Selasa, 09 Juni 2026

TANAH LAUT — Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, melalui pendampingan dan monitoring lahan pertanian milik masyarakat. Kegiatan tersebut kali ini dilaksanakan oleh Bripka Febrian Anggara selaku Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang terhadap tanaman jagung milik Karmono di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (10/6).

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung di lahan binaan Polri tetap terjaga dan berkembang dengan baik. Lahan pertanian milik Karmono memiliki luas sekitar 3 hektare dengan usia tanaman jagung mencapai 72 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dan memasuki fase perkembangan yang penting menjelang masa panen. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, Bripka Febrian Anggara juga berdialog dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta langkah antisipasi terhadap potensi serangan hama.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam pendampingan sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami terus menginstruksikan para Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi dan memantau perkembangan tanaman di lahan binaan Polri maupun milik masyarakat. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap para petani dapat memperoleh hasil panen yang maksimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendukung ketersediaan pangan di daerah,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian. Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin, diharapkan tanaman jagung di Desa Banyu Irang dapat tumbuh optimal hingga masa panen dan memberikan hasil yang sesuai harapan petani. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

TANAH LAUT — Jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan pendampingan dan monitoring lahan pertanian milik masyarakat. Salah satu kegiatan tersebut dilakukan oleh Aipda Anung Ari Prayogo selaku Bhabinkamtibmas Desa Bentok Darat yang melaksanakan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Parman, warga Desa Bentok Darat, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (10/6)

Monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan tanaman jagung yang dikelola masyarakat dapat tumbuh optimal hingga memasuki masa panen. Lahan pertanian milik Parman memiliki luas sekitar 4 hektare dan saat ini tanaman jagung yang dibudidayakan telah berusia 78 hari.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Anung Ari Prayogo melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman di lapangan. Berdasarkan hasil pemantauan, pertumbuhan jagung secara umum berada dalam kondisi baik dengan perkembangan yang sesuai usia tanam. Selain itu, Bhabinkamtibmas juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman, kebutuhan pemupukan, pengendalian hama, serta berbagai faktor yang dapat memengaruhi hasil panen nantinya.

Pendampingan yang dilakukan Polri melalui para Bhabinkamtibmas menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kehadiran anggota Polri di tengah para petani diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus membantu mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Polri berkomitmen untuk terus hadir mendampingi para petani melalui berbagai kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan.

“Kegiatan monitoring yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami terus mendorong personel di lapangan untuk aktif mendampingi para petani, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga menjelang panen. Dengan usia tanaman jagung yang telah mencapai 78 hari dan kondisi pertumbuhan yang baik, kami berharap lahan seluas 4 hektare milik Bapak Parman ini dapat menghasilkan panen yang optimal. Kehadiran Polri di sektor pertanian diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Bati-Bati,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, sektor pertanian di Kabupaten Tanah Laut diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap pemenuhan kebutuhan pangan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 


Tanah Laut – Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan, kekompakan, dan profesionalisme personel, KBO Sat Samapta Polres Tanah Laut, IPTU Totok Sudarto, memimpin langsung kegiatan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan tata cara penghormatan yang benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai, bertempat di halaman depan Sat Samapta Polres Tanah Laut dan diikuti oleh seluruh personel Sat Samapta dengan penuh semangat dan disiplin.

Dalam latihan tersebut, personel diberikan materi mengenai teknik penghormatan yang benar, sikap sempurna, sikap istirahat, perubahan arah, serta berbagai gerakan dasar Peraturan Baris Berbaris sesuai standar yang berlaku di Kepolisian RI. IPTU Totok Sudarto juga memberikan koreksi dan arahan secara langsung agar setiap gerakan dilakukan dengan seragam, tegas, dan penuh tanggung jawab.

Latihan PBB merupakan salah satu pembinaan rutin yang bertujuan membentuk karakter personel yang disiplin, sigap, dan memiliki jiwa korsa yang kuat. Selain meningkatkan kemampuan individu, kegiatan ini juga memperkuat kekompakan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Melalui latihan yang berkesinambungan, diharapkan seluruh personel Sat Samapta Polres Tanah Laut semakin profesional dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta mampu menampilkan sikap dan penampilan yang mencerminkan citra Polri yang Presisi.

Kasat Samapta AKP Haryadi, mengatakan bahwa latihan Peraturan Baris Berbaris bukan sekadar melatih gerakan, tetapi juga membentuk disiplin, kekompakan, dan rasa tanggung jawab setiap personel. “Dengan penguasaan PBB yang baik, diharapkan seluruh anggota memiliki sikap yang tegas, profesional, dan siap melaksanakan tugas sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Kepolisian Republik Indonesia,” ujarnya.

 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menerima kunjungan kerja Tim Korbinmas Baharkam Polri dalam rangka pelaksanaan Supervisi dan Asistensi Pemolisian Masyarakat (Polmas) Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Aula Satya Brata Polres Tanah Laut, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengoptimalkan implementasi strategi Pemolisian Masyarakat (Polmas) di wilayah, sehingga sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Tim Supervisi dan Asistensi dipimpin oleh Kombes Pol Amirjan, S.I.K., selaku Kasubditbinpolmas Ditbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, yang hadir bersama rombongan untuk memberikan arahan, evaluasi, serta penguatan terhadap pelaksanaan program Polmas di jajaran Polres Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Korbinmas Baharkam Polri melakukan supervisi terhadap berbagai aspek pelaksanaan fungsi Polmas, mulai dari strategi pembinaan masyarakat, peran Bhabinkamtibmas di desa dan kelurahan, hingga upaya membangun kemitraan yang efektif antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat.

Selain melakukan evaluasi, kegiatan ini juga menjadi sarana asistensi dan diskusi guna menyamakan persepsi serta meningkatkan kualitas pelaksanaan program Polmas di tingkat kewilayahan. Dengan adanya supervisi ini, diharapkan implementasi Polmas dapat berjalan semakin optimal sebagai pendekatan yang mengedepankan pemecahan masalah, pencegahan gangguan Kamtibmas, dan penguatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Kombes Pol Amirjan, S.I.K., selaku Kasubditbinpolmas Ditbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, menyampaikan bahwa kegiatan supervisi dan asistensi ini bertujuan untuk memastikan implementasi strategi Polmas di kewilayahan berjalan secara optimal dan selaras dengan kebijakan Polri. Melalui penguatan fungsi Polmas, diharapkan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin erat sehingga mampu bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kunjungan kerja Tim Korbinmas Baharkam Polri melalui kegiatan Supervisi dan Asistensi Polmas Tahun Anggaran 2026 merupakan momentum yang sangat penting untuk memperkuat implementasi strategi Pemolisian Masyarakat di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Melalui supervisi dan asistensi ini, kami memperoleh arahan serta evaluasi yang konstruktif guna meningkatkan kualitas pelaksanaan Polmas di jajaran Polres Tanah Laut. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran Bhabinkamtibmas dan membangun kemitraan yang erat dengan seluruh elemen masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Sejalan dengan semangat Polri Presisi, kami akan terus mengedepankan pendekatan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Tanah Laut - Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Polres Tanah Laut melaksanakan Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukumnya pada Selasa (9/6/2026).

Patroli tersebut dipimpin oleh Ipda Dody Wijaya, S.H. selaku Pamapta III, didampingi AIPDA Komang selaku Pa Siaga III, serta melibatkan personel gabungan piket fungsi Polres Tanah Laut.

Dalam pelaksanaannya, personel menyisir sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas guna mengantisipasi tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi hukum dan tidak melakukan perbuatan yang dapat mengganggu keamanan maupun ketertiban umum. Masyarakat juga diajak untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menerangkan bahwa patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) merupakan upaya preventif Polres Tanah Laut untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. 

“Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas, sehingga tercipta situasi yang tertib, aman, dan nyaman di Kabupaten Tanah Laut." Terang Kapolres.

Kegiatan patroli KRYD ini merupakan langkah preventif yang terus dilaksanakan Polres Tanah Laut sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

TANAH LAUT — Menjelang masa panen, jajaran Polsek Pelaihari terus mengintensifkan monitoring terhadap lahan pertanian binaan Polri di wilayah Kecamatan Pelaihari. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan tanaman jagung yang dibudidayakan masyarakat berkembang secara optimal. Selasa (9/6).

Monitoring kali ini dilaksanakan oleh Aipda Rahmat selaku Bhabinkamtibmas Desa Kampung Baru pada lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Suka Membangun. Lahan tersebut berada di Jalan Panyipatan Raya, Desa Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Lahan jagung seluas 10 hektare itu saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 102 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan kondisi yang baik dan sebagian telah memasuki fase pematangan menjelang panen.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Rahmat melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman serta berkoordinasi dengan pengelola kelompok tani terkait perkembangan pertumbuhan jagung, kebutuhan perawatan, dan kesiapan menghadapi masa panen. Monitoring rutin dinilai penting untuk memastikan produktivitas lahan tetap terjaga hingga proses panen berlangsung.

Kapolsek Pelaihari, IPDA Karia Jaya, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam pendampingan sektor pertanian merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan yang menjadi program prioritas pemerintah.

“Polri melalui para Bhabinkamtibmas akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala, kami berharap tanaman jagung dapat menghasilkan panen yang maksimal sehingga memberikan manfaat bagi petani dan mendukung ketersediaan pangan di daerah,” ujar IPDA Karia Jaya.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan lahan pertanian dalam skala besar seperti yang dilakukan Poktan Suka Membangun menjadi contoh positif bagi pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Tanah Laut. Dengan luas lahan mencapai 10 hektare dan usia tanaman yang telah memasuki 102 hari, hasil panen yang optimal diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan ketahanan pangan nasional.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

TANAH LAUT — Jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus melakukan pendampingan terhadap sektor pertanian melalui program lahan binaan Polri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Selasa (9/6).

Monitoring terbaru dilakukan oleh Aipda Imam Rohani Nazif selaku Bhabinkamtibmas Desa Ujung Baru terhadap lahan jagung binaan Polri milik Fadlan yang berlokasi di RT 02 Desa Ujung Baru, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.

Lahan pertanian seluas 18 hektare tersebut saat ini ditanami jagung yang telah memasuki usia tanam sekitar 83 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman secara umum berkembang dengan baik dan memasuki fase pertumbuhan yang menentukan menjelang masa panen.

Dalam kegiatan monitoring, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan kondisi tanaman sekaligus berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan, kebutuhan pemupukan, serta langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi hasil produksi.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan personel Polri merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Polri berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Dengan luas lahan yang mencapai 18 hektare dan kondisi tanaman yang berkembang baik, kami berharap hasil panen nantinya dapat memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Ia menambahkan, keberhasilan sektor pertanian tidak terlepas dari kolaborasi antara petani, pemerintah, dan aparat di lapangan. Karena itu, Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan lahan binaan Polri dapat menghasilkan panen yang optimal dan berkelanjutan.

Dengan usia tanaman yang telah mencapai 83 hari, lahan jagung milik Fadlan tersebut diharapkan mampu memberikan hasil panen yang maksimal serta menjadi salah satu contoh keberhasilan pengelolaan lahan pertanian di wilayah Kecamatan Bati-Bati.


#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

TANAH LAUT — Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian melakukan monitoring terhadap perkembangan tanaman jagung milik masyarakat guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal hingga masa panen. Selasa (9/8).

Kegiatan monitoring kali ini dilaksanakan oleh Aipda Yosef Besthari selaku Bhabinkamtibmas Desa Ujung di lahan milik Fahrudin yang berada di Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.

Lahan jagung seluas 1 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 68 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik dan terus mendapatkan perawatan dari pemilik lahan agar dapat menghasilkan panen yang maksimal.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Yosef Besthari melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman sekaligus berkoordinasi dengan petani terkait kebutuhan perawatan, pengendalian hama, serta kesiapan menghadapi masa panen mendatang.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan personel Polri merupakan bentuk komitmen dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan dukungan kepada petani melalui kegiatan monitoring dan pendampingan di lapangan. Kami berharap tanaman jagung yang saat ini berkembang dengan baik dapat menghasilkan panen yang optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan program ketahanan pangan. Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Bati-Bati terus meningkat dan mampu berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan daerah.


#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut  

Statistik Pembaca