimpin oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolres Tanah Laut menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada perwakilan penerima. Sebanyak 150 paket sembako disalurkan oleh Polres Tanah Laut kepada para pekerja sektor informal sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang turut berperan dalam mendukung roda perekonomian daerah.

Selain dilaksanakan di tingkat Polres, kegiatan bakti sosial juga dilakukan secara serentak oleh seluruh Polsek jajaran Polres Tanah Laut. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan ini mencapai 450 paket sembako yang diberikan kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat serta bagian dari semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat.”

“Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal. Momentum Hari Bhayangkara menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Para penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan oleh Polres Tanah Laut dan jajarannya.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polres Tanah Laut menegaskan komitmennya untuk terus hadir, berbagi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai wujud pengabdian Polri yang Presisi, humanis, dan dekat dengan rakyat. 

 


Tanah Laut – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Tanah Laut menggelar kegiatan doa bersama yang dilaksanakan oleh seluruh personel sesuai agama dan kepercayaan masing-masing, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan doa bersama ini merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan dan pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara, sekaligus memohon perlindungan, keselamatan, serta kelancaran dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bagi personel yang beragama Islam, doa bersama dilaksanakan di Masjid Nuruddin Polres Tanah Laut. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama, perwira, bintara, serta ASN Polres Tanah Laut. Dalam suasana khidmat, seluruh peserta memanjatkan doa agar Polri senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, personel yang beragama Nasrani melaksanakan doa bersama di Gereja GKE Pelaihari. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kekhusyukan sebagai ungkapan syukur serta harapan agar Polri semakin profesional, humanis, dan dicintai masyarakat.

Sedangkan bagi personel yang beragama Hindu, doa bersama dilaksanakan di Pura Jagat Natha Sila Dharma yang berlokasi di Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Melalui doa yang dipanjatkan, diharapkan seluruh anggota Polri diberikan keselamatan dan keberkahan dalam menjalankan tugas melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama lintas agama ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan serta memohon petunjuk dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

“Melalui doa bersama ini, kita memohon agar seluruh rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 berjalan dengan lancar serta seluruh personel Polri senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semangat Polri Untuk Masyarakat harus terus menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Kegiatan doa bersama yang dilaksanakan secara serentak tersebut menjadi wujud kebersamaan dan toleransi di lingkungan Polres Tanah Laut, sekaligus memperkuat komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat sesuai dengan tema Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, “Polri Untuk Masyarakat.”

Statistik Pembaca