Kamis, 17 September 2026

Tanah Laut – Aktivitas gudang pengeringan jagung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, mendapat pemantauan dari jajaran Polsek Bati-Bati. Fasilitas tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Primkopol Polda Kalimantan Selatan dalam mendukung pengelolaan hasil pertanian masyarakat. Jumat (18/9).

Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melakukan pemantauan sekaligus berkoordinasi terkait keberadaan fasilitas pengeringan jagung tersebut. Gudang ini menjadi salah satu sarana pendukung dalam proses pascapanen, khususnya untuk membantu petani menangani hasil panen sebelum dipasarkan.

Keberadaan fasilitas pengeringan dinilai penting karena kadar air merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan kualitas dan nilai jagung saat dipasarkan. Proses pengeringan yang dilakukan secara tepat dapat membantu mempersiapkan hasil panen agar lebih sesuai dengan kebutuhan pemasaran.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, pihaknya mendukung pemanfaatan fasilitas tersebut untuk membantu aktivitas pertanian masyarakat.

“Keberadaan gudang pengeringan jagung di Desa Banyu Irang menjadi salah satu fasilitas yang dapat mendukung proses pascapanen. Kami terus melakukan pemantauan agar pemanfaatannya dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pertanian dan ketahanan pangan, sekaligus memastikan komunikasi dengan masyarakat tetap terjaga. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut kembali menorehkan prestasi di tingkat Polda Kalimantan Selatan. Dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kalimantan Selatan, Polres Tanah Laut berhasil meraih SDM Award sebagai Terbaik I dalam kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Mendukung Ketahanan Pangan di lingkungan Polda Kalimantan Selatan Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, bertempat di Auditorium Polda Kalimantan Selatan. Rakernis Bidang SDM menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan pelaksanaan tugas dan kinerja jajaran kepolisian, termasuk dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Tanah Laut ditetapkan sebagai Terbaik I dalam Anev Mendukung Ketahanan Pangan di lingkungan Polda Kalimantan Selatan Tahun 2026. Sementara itu, Juara II diraih Polres Kotabaru dan Juara III diraih Polres Tanah Bumbu.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Karo SDM Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Fungky Bhuana Santoso, S.H., S.I.K., M.Si., dan diterima oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., mewakili Polres Tanah Laut.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja dan komitmen Polres Tanah Laut dalam mendukung program ketahanan pangan, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di lapangan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah berkontribusi sehingga Polres Tanah Laut berhasil meraih penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh personel Polres Tanah Laut yang telah menunjukkan komitmen dan konsistensi dalam mendukung program ketahanan pangan. Tentunya capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan bahwa dukungan terhadap ketahanan pangan merupakan bagian dari tugas Polri dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung program pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh stakeholder terkait dalam mendukung ketahanan pangan. Tidak hanya berhenti pada penghargaan, tetapi yang paling penting adalah bagaimana program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

AKBP Ricky Boy Siallagan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Polres Tanah Laut atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan.

“Terima kasih kepada seluruh personel atas kerja keras, loyalitas, dan sinerginya. Jadikan penghargaan ini sebagai penyemangat untuk bekerja lebih baik, profesional, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.


Tanah Laut – Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, rapi, sehat dan nyaman, personel Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Manajemen Kebersihan di lingkungan Markas Komando (Mako) Polres Tanah Laut, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah pelaksanaan apel pagi, dengan melibatkan personel di lingkungan Polres Tanah Laut. Pelaksanaan kegiatan difokuskan pada kebersihan dan kerapian lingkungan Mako, terutama perawatan dan pemeliharaan taman.

Manajemen kebersihan dilakukan melalui kegiatan membersihkan halaman dan lingkungan sekitar Mako, merapikan area kerja, serta memastikan fasilitas dan ruang pelayanan tetap dalam kondisi bersih dan tertata.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Tanah Laut dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara optimal. Lingkungan yang bersih dan tertata diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi personel sekaligus masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan kepolisian.

Selain menjaga kebersihan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian seluruh personel terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan Mako merupakan tanggung jawab bersama seluruh personel.

“Menjaga kebersihan bukan hanya kegiatan rutin, tetapi merupakan bagian dari disiplin dan budaya kerja kita. Lingkungan Mako yang bersih, rapi dan nyaman akan mendukung personel dalam melaksanakan tugas sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan kepolisian,” ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar tidak hanya menjaga kebersihan saat kegiatan dilaksanakan, tetapi menjadikannya sebagai kebiasaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Saya mengajak seluruh personel untuk memiliki kepedulian dan rasa tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan. Mari kita jaga Mako tetap bersih dan tertata, karena dari lingkungan kerja yang baik akan tercipta semangat kerja dan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat,” pungkasnya.

Tanah Laut – Personel Polsek Kintap memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Kintapura, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, mengenai Tabel Rafaksi sebagai bagian dari upaya memperluas akses informasi bagi petani jagung. Jumat (18/9)

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dijelaskan bahwa Tabel Rafaksi memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini menjadi penting bagi petani untuk memahami bagaimana kondisi hasil panen berkaitan dengan nilai jagung ketika dipasarkan.

Tabel Rafaksi juga dapat digunakan sebagai acuan untuk memperkirakan nilai hasil panen sebelum transaksi dilakukan. Dengan mengetahui indeks sesuai kadar air, petani memiliki dasar pembanding terhadap harga yang ditawarkan serta dapat memahami alasan terjadinya perbedaan nilai jagung berdasarkan kondisinya.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan, sosialisasi tersebut ditujukan agar masyarakat memahami informasi yang tercantum dalam Tabel Rafaksi dan dapat memanfaatkannya dalam aktivitas pertanian.

“Dalam Tabel Rafaksi terdapat indeks harga jagung menurut kadar air. Pengetahuan ini diharapkan membantu masyarakat, khususnya petani, memahami dasar penentuan nilai jagung sehingga lebih mengetahui harga hasil panennya,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Polsek Kintap terus mendorong kegiatan edukasi kepada petani sebagai bentuk dukungan terhadap keterbukaan informasi, penguatan sektor pertanian, dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kintap. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 


Tanah Laut – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan jajaran Polres Tanah Laut. Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menerima penghargaan sebagai nominator dalam ajang Kompolnas Awards Tahun 2026, kategori Polres Kelompok A.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kapolres Tanah Laut dalam malam penganugerahan Kompolnas Awards 2026 yang berlangsung di Sari Pacific Hotel, Jalan H.M. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026) malam.

Polres Tanah Laut sebelumnya masuk dalam lima nominasi Polres Kelompok A bersama Polres Sumedang, Polres Kutai Barat, Polres Klungkung, dan Polres Banjar Jawa Barat.

Dalam ajang tersebut, Polres Tanah Laut berhasil menempati peringkat kelima nasional pada kategori Polres Kelompok A. Capaian ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja jajaran Polres Tanah Laut dalam pelaksanaan tugas kepolisian, pelayanan kepada masyarakat, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), penegakan hukum, serta berbagai inovasi yang dikembangkan di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Kompolnas Awards merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada satuan kerja dan personel Polri yang dinilai menunjukkan kinerja, inovasi, integritas, kepemimpinan, serta kontribusi nyata dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Pada tahun 2026, proses penilaian melibatkan dewan juri lintas sektor, termasuk unsur Kompolnas, Polri, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, media, dan konsultan independen.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh personel Polres Tanah Laut yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pemeliharaan Kamtibmas, meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum, serta menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami seluruh jajaran Polres Tanah Laut untuk terus bekerja dengan penuh dedikasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama dan tentunya menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus mempertahankan serta meningkatkan kinerja,” ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polres Tanah Laut, pemerintah daerah, TNI, stakeholder terkait, serta masyarakat Kabupaten Tanah Laut atas dukungan dan sinergi yang selama ini terjalin.

Keberhasilan Polres Tanah Laut masuk dalam lima besar nasional Kompolnas Awards 2026 diharapkan menjadi pemacu semangat seluruh personel untuk terus menghadirkan Polri yang profesional, responsif, humanis dan semakin dekat dengan masyarakat.

Sejalan dengan pesan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam Kompolnas Awards 2026, penghargaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang optimal, penegakan hukum yang profesional, pemeliharaan Kamtibmas yang konsisten, serta penguatan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan stakeholder di Kabupaten Tanah Laut.

Rabu, 16 September 2026

Tanah Laut – Personel Polsek Kintap memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada masyarakat di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pengetahuan petani mengenai dasar penentuan nilai hasil panen jagung. Kamis (17/9).

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diperkenalkan pada isi Tabel Rafaksi yang memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi itu penting karena kondisi kadar air dapat menjadi salah satu dasar dalam penyesuaian nilai jagung saat hasil panen dipasarkan.

Pemahaman terhadap Tabel Rafaksi juga membantu petani memiliki referensi ketika akan menjual hasil panen. Dengan mengetahui indeks berdasarkan kadar air, petani dapat memperkirakan nilai jagung, memahami alasan adanya perbedaan harga, serta memiliki bahan pembanding dalam proses transaksi.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat mengenai informasi yang terdapat dalam Tabel Rafaksi.

“Tujuannya memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang isi Tabel Rafaksi, yaitu indeks harga jagung menurut kadar air. Dengan memahami tabel tersebut, petani memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai dasar penentuan nilai jagung,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Polsek Kintap akan terus mendukung penyampaian informasi kepada petani sebagai bagian dari penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kintap. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Informasi mengenai harga hasil panen menjadi salah satu hal penting bagi petani. Untuk itu, Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada masyarakat di Kantor Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati. Kamis (17/9).

Sosialisasi tersebut menjelaskan isi Tabel Rafaksi yang memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Pengetahuan ini membantu masyarakat memahami bahwa kondisi kadar air jagung menjadi salah satu dasar dalam melihat penyesuaian nilai hasil panen.

Bagi petani, pemahaman terhadap tabel tersebut dapat menjadi referensi saat menghitung perkiraan nilai jagung yang akan dijual. Petani juga dapat mengetahui perbedaan indeks harga sesuai kadar air, sehingga memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai dasar penentuan harga dalam transaksi.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai informasi yang tercantum dalam Tabel Rafaksi.

“Dalam Tabel Rafaksi terdapat indeks harga jagung menurut kadar air. Pengetahuan ini penting agar masyarakat, khususnya petani, memahami dasar penentuan nilai jagung dan memiliki acuan ketika melakukan transaksi,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati terus mendorong edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap petani dan penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bati-Bati. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

 


Tanah Laut – Sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Kapolsek Takisung AKP Duki bersama Wakapolsek Takisung Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan bakti sosial kepada warga yang menjadi korban kebakaran rumah di Desa Kuala Tambangan, RT 014, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 13.00 WITA hingga selesai, bertempat di kediaman warga yang mengalami musibah kebakaran, yakni Ibu Masmurah dan Bapak Rahim.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Takisung bersama Wakapolsek Takisung menyerahkan bantuan berupa sembako kepada korban kebakaran sebagai bentuk kepedulian serta dukungan moril kepada keluarga yang tengah menghadapi musibah.

Penyerahan bantuan turut disaksikan oleh Kepala Desa Kuala Tambangan serta warga yang menjadi korban kebakaran. Kehadiran jajaran Polsek Takisung diharapkan dapat memberikan semangat dan membantu meringankan kebutuhan keluarga korban pascamusibah.

Kapolsek Takisung AKP Duki  menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang sedang mengalami musibah.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan sedikit membantu meringankan beban keluarga yang terdampak musibah. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan penuh kekeluargaan. Polsek Takisung akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk nyata Polri untuk masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menghadirkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

 


Tanah Laut – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut bersama jajaran Polsek Panyipatan melaksanakan kegiatan patroli penyisiran dalam rangka pencarian dan penanganan kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di wilayah pesisir Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (16/9/2026), dengan sasaran penyisiran di sepanjang pesisir Pantai Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan penyisiran dilakukan sebagai bagian dari upaya pencarian terhadap KMP Virgo Transport 8 yang hingga pelaksanaan kegiatan belum ditemukan. Personel gabungan melakukan pemantauan dan penyisiran di wilayah pesisir serta memperhatikan berbagai kemungkinan lokasi ditemukannya informasi maupun tanda-tanda yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Selain melaksanakan pencarian, personel juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang berada di sekitar kawasan pantai serta para nelayan agar turut membantu memberikan informasi apabila menemukan benda, tanda, maupun informasi apa pun yang berkaitan dengan KMP Virgo Transport 8.

Masyarakat dan para nelayan diminta untuk segera melaporkan setiap informasi kepada pihak Kepolisian atau pihak berwenang sehingga dapat segera ditindaklanjuti dalam proses pencarian.

Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat, sekaligus mendukung upaya pencarian dan penanganan kecelakaan di wilayah perairan Kabupaten Tanah Laut.

Sat Polairud Polres Tanah Laut bersama jajaran Polsek Panyipatan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait guna mendukung proses pencarian serta memastikan setiap informasi dari masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

 


Tanah Laut – Dalam upaya mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Kegiatan patroli dilaksanakan pada Rabu (16/9/2026) mulai pukul 21.00 WITA hingga selesai. Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta menyambangi sejumlah lokasi, di antaranya Jl. Pal Palan Boejasin, Taman Pasar Lama 0 Kilometer, serta Taman RTH Hasan Basri.

Patroli Perintis Presisi tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun aktivitas masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Personel juga melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi, sekaligus memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum, serta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas.

Kegiatan patroli berlangsung dengan aman dan lancar. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Polres Tanah Laut terus berkomitmen meningkatkan kegiatan patroli secara rutin dan terukur sebagai bagian dari upaya Harkamtibmas serta mewujudkan kehadiran Polri yang responsif dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Melalui Patroli Perintis Presisi, Polres Tanah Laut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman, tertib dan kondusif.

Selasa, 15 September 2026

 


Tanah Laut – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan anjangsana kepada purnawirawan Polri yang pernah berdinas pada fungsi lalu lintas di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Tanah Laut AKP Adhitya Dikav, S.I.K., M.H., bersama sejumlah anggota Sat Lantas Polres Tanah Laut. Anjangsana dilaksanakan dengan mengunjungi kediaman purnawirawan Polri sebagai bentuk silaturahmi sekaligus penghormatan atas jasa dan pengabdian yang telah diberikan selama masa dinas.

Dalam kunjungan tersebut, personel Sat Lantas menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para purnawirawan yang telah mendedikasikan tenaga, pikiran, serta pengabdiannya dalam menjalankan tugas pada fungsi lalu lintas di Polres Tanah Laut.

Kegiatan anjangsana juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara personel aktif dengan para purnawirawan Polri. Meskipun telah menyelesaikan masa kedinasan, hubungan kekeluargaan dan semangat pengabdian kepada masyarakat diharapkan tetap terjalin dengan baik.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut AKP Adhitya Dikav, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para senior yang telah memberikan kontribusi dalam perjalanan tugas kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas.

“Anjangsana ini merupakan wujud penghormatan dan apresiasi kami kepada para purnawirawan yang telah mengabdikan diri dalam tugas kepolisian, khususnya pada fungsi lalu lintas. Dedikasi dan pengalaman yang telah diberikan menjadi bagian dari perjalanan serta sejarah pengabdian Sat Lantas Polres Tanah Laut,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Sat Lantas Polres Tanah Laut berharap semangat pengabdian, kebersamaan, dan silaturahmi antara generasi penerus dengan para purnawirawan Polri senantiasa terjaga, sekaligus menjadi motivasi bagi personel aktif untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Tanah Laut – Personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut terus memberikan edukasi kepada petani jagung melalui sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Desa Galam, Kecamatan Pelaihari. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman petani mengenai dasar penentuan nilai hasil panen. Rabu (16/9).

Dalam sosialisasi, petani mendapat penjelasan mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Tabel Rafaksi membantu memberikan gambaran mengenai penyesuaian harga sesuai kondisi jagung, sehingga petani dapat mengetahui faktor yang memengaruhi nilai hasil panennya.

Selain menjadi bahan informasi, Tabel Rafaksi dapat dimanfaatkan petani sebagai referensi sebelum menjual hasil panen. Petani dapat memperkirakan nilai jagung, memahami perbedaan harga berdasarkan kadar air, serta memiliki dasar pembanding ketika melakukan transaksi dengan pembeli. Hal ini diharapkan membuat proses jual beli lebih terbuka dan mudah dipahami.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan, sosialisasi dilakukan agar petani memiliki pengetahuan yang cukup sebelum menentukan nilai hasil panennya.

“Petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani mengetahui indeks harga berdasarkan kadar air dan memiliki acuan saat menjual hasil panen,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari akan terus mendorong penyampaian informasi kepada petani sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 


Tanah Laut – Jajaran Polsek Takisung Polres Tanah Laut bersama unsur pemerintah desa melaksanakan kegiatan patroli pencarian dan penanganan terhadap korban kecelakaan air KM Virgo Transport 8 dalam rangka Operasi Aman Nusa II, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 Wita tersebut dilaksanakan di wilayah pesisir Pantai Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, dengan fokus melakukan penyisiran di sekitar area yang diperkirakan menjadi lokasi jatuhnya korban yang hingga saat ini belum ditemukan.

Penyisiran dilakukan sebagai bagian dari upaya pencarian dengan menyisir jalur perairan di sekitar titik perkiraan kejadian. Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek Takisung bersama Pembakal dan aparat Desa Pagatan Besar.

Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat pesisir dan para nelayan agar turut membantu memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda atau informasi terkait keberadaan korban.

Masyarakat diminta untuk segera melaporkan setiap informasi kepada pihak kepolisian sehingga dapat ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan unsur terkait dalam mendukung proses pencarian.

Kapolsek Takisung AKP Duki bersama Wakapolsek Takisung Iptu Nopriansyah, Aipda Nazarullah dan Aipda Surono Adi turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Sinergi juga dilakukan bersama Pembakal Pagatan Besar dan aparat desa guna memperluas jangkauan pemantauan di wilayah pesisir.

Selain melaksanakan penyisiran, personel melakukan koordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Takisung untuk memperkuat komunikasi serta mengoptimalkan peran masyarakat dalam memberikan informasi selama proses pencarian berlangsung.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Takisung terus berupaya mendukung proses pencarian korban KM Virgo Transport 8 sekaligus membangun koordinasi dan komunikasi yang cepat dengan masyarakat pesisir dan nelayan.

Polres Tanah Laut mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Setiap informasi terkait pencarian korban diharapkan segera disampaikan kepada pihak berwajib agar dapat dilakukan pengecekan dan penanganan lebih lanjut.


Tanah Laut – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Tanah Laut tidak hanya berfokus pada upaya penanganan dan pemadaman api. Perlindungan serta kesehatan masyarakat yang terdampak paparan asap turut menjadi perhatian jajaran kepolisian.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. turun langsung memimpin kegiatan bakti kesehatan gratis bagi warga Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut menyasar masyarakat yang berada di sekitar lokasi karhutla dan mengalami dampak dari paparan kabut asap. Pelayanan kesehatan juga diberikan kepada personel yang terlibat dalam penanganan karhutla di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, personel Sidokkes Polres Tanah Laut berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut dan Puskesmas Tambang Ulang melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi warga maupun petugas. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap kondisi kesehatan masyarakat selama kualitas udara terdampak asap.

Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga membagikan masker dan vitamin kepada warga sebagai upaya membantu mengurangi risiko paparan asap serta menjaga kondisi tubuh selama aktivitas masyarakat berlangsung di tengah kondisi udara yang kurang baik.

AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengatakan, penanganan karhutla tidak hanya sebatas memadamkan api, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan perhatian, khususnya dalam aspek kesehatan.

“Penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh. Selain melakukan pencegahan dan penanganan kebakaran, kami juga memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat dan personel yang berada di lapangan,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara dipenuhi asap, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Tanah Laut bersama instansi terkait terus menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadapi dampak karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut – Fasilitas pengeringan jagung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, kini mulai dimanfaatkan untuk mendukung proses penanganan hasil panen petani. Gudang pengeringan tersebut merupakan fasilitas yang bekerja sama dengan Primkopol Polda Kalimantan Selatan. Rabu (16/9).

Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melakukan pemantauan terhadap operasional fasilitas tersebut. Keberadaan dryer menjadi bagian dari upaya mendukung proses pascapanen, khususnya dalam membantu mengurangi kadar air jagung sebelum hasil pertanian dipasarkan.

Dengan kapasitas mencapai 20 ton, fasilitas pengeringan diharapkan dapat membantu penanganan jagung dalam jumlah lebih besar secara lebih terukur. Pengeringan yang baik juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas dan kesiapan jagung untuk proses pemasaran.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, pengoperasian dryer tersebut menjadi salah satu dukungan terhadap aktivitas pertanian masyarakat di wilayahnya.

“Dryer sudah beroperasi dengan kapasitas 20 ton. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk membantu proses pengeringan jagung sehingga hasil panen petani lebih siap untuk dipasarkan,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pemantauan serta mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bati-Bati. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Senin, 14 September 2026


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menghadiri undangan kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan yang bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan sinergitas antaraparatur penegak hukum di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Kehadiran Kapolres Tanah Laut turut menunjukkan komitmen Polri dalam membangun hubungan kerja sama yang solid dengan Kejaksaan dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Tanah Laut bersama jajaran Kejaksaan Negeri Tanah Laut mengikuti rangkaian kegiatan serta melakukan komunikasi dan koordinasi terkait berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing institusi.

Sinergitas antara Polri dan Kejaksaan merupakan bagian penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berkeadilan, transparan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Koordinasi yang baik diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut menegaskan pentingnya menjaga komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan seluruh unsur penegak hukum serta instansi terkait. Hal tersebut diperlukan agar setiap pelaksanaan tugas dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus memperkuat sinergitas dengan Kejaksaan dan seluruh stakeholder dalam mewujudkan penegakan hukum yang efektif serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., meninjau langsung penanganan para korban selamat kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Pelabuhan Terminal Penumpang Trisakti dan Hotel Kharisma, Kota Banjarmasin, Senin (14/9/2026).

Peninjauan ini dihadiri jajaran pejabat utama Mabes Polri, di antaranya Kakor Polairud Baharkam Polri, Waastama Ops Polri, Wadankor Brimob Polri, Dir Poludara Korpolairud Baharkam Polri, Karo Binops Stama Ops Polri, Karo Dalops Stama Ops Polri, Kabag Opsnaltik Korpolairud Baharkam Polri, serta Kasubdit Patroli Air Korpolairud Baharkam Polri. Turut mendampingi di lokasi acara, Gubernur Kalsel, Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, dan Kapolresta Banjarmasin.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, rombongan jajaran pimpinan tersebut mendatangi Pelabuhan Terminal Penumpang Trisakti Banjarmasin guna memastikan proses penanganan dan evakuasi korban berjalan cepat dan optimal.

Berdasarkan data pendataan di lapangan, total penumpang dan awak kapal tercatat sebanyak 243 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 orang telah berhasil ditemukan. Rincian proses evakuasi mencatat 86 orang dievakuasi menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, 1 orang dievakuasi menggunakan helikopter HR-3601 menuju Bandara Syamsudin Noor, 27 orang masih menunggu proses evakuasi lanjutan, sementara 129 orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Usai mengecek kondisi di pelabuhan, Kapolda Kalsel beserta rombongan melanjutkan agenda dengan mendatangi tempat penampungan sementara korban selamat di Hotel Kharisma Banjarmasin. Selain mendengarkan langsung penuturan kronologi kejadian dari para penumpang, peninjauan ini dilakukan untuk memberikan dukungan moril dan memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi selama masa pemulihan. 


Jenazah salah satu korban meninggal dunia (MD) dalam kecelakaan kapal tenggelam KM Virgo Transport 8 diberangkatkan dari Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin menuju Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Senin (14/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kanit Ops Jasa Raharja Kanwil Kalsel, Kepala Seksi Operasi dan Siaga kantor Pencarian dan Pertolongan kelas A Banjarmasin, Kapolsek Banjarmasin Timur, Karumkit Bhayangkara Tingkat III Banjarmasin, Kauryandokpol Subbityanmeddokpol RS. Bhayangkara Banjarmasin beserta para Petugas Instalasi Forensik RS. Bhayangkara Banjarmasin, Kasi Indentifikasi beserta Tim Identifikasi Dit Reskrimum Polda Kalsel dan Sat Reskrim Polresta Banjarmasin.

Proses pemberangkatan jenazah berlangsung sekitar pukul 21.00 WITA di Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Jalan A. Yani Km 3,5, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.

Korban yang diberangkatkan bernama Reyner Fausta Yosilianto, laki-laki, berusia 22 tahun, kelahiran Blitar, 24 Juli 2004. Korban diketahui bekerja sebagai kernet dan berdomisili di Dusun Slumbung RT 002/RW 002, Kelurahan Slumbung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Jenazah selanjutnya dipersiapkan untuk dipulangkan pihak keluarga ke wilayah Malang melalui jalur udara. Proses pemulangan didampingi oleh Ibu Nurhayati. Rencananya, jenazah diberangkatkan dari Bandara Syamsudin Noor pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 07.00 WITA menggunakan pesawat Lion Air.

Setibanya di Surabaya, jenazah akan diterima oleh pihak keluarga atas  untuk selanjutnya dibawa menuju rumah duka.


Tanah Laut – Personel Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) setelah menerima informasi dari masyarakat terkait adanya titik api di wilayah hukum Polsek Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Senin (14/9/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan dan verifikasi di lapangan, ditemukan sebanyak satu titik hotspot yang berada di wilayah Desa Liang Anggang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, pada sekitar pukul 12.00 WITA.

Titik hotspot tersebut berada pada koordinat Latitude -3,5358859 dan Longitude 114,7294853, dengan klasifikasi medium. Dari hasil pengecekan petugas di lokasi, kebakaran terjadi pada area semak belukar dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±1 hektare.

Mendapatkan informasi dari warga, personel piket Polsek Bati-Bati langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan. Setibanya di lokasi, petugas mendapati adanya kebakaran semak belukar.

Petugas kemudian melakukan pemantauan serta memastikan kondisi di sekitar lokasi untuk mencegah api kembali menjalar ke area lainnya. Berdasarkan hasil pengecekan terakhir, api telah berhasil padam dan situasi di lokasi dalam keadaan aman dan terkendali.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui jajaran Polsek Bati-Bati, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya pada musim kemarau dengan kondisi lahan yang mudah terbakar.

“Setiap informasi mengenai titik api harus segera ditindaklanjuti. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla dan segera melaporkan apabila menemukan adanya kebakaran maupun potensi yang dapat memicu kebakaran,” ujar Kapolres.

Polres Tanah Laut bersama seluruh jajaran Polsek terus meningkatkan kegiatan patroli, pemantauan titik hotspot, pengecekan lapangan, serta edukasi kepada masyarakat sebagai langkah preventif dalam mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Tanah Laut dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Tanah Laut – Personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut menyambangi warga dan petani jagung di Desa Pemalongan, Kecamatan Pelaihari, untuk memberikan pemahaman mengenai Tabel Rafaksi sebagai salah satu acuan dalam menentukan nilai hasil panen. Selasa (15/9).

Dalam sosialisasi tersebut, petani dijelaskan bahwa kadar air menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penyesuaian harga jagung. Melalui Tabel Rafaksi, petani dapat mengetahui indeks harga sesuai kondisi kadar air jagung yang dihasilkan.

Pengetahuan itu penting agar petani tidak hanya mengetahui harga secara umum, tetapi juga memahami dasar perhitungan nilai jagung yang akan dijual. Tabel Rafaksi dapat digunakan sebagai referensi untuk memperkirakan hasil penjualan, memahami perbedaan harga berdasarkan kadar air, serta menjadi bahan pembanding ketika melakukan transaksi dengan pembeli.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan, edukasi tersebut bertujuan agar petani memiliki pengetahuan yang cukup mengenai nilai hasil panennya.

“Petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani memiliki acuan untuk mengetahui harga berdasarkan kadar air dan lebih memahami nilai jagung yang mereka hasilkan,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari terus mendorong keterbukaan informasi kepada petani sebagai bagian dari dukungan terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut terus memperkuat edukasi kepada petani jagung melalui sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga dan petani di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pelaihari. Selasa (15/9),

Sosialisasi tersebut memberikan penjelasan mengenai indeks harga jagung yang disesuaikan dengan kadar air. Tabel Rafaksi menjadi acuan untuk mengetahui penyesuaian nilai jagung berdasarkan kondisi hasil panen, sehingga petani memiliki gambaran yang lebih jelas sebelum melakukan transaksi.

Pemahaman ini juga membantu petani memperkirakan nilai hasil panen, mengetahui dasar perhitungan harga, serta membandingkan harga berdasarkan kadar air jagung. Dengan demikian, petani memiliki referensi saat menjual hasil panen dan dapat melakukan transaksi secara lebih terbuka.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan, sosialisasi Tabel Rafaksi merupakan upaya memberikan pengetahuan praktis kepada petani agar lebih memahami nilai hasil pertaniannya.

“Petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani memiliki dasar untuk mengetahui harga berdasarkan kadar air dan dapat lebih percaya diri saat melakukan transaksi,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari berharap pemahaman tersebut dapat mendukung terciptanya transaksi jagung yang transparan sekaligus memperkuat kepercayaan petani terhadap pendampingan Polri di sektor pertanian. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Minggu, 13 September 2026


Tanah Laut – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah, personel Polsek Jorong, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengamanan dan monitoring tempat ibadah serta umat Nasrani yang melaksanakan ibadah di wilayah hukum Polsek Jorong, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai sekitar pukul 09.30 WITA hingga selesai dengan menyasar sejumlah tempat ibadah yang berada di wilayah Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Jorong melakukan pemantauan situasi keamanan di sekitar tempat ibadah serta memastikan kegiatan ibadah dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

Adapun sejumlah tempat ibadah yang menjadi sasaran pengamanan dan monitoring yaitu GPDI El Roi di Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Daniel Malonda, S.Th. dengan tema “Menjadi Saksi Kristus” dan diikuti sekitar 15 orang jemaat.

Selanjutnya, personel melaksanakan monitoring di GPDI Asam-Asam, Desa Simpang Empat Sungai Baru, dengan pendeta Sumardi Markus, S.Th. yang membawakan tema “Membawa Orang kepada Kristus”. Kegiatan ibadah tersebut diikuti sekitar 40 orang jemaat.

Pengamanan juga dilakukan di JKI ALC Asam-Asam, Desa Simpang Empat Sungai Baru, yang dipimpin Pendeta Darma Pabara, S.Th. dengan tema “Ujian Membuat Kita Semakin Kuat dan Dewasa”. Ibadah diikuti sekitar 22 orang jemaat.

Sementara itu, monitoring turut dilaksanakan di GBI Asam-Asam, Desa Simpang Empat Sungai Baru, dengan Pendeta Solvinawaty, S.Th. yang menyampaikan tema “Murid Kristus yang Melayani”. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 15 orang jemaat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh tempat ibadah yang menjadi sasaran pengamanan terpantau aman dan kondusif. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan umat Nasrani dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan khusyuk.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melalui jajaran Polsek terus menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan yang humanis kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Kegiatan pengamanan dan monitoring tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif sekaligus menjamin masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaan dengan nyaman di wilayah Kabupaten Tanah Laut.



Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. memberikan sejumlah arahan dan penekanan kepada seluruh personel Polres Tanah Laut untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, menjaga nama baik institusi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, pada apel pagi jam pimpinan, Senin (14/9).

Dalam arahannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. mengingatkan personel agar senantiasa mengawali setiap hari dengan mengingat dan mensyukuri berbagai hal baik yang masih dititipkan Tuhan. Menurutnya, rasa syukur menjadi salah satu hal penting untuk membangun pikiran positif sehingga setiap tugas dapat diawali dengan semangat dan niat yang lebih baik.

“Marilah kita senantiasa mengawali hari dengan mengingat hal-hal baik yang masih dititipkan Tuhan kepada kita. Dengan begitu, kita dapat memulai hari dan melaksanakan tugas dengan lebih baik,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang hingga saat ini telah bersama-sama menjaga nama baik Polres Tanah Laut. Ia menegaskan bahwa nama baik institusi tidak dapat dibeli dengan uang, tetapi dibangun melalui kerja keras, dedikasi, integritas, serta perilaku seluruh personel dalam melaksanakan tugas.

“Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang sampai saat ini terus menjaga nama baik Polres Tanah Laut. Nama baik tidak dapat dibeli dengan uang. Semua ini merupakan hasil kerja keras kita bersama dalam berbagai hal, termasuk melalui kolaborasi dan sinergi dengan seluruh instansi terkait,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kapolres memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan personel yang melaksanakan tugas di lapangan, khususnya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta pengaturan lalu lintas di wilayah yang terdampak kabut asap.

Personel diminta untuk selalu menggunakan masker dan memperhatikan kondisi kesehatan selama bertugas di lokasi yang terdapat paparan asap. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kesehatan personel agar dapat melaksanakan tugas secara optimal.

Dalam hal pelayanan kepada masyarakat, Kapolres menekankan agar seluruh personel memberikan pelayanan dengan baik, humanis, ramah, responsif, dan profesional. Setiap masyarakat yang membutuhkan pelayanan maupun kehadiran Polri diharapkan mendapatkan perlakuan yang baik serta pelayanan sesuai dengan ketentuan.

Selain itu, Kapolres kembali mengingatkan seluruh personel agar menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun mencoreng nama baik institusi Polri. Personel secara tegas diminta untuk menjauhi judi online (judol), pinjaman online (pinjol) yang bermasalah, narkotika, serta berbagai bentuk pelanggaran lainnya.

Kapolres berharap seluruh personel dapat menjaga disiplin, integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas, serta terus membangun soliditas dan sinergitas dengan seluruh pihak.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jaga kesehatan dan keselamatan, serta jangan melakukan pelanggaran yang dapat merusak diri sendiri maupun nama baik institusi,” tegasnya.

Tanah Laut – Fasilitas pengeringan jagung yang bekerja sama dengan Primkopol Polda Kalimantan Selatan di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, mulai beroperasi untuk mendukung penanganan hasil panen petani. Senin (14/9).

Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melakukan pemantauan terhadap aktivitas gudang pengeringan tersebut. Fasilitas ini memiliki kapasitas hingga 20 ton dan digunakan untuk membantu proses pengeringan jagung sebelum hasil panen dipasarkan.

Pengoperasian dryer menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas jagung, terutama dengan membantu menurunkan kadar air sesuai kebutuhan. Dengan proses pengeringan yang lebih terukur, hasil panen diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik dan dapat dipersiapkan untuk memenuhi standar pemasaran.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan memberikan dukungan nyata bagi petani dalam menangani hasil panen.

“Dryer sudah beroperasi dengan kapasitas 20 ton. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu petani dalam proses pengeringan sehingga jagung lebih siap untuk dipasarkan,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pemantauan dan mendukung berbagai upaya yang berkaitan dengan penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bati-Bati. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Informasi mengenai harga menjadi bagian penting yang perlu diketahui petani sebelum memasarkan hasil panennya. Personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut menyampaikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada petani jagung di Desa Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari. Senin (14/9).

Dalam kegiatan tersebut, petani diberikan pemahaman mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Tabel Rafaksi membantu petani mengetahui hubungan antara kadar air dengan nilai jagung, sehingga mereka memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai dasar penentuan harga.

Manfaat lainnya, petani dapat menggunakan Tabel Rafaksi sebagai referensi untuk memperkirakan nilai hasil panen dan memahami perbedaan harga sesuai kondisi jagung. Pengetahuan tersebut diharapkan membuat petani lebih siap saat melakukan transaksi dan tidak hanya bergantung pada informasi dari pihak lain.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman petani sekaligus mendorong keterbukaan informasi dalam transaksi hasil pertanian.

“Petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Dengan memahami Tabel Rafaksi, mereka dapat mengetahui indeks harga berdasarkan kadar air dan memiliki dasar untuk menilai hasil panennya,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari terus mendorong edukasi tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan serta penguatan pengetahuan masyarakat di sektor pertanian. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 



Tanah Laut – Polsek Kurau, Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Kurau. Salah satunya melalui kegiatan Ground Check Hotspot untuk memastikan keberadaan titik panas yang terdeteksi di wilayah Kecamatan Kurau.

Pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 16.00 WITA, personel Polsek Kurau mendatangi lokasi yang terindikasi sebagai titik hotspot di Desa Tambak Karya, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah cepat untuk melakukan pengecekan langsung terhadap informasi titik panas sekaligus memastikan kondisi di lapangan. Personel melakukan pemantauan dan pemeriksaan di sekitar lokasi guna mengetahui apakah hotspot tersebut berkaitan dengan adanya kebakaran lahan.

Ground Check Hotspot merupakan bagian dari upaya Polres Tanah Laut melalui jajaran Polsek untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi Karhutla. Dengan pengecekan secara langsung, setiap informasi mengenai titik panas dapat segera ditindaklanjuti sehingga potensi kebakaran yang lebih luas dapat dicegah.

Selain melakukan pengecekan, personel juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya Karhutla, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. sebelumnya menekankan kepada seluruh jajaran agar terus mengoptimalkan patroli, pemantauan titik hotspot dan respons cepat terhadap setiap potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus memperkuat langkah preventif dan respons cepat dalam penanganan Karhutla melalui sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait serta masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi meluasnya kebakaran lahan sekaligus menjaga keamanan, kesehatan dan keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.



Sabtu, 12 September 2026

Tanah Laut – Pendekatan kepada masyarakat dilakukan Polri melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan warga. Di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Bhabinkamtibmas Aiptu Tarji memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada petani jagung. Minggu (13/9).

Dalam kegiatan tersebut, petani mendapat penjelasan mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini membantu masyarakat memahami dasar penilaian hasil panen dan mengetahui patokan harga sesuai kondisi jagung yang dihasilkan.

Bagi petani, pemahaman Tabel Rafaksi dapat menjadi bekal saat menjual hasil panen. Mereka memiliki informasi untuk menilai harga secara lebih terbuka sekaligus memahami alasan adanya perbedaan nilai berdasarkan kadar air.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri hadir di tengah masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang positif.

“Ketika masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan dapat berkomunikasi langsung dengan anggota Polri, diharapkan tumbuh rasa percaya. Kami ingin kehadiran Bhabinkamtibmas benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Menurutnya, edukasi Tabel Rafaksi bukan hanya berkaitan dengan informasi harga jagung, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Bati-Bati

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Memahami nilai hasil panen menjadi bagian penting sebelum petani menjual jagungnya. Personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut menyampaikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada petani jagung di Desa Bumi Jaya, Kecamatan Pelaihari. Minggu (13/9).

Tabel Rafaksi memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Melalui penjelasan tersebut, petani diberikan pemahaman mengenai cara melihat penyesuaian nilai jagung sesuai kondisi kadar air, sehingga memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai harga hasil panen.

Manfaat Tabel Rafaksi bagi petani adalah memberikan patokan informasi saat melakukan transaksi. Petani dapat memperkirakan nilai jagung, memahami dasar perbedaan harga, serta mengetahui apakah harga yang diterima telah sesuai dengan kondisi kadar air hasil panennya.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan agar petani memiliki pengetahuan yang cukup sebelum menjual hasil pertaniannya.

“Petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Tabel Rafaksi membantu mereka memahami indeks harga berdasarkan kadar air, sehingga memiliki dasar informasi ketika menentukan nilai hasil panen,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari berharap pemahaman tersebut dapat mendorong transaksi yang lebih terbuka sekaligus mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Jumat, 11 September 2026

Tanah Laut – Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan. Di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Bhabinkamtibmas Aiptu Tarji turut memberikan edukasi kepada petani jagung melalui sosialisasi Tabel Rafaksi. Sabtu (12/9).

Informasi yang disampaikan mencakup indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Petani diberikan pemahaman mengenai isi Tabel Rafaksi agar dapat mengetahui dasar penilaian harga, memahami nilai hasil panen, serta memiliki informasi yang lebih jelas ketika melakukan transaksi.

Sosialisasi tersebut diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan petani, tetapi juga membuka ruang komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat. Interaksi yang terbangun menjadi bagian dari upaya Polri memberikan pelayanan dan pendampingan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan.

“Melalui sosialisasi Tabel Rafaksi, kami ingin masyarakat mendapatkan pengetahuan yang jelas mengenai indeks harga jagung. Komunikasi yang terjalin dengan baik diharapkan dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Bati-Bati,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan Polsek Bati-Bati terhadap ketahanan pangan dan penguatan hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut melaksanakan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada petani jagung di Kelurahan Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari, Sabtu (12/9).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada petani mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air, sehingga mereka mengetahui dasar penentuan nilai hasil panen sebelum melakukan transaksi.

Dalam sosialisasi tersebut, petani dijelaskan mengenai isi Tabel Rafaksi dan manfaatnya sebagai acuan untuk memahami penyesuaian harga berdasarkan kadar air. Informasi ini membantu petani memperkirakan nilai hasil panen, mengetahui dasar perhitungan harga, serta memiliki referensi saat melakukan jual beli.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan sosialisasi dilakukan agar petani memperoleh informasi harga secara lebih jelas.

“Petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Dengan memahami Tabel Rafaksi, mereka juga mengetahui indeks harga sesuai kadar air dan dasar penentuan nilai jagung saat transaksi,” ujar Ipda Karia Jaya.

Menurutnya, pemahaman tersebut diharapkan membuat petani lebih percaya diri dalam menilai hasil panen dan mendukung terciptanya transaksi yang lebih terbuka.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Polsek Pelaihari mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pengetahuan petani di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) Wakapolres, Kabag Ops, Kapolsek Batu Ampar, serta penyerahan jabatan Kabag Ren dan Kasat Binmas Polres Tanah Laut. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Tanah Laut, Sabtu (12/9/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., dan diikuti oleh para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, perwira, personel Polres Tanah Laut, serta Bhayangkari.

Dalam upacara tersebut, dilaksanakan serah terima jabatan Wakapolres Tanah Laut dari Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H. kepada Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M.

Kompol Thomas Afrian selanjutnya mendapat penugasan sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Renmin Ditreskrimsus Polda Kalsel, sedangkan Kompol Eka Saprianto sebelumnya menjabat sebagai Kasi BPKB Subdit Regident Ditlantas Polda Kalsel.

Selanjutnya, jabatan Kabag Ops Polres Tanah Laut diserahterimakan dari AKP Khamdari, S.E., M.M. kepada Kompol Frederik​us Salama, S.H., M.M., M.H.

AKP Khamdari selanjutnya mendapat penugasan sebagai Ps. Kabag SDM Polres Banjarbaru Polda Kalsel, sementara Kompol Frederikus Salama sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Kalsel.

Dalam kesempatan yang sama, jabatan Kapolsek Batu Ampar Polres Tanah Laut diserahterimakan dari AKP Munadi kepada Ipda Eko Riyanto, S.H.

AKP Munadi selanjutnya dipercaya mengemban tugas sebagai Kasat Binmas Polres Tanah Laut, sedangkan Ipda Eko Riyanto sebelumnya menjabat sebagai Kaurbinopsnal Satresnarkoba Polres Tanah Laut.

Selain itu, dilaksanakan pula penyerahan jabatan Ps. Kabag Ren Polres Tanah Laut kepada AKP Cirkam, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Binops Bag Ops Polres Tanah Laut.

Dalam amanatnya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan di lingkungan organisasi Polri. Mutasi bertujuan menjaga dinamika operasional sekaligus sebagai bagian dari penyegaran organisasi.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan di lingkungan organisasi Polri, dengan tujuan untuk menjaga dinamika operasional dan penyegaran organisasi,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama, khususnya Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H. dan AKP Khamdari, S.E., M.M., atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres Tanah Laut.

“Atas pengabdian saudara, semoga semangat pengabdian yang saudara tunjukkan selama ini dapat diterapkan pada tempat tugas yang baru. Selamat melaksanakan tugas, semoga sukses selalu,” ucapnya.

Kepada pejabat baru, yakni Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., Kompol Frederikus Salama, S.H., M.M., M.H., AKP Cirkam, AKP Munadi, dan Ipda Eko Riyanto, S.H., Kapolres menyampaikan ucapan selamat atas amanah dan promosi jabatan yang diberikan oleh pimpinan.

Kapolres meminta para pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja serta meningkatkan kegiatan-kegiatan positif dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Saya yakin dan percaya, dengan bekal pengalaman yang telah saudara miliki pada penugasan jabatan sebelumnya, saudara akan mampu melaksanakan tugas dengan baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya loyalitas dan dedikasi dalam menjalankan tugas. Menurutnya, tantangan tugas kepolisian ke depan akan semakin berat dan kompleks sehingga diperlukan soliditas, sinergi dan komitmen seluruh personel.

“Tunjukkan loyalitas dan dedikasi saudara kepada Polres Tanah Laut, karena tantangan tugas kita akan semakin berat dan kompleks,” pesan Kapolres.

Statistik Pembaca