Minggu, 12 Juli 2026

Tanah Laut – Komitmen Polsek Takisung Polres Tanah Laut dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri. Kali ini, monitoring dilakukan di lahan milik Kalimi yang berlokasi di Jalan Pendayung, Desa Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Senin (13/7).

Lahan jagung seluas kurang lebih 3 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 85 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik dengan perkembangan yang optimal. Memasuki fase menjelang panen, tanaman terus mendapatkan perawatan agar hasil produksi nantinya dapat maksimal.

Selain melakukan pemantauan kondisi tanaman, personel Polsek Takisung juga berdialog dengan pemilik lahan mengenai proses budidaya, perawatan tanaman, hingga kesiapan menghadapi masa panen. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan Polri kepada para petani sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan masyarakat dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan bahwa kegiatan monitoring merupakan salah satu bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang terus digalakkan pemerintah.

“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan. Kami berharap tanaman jagung yang saat ini tumbuh dengan baik dapat menghasilkan panen yang optimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut,” ujar AKP Duki.

Polsek Takisung berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan sektor pertanian melalui kolaborasi bersama masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan produktivitas pertanian semakin meningkat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta keberhasilan program ketahanan pangan nasional. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut terus aktif melaksanakan pendampingan kepada para petani melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di wilayah hukumnya. Kali ini, kegiatan monitoring dilakukan di lahan yang digarap oleh Ruslan di kawasan Jalan Ambawang, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Senin (13/7).

Lahan jagung seluas kurang lebih 2 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 75 hari. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kondisi tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik dan terawat, sehingga diharapkan mampu memberikan hasil panen yang optimal saat memasuki masa panen nanti.

Selain memantau perkembangan tanaman, personel Polsek Pelaihari juga berdialog langsung dengan petani mengenai proses perawatan, pemupukan, serta kondisi lahan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian.

Kapolsek Pelaihari IPDA Karia Jaya mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk komitmen untuk mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik hingga masa panen. Polri akan terus hadir mendampingi para petani sebagai wujud dukungan terhadap peningkatan hasil pertanian, kesejahteraan masyarakat, dan keberhasilan program ketahanan pangan nasional,” ujar IPDA Karia Jaya.

Polsek Pelaihari berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam mendukung kemajuan sektor pertanian, sehingga mampu menciptakan hasil panen yang optimal dan memberikan manfaat nyata bagi ketahanan pangan serta perekonomian masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.

 #swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 



Tanah Laut
– Dalam rangka meningkatkan disiplin serta ketertiban personel, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Tanah Laut melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin) terhadap seluruh personel Polres Tanah Laut, Senin (13/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di depan Mako Polres Tanah Laut tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Tanah Laut, AKP Suriani, bersama personel Sipropam Polres Tanah Laut.

Pada pelaksanaan Ops Gaktibplin, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi personel, meliputi Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dinas khusus yang digunakan personel dalam pelaksanaan tugas.

Selain itu, Sipropam juga melakukan penertiban terhadap penggunaan lampu strobo, rotator, dan sirine pada kendaraan dinas maupun kendaraan personel guna memastikan penggunaannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta tidak disalahgunakan.

Kasi Propam Polres Tanah Laut, AKP Suriani, menegaskan bahwa kegiatan Ops Gaktibplin merupakan upaya pengawasan internal untuk membangun budaya disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

"Sebagai aparat penegak hukum, setiap anggota Polri wajib menjadi teladan dalam mematuhi aturan, termasuk kelengkapan administrasi kendaraan dan penggunaan fasilitas dinas sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel semakin disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas," ujarnya.

Pelaksanaan Ops Gaktibplin berlangsung dengan tertib, lancar, dan humanis. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Tanah Laut dalam mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat melalui pengawasan internal yang berkesinambungan.

Sabtu, 11 Juli 2026

Tanah Laut – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan Polsek Kintap Polres Tanah Laut melalui kegiatan pendampingan dan monitoring tanaman jagung di wilayah hukumnya. Kali ini, monitoring dilaksanakan di lahan milik Tugiman, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sambilulungan, yang berada di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (12/7).

Lahan jagung seluas kurang lebih 1 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 60 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang baik dengan kondisi yang sehat dan terawat. Usia tanaman yang telah memasuki fase pertumbuhan penting menjadi perhatian agar proses budidaya dapat terus berjalan optimal hingga masa panen.

Selain memantau kondisi tanaman, personel Polsek Kintap juga berdialog langsung dengan pemilik lahan mengenai perkembangan budidaya, teknik perawatan, serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses penanaman. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa kegiatan monitoring tanaman jagung merupakan salah satu bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.

“Polri akan terus memberikan pendampingan kepada para petani melalui kegiatan monitoring dan komunikasi yang berkelanjutan. Kami berharap tanaman jagung dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen sehingga mampu meningkatkan hasil produksi, kesejahteraan petani, serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Melalui sinergi yang erat antara Polri dan masyarakat, Polsek Kintap berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan sektor pertanian agar semakin produktif, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut terus melakukan pendampingan kepada para petani melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di wilayah hukumnya. Kali ini, monitoring dilaksanakan di lahan milik Zulkifni yang berada di Desa Batu Mulya, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (12/7).

Lahan jagung seluas kurang lebih 3 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 105 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman terlihat tumbuh dengan baik dan memasuki fase menjelang panen. Monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman tetap optimal sekaligus mengetahui kondisi lahan serta kebutuhan para petani.

Selain melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman, personel Polsek Panyipatan juga berdialog dengan pemilik lahan terkait proses budidaya, perawatan tanaman, hingga kesiapan menghadapi masa panen. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan para petani guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Kapolsek Panyipatan IPTU Wanda Satriadi mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, kami berharap tanaman jagung dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Polri akan terus bersinergi dengan para petani agar sektor pertanian semakin maju dan mampu mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar IPTU Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang mendukung kemajuan sektor pertanian, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut  

Tanah Laut – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan di sektor pertanian. Kali ini, Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Syahrun yang berlokasi di Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (11/7).

Panen dilakukan di lahan seluas kurang lebih 5 hektare dengan hasil mencapai sekitar 18 ton jagung. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian di wilayah Panyipatan terus menunjukkan perkembangan yang positif berkat kerja keras para petani serta sinergi yang terjalin antara masyarakat dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan.

Kegiatan panen ini tidak hanya menjadi momentum memetik hasil budidaya, tetapi juga sebagai sarana mempererat komunikasi antara personel kepolisian dengan para petani. Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polri terus mendorong para petani untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Tanah Laut.

Kapolsek Panyipatan IPTU Wanda Satriadi mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen untuk mendukung berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk di bidang pertanian.

“Polri akan terus memberikan pendampingan kepada para petani sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami berharap hasil panen yang diperoleh dapat meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat perekonomian masyarakat, dan mendorong produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Panyipatan,” ujar IPTU Wanda Satriadi.

Melalui sinergi yang kuat antara Polri, kelompok tani, dan masyarakat, Polsek Panyipatan berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan sektor pertanian sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


 

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Kintap Polres Tanah Laut terus melakukan pendampingan kepada masyarakat melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di wilayah hukumnya. Kali ini, monitoring dilaksanakan di lahan milik Suprat yang berada di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (11/7).

Lahan jagung seluas kurang lebih 1,5 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 50 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik dengan perkembangan yang cukup optimal. Monitoring dilakukan untuk memastikan proses budidaya berjalan sesuai tahapan sehingga tanaman dapat tumbuh sehat hingga memasuki masa panen.

Selain memantau kondisi tanaman, personel Polsek Kintap juga berdialog dengan pemilik lahan mengenai proses perawatan, pemupukan, serta kendala yang dihadapi selama masa tanam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa pendampingan terhadap sektor pertanian merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

“Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, kami ingin memastikan para petani mendapatkan dukungan dan pendampingan selama proses budidaya. Harapannya tanaman jagung dapat tumbuh optimal, menghasilkan panen yang maksimal, serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Polsek Kintap akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang mendukung kemajuan sektor pertanian. Sinergi antara Polri dan para petani diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.  

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Jumat, 10 Juli 2026

Tanah Laut – Komitmen Polsek Takisung Polres Tanah Laut dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri. Kali ini, monitoring dilakukan di lahan milik Kalimi yang berada di Desa Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (10/7).

Lahan jagung seluas kurang lebih 3 hektare tersebut saat ini memasuki usia tanam sekitar 80 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang baik dengan kondisi yang terawat, sehingga diharapkan mampu menghasilkan panen yang optimal ketika memasuki masa panen nanti.

Selain memantau perkembangan tanaman, personel Polsek Takisung juga berdialog dengan pemilik lahan untuk mengetahui kondisi budidaya, perawatan tanaman, serta kendala yang dihadapi selama proses penanaman. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan pendampingan kepada para petani sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat guna mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap para petani dalam menyukseskan program ketahanan pangan.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkomitmen mendukung program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan ini, kami berharap tanaman jagung dapat tumbuh optimal hingga masa panen dan memberikan hasil yang maksimal bagi para petani,” ujar AKP Duki.

Polsek Takisung akan terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung kemajuan sektor pertanian, sehingga program ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca