TANAH LAUT — Polsek Pelaihari, Polres Tanah Laut, melaksanakan monitoring kegiatan panen jagung di lahan milik Warno, anggota Kelompok Tani (Poktan) Garuda Makmur, yang berada di Desa Tirtajaya, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (18/6).
Panen dilakukan di lahan seluas kurang lebih 2 hektare dengan hasil produksi diperkirakan mencapai 10 ton jagung. Hasil panen tersebut langsung dibeli oleh Rahmat Afandi dengan harga Rp4.000 per kilogram, memberikan kepastian pemasaran bagi petani setempat.
Keberhasilan panen ini menjadi salah satu indikator positif perkembangan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Bajuin. Selain mendukung ketahanan pangan, hasil panen yang terserap pasar juga memberikan dampak ekonomi bagi petani dan masyarakat sekitar.
Kapolsek Pelaihari, IPDA Karia Jaya, mengatakan bahwa Polri terus mendukung upaya masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui pendampingan dan monitoring di lapangan.
“Panen jagung ini merupakan hasil kerja keras petani yang patut diapresiasi. Kami berharap hasil yang diperoleh dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat untuk mendorong kemajuan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Laut,” ujar IPDA Karia Jaya.
Menurutnya, kolaborasi antara petani, kelompok tani, dan berbagai pihak terkait menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan. Dengan hasil panen yang langsung terserap pasar, diharapkan semangat petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian semakin meningkat.
#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


.jpeg)


.jpeg)




.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)




.jpeg)


.jpeg)



.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)


.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)



.jpeg)





%20Polri%20Untuk%20Masyarakat%20(1%20M%20x%203%20M).jpg)





