Minggu, 02 Agustus 2026



PELAIHARI
– Dalam upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, Satlantas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Police Goes to School di SMAN 1 Pelaihari, Senin (3/8/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 Wita tersebut dilaksanakan bertepatan dengan upacara bendera dan diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta tenaga pendidik. Hadir sebagai petugas pelaksana yaitu KBO Satlantas Polres Tanah Laut IPTU Abd. Goni bersama AIPTU Detyo Suwardoyo.

Dalam amanatnya, personel Satlantas memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya membangun kedisiplinan serta kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas sebagai bagian dari karakter generasi muda yang bertanggung jawab.

Selain itu, para siswa juga diberikan informasi mengenai kondisi kecelakaan lalu lintas yang masih terjadi di jalan raya. Melalui penyampaian tersebut, diharapkan para pelajar semakin memahami risiko berkendara dan selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan Police Goes to School ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan dunia pendidikan. Dengan pendekatan yang edukatif dan humanis, Polri hadir di tengah para pelajar untuk memberikan pemahaman bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.

Melalui program ini, Satlantas Polres Tanah Laut berharap para siswa tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, sehingga tercipta situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut – Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut terus mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melaksanakan sosialisasi mengenai Tabel Rafaksi kepada warga di Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Senin (3/8).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para petani jagung, mengenai mekanisme penentuan harga jagung berdasarkan kadar air. Dalam sosialisasi tersebut, warga diberikan penjelasan tentang isi Tabel Rafaksi yang memuat indeks harga jagung sesuai tingkat kadar air hasil panen, sehingga petani dapat memahami faktor-faktor yang memengaruhi nilai jual jagung di pasaran.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab seputar tata niaga jagung. Masyarakat tampak antusias mengikuti sosialisasi karena informasi tersebut dinilai penting untuk membantu petani memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait standar kualitas hasil panen dan mekanisme pembentukan harga.

Kapolsek Pelaihari IPDA Karia Jaya mengatakan bahwa sosialisasi Tabel Rafaksi merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendampingi masyarakat, khususnya petani, agar semakin memahami proses pemasaran hasil pertanian.

"Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat memahami bagaimana harga jagung ditentukan berdasarkan kadar air sesuai Tabel Rafaksi. Dengan pemahaman tersebut, petani dapat meningkatkan kualitas hasil panen dan memperoleh harga yang sesuai, sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan mereka," ujar IPDA Karia Jaya.

Melalui kegiatan edukasi yang berkelanjutan, Polsek Pelaihari berkomitmen untuk terus mendukung petani dan memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan pengetahuan serta kemitraan yang erat antara Polri dan masyarakat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Takisung Polres Tanah Laut terus mengintensifkan pendampingan kepada petani melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri. Kegiatan dilakukan di lahan milik Subari, anggota Poktan Sinar Muda, yang berada di Desa Gunung Makmur RT 15, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Senin (3/8).

Monitoring dilaksanakan di lahan seluas sekitar 3 hektare dengan kondisi tanaman jagung yang telah memasuki usia 78 hari. Pada tahap ini, personel Polsek Takisung melakukan pengecekan perkembangan tanaman untuk memastikan pertumbuhan tetap optimal menjelang masa panen. Selain itu, petani juga diajak berdiskusi mengenai perawatan tanaman, pengendalian hama, serta langkah-langkah yang diperlukan agar hasil panen dapat maksimal.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan berkelanjutan kepada kelompok tani. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan, monitoring rutin menjadi langkah penting untuk memastikan tanaman berkembang sesuai harapan hingga masa panen.

"Polri akan terus hadir mendampingi para petani mulai dari masa tanam hingga panen. Kami berharap kondisi tanaman yang saat ini berkembang dengan baik dapat menghasilkan panen yang optimal, sehingga memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut," ujar AKP Duki.

Polsek Takisung berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan kelompok tani guna mewujudkan sektor pertanian yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 


Tanah Laut – Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pada jam sibuk pagi hari, jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Tanah Laut secara rutin melaksanakan kegiatan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas (Commander Wish) , Senin (3/8/2026).


Salah satu pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan oleh Polsek Tambang Ulang mulai pukul 07.15 Wita, dengan menempatkan personel di sejumlah titik rawan kemacetan, rawan kecelakaan lalu lintas, serta kawasan Zona Aman Sekolah guna memberikan rasa aman bagi para pelajar dan pengguna jalan.


Adapun lokasi pengamanan dan pengaturan lalu lintas meliputi:


* Simpang Tiga Tambang Ulang / Zona Aman Sekolah SDN 2 Tambang Ulang.

* Simpang Tiga Pulau Sari / Zona Aman Sekolah SDN 1 Pulau Sari.

* Simpang Tiga Gunung Raja / Zona Aman Sekolah SDN 1 Gunung Raja.


Kegiatan Commander Wish ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada waktu masyarakat memulai aktivitas pagi. Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, personel juga membantu penyeberangan siswa-siswi sekolah serta memberikan imbauan kepada para pengendara agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman. Kehadiran personel Polri di lapangan juga bertujuan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, mencegah kemacetan, serta meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas.


Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik melalui kegiatan rutin Commander Wish yang dilaksanakan oleh seluruh Polsek jajaran sebagai wujud nyata **Polri Presisi** dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


"Polri Hadir untuk Masyarakat, Mengawal Aktivitas Pagi agar Tetap Aman, Tertib, dan Lancar."

Tanah Laut – Polsek Takisung Polres Tanah Laut terus mengawal program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri. Kegiatan kali ini dilaksanakan di lahan milik Samijo yang berada di Desa Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (2/8).

Monitoring dilakukan di lahan seluas sekitar 0,5 hektare untuk memastikan kondisi tanaman tetap terawat dan berkembang sesuai tahapan budidaya. Personel Polsek Takisung meninjau langsung kondisi lahan sekaligus berdialog dengan pemilik mengenai perawatan tanaman, kebutuhan sarana pertanian, serta langkah-langkah yang diperlukan agar hasil panen nantinya dapat maksimal.

Pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung produktivitas sektor pertanian sekaligus mempererat kemitraan dengan para petani di wilayah hukum Polsek Takisung. Kehadiran personel di lapangan juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat terkait pengelolaan lahan pertanian.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan bahwa monitoring rutin dilakukan untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan secara berkelanjutan.

"Kami terus mendampingi para petani mulai dari tahap persiapan hingga masa panen. Melalui monitoring ini, kami ingin memastikan tanaman tumbuh dengan baik sehingga mampu menghasilkan panen yang optimal dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut," ujar AKP Duki.

Polsek Takisung berkomitmen untuk terus bersinergi dengan kelompok tani dan masyarakat dalam mendukung pertanian yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut terus mengawal program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada kelompok tani. Salah satunya dengan melaksanakan monitoring panen jagung di lahan binaan Polri milik Wagino, anggota Poktan Sekawan, yang berlokasi di Jalan Sido Rukun, Desa Bajuin, Kecamatan Pelaihari. Minggu (2/8).

Panen dilakukan di lahan seluas sekitar 1 hektare dengan hasil mencapai kurang lebih 5 ton jagung. Kegiatan monitoring bertujuan memastikan proses panen berjalan lancar sekaligus melihat hasil produktivitas lahan yang selama ini mendapat pendampingan dari Polri bersama kelompok tani.

Selain memantau jalannya panen, personel Polsek Pelaihari juga berdialog dengan petani terkait hasil produksi, kendala selama masa budidaya, serta upaya meningkatkan produktivitas pada musim tanam berikutnya. Pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

Kapolsek Pelaihari IPDA Karia Jaya mengatakan, Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat mulai dari tahap penanaman hingga panen agar program ketahanan pangan dapat berjalan optimal.

"Keberhasilan panen ini menunjukkan bahwa sinergi antara Polri dan kelompok tani mampu memberikan hasil yang positif. Kami berharap produktivitas pertanian terus meningkat, kesejahteraan petani semakin baik, serta ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut semakin kuat," ujar IPDA Karia Jaya.

Polsek Pelaihari berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada para petani melalui kegiatan monitoring dan pembinaan secara berkelanjutan guna mendorong pertanian yang produktif, mandiri, dan berdaya saing. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Jumat, 31 Juli 2026

Tanah Laut – Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut terus memperkuat perannya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui edukasi kepada masyarakat. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Bumijaya, Briptu Imam Gozali, melaksanakan sosialisasi mengenai Tabel Rafaksi kepada warga dan petani sebagai upaya meningkatkan pemahaman tentang mekanisme penentuan harga jagung berdasarkan kadar air. Jumat (31/7).

Dalam kegiatan tersebut, Briptu Imam Gozali menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi merupakan acuan yang digunakan untuk menentukan harga jagung sesuai kualitas hasil panen. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai hubungan kadar air dengan nilai jual jagung, sehingga petani dapat mempersiapkan hasil panennya agar memenuhi standar yang ditetapkan.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab seputar tata niaga jagung. Warga tampak antusias mengikuti sosialisasi karena informasi tersebut dinilai penting untuk mendukung proses penjualan hasil panen yang lebih terbuka dan adil.

Kapolsek Pelaihari IPDA Karia Jaya mengatakan, edukasi mengenai Tabel Rafaksi merupakan bagian dari pendampingan Polri kepada masyarakat agar petani tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga memahami mekanisme pemasaran hasil panen.

"Kami berharap sosialisasi ini dapat menambah wawasan para petani mengenai dasar penentuan harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan pemahaman tersebut, petani dapat memperoleh harga yang sesuai dengan kualitas hasil panennya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar IPDA Karia Jaya.

Melalui kegiatan edukasi yang berkelanjutan, Polsek Pelaihari berkomitmen terus mendukung petani dan memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Takisung Polres Tanah Laut terus mengawal program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri. Kali ini, pemantauan dilakukan di lahan milik Subari, anggota Poktan Sinar Muda, yang berada di Desa Gunung Makmur RT 15, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (31/7).

Monitoring dilaksanakan di lahan seluas sekitar 3 hektare dengan kondisi tanaman jagung yang telah memasuki usia dua pekan. Pada fase awal pertumbuhan ini, personel Polsek Takisung memastikan tanaman berkembang dengan baik sekaligus memantau kesiapan petani dalam melakukan perawatan, pemupukan, dan pengendalian gulma agar pertumbuhan jagung tetap optimal.

Selain melakukan pengecekan, personel juga berdialog dengan petani mengenai perkembangan tanaman serta langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga produktivitas hingga memasuki masa panen. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian dan memperkuat sinergi dengan masyarakat.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan, monitoring rutin dilakukan untuk memastikan setiap tahapan budidaya berjalan sesuai harapan.

"Kami terus mendampingi para petani sejak awal masa tanam. Dengan perawatan yang baik sejak tanaman masih berusia muda, kami optimistis hasil panen nantinya akan lebih optimal dan mampu mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar AKP Duki.

Polsek Takisung berkomitmen terus hadir bersama para petani melalui pendampingan berkelanjutan guna mendorong pertanian yang produktif, berdaya saing, dan menjadi salah satu penguat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


 

Kamis, 30 Juli 2026

 TANAH LAUT – Polres Tanah Laut menerima kunjungan kerja Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri, Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H., pada Jumat (31/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui penyerahan hibah Masjid Hj. Siti Mariam di kawasan Gunung Khayangan.

Sebelum tiba di Mapolres Tanah Laut, Wakalemdiklat Polri terlebih dahulu meninjau langsung Masjid Hj. Siti Mariam. Dalam kegiatan tersebut, beliau didampingi Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol. Noviar, S.I.K., serta Dirbinmas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol. Sri Damar Alam, S.I.K., S.H.

Setibanya di Mapolres Tanah Laut, rombongan disambut langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy. Penyambutan diawali dengan tradisi Jajar Kehormatan dan Hadroh Polres Tanah Laut, dilanjutkan penyambutan oleh jajaran Pejabat Utama Polres Tanah Laut beserta seluruh personel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut, Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama, para kepala SKPD, tokoh organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh masyarakat, serta pimpinan pondok pesantren.

Setelah ramah tamah di Lounge Polres, kegiatan dilanjutkan di Joglo Wicaksana Laghawa. Pada kesempatan tersebut, Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi secara resmi menyerahkan hibah pengelolaan Masjid Hj. Siti Mariam kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut yang diterima langsung oleh Bupati H. Rahmat Trianto.

Prosesi dilanjutkan dengan penyerahan kunci masjid secara simbolis oleh Wakil Ketua Bhayangkari Pengurus Gabungan (PG) 04 Lemdiklat Polri, Ny. Dewwy Andi Rian, kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut sebagai simbol dimulainya pengelolaan masjid oleh pemerintah daerah demi kemanfaatan masyarakat luas.

Sebagai wujud kepedulian sosial, Wakalemdiklat Polri bersama rombongan juga menyerahkan bantuan sosial kepada pengurus Masjid Hj. Siti Mariam. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan dan aktivitas keagamaan di lingkungan masjid.

Kunjungan kerja ini tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan antara Polri dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan karakter masyarakat melalui penguatan nilai-nilai keagamaan, sosial, dan pelayanan kepada masyarakat.

Tanah Laut - Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Jorong setelah menerima laporan masyarakat melalui Call Center 110 terkait dugaan tindak pidana pencurian di sebuah toko klontong yang terjadi pada Kamis, 30 Juli 2026, sekitar pukul 08.00 WITA, di Dusun Banjar Sari RT 007 RW 002, Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong. Jumat (31/7).

Begitu laporan diterima, Kanit Reskrim Polsek Jorong Aiptu Fredy bersama anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas segera melaksanakan olah TKP, mengamankan lokasi, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi guna mengungkap kronologi dan pelaku pencurian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga masuk ke dalam toko klontong milik Sugeng (49) dengan cara merobek dinding toko yang terbuat dari plastik berwarna putih. Setelah berhasil masuk, pelaku kemudian mengambil sejumlah barang berharga yang berada di dalam toko.

Barang yang dilaporkan hilang meliputi berbagai merek rokok, satu unit kamera pengawas (CCTV) merek EZVIZ, satu unit telepon genggam, serta bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil lebih dari Rp 5 juta.

Saat ini, Unit Reskrim Polsek Jorong masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri petunjuk yang dapat mengarah kepada identitas pelaku. Kepolisian juga membuka kemungkinan adanya barang bukti tambahan yang dapat memperkuat proses pengungkapan kasus.

Kapolsek Jorong menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk melalui layanan Call Center 110 akan ditindaklanjuti secara cepat, profesional, dan sesuai prosedur. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, memastikan sistem keamanan tempat usaha berfungsi dengan baik, serta segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan melalui Call Center 110 atau kantor kepolisian terdekat agar dapat segera ditangani.  

Tanah Laut – Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut terus memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi Tabel Rafaksi sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bentok Kampung, Aipda Tarji, kepada warga dan petani di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati. Jumat (31/7),

Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai mekanisme penentuan harga jagung berdasarkan kadar air. Dalam penyampaiannya, Aipda Tarji menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi menjadi acuan dalam menentukan nilai jual jagung, sehingga petani dapat mengetahui faktor yang memengaruhi harga hasil panen dan mempersiapkan kualitas jagung sesuai standar yang berlaku.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi bersama warga terkait tata niaga jagung dan pentingnya menjaga kualitas hasil panen agar memiliki nilai jual yang lebih baik. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan mengenai proses penentuan harga di tingkat pembeli maupun pengepul.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, sosialisasi ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam meningkatkan literasi petani agar semakin memahami mekanisme pemasaran hasil pertanian.

"Kami berharap melalui sosialisasi Tabel Rafaksi, para petani memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai dasar penentuan harga jagung sesuai kadar air. Dengan demikian, transaksi jual beli dapat berlangsung lebih transparan, adil, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani," ujar AKP Muhammad Afianor.

Melalui kegiatan edukasi yang berkelanjutan, Polsek Bati-Bati berkomitmen terus mendampingi masyarakat guna mendukung peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut terus mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Sumber Mulia, Aipda Rahmat, S.E., melaksanakan sosialisasi mengenai Tabel Rafaksi kepada warga dan petani di Desa Sumber Mulia sebagai upaya meningkatkan pemahaman tentang mekanisme penentuan harga jagung berdasarkan kadar air. Jumat (31/7).

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Rahmat menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi merupakan acuan yang digunakan untuk menentukan harga jagung sesuai kadar air hasil panen. Pemahaman terhadap tabel tersebut diharapkan dapat membantu petani mengetahui standar penilaian kualitas jagung, sehingga proses jual beli berlangsung lebih transparan dan memberikan kepastian harga.

Sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan warga dan petani dalam sesi diskusi. Berbagai pertanyaan terkait kadar air, kualitas jagung, hingga mekanisme penetapan harga dijawab secara langsung agar masyarakat semakin memahami tata niaga hasil pertanian.

Kapolsek Pelaihari IPDA Karia Jaya mengatakan, kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendampingi petani, tidak hanya dalam proses budidaya tetapi juga meningkatkan pengetahuan mengenai pemasaran hasil panen.

"Melalui sosialisasi Tabel Rafaksi, kami berharap para petani memahami dasar penentuan harga jagung sesuai kadar air. Dengan begitu, masyarakat dapat menjual hasil panennya secara lebih tepat, transparan, dan memperoleh nilai yang sesuai dengan kualitas produksi," ujar IPDA Karia Jaya.

Polsek Pelaihari akan terus melaksanakan kegiatan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan serta memperkuat kemitraan antara Polri dan petani demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Rabu, 29 Juli 2026


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar Sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk (BP4R) bagi personel Polri yang akan melangsungkan pernikahan, bertempat di Gedung Satya Brata Polres Tanah Laut, Rabu (29/7/2026).

Sidang BP4R dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. selaku Ketua Sidang, dengan Kabag SDM Polres Tanah Laut AKP Arif Sujarwo sebagai Sekretaris Sidang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy, para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Pengurus Bhayangkari Cabang Tanah Laut, rohaniawan Ust. Hartadi, serta para orang tua dan wali dari masing-masing calon mempelai.

Adapun personel yang mengikuti Sidang BP4R beserta pasangannya, yaitu:

1. Brigpol Rachmat Budi Prayoga, S.H., Banit Satreskrim Polres Tanah Laut dengan Annisa Murni, A.Md.Farm. 

2. Briptu M. Divio Saputra, Bamin Bag Ops Polres Tanah Laut dengan Briptu Nur Afifah, Banit Satlantas Polres Tanah Laut. 

3. Briptu Muhammad Fadila Aries Sandy, Banum Subbag Watpers Bag SDM Polres Tanah Laut dengan Noor Madina Shafarina, S.Kom. 

4. Bripda Muhammad Firdaus Nor Asegaf, Banit Satsamapta Polres Tanah Laut dengan Ainun Azzahra, S.Pd. 

5. Bripda M. Rijal, Banit Satsamapta Polres Tanah Laut dengan Eni Noor Ramadana. 

Dalam arahannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa Sidang BP4R merupakan salah satu tahapan penting yang wajib diikuti oleh setiap personel Polri sebelum melaksanakan pernikahan. Melalui sidang ini, para calon pengantin dibekali pemahaman mengenai hak dan kewajiban suami istri, pentingnya komunikasi dalam rumah tangga, serta tanggung jawab sebagai keluarga besar Polri.

Kapolres juga mengingatkan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas anggota Polri. Oleh karena itu, setiap pasangan diharapkan mampu membangun rumah tangga yang harmonis, saling menghormati, menjaga integritas, serta memberikan dukungan positif terhadap pelaksanaan tugas kedinasan.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy turut memberikan pembekalan kepada para calon pendamping anggota Polri mengenai peran strategis keluarga dalam mendukung karier anggota Polri, menjaga keharmonisan rumah tangga, serta aktif berkontribusi dalam kegiatan organisasi Bhayangkari.

Dengan terselenggaranya Sidang BP4R ini, diharapkan seluruh calon pasangan memiliki kesiapan mental, spiritual, dan emosional dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, sehingga mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga, kedinasan, maupun masyarakat.

 


Tanah Laut – Dalam upaya menjaga kelestarian sumber daya perikanan serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat pesisir, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut menggelar Sosialisasi Peraturan dan Perundang-Undangan Pengawasan Sumber Daya Perikanan dengan tema "Pencegahan Destructive Fishing Satpolairud Polres Tanah Laut", Kamis (30/7/2026), bertempat di Kantor Balai Desa Damar Lima, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Tanah Laut Iptu Alamsyah Sugiharto, S.H. dengan dihadiri anggota Sat Polairud Polres Tanah Laut, Bhabinkamtibmas Desa Damar Lima, Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Laut beserta anggotanya, Penyuluh Perikanan Kecamatan Batu Ampar, Kepala Desa Damar Lima, serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Iptu Alamsyah Sugiharto menyampaikan materi mengenai pencegahan destructive fishing, yakni praktik penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak, racun, maupun alat tangkap terlarang yang dapat merusak ekosistem perairan. Selain menjelaskan ketentuan hukum yang mengatur pengelolaan sumber daya perikanan, Kasat Polairud juga mengingatkan masyarakat mengenai ancaman pidana bagi pelaku penangkapan ikan secara ilegal dan merusak lingkungan.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat Desa Damar Lima mengenai pentingnya mematuhi regulasi di bidang perikanan, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian sumber daya ikan sebagai aset yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.

Melalui kegiatan ini, Sat Polairud Polres Tanah Laut mengajak seluruh masyarakat pesisir untuk menjadi mitra Polri dalam mencegah praktik destructive fishing dengan tidak menggunakan bahan peledak, racun, maupun alat tangkap yang dilarang serta segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas penangkapan ikan yang berpotensi merusak ekosistem perairan.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Diharapkan sinergi antara Polri, Dinas Perikanan, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin guna mewujudkan perairan Kabupaten Tanah Laut yang lestari, produktif, dan berkelanjutan.


Tanah Laut – Dalam rangka meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, serta profesionalisme personel, Polres Tanah Laut melaksanakan latihan jajar kehormatan yang diikuti oleh personel yang tergabung dalam pasukan kehormatan. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Tanah Laut dengan dipimpin oleh instruktur yang memberikan arahan serta evaluasi terhadap setiap gerakan personel.

Latihan diawali dengan pengecekan kesiapan personel, dilanjutkan dengan penyampaian arahan mengenai teknik dasar jajar kehormatan, sikap sempurna, penghormatan, serta keseragaman gerakan dalam barisan. Seluruh peserta mengikuti latihan dengan penuh semangat dan disiplin guna membentuk kekompakan serta meningkatkan kemampuan dalam pelaksanaan tugas-tugas protokoler.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan rutin yang bertujuan untuk membentuk personel yang tanggap, sigap, dan memiliki penampilan yang rapi serta berwibawa dalam setiap pelaksanaan upacara maupun penyambutan tamu kehormatan.

Melalui latihan yang dilaksanakan secara berkesinambungan, diharapkan seluruh personel mampu menampilkan sikap yang profesional, disiplin, dan kompak sebagai cerminan institusi Polri yang Presisi. Selain itu, latihan ini juga menjadi upaya meningkatkan kesiapan personel dalam mendukung berbagai kegiatan kedinasan di lingkungan Polres Tanah Laut.

Sejalan dengan semangat Polri Presisi, Polres Tanah Laut terus berkomitmen membina sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui personel yang disiplin, profesional, dan humanis.


Tanah Laut – Kapolsek Takisung AKP Duki bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan pengecekan progres pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang berlokasi di Desa Tabanio, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, pada Rabu (29/7/2026) .

Kegiatan pengecekan ini turut dihadiri oleh perwakilan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Provinsi Kalimantan Selatan, Bapak Yogi beserta staf, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanah Laut, Bapak Dwi beserta staf, serta personel Polsek Takisung, yakni Aiptu Hardy E. dan Brigpol M. Effendi.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap perkembangan pembangunan jembatan sekaligus memastikan kesiapan tahapan pekerjaan berikutnya. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, progres pembangunan saat ini masih menunggu kedatangan material pemancang beton yang diperkirakan tiba pada malam hari. Setelah material tersebut tiba, pekerjaan akan dilanjutkan dengan proses pemasangan pemancang beton atau paku bumi sebagai bagian dari tahapan konstruksi utama.

Kapolsek Takisung AKP Duki menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat serta memastikan seluruh proses pembangunan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai rencana.

Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait, diharapkan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi dapat selesai tepat waktu sehingga mampu meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Takisung dan sekitarnya.


Pada hari Rabu (29/7/2026), Bhabinkamtibmas Desa Martadah, Polsek Tambang Ulang, Aipda Suliswanto, menghadiri kegiatan Musyawarah Desa Perencanaan Pembangunan Desa dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 dan Daftar Usulan (DU) RKP Tahun 2028. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai di Aula Kantor Desa Martadah, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut.

Musyawarah desa tersebut dihadiri oleh Camat Tambang Ulang atau yang mewakili, Pendamping Desa, Kepala Desa Martadah, Ketua BPD Desa Martadah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, para Kepala Dusun, para Ketua RT, serta para kader Desa Martadah.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun dan menyepakati prioritas pembangunan desa yang akan dilaksanakan pada tahun 2027 serta menghimpun usulan program pembangunan untuk tahun 2028. Melalui forum musyawarah ini diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat memberikan masukan demi terwujudnya pembangunan desa yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Suliswanto menyampaikan pentingnya menjaga sinergitas dan kebersamaan antara pemerintah desa, aparat keamanan, serta masyarakat dalam mendukung setiap program pembangunan. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar pelaksanaan pembangunan di Desa Martadah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan Musyawarah Desa merupakan wujud komitmen Polri untuk terus mendukung pembangunan di tingkat desa melalui penguatan kemitraan dengan pemerintah desa dan masyarakat, sekaligus memastikan setiap tahapan perencanaan pembangunan berlangsung dalam suasana yang kondusif.

Tanah Laut – Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut terus mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melaksanakan sosialisasi mengenai Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air (Tabel Rafaksi) kepada warga Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati. Kamis (30/7).

Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para petani jagung, mengenai mekanisme penentuan harga berdasarkan kadar air hasil panen. Dalam kegiatan tersebut, Bripka Febrian Anggara menjelaskan isi Tabel Rafaksi yang menjadi acuan dalam menentukan nilai jual jagung, sehingga petani dapat mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi harga saat hasil panen dipasarkan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Warga menyambut positif sosialisasi tersebut karena dinilai memberikan pengetahuan baru mengenai tata niaga jagung sekaligus membantu petani memahami pentingnya menjaga kualitas hasil panen agar memperoleh harga yang sesuai.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, edukasi kepada petani merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Melalui sosialisasi Tabel Rafaksi, kami ingin masyarakat memahami dasar penentuan harga jagung sesuai kadar air. Dengan pemahaman tersebut, diharapkan petani dapat meningkatkan kualitas hasil panen serta melakukan transaksi secara lebih transparan dan adil," ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus melaksanakan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan serta penguatan kemitraan antara Polri dan petani di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Takisung Polres Tanah Laut terus mengawal program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring lahan jagung binaan Polri. Kali ini, monitoring dilakukan di lahan milik Samijo yang berada di Jalan Pantai Takisung, Desa Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (30/7).

Lahan seluas sekitar 0,5 hektare tersebut dipersiapkan untuk penanaman jagung yang dijadwalkan dimulai pada awal Agustus. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Takisung melakukan pengecekan kondisi lahan guna memastikan kesiapan area tanam, mulai dari kondisi tanah, kebersihan lahan hingga kesiapan sarana pendukung agar proses penanaman dapat berjalan sesuai rencana.

Selain melakukan pengecekan, personel juga berdialog dengan pemilik lahan terkait tahapan persiapan tanam dan upaya yang perlu dilakukan untuk mendukung pertumbuhan tanaman agar mampu menghasilkan panen yang optimal. Pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan, Polri akan terus hadir mendampingi petani sejak tahap persiapan lahan, penanaman hingga masa panen sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan.

"Kami berharap seluruh persiapan dapat berjalan dengan baik sehingga penanaman pada awal Agustus dapat terlaksana sesuai jadwal. Pendampingan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat," ujar AKP Duki.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polsek Takisung optimistis sektor pertanian di wilayahnya akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Selasa, 28 Juli 2026

 


Tanah Laut – Dalam rangka memperkuat pengawasan internal serta mencegah terjadinya pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan monitoring, pengecekan, penindakan, dan mitigasi terhadap potensi pelanggaran personel di lingkungan Polres Tanah Laut, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Tanah Laut dan dipimpin langsung oleh Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Kalsel, Kompol Gita Suhandi Achmadi, S.I.K., M.H., I.Pol., didampingi personel Subbid Paminal dan Subbid Provos Bid Propam Polda Kalsel.

Dalam arahannya, Kompol Gita Suhandi Achmadi, S.I.K., M.H., I.Pol., menegaskan pentingnya setiap anggota Polri menjaga integritas, profesionalisme, serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi. Beberapa poin yang menjadi penekanan antara lain penyalahgunaan senjata api dinas, kepatuhan terhadap mekanisme pinjam pakai senjata api dan barang inventaris dinas, keterlibatan dalam perjudian online (judol), hutang piutang maupun pinjaman online (pinjol), kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perselingkuhan, perilaku menyimpang, penyalahgunaan narkoba dan minuman beralkohol.

Usai pelaksanaan apel dan pemberian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan senjata api dinas yang bertempat di Joglo Wicaksana Laghawa Polres Tanah Laut. Pemeriksaan meliputi senjata api dinas perorangan maupun senjata api inventaris laras panjang yang diikuti oleh seluruh personel pemegang senjata api dinas dari Polres Tanah Laut dan Polsek jajaran.

Tim Bid Propam Polda Kalsel kemudian melakukan pemeriksaan Gudang Senjata Api Polres Tanah Laut, meliputi pengecekan kondisi senjata api laras panjang dan laras pendek, amunisi, serta kesesuaian administrasi berupa register senjata api dan amunisi.

Pemeriksaan juga dilaksanakan terhadap senjata api inventaris yang berada di ruang penjagaan Polres Tanah Laut, meliputi senjata api laras panjang, electric gun, dan pepper gun, guna memastikan seluruh perlengkapan dinas dalam kondisi siap pakai serta dikelola sesuai prosedur yang berlaku.

Selain pemeriksaan sarana dan prasarana, Kasubbid Paminal beserta tim turut melaksanakan pengecekan terhadap data pelanggaran personel Polres Tanah Laut sebagai bagian dari upaya monitoring dan mitigasi untuk meningkatkan disiplin serta mencegah terjadinya pelanggaran di lingkungan Polri.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi kepada Bid Propam Polda Kalimantan Selatan atas pelaksanaan kegiatan monitoring, pengecekan, dan mitigasi di Polres Tanah Laut. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan internal guna mewujudkan personel Polri yang profesional, berintegritas, dan berakhlak.

"Kegiatan yang dilaksanakan Bid Propam Polda Kalsel ini menjadi pengingat sekaligus evaluasi bagi seluruh personel agar senantiasa disiplin, mematuhi aturan, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik institusi Polri. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan budaya disiplin di lingkungan Polres Tanah Laut sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal, profesional, dan sesuai dengan prinsip Polri Presisi," ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

Kapolres juga menegaskan bahwa seluruh personel Polres Tanah Laut akan menindaklanjuti setiap arahan dan rekomendasi yang diberikan oleh Bid Propam Polda Kalimantan Selatan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya pelanggaran disiplin, kode etik profesi, maupun tindak pidana yang melibatkan anggota Polri. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri dapat terus terjaga dan semakin meningkat.


Tanah Laut – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli di Pasar ARBA, Desa Bati-Bati, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (29/7/2026).

Patroli ini merupakan kegiatan rutin kepolisian yang bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas di kawasan pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Bati-Bati melakukan pemantauan di area pasar, berdialog dengan pedagang maupun pengunjung, serta menyampaikan imbauan kamtibmas agar selalu waspada terhadap tindak kriminalitas, seperti pencurian, penipuan, maupun aksi kejahatan lainnya.

Kehadiran personel Polri di tengah aktivitas masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pedagang maupun pengunjung pasar, sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan yang dapat menghambat aktivitas jual beli.

Melalui patroli rutin ini, Polsek Bati-Bati berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Bati-Bati tetap aman, tertib, dan kondusif. Polres Tanah Laut juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan Patroli Dialogis Objek Vital di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Rabu (29/7/2026).

Patroli kali ini menyasar sejumlah objek vital, di antaranya Bank Mandiri/ATM Mandiri dan Bank BNI/ATM BNI. Kegiatan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya tindak pidana yang menyasar fasilitas perbankan dan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Selama patroli, personel Sat Samapta melakukan pemantauan di sekitar lokasi ATM, berdialog dengan petugas keamanan, serta mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat melakukan transaksi keuangan. Kehadiran personel berseragam di lokasi diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan layanan perbankan.

Patroli dialogis ini juga bertujuan mencegah terjadinya tindak pidana, seperti pengrusakan maupun pembobolan mesin ATM, sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

Melalui kegiatan patroli rutin ini, Polres Tanah Laut terus berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Tanah Laut tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan publik sekaligus menciptakan lingkungan yang nyaman bagi seluruh aktivitas masyarakat.

Tanah Laut – Polsek Kintap Polres Tanah Laut terus mengintensifkan pendampingan kepada petani melalui kegiatan monitoring tanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan kali ini dilaksanakan di lahan milik Supratman yang berada di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (29/7).

Monitoring dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare dengan kondisi tanaman jagung yang telah memasuki usia sekitar 45 hari. Personel Polsek Kintap melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan tanaman untuk memastikan pertumbuhan berlangsung optimal serta mengantisipasi berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi hasil panen.

Selain memantau kondisi lahan, personel juga berdialog dengan pemilik lahan mengenai perawatan tanaman, pemupukan, dan upaya menjaga kualitas pertumbuhan jagung hingga memasuki masa panen. Pendampingan ini menjadi wujud sinergi Polri bersama petani dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa Polri berkomitmen mendukung para petani melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Monitoring ini bertujuan memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik sejak masa tanam hingga panen. Kami berharap hasil produksi nantinya dapat maksimal, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut," ujar AKP Ahmad Baysory.

Polsek Kintap akan terus hadir mendampingi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang mendukung sektor pertanian, sehingga terjalin sinergi yang kuat dalam mewujudkan pertanian yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Jorong Polres Tanah Laut terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada para petani. Kali ini, personel Polsek Jorong melaksanakan monitoring kegiatan panen jagung di lahan PT Inhutani I, Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, yang digarap Sunaryo selaku Ketua Poktan Rukun Tani. Rabu (29/7).

Panen dilaksanakan di lahan seluas sekitar 8 hektare dengan hasil mencapai kurang lebih 20 ton jagung. Capaian tersebut menunjukkan produktivitas pertanian yang terus terjaga berkat kerja keras petani serta pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Selain memantau proses panen, personel Polsek Jorong juga memastikan hasil panen terserap dengan baik. Jagung hasil panen petani dibeli oleh pengepul sekaligus pemodal, Karidi, dengan harga Rp3.900 per kilogram, sehingga memberikan kepastian pasar dan mendukung stabilitas pendapatan petani.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam setiap tahapan budidaya pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga panen.

"Pendampingan kepada petani merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami berharap hasil panen yang baik serta adanya kepastian pemasaran dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Tanah Laut," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Melalui sinergi antara Polri, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan, Polsek Jorong berkomitmen terus mendukung pengembangan sektor pertanian agar semakin maju, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan daerah. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Senin, 27 Juli 2026

Tanah Laut - Sebagai upaya mempersiapkan personel dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis dan bertanggung jawab, Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polres Tanah Laut melalui Subbag Binkar melaksanakan Kegiatan Konseling Pra Nikah bagi personel yang akan melangsungkan pernikahan, bertempat di Ruang Kerja Subbag Binkar Bag SDM Polres Tanah Laut, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan diikuti oleh lima personel Polres Tanah Laut beserta pasangan masing-masing, yaitu Brigpol Rachmat Budi Prayoga, S.H. bersama Saudari Annisa Murni, A.Md.Farm, Briptu Muhammad Divio Saputra bersama Briptu Nur Afifah, Briptu Muhammad Fadila Aries Sandy bersama Saudari Noor Madina Shafarina, S.Kom, Bripda Muhammad Firdaus Nor Asegaf bersama Saudari Ainun Azzahra, S.Pd, serta Bripda M. Rijal bersama Saudari Eni Noor Ramadana.

Kegiatan konseling dipandu oleh Kasubbag Binkar Bag SDM Penata I Suparman, S.E. bersama Kasubbag Watpers Bag SDM Iptu Madansyah selaku konselor. Dalam pelaksanaannya, para calon pasangan mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari pengisian riwayat hidup dan self inventory, sesi wawancara, hingga pemberian materi dan nasihat mengenai kehidupan berumah tangga.

Melalui konseling ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun komunikasi yang baik, menjaga keharmonisan keluarga, serta memahami hak dan kewajiban sebagai suami maupun istri. Pembekalan tersebut diharapkan menjadi bekal dalam membentuk keluarga yang sakinah, harmonis, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan rumah tangga.

Dari kegiatan tersebut, para personel yang akan menikah memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tanggung jawab dalam kehidupan berkeluarga, semakin memahami peran masing-masing sebagai pasangan suami istri, serta memiliki kesiapan mental yang lebih matang dalam menghadapi kehidupan pernikahan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa konseling pra nikah merupakan salah satu bentuk pembinaan personel yang sangat penting. Kami ingin setiap anggota Polres Tanah Laut yang akan membangun rumah tangga memiliki kesiapan, baik secara mental, emosional, maupun pemahaman terhadap hak dan kewajiban sebagai suami maupun istri. Keluarga yang harmonis akan menjadi fondasi utama dalam mendukung pelaksanaan tugas anggota Polri sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap para calon pasangan tidak hanya siap melaksanakan pernikahan secara administratif, tetapi juga siap membangun keluarga yang sakinah, harmonis, dan penuh tanggung jawab. Dengan keluarga yang kuat, diharapkan personel Polres Tanah Laut dapat menjalankan tugas secara profesional, menjaga integritas, serta terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara." Jelas Kapolres.

 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar Press Conference dan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Periode 8 Juni hingga 16 Juli 2026 yang berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Polres Tanah Laut, Selasa (28/7). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.,  didampingi Kasat Resnarkoba Iptu M. Firmansyah Baso, S.Tr.K., M.H.dan Kasi Humas AKP Hari Setiawan, A.Md., serta dihadiri oleh sejumlah awak media.

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan hasil pengungkapan tindak pidana narkotika yang berhasil diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Tanah Laut selama periode 8 Juni hingga 16 Juli 2026. Tercatat sebanyak 8 kasus berhasil diungkap, yang terdiri dari 6 kasus pada bulan Juni dan 2 kasus pada bulan Juli.

Dari delapan kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan 12 orang tersangka, yang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. Barang bukti yang berhasil disita berupa narkotika jenis sabu dengan berat bersih 278,05 gram serta ekstasi seberat 2,19 gram. Selain itu, turut diamankan barang bukti lain berupa uang tunai sebesar Rp550.000 dan 1 unit kendaraan roda dua yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa apabila narkotika jenis sabu tersebut dikonsumsi dengan asumsi setiap pengguna memakai 0,20 gram, maka barang bukti yang berhasil diamankan diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 7.200 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Sementara itu, apabila dinilai secara ekonomis, nilai barang bukti sabu tersebut diperkirakan mencapai Rp350.000.000.

Sebagai bentuk komitmen dalam penegakan hukum serta mencegah penyalahgunaan kembali barang bukti, Polres Tanah Laut juga melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika yang telah berkekuatan hukum sesuai ketentuan. Barang bukti yang dimusnahkan berupa 278,8 gram sabu, setelah sebelumnya disisihkan sebagian untuk keperluan uji laboratorium dan pembuktian di persidangan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa pemberantasan peredaran gelap narkotika akan terus menjadi prioritas Polres Tanah Laut. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel serta dukungan masyarakat. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba demi mewujudkan Kabupaten Tanah Laut yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika," tegas Kapolres.

 


Tanah Laut – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Tanah Laut bersama Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Kalimantan melaksanakan Patroli Bersama Pencegahan Karhutla di wilayah Desa Martadah, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, pada Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut merupakan langkah nyata dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau yang berisiko meningkatkan titik-titik rawan kebakaran.

Selama patroli, petugas tidak hanya melakukan pemantauan di kawasan yang berpotensi terjadi karhutla, tetapi juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta mencegah dampak buruk kebakaran hutan dan lahan terhadap kesehatan, ekosistem, dan aktivitas masyarakat.

Melalui sinergi antara Polri dan Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Kalimantan, diharapkan upaya pencegahan karhutla dapat berjalan lebih efektif serta mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

Selain bertujuan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Tambang Ulang, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan rasa aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polres Tanah Laut.

Polres Tanah Laut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan. Melalui kepedulian dan kerja sama semua pihak, diharapkan Kabupaten Tanah Laut dapat terbebas dari bencana karhutla dan tetap menjadi lingkungan yang aman, sehat, serta lestari.

Tanah Laut – Polsek Tambang Ulang Polres Tanah Laut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada para petani. Kali ini, personel Polsek Tambang Ulang melaksanakan monitoring kegiatan panen jagung di lahan Poktan Binaan Polri, Poktan Kupang Barumbai, milik Bahrian yang berada di Desa Sungai Jelai RT 05, Kecamatan Tambang Ulang. Selasa (28/7).

Panen dilakukan di lahan seluas sekitar 3 hektare dengan hasil mencapai kurang lebih 6 ton jagung. Kegiatan monitoring ini bertujuan memastikan proses panen berlangsung aman dan lancar, sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Selain memantau jalannya panen, personel Polsek Tambang Ulang juga berdialog dengan kelompok tani mengenai hasil produksi, kendala yang dihadapi selama masa budidaya, serta upaya meningkatkan kualitas dan hasil panen pada musim tanam berikutnya. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari sinergi Polri bersama masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian.

Kapolsek Tambang Ulang IPTU Mangasa Siagian mengatakan, Polri akan terus hadir mendampingi para petani mulai dari tahap penanaman hingga panen sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

"Kami berharap pendampingan yang dilakukan dapat memberikan semangat kepada para petani untuk terus meningkatkan hasil produksi. Keberhasilan panen ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut," ujar IPTU Mangasa Siagian.

Polsek Tambang Ulang berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan kelompok tani dan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan sektor pertanian yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca