Kamis, 23 Juli 2026

 


Tanah Laut – Sebagai upaya mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut bersama unsur terkait melaksanakan kegiatan Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla di wilayah hukum Polsek Panyipatan, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 Wita hingga 11.44 Wita tersebut dilaksanakan di Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, yang merupakan salah satu wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau.

Dalam patroli tersebut, personel gabungan menyusuri sejumlah titik yang berpotensi rawan karhutla guna memantau kondisi lapangan sekaligus memastikan tidak terdapat aktivitas pembakaran lahan. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan terhadap sumber-sumber air yang dapat dimanfaatkan sebagai cadangan apabila terjadi kebakaran.

Tim patroli turut memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat juga diimbau agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Kegiatan patroli terpadu ini merupakan langkah preventif yang terus dilakukan Polsek Panyipatan bersama instansi terkait dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla.

Melalui patroli rutin dan edukasi kepada masyarakat, diharapkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir sehingga wilayah Kecamatan Panyipatan tetap aman, kondusif, dan terbebas dari bencana karhutla.

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Tanah Laut terus mematangkan persiapan pelaksanaan tanam jagung serentak Kuartal II Tahun 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan pengecekan lahan yang akan digunakan untuk penanaman jagung di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Jumat (24/7).

Kegiatan tersebut dipimpin Kabag SDM Polres Tanah Laut AKP Arif Sujarwo didampingi Kaposko Ketahanan Pangan Polres Tanah Laut IPTU Totok Sudarto serta Kapolsek Pelaihari IPDA Karia Jaya. Pengecekan dilaksanakan di lahan MAN Insan Cendekia yang berlokasi di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, dengan luas lahan kurang lebih 4 hektare.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau langsung kondisi lahan guna memastikan kesiapan area tanam, mulai dari kondisi tanah, akses menuju lokasi, hingga kesiapan teknis lainnya sebelum pelaksanaan tanam serentak. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Tanah Laut dalam mengawal program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif yang berkelanjutan.

AKP Arif Sujarwo mengatakan bahwa pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal sehingga pelaksanaan tanam serentak dapat berlangsung sesuai rencana.

“Polres Tanah Laut berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan nasional. Melalui pengecekan ini, kami ingin memastikan seluruh lahan yang dipersiapkan benar-benar siap untuk ditanami sehingga proses tanam serentak Kuartal II Tahun 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal. Sinergi antara Polri, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujar AKP Arif Sujarwo.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Tanah Laut berharap pelaksanaan tanam jagung serentak dapat berjalan sukses, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 


Tanah Laut – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, personel Polsek Takisung Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis di wilayah hukum Polsek Takisung, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut dilaksanakan di kawasan SPBU Takisung, Desa Benua Lawas, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Patroli dialogis dilakukan dengan menyambangi masyarakat, karyawan SPBU, serta warga yang sedang beraktivitas untuk menjalin komunikasi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Takisung mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas maupun aktivitas yang mencurigakan.

Selain itu, petugas juga mengajak masyarakat untuk terus menjalin kerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Kapolsek Takisung menyampaikan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu upaya preventif Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta menggali informasi terkait perkembangan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Takisung.

Melalui kegiatan patroli dialogis ini, diharapkan kehadiran Polri di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman, mempererat kemitraan dengan warga, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang tetap kondusif di wilayah Kecamatan Takisung.


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat kebersamaan antarpersonel, Polres Tanah Laut menggelar kegiatan olahraga bersama yang diikuti oleh Pejabat Utama (PJU), anggota Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres Tanah Laut di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Jum'at (24/7/2026).

Kegiatan diawali dengan apel singkat, kemudian seluruh peserta melaksanakan jalan sehat mengelilingi rute yang telah ditentukan. Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak mewarnai kegiatan, di mana seluruh peserta mengikuti olahraga dengan antusias.

Kegiatan ini diikuti oleh:

Para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut.

Para Anggota Polri dan ASN Polres Tanah Laut.

Olahraga bersama merupakan salah satu upaya Polres Tanah Laut untuk menjaga kesehatan dan kebugaran personel agar tetap prima dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Selain meningkatkan kondisi fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan, serta memperkuat soliditas di lingkungan Polres Tanah Laut.

Melalui kegiatan olahraga bersama yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan seluruh personel memiliki kondisi fisik yang sehat, semangat kerja yang tinggi, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan semangat Polri Presisi.

Dengan tubuh yang sehat dan kebersamaan yang kuat, Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan responsif demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

 


Tanah Laut – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polsek Tambang Ulang Polres Tanah Laut bersama Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Kalimantan melaksanakan patroli terpadu di wilayah Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut menyasar Desa Sungai Pinang dan Desa Martadah yang merupakan wilayah dengan potensi kerawanan karhutla.

Patroli dilaksanakan secara sinergis oleh personel lintas instansi, yakni Aipda Nuryudi, A.P. dari Polri, Kopka Subianto dari TNI, Samlan dan Roy dari Manggala Agni, serta Sunardi dari Masyarakat Peduli Api (MPA).

Selama kegiatan berlangsung, tim melakukan pendataan terhadap titik-titik yang berpotensi rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan, sekaligus mengidentifikasi sumber maupun cadangan air yang dapat dimanfaatkan apabila terjadi keadaan darurat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau.

Patroli terpadu ini juga bertujuan memperkuat koordinasi antarinstansi serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya karhutla. Kehadiran personel gabungan di lapangan diharapkan mampu memberikan edukasi sekaligus mendorong masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Polres Tanah Laut melalui Polsek Tambang Ulang terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan TNI, Manggala Agni, Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Kalimantan, serta Masyarakat Peduli Api dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan, demi melindungi lingkungan, kesehatan masyarakat, dan keberlangsungan ekosistem.

Rabu, 22 Juli 2026



BANJARBARU – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tanah Laut mengikuti kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Binmas Polda Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan pada Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 Wita tersebut bertempat di Aula Rupatama Bharadaksa Polda Kalimantan Selatan dan diikuti oleh para pejabat fungsi Binmas dari jajaran Polres se-Kalimantan Selatan.

Dari Polres Tanah Laut, kegiatan dihadiri oleh Plt. Kasat Binmas Polres Tanah Laut, Ps. KBO Sat Binmas Polres Tanah Laut, serta Ps. Kanit Bhabinkamtibmas Sat Binmas Polres Tanah Laut.

Rakernis Fungsi Binmas Tahun Anggaran 2026 ini diselenggarakan sebagai wadah koordinasi, evaluasi, dan penyamaan persepsi dalam pelaksanaan tugas-tugas pembinaan masyarakat. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme personel Binmas dalam mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kalimantan Selatan.

Melalui Rakernis ini, diharapkan seluruh personel fungsi Binmas dapat semakin optimal dalam melaksanakan tugas pembinaan, penyuluhan, kemitraan dengan masyarakat, serta penguatan peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri dalam menjaga dan memelihara keamanan di lingkungan masyarakat.

Sat Binmas Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat guna mendukung terwujudnya Polri yang Presisi serta terciptanya Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut.

 


Tanah Laut – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Kintap, Polsek Kintap melaksanakan kegiatan pengecekan sarana dan prasarana (sarpras) alat pemadam kebakaran di perusahaan perkebunan kelapa sawit, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 Wita hingga 15.30 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kintap bersama empat personel Polsek Kintap. Adapun lokasi yang menjadi sasaran pengecekan yakni PT. SMART dan PT. GMK yang berada di wilayah hukum Polsek Kintap, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran yang dimiliki perusahaan guna memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Karhutla, terutama pada musim kemarau yang rawan terjadi kebakaran lahan.

Selain melakukan pengecekan peralatan, petugas juga melaksanakan pemetaan (mapping) terhadap daerah-daerah yang berpotensi rawan Karhutla serta mengidentifikasi lokasi sumber air terdekat yang dapat dimanfaatkan untuk proses pemadaman apabila terjadi kebakaran.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran merupakan salah satu langkah penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Sinergi antara kepolisian dan pihak perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan sehingga potensi kebakaran dapat diminimalisir sejak dini.

Melalui kegiatan ini, Polsek Kintap terus berkomitmen melakukan langkah-langkah preventif guna menjaga wilayah Kecamatan Kintap tetap aman dari ancaman Karhutla, sekaligus memastikan seluruh pihak terkait memiliki kesiapan yang optimal dalam menghadapi situasi darurat kebakaran lahan dan hutan.

 


Tanah Laut – Dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penangkapan ikan menggunakan alat yang dapat merusak ekosistem perairan, Sat Polairud Polres Tanah Laut bersama Dinas Perikanan melaksanakan kegiatan patroli gabungan pada Rabu (22/7/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 22.00 Wita tersebut menyasar sejumlah wilayah perairan di Desa Padang, Kecamatan Bati-Bati dan Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

Patroli gabungan dilaksanakan sebagai bentuk respons cepat atas informasi dari masyarakat mengenai adanya dugaan penggunaan alat setrum untuk menangkap ikan. Metode penangkapan tersebut merupakan tindakan yang dilarang karena dapat mengakibatkan kerusakan habitat perairan, membunuh berbagai jenis biota secara tidak selektif, serta mengancam kelestarian sumber daya perikanan.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Polairud Polres Tanah Laut bersama petugas Dinas Perikanan melakukan pemantauan dan pemeriksaan di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas penangkapan ikan. Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan para nelayan agar tidak menggunakan alat tangkap yang merusak lingkungan serta selalu mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut menyampaikan bahwa kegiatan patroli bersama ini merupakan upaya preventif untuk menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga sumber daya perikanan yang berkelanjutan.

"Diharapkan melalui kegiatan patroli dan edukasi yang dilakukan secara rutin, masyarakat semakin memahami dampak negatif penggunaan alat setrum ikan serta turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan perairan di wilayah Kabupaten Tanah Laut," ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman dan kondusif. Sat Polairud Polres Tanah Laut akan terus meningkatkan patroli serta menjalin sinergi dengan instansi terkait dan masyarakat guna mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat merusak ekosistem perairan.

Statistik Pembaca