Selasa, 30 Juni 2026

Tanah Laut - Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian bersama masyarakat. Seperti yang dilakukan Ps. Kanit Binmas Polsek Kintap Aipda Syamsul Arifin yang melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Sidodadi di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap. Selasa (30/6).

Kegiatan panen berlangsung di lahan milik Santoso yang berada di Desa Sumber Jaya. Lahan dengan luas sekitar 2,5 hektar tersebut diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 8 ton jagung. Hasil tersebut menjadi kabar positif bagi para petani sekaligus menunjukkan perkembangan sektor pertanian yang cukup baik di wilayah Kintap.

Selain melakukan monitoring dan pendampingan, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat juga menjadi bentuk dukungan terhadap para petani agar terus bersemangat dalam meningkatkan hasil pertanian.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa pendampingan kepada kelompok tani merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kami akan terus mendukung dan hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani agar sektor pertanian terus berkembang. Diharapkan hasil panen yang baik ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus membantu memperkuat ketahanan pangan,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Dengan adanya sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan hasil pertanian di wilayah Kecamatan Kintap dapat terus meningkat dari waktu ke waktu. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


 

Tanah Laut - Semangat mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Kayu Abang Aipda Nur Yudi Agung Prasetyo melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus panen jagung di lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera Bersama, RT 03 Desa Tambang Ulang, Kecamatan Tambang Ulang. Selasa (30/6).

Panen kali ini cukup menggembirakan. Dari lahan seluas kurang lebih 20 hektar, petani berhasil memperoleh hasil panen sekitar 90 ton jagung atau rata-rata mencapai 4,5 ton per hektar. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat mampu memberikan dampak positif bagi sektor pertanian serta mendukung program ketahanan pangan.

Di sela kegiatan, Aipda Nur Yudi Agung Prasetyo juga melakukan pemantauan perkembangan hasil pertanian sekaligus berinteraksi dengan para petani untuk mengetahui kondisi di lapangan.

Kapolsek Tambang Ulang Iptu Mangasa Siagian mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan pihak kepolisian merupakan bentuk dukungan nyata kepada masyarakat, khususnya para petani.

“Kami terus mendukung masyarakat dalam sektor pertanian melalui pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan. Harapannya, hasil panen dapat terus meningkat sehingga mampu membantu kesejahteraan petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Iptu Mangasa Siagian.

Dengan hasil panen yang cukup memuaskan ini, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Tambang Ulang. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tanah Laut menggelar Doa Bersama Lintas Agama yang berlangsung di Gedung Satya Brata Polres Tanah Laut, Selasa (30/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan, memperkuat nilai toleransi, serta memanjatkan doa demi kelancaran pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran, para Perwira, ASN Polri, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tanah Laut beserta para tokoh agama dari berbagai keyakinan.

Turut hadir Ketua FKUB Kabupaten Tanah Laut Drs. H. Al Makmun, Ketua Bidang Ukhuwah Islamiyah MUI Kabupaten Tanah Laut KH. Husin Nafarin, tokoh Kristen Protestan Pdt. Maria Ekasari, M.Div., tokoh Katolik Romo Elson Dela Crus, CICM, tokoh Hindu Made Lutre, tokoh Buddha Pandita Orianto, serta anggota FKUB Kabupaten Tanah Laut.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara. Selanjutnya, Kapolres Tanah Laut menyampaikan sambutan yang menegaskan pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman sebagai fondasi utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif.

Dalam sambutannya, AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan hanya menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama yang selama ini turut berperan menjaga kerukunan dan keharmonisan di Kabupaten Tanah Laut.

"Melalui doa bersama lintas agama ini, kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 dapat berjalan dengan lancar, serta memohon kekuatan, keselamatan, dan perlindungan bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Kebersamaan dalam keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus kita jaga demi terwujudnya Tanah Laut yang aman, damai, dan harmonis," ujar Kapolres.

Memasuki inti kegiatan, doa dipanjatkan secara bergantian oleh para pemuka agama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Doa diawali oleh tokoh agama Hindu Made Lutre, dilanjutkan oleh tokoh agama Buddha Pandita Orianto, kemudian doa dari tokoh agama Katolik Romo Elson Dela Crus, CICM, dilanjutkan doa oleh tokoh agama Kristen Protestan Pdt. Maria Ekasari, M.Div., dan ditutup dengan doa yang dipimpin Ketua Bidang Ukhuwah Islamiyah MUI Kabupaten Tanah Laut KH. Husin Nafarin.

Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang pelaksanaan doa bersama. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh rasa hormat, mencerminkan kuatnya semangat toleransi, persaudaraan, serta kerukunan antarumat beragama yang selama ini terjalin dengan baik di Kabupaten Tanah Laut.

Sebagai penutup, Kapolres Tanah Laut menyerahkan cinderamata kepada para tokoh agama sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga kerukunan umat beragama serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus memperkuat sinergi antara Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.

Melalui Doa Bersama Lintas Agama ini, Polres Tanah Laut berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 semakin memperkokoh persatuan dalam keberagaman serta mempererat kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, humanis, dan Presisi demi terciptanya keamanan serta ketertiban di Kabupaten Tanah Laut.

Senin, 29 Juni 2026

 


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin langsung Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Tanah Laut periode 1 Juli 2026 yang digelar di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Selasa (30/6).

Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Wakapolres Tanah Laut, para Pejabat Utama Polres, para Kapolsek jajaran, Bhayangkari, serta seluruh personel Polres Tanah Laut. Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, integritas, dan kinerja terbaik dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukanlah sekadar perubahan tanda kepangkatan, melainkan bentuk apresiasi dari institusi atas prestasi dan tanggung jawab yang telah ditunjukkan oleh setiap personel. Proses kenaikan pangkat dilaksanakan secara objektif, adil, dan konsisten sesuai dengan ketentuan serta mekanisme yang berlaku di lingkungan Polri.

Pada periode kenaikan pangkat kali ini, sebanyak 75 personel memperoleh kenaikan pangkat, yang terdiri dari 74 personel Polri dan 1 PNS Polri. Adapun rinciannya meliputi 1 personel naik dari Iptu ke AKP, 1 personel dari Ipda ke Iptu, 13 personel dari Aipda ke Aiptu, 18 personel dari Bripka ke Aipda, 2 personel dari Brigadir ke Bripka, 2 personel dari Briptu ke Brigpol, 37 personel dari Bripda ke Briptu, serta 1 PNS Polri naik dari Pengatur I ke Penata Muda (Penda) I.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengucapkan selamat kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, disiplin, serta profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya secara pribadi dan selaku pimpinan Polres Tanah Laut mengucapkan selamat kepada seluruh personel yang naik pangkat pada hari ini. Saya berharap semoga ke depannya semakin baik dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian, mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, serta terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

Selain memberikan apresiasi kepada personel yang naik pangkat, Kapolres juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga yang selama ini menjadi sumber semangat dan motivasi bagi para anggota dalam menjalankan tugas.

"Ucapan selamat juga saya sampaikan kepada istri, orang tua, dan seluruh keluarga yang senantiasa mendampingi, memberikan doa, dukungan, serta motivasi sehingga para personel dapat meraih prestasi yang membanggakan ini. Keberhasilan seorang anggota Polri tidak terlepas dari peran dan pengorbanan keluarga yang selalu setia mendukung di setiap langkah pengabdian," tambahnya.

Kapolres juga mengingatkan bahwa kenaikan pangkat membawa konsekuensi berupa tanggung jawab yang semakin besar. Oleh karena itu, setiap personel diharapkan mampu menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta terus memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat oleh Kapolres Tanah Laut beserta jajaran kepada seluruh personel yang naik pangkat. Suasana penuh keakraban dan rasa syukur semakin terasa dengan dilaksanakannya prosesi penyiraman air bunga sebagai tradisi yang melambangkan penyucian diri, semangat baru, serta harapan agar setiap personel yang memperoleh kenaikan pangkat senantiasa diberikan keberkahan dan sukses dalam mengemban amanah pada jenjang kepangkatan yang baru.

 


Tanah Laut – Kabupaten Tanah Laut resmi dicanangkan sebagai Sentra Jagung Kalimantan Selatan Tahun 2026 dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di lahan pertanian seluas 10 hektare milik Bapak Joko Susilo, yang berlokasi di Jalan Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Senin (29/6).

Pencanangan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, dan Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, serta disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Momentum pencanangan ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan komoditas jagung di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Tanah Laut yang memiliki potensi besar sebagai daerah sentra produksi. Dengan ketersediaan lahan pertanian yang luas, kondisi agroklimat yang mendukung, serta sumber daya manusia pertanian yang berpengalaman, Tanah Laut diyakini mampu menjadi salah satu daerah penghasil jagung unggulan di tingkat regional maupun nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan secara simbolis menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 5 unit traktor roda empat kepada Polda Kalimantan Selatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan lahan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat dukungan Polri terhadap program swasembada pangan melalui pemanfaatan lahan produktif.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga telah menetapkan Tabel Rafaksi Jagung yang ditandatangani oleh Gubernur Kalimantan Selatan sebagai pedoman tata niaga jagung yang objektif, transparan, dan akuntabel. Kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam memberikan kepastian harga serta melindungi nilai jual hasil panen di tingkat petani sehingga tercipta sistem perdagangan yang lebih adil.

Dalam sambutannya, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh pihak yang telah bersinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, TNI-Polri, kelompok tani, dunia usaha, dan masyarakat.

"Tanah Laut memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi sentra produksi jagung. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi yang kuat, saya optimistis daerah ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Polri akan terus hadir mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan," ujar Kapolda.

Usai rangkaian seremoni, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif antara Kapolda Kalimantan Selatan bersama para petani. Dalam dialog tersebut, para petani menyampaikan berbagai kendala yang masih dihadapi di lapangan, mulai dari ketersediaan sarana produksi, pengelolaan lahan, hingga pemasaran hasil panen. Berbagai masukan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan sebagai bahan evaluasi dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk mendukung kemajuan sektor pertanian.

Melalui pencanangan Kabupaten Tanah Laut sebagai Sentra Jagung Kalimantan Selatan Tahun 2026, diharapkan produksi jagung terus meningkat, perluasan areal tanam semakin optimal, kesejahteraan petani semakin baik, serta Tanah Laut mampu menjadi salah satu daerah penyangga utama ketahanan pangan di Kalimantan Selatan dan Indonesia.

 


Tanah Laut – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Polisi Cilik (Pocil) Polres Tanah Laut pada ajang Fashion Show Polisi Cilik Police Expo 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan di Duta Mall Banjarmasin, Minggu (28/6/2026).

Dalam kompetisi tersebut, Polisi Cilik Polres Tanah Laut berhasil meraih Juara Favorit, melalui penampilan dua perwakilan terbaik, yakni Ricky Alvaro, siswa kelas V, dan Aisyah Haura, siswi kelas I, yang keduanya merupakan pelajar SD Negeri Angsau 4 Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Polres Tanah Laut, tetapi juga bagi dunia pendidikan dan masyarakat Kabupaten Tanah Laut yang telah mendukung pembinaan generasi muda berkarakter, disiplin, dan berprestasi.

Pada ajang tersebut, Polisi Cilik Polres Tanah Laut mengusung filosofi desain busana bertajuk "Langkah Emas Polisi Cilik" yang sarat akan makna.

"Dari Tanah Laut untuk Indonesia, Polisi Cilik hadir membawa spirit Kijang Mas: lincah melangkah menuju masa depan, cerdas dalam beretika, dan tangguh menjaga ketertiban umum."

Konsep tersebut menggambarkan semangat generasi muda Tanah Laut yang terus tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berintegritas, serta siap menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Polisi Cilik Polres Tanah Laut.

"Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, latihan yang disiplin, serta dukungan penuh dari para pelatih, orang tua, dan pihak sekolah. Kami bangga karena Polisi Cilik Polres Tanah Laut mampu menunjukkan kreativitas, kedisiplinan, dan rasa percaya diri di tingkat Polda Kalimantan Selatan," ujar Kapolres.

Beliau juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri melalui kegiatan-kegiatan yang positif.

"Polisi Cilik bukan hanya tentang baris-berbaris atau mengenakan seragam kepolisian, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter sejak dini. Kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepedulian, serta kecintaan kepada bangsa dan negara agar kelak mereka tumbuh menjadi generasi emas Indonesia," tambahnya.

Keberhasilan meraih Juara Favorit pada Fashion Show Polisi Cilik Police Expo 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan Polisi Cilik Polres Tanah Laut terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreatif, dan mampu menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya dalam menyongsong Indonesia yang aman, tertib, dan maju.

Minggu, 28 Juni 2026

Tanah Laut - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Takisung Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik KALIMI yang berlokasi di Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pendampingan dan pengawasan terhadap perkembangan sektor pertanian masyarakat. Senin (29/6).

Lahan jagung yang dimonitor memiliki luas sekitar 3 hektar dengan usia tanaman mencapai 60 hari. Dari hasil monitoring yang dilakukan, kondisi tanaman jagung terpantau tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang cukup optimal.

Kapolsek Takisung AKP Duki menyampaikan bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

“Kami terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya para petani, agar program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian,” ujar AKP Duki.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan terjalin sinergi yang semakin baik antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan serta mendukung peningkatan hasil pertanian di wilayah Kecamatan Takisung. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


 

Tanah Laut - Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Sdr. Agus yang berlokasi di Desa Ujung Baru RT 02 RW 02, Kecamatan Bati-Bati. Kegiatan tersebut dilaksanakan di atas lahan seluas kurang lebih 18 hektar yang selama ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan sektor pertanian di wilayah binaan. Senin (29/6).

Panen jagung yang dilaksanakan kali ini menunjukkan hasil yang baik dan menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian dengan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional. Hasil panen selanjutnya dipasarkan dan dijual kepada PT Comfeed sebagai mitra penyalur hasil produksi pertanian.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

“Kami dari Polsek Bati-Bati akan terus mendukung kegiatan masyarakat yang produktif, khususnya di bidang pertanian. Kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri serta meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca