Minggu, 13 September 2026


Tanah Laut – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah, personel Polsek Jorong, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengamanan dan monitoring tempat ibadah serta umat Nasrani yang melaksanakan ibadah di wilayah hukum Polsek Jorong, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai sekitar pukul 09.30 WITA hingga selesai dengan menyasar sejumlah tempat ibadah yang berada di wilayah Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Jorong melakukan pemantauan situasi keamanan di sekitar tempat ibadah serta memastikan kegiatan ibadah dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

Adapun sejumlah tempat ibadah yang menjadi sasaran pengamanan dan monitoring yaitu GPDI El Roi di Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Daniel Malonda, S.Th. dengan tema “Menjadi Saksi Kristus” dan diikuti sekitar 15 orang jemaat.

Selanjutnya, personel melaksanakan monitoring di GPDI Asam-Asam, Desa Simpang Empat Sungai Baru, dengan pendeta Sumardi Markus, S.Th. yang membawakan tema “Membawa Orang kepada Kristus”. Kegiatan ibadah tersebut diikuti sekitar 40 orang jemaat.

Pengamanan juga dilakukan di JKI ALC Asam-Asam, Desa Simpang Empat Sungai Baru, yang dipimpin Pendeta Darma Pabara, S.Th. dengan tema “Ujian Membuat Kita Semakin Kuat dan Dewasa”. Ibadah diikuti sekitar 22 orang jemaat.

Sementara itu, monitoring turut dilaksanakan di GBI Asam-Asam, Desa Simpang Empat Sungai Baru, dengan Pendeta Solvinawaty, S.Th. yang menyampaikan tema “Murid Kristus yang Melayani”. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 15 orang jemaat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh tempat ibadah yang menjadi sasaran pengamanan terpantau aman dan kondusif. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan umat Nasrani dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan khusyuk.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melalui jajaran Polsek terus menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan yang humanis kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Kegiatan pengamanan dan monitoring tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif sekaligus menjamin masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaan dengan nyaman di wilayah Kabupaten Tanah Laut.



Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. memberikan sejumlah arahan dan penekanan kepada seluruh personel Polres Tanah Laut untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, menjaga nama baik institusi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, pada apel pagi jam pimpinan, Senin (14/9).

Dalam arahannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. mengingatkan personel agar senantiasa mengawali setiap hari dengan mengingat dan mensyukuri berbagai hal baik yang masih dititipkan Tuhan. Menurutnya, rasa syukur menjadi salah satu hal penting untuk membangun pikiran positif sehingga setiap tugas dapat diawali dengan semangat dan niat yang lebih baik.

“Marilah kita senantiasa mengawali hari dengan mengingat hal-hal baik yang masih dititipkan Tuhan kepada kita. Dengan begitu, kita dapat memulai hari dan melaksanakan tugas dengan lebih baik,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang hingga saat ini telah bersama-sama menjaga nama baik Polres Tanah Laut. Ia menegaskan bahwa nama baik institusi tidak dapat dibeli dengan uang, tetapi dibangun melalui kerja keras, dedikasi, integritas, serta perilaku seluruh personel dalam melaksanakan tugas.

“Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang sampai saat ini terus menjaga nama baik Polres Tanah Laut. Nama baik tidak dapat dibeli dengan uang. Semua ini merupakan hasil kerja keras kita bersama dalam berbagai hal, termasuk melalui kolaborasi dan sinergi dengan seluruh instansi terkait,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kapolres memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan personel yang melaksanakan tugas di lapangan, khususnya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta pengaturan lalu lintas di wilayah yang terdampak kabut asap.

Personel diminta untuk selalu menggunakan masker dan memperhatikan kondisi kesehatan selama bertugas di lokasi yang terdapat paparan asap. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kesehatan personel agar dapat melaksanakan tugas secara optimal.

Dalam hal pelayanan kepada masyarakat, Kapolres menekankan agar seluruh personel memberikan pelayanan dengan baik, humanis, ramah, responsif, dan profesional. Setiap masyarakat yang membutuhkan pelayanan maupun kehadiran Polri diharapkan mendapatkan perlakuan yang baik serta pelayanan sesuai dengan ketentuan.

Selain itu, Kapolres kembali mengingatkan seluruh personel agar menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun mencoreng nama baik institusi Polri. Personel secara tegas diminta untuk menjauhi judi online (judol), pinjaman online (pinjol) yang bermasalah, narkotika, serta berbagai bentuk pelanggaran lainnya.

Kapolres berharap seluruh personel dapat menjaga disiplin, integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas, serta terus membangun soliditas dan sinergitas dengan seluruh pihak.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jaga kesehatan dan keselamatan, serta jangan melakukan pelanggaran yang dapat merusak diri sendiri maupun nama baik institusi,” tegasnya.

Tanah Laut – Fasilitas pengeringan jagung yang bekerja sama dengan Primkopol Polda Kalimantan Selatan di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, mulai beroperasi untuk mendukung penanganan hasil panen petani. Senin (14/9).

Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melakukan pemantauan terhadap aktivitas gudang pengeringan tersebut. Fasilitas ini memiliki kapasitas hingga 20 ton dan digunakan untuk membantu proses pengeringan jagung sebelum hasil panen dipasarkan.

Pengoperasian dryer menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas jagung, terutama dengan membantu menurunkan kadar air sesuai kebutuhan. Dengan proses pengeringan yang lebih terukur, hasil panen diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik dan dapat dipersiapkan untuk memenuhi standar pemasaran.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan memberikan dukungan nyata bagi petani dalam menangani hasil panen.

“Dryer sudah beroperasi dengan kapasitas 20 ton. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu petani dalam proses pengeringan sehingga jagung lebih siap untuk dipasarkan,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pemantauan dan mendukung berbagai upaya yang berkaitan dengan penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bati-Bati. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Informasi mengenai harga menjadi bagian penting yang perlu diketahui petani sebelum memasarkan hasil panennya. Personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut menyampaikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada petani jagung di Desa Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari. Senin (14/9).

Dalam kegiatan tersebut, petani diberikan pemahaman mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Tabel Rafaksi membantu petani mengetahui hubungan antara kadar air dengan nilai jagung, sehingga mereka memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai dasar penentuan harga.

Manfaat lainnya, petani dapat menggunakan Tabel Rafaksi sebagai referensi untuk memperkirakan nilai hasil panen dan memahami perbedaan harga sesuai kondisi jagung. Pengetahuan tersebut diharapkan membuat petani lebih siap saat melakukan transaksi dan tidak hanya bergantung pada informasi dari pihak lain.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman petani sekaligus mendorong keterbukaan informasi dalam transaksi hasil pertanian.

“Petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Dengan memahami Tabel Rafaksi, mereka dapat mengetahui indeks harga berdasarkan kadar air dan memiliki dasar untuk menilai hasil panennya,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari terus mendorong edukasi tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan serta penguatan pengetahuan masyarakat di sektor pertanian. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 



Tanah Laut – Polsek Kurau, Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Kurau. Salah satunya melalui kegiatan Ground Check Hotspot untuk memastikan keberadaan titik panas yang terdeteksi di wilayah Kecamatan Kurau.

Pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 16.00 WITA, personel Polsek Kurau mendatangi lokasi yang terindikasi sebagai titik hotspot di Desa Tambak Karya, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah cepat untuk melakukan pengecekan langsung terhadap informasi titik panas sekaligus memastikan kondisi di lapangan. Personel melakukan pemantauan dan pemeriksaan di sekitar lokasi guna mengetahui apakah hotspot tersebut berkaitan dengan adanya kebakaran lahan.

Ground Check Hotspot merupakan bagian dari upaya Polres Tanah Laut melalui jajaran Polsek untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi Karhutla. Dengan pengecekan secara langsung, setiap informasi mengenai titik panas dapat segera ditindaklanjuti sehingga potensi kebakaran yang lebih luas dapat dicegah.

Selain melakukan pengecekan, personel juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya Karhutla, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. sebelumnya menekankan kepada seluruh jajaran agar terus mengoptimalkan patroli, pemantauan titik hotspot dan respons cepat terhadap setiap potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus memperkuat langkah preventif dan respons cepat dalam penanganan Karhutla melalui sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait serta masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi meluasnya kebakaran lahan sekaligus menjaga keamanan, kesehatan dan keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.



Sabtu, 12 September 2026

Tanah Laut – Pendekatan kepada masyarakat dilakukan Polri melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan warga. Di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Bhabinkamtibmas Aiptu Tarji memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada petani jagung. Minggu (13/9).

Dalam kegiatan tersebut, petani mendapat penjelasan mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini membantu masyarakat memahami dasar penilaian hasil panen dan mengetahui patokan harga sesuai kondisi jagung yang dihasilkan.

Bagi petani, pemahaman Tabel Rafaksi dapat menjadi bekal saat menjual hasil panen. Mereka memiliki informasi untuk menilai harga secara lebih terbuka sekaligus memahami alasan adanya perbedaan nilai berdasarkan kadar air.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri hadir di tengah masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang positif.

“Ketika masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan dapat berkomunikasi langsung dengan anggota Polri, diharapkan tumbuh rasa percaya. Kami ingin kehadiran Bhabinkamtibmas benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Menurutnya, edukasi Tabel Rafaksi bukan hanya berkaitan dengan informasi harga jagung, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Bati-Bati

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Memahami nilai hasil panen menjadi bagian penting sebelum petani menjual jagungnya. Personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut menyampaikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada petani jagung di Desa Bumi Jaya, Kecamatan Pelaihari. Minggu (13/9).

Tabel Rafaksi memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Melalui penjelasan tersebut, petani diberikan pemahaman mengenai cara melihat penyesuaian nilai jagung sesuai kondisi kadar air, sehingga memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai harga hasil panen.

Manfaat Tabel Rafaksi bagi petani adalah memberikan patokan informasi saat melakukan transaksi. Petani dapat memperkirakan nilai jagung, memahami dasar perbedaan harga, serta mengetahui apakah harga yang diterima telah sesuai dengan kondisi kadar air hasil panennya.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan agar petani memiliki pengetahuan yang cukup sebelum menjual hasil pertaniannya.

“Petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Tabel Rafaksi membantu mereka memahami indeks harga berdasarkan kadar air, sehingga memiliki dasar informasi ketika menentukan nilai hasil panen,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari berharap pemahaman tersebut dapat mendorong transaksi yang lebih terbuka sekaligus mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Jumat, 11 September 2026

Tanah Laut – Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan. Di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Bhabinkamtibmas Aiptu Tarji turut memberikan edukasi kepada petani jagung melalui sosialisasi Tabel Rafaksi. Sabtu (12/9).

Informasi yang disampaikan mencakup indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Petani diberikan pemahaman mengenai isi Tabel Rafaksi agar dapat mengetahui dasar penilaian harga, memahami nilai hasil panen, serta memiliki informasi yang lebih jelas ketika melakukan transaksi.

Sosialisasi tersebut diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan petani, tetapi juga membuka ruang komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat. Interaksi yang terbangun menjadi bagian dari upaya Polri memberikan pelayanan dan pendampingan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan.

“Melalui sosialisasi Tabel Rafaksi, kami ingin masyarakat mendapatkan pengetahuan yang jelas mengenai indeks harga jagung. Komunikasi yang terjalin dengan baik diharapkan dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Bati-Bati,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan Polsek Bati-Bati terhadap ketahanan pangan dan penguatan hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca