Sabtu, 28 Februari 2026

 



Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) gencar melakukan pemantauan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di pasar tradisional. Pada Sabtu (28/2/2026) pagi, Satgas Pangan menyambangi Pasar Pandu, Banjarmasin, untuk melakukan pengecekan langsung terhadap pasokan beras serta komoditas penting lainnya.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kompol Suryanthi, S.H., yang didampingi sejumlah personel, antara lain AKP Suparli, S.H., M.H., Aiptu Taufan Eriwibowo, S.H., Bripka Rizal G, S.H., M.M., Bripka Fathi, S.H., dan Brigadir Andreanus Manalu, S.H. Pengecekan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan dan gejolak harga yang kerap terjadi pada momen hari besar keagamaan.


"Di bulan Ramadhan ini, kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang wajar dan stok yang aman. Hari ini kami mengecek langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil harga dan ketersediaan barang," ujar Kompol Suryanthi di sela-sela kegiatan.


Dari hasil pemantauan di lapangan, Tim Satgas Pangan mencatat sejumlah temuan terkait harga komoditas. Untuk komoditas beras, harga beras premium berada di kisaran Rp.15.400 hingga Rp.16.000 per kilogram, atau tercatat di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Meski demikian, stok beras premium di Pasar Pandu dipastikan aman.


Sementara itu, beras medium masih berada di bawah HET dengan harga Rp.12.000 hingga Rp.14.000 per kilogram dan ketersediaannya pun tergolong aman.


Untuk komoditas sayuran, harga cabai keriting tercatat Rp.50.000 per kilogram, sesuai dengan Harga Acuan Penjualan (HAP). Namun, cabai rawit merah terpantau mengalami kenaikan dengan harga mencapai Rp.90.000 per kilogram, atau berada di atas HAP. Meski harga lebih tinggi, stok cabai rawit merah di pasaran masih tergolong aman.


Komoditas protein hewani juga menjadi perhatian. Harga telur ayam ras stabil di angka Rp.30.000 per kilogram (sesuai HAP) dengan stok aman. Daging ayam ras dijual dengan kisaran harga Rp.38.000 hingga Rp.40.000 per kilogram (sesuai HAP), sedangkan daging sapi berada di level Rp.140.000 hingga Rp.150.000 per kilogram, atau tercatat di atas HAP, namun stoknya masih aman.


Untuk bumbu dapur, harga bawang merah dan bawang putih masing-masing tercatat Rp.39.000 per kilogram dan Rp.38.000 per kilogram, yang mana keduanya masih sesuai dengan HAP dan stok aman.


Sementara itu, harga gula pasir berada di angka Rp.17.500 per kilogram (sesuai HAP), minyak goreng Minyakita Rp.15.700 per liter (sesuai HET), dan kacang kedelai Rp.13.000 per kilogram yang tercatat di atas HAP. Untuk seluruh komoditas tersebut, stok di Pasar Pandu dipastikan dalam kondisi aman.


Kompol Suryanthi menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala selama bulan Ramadhan. "Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat, kami tidak akan segan untuk menindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.


Kegiatan ini disambut baik oleh para pedagang dan pengunjung pasar. Mereka berharap kehadiran Satgas Pangan dapat menjaga iklim perdagangan yang sehat dan stabil selama bulan puasa.


Tanah Laut - Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., diampingi Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol. Dr. Golkar Pangarso Rahardjo, W., S.H., S.I.K., M.H., bersama rombongan PJU Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan dan silaturahmi Di Poktan Budidaya Desa Pulau Sari Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (28/2).

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Dr. Golkar Pangarso Rahardjo W., S.H., S.I.K., M.H.,  beserta rombongan Pejabat Utama Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Kelompok Tani (Poktan) Budidaya di Desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (28/2).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mendorong peningkatan produksi jagung di wilayah Tanah Laut sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada jagung serta meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya para petani jagung di Desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang.

Dalam sambutannya, Kapolda Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, kepolisian, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan kelompok tani sangat penting untuk mewujudkan swasembada jagung yang berkelanjutan.

“Kami berharap melalui dukungan dan kolaborasi semua pihak, produksi jagung di Kabupaten Tanah Laut dapat terus meningkat sehingga swasembada jagung dapat terwujud dan para petani semakin sejahtera, khususnya di Desa Pulau Sari Kecamatan Tambang Ulang,” ujar Kapolda.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat, kelompok tani, serta para PPL yang telah memberikan sambutan hangat dan menunjukkan komitmen dalam mengembangkan sektor pertanian di wilayahnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Budidaya Desa Pulau Sari, Balot, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Kalimantan Selatan beserta rombongan. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai inovasi untuk mendukung peningkatan produksi pertanian, termasuk pembuatan pupuk organik yang diproduksi secara mandiri oleh kelompok tani.

Menurutnya, dukungan dan perhatian dari Polda Kalimantan Selatan menjadi motivasi bagi para petani untuk terus berinovasi dan meningkatkan hasil produksi, sehingga mampu berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat petani di Desa Pulau Sari.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, menyampaikan bahwa kunjungan Kapolda Kalimantan Selatan ke Poktan Budidaya Desa Pulau Sari merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam peningkatan produksi jagung di Kabupaten Tanah Laut.

“Kami jajaran Polres Tanah Laut siap mendukung penuh setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan mewujudkan swasembada jagung di wilayah Tanah Laut. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani sangat penting agar produktivitas pertanian terus meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Jumat, 27 Februari 2026

Tanah Laut – Jajaran Polsek Kintap melaksanakan panen raya jagung di lahan binaan Polri milik Poktan Sidodadi atas nama Sdr. Supratman yang berlokasi di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut.

Panen raya tersebut dilakukan di lahan seluas 1 hektar dengan hasil produksi mencapai kurang lebih 2 ton jagung. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan kelompok tani dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta ketahanan pangan di wilayah setempat.

Kapolsek Kintap, AKP Ahmad Baysory, S.E., M.M, menyampaikan bahwa pendampingan terhadap kelompok tani merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat.

“Panen raya ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Polri dan kelompok tani. Kami akan terus memberikan pendampingan guna mendorong peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan petani,” ujar Kapolsek.

 

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K, mengapresiasi keberhasilan panen raya tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah.

“Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polres Tanah Laut dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Sinergi antara Polri dan masyarakat akan terus kami perkuat demi terciptanya kemandirian pangan dan peningkatan ekonomi warga,” tegas Kapolres.

 

Diharapkan panen raya jagung ini dapat memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat Desa Sumber Jaya sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

 


Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan menggelar Apel Bersama dalam rangka Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), yang merupakan program pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pantai Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, pada Jumat (27/2) pagi.


Apel bersama ini dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf Adhy Irawan, perwakilan Forkopimda Tanah Laut, personel Polres Tanah Laut, Kodim 1009/Tanah Laut, Dinas Pariwisata, DPRKPLH, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Forkopimcam Takisung. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan sinergitas dan komitmen bersama dalam mendukung program nasional yang berfokus pada peningkatan kualitas lingkungan hidup dan tata kelola kawasan publik yang lebih bersih dan tertata.


Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel bersama yang berlangsung khidmat di kawasan pesisir Pantai Takisung. Dalam apel tersebut, ditekankan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, namun sebagai langkah nyata membangun budaya hidup bersih, sehat, dan peduli lingkungan, khususnya di destinasi wisata unggulan Kabupaten Tanah Laut.


Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih pantai yang melibatkan seluruh peserta apel. Personel gabungan menyisir sepanjang pesisir Pantai Takisung dengan memungut sampah plastik, ranting, serta limbah yang terbawa arus laut. Selain itu, dilakukan pula penataan area pantai, pembersihan fasilitas umum, serta imbauan kepada para pengunjung dan pedagang agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.


Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah sekaligus bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Ia menegaskan bahwa lingkungan yang bersih dan sehat akan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta meningkatkan daya tarik wisata daerah.


Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat dan wisatawan agar memiliki kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan pantai. Dengan lingkungan yang bersih, diharapkan ekosistem pesisir tetap terjaga, aktivitas wisata berjalan lancar, dan perekonomian masyarakat sekitar turut meningkat.


Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf Adhy Irawan juga menambahkan bahwa sinergi TNI-Polri bersama pemerintah daerah merupakan kunci keberhasilan dalam menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI. Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, diharapkan terbangun semangat kebersamaan serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.


Kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Di akhir kegiatan, kawasan Pantai Takisung tampak lebih bersih, rapi, dan indah, sehingga memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung. Gerakan Indonesia ASRI diharapkan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan sebagai upaya mewujudkan Kabupaten Tanah Laut yang aman, sehat, bersih, dan indah serta menjadi contoh positif bagi daerah lainnya.

 



Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan Ormas, OKP, mahasiswa hingga masyarakat sipil. Dalam kesempatan ini, Sigit menyerukan untuk menjaga nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. 


Menurut Sigit, menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa, merupakan kunci utama dalam mendukung dan menyukseskan seluruh program Pemerintah Indonesia. 


"Tentunya kegiatan ini bagian dari upaya kita untuk terus merajut persatuan dan kesatuan untuk bisa mendukung apa yang menjadi program pemerintah dalam rangka mewujudkan program-program Asta Cita," kata Sigit di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026). 


Sigit juga menyinggung soal dinamika situasi global yang sedang tidak baik-baik saja dan berpotensi berimplikasi ke dalam negeri. "Artinya kita tentunya harus terus bersiap-siap menghadapi implikasi dari dampak global dan tentunya kita butuh persatuan dan kesatuan," ujar Sigit. 


Di sisi lain, Sigit memastikan bahwa, institusi Polri tetap memberikan ruang kepada mahasiswa dan pemuda untuk tetap menyalurkan aspirasinya. Mengingat, hal tersebut adalah bagian dari demokrasi. 


"Namun di satu sisi ada satu titik di mana kita bersama-sama harus bersatu, bahu-membahu untuk menjaga agar negara ini tetap bisa bertumbuh dengan baik karena stabilitas kamtibmas itu menjadi salah satu modal utama sebagai prasyarat untuk kita bisa melaksanakan pembangunan," ucap Sigit. 


Menurut Sigit, Polri bakal tetap memberikan pelayanan terbaik kepada generasi penerus bangsa untuk menyampaikan suaranya. Bahkan, Ia juga menegaskan Korps Bhayangkara selalu terbuka terhadap kritik. 


"Polri siap juga untuk selalu dievaluasi dan dikritik untuk supaya bisa mengantarkan Polri ini sesuai dengan mandat dan amanat reformasi menjadi civilian police yang bisa dekat dan dicintai masyarakat," tutur Sigit. 


Dengan terjaganya iklim demokrasi dan situasi kamtibmas yang sehat serta kondusif, Sigit menyebut, hal tersebut bisa mewujudkan visi bersama Indonesia Emas 2045. 


"Oleh karena itu, saya titip agar institusi ini terus dijaga dan dirawat sehingga kita bersama-sama bisa menjaga, bisa mengarah, dan mewujudkan apa yang menjadi cita-cita besar bangsa kita mencapai tujuan nasional menuju Indonesia Emas 2045," tutup Sigit.

Kamis, 26 Februari 2026

Tanah Laut – Personel Sat Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan patroli malam sekaligus patroli sahur dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan. Kamis (26/2)

Kegiatan patroli ini difokuskan untuk mencegah dan menekan potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran, perang sarung, serta aksi balap liar yang kerap terjadi pada malam hari hingga menjelang sahur. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan dan dapat menimbulkan korban jiwa.

Dalam pelaksanaannya, personel menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan, termasuk kawasan permukiman, jalan utama, serta lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpulnya para remaja. Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K, menegaskan bahwa patroli malam dan sahur ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan masyarakat selama Ramadan.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beristirahat dan menjalankan ibadah sahur dengan aman dan nyaman. Patroli ini juga sebagai upaya mencegah aksi tawuran, perang sarung, maupun balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para orang tua, untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Kapolres.

 

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Tanah Laut tetap aman dan terkendali, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan khusyuk.

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan serta memastikan hasil panen petani dapat dikelola secara optimal, Polsek Pelaihari jajaran Polres Tanah Laut melaksanakan pemantauan kondisi mesin pengering (dryer) jagung milik Sdr. Arifin yang berlokasi di RT. 07 Desa Tanjung, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan guna melihat secara langsung kesiapan sarana pascapanen, khususnya mesin Corn dryer yang memiliki peran penting dalam menjaga kualitas jagung sebelum dipasarkan.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi mesin dryer mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga perlu perbaikan. Kondisi ini berpotensi menghambat proses pengeringan jagung dan dapat berdampak pada kualitas hasil panen petani.

Kapolsek Pelaihari, Iptu Benny Wishnu Wardhany, S.E., S.H., M.M,., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap para petani, khususnya dalam mendukung keberlangsungan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bajuin.

“Kami ingin memastikan bahwa sarana pendukung pertanian, termasuk mesin pengering jagung, dalam kondisi layak pakai. Mesin dryer sangat penting untuk menjaga mutu hasil panen. Dengan adanya kerusakan ini, kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapat segera dilakukan perbaikan sehingga aktivitas pengeringan jagung dapat kembali berjalan optimal,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa jajaran kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, namun juga mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari ketahanan ekonomi masyarakat.

“Kami berkomitmen mendukung para petani dalam setiap tahapan, mulai dari proses tanam hingga pascapanen. Sarana seperti mesin dryer memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas dan nilai jual jagung. Kami akan mendorong sinergi dengan instansi terkait agar permasalahan ini dapat segera ditangani,” tegas Kapolres.

Tanah Laut - Sat Polairud Polres Tanah Laut kembali menunjukkan kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan “Polisi Sahabat Anak” dengan menggelar buka puasa bersama anak-anak pesisir Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Marnit Sungai Rasau ini diwarnai suasana penuh kehangatan dan keceriaan. Sejak sore hari, anak-anak pesisir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan kebersamaan bersama personel Sat Polairud Polres Tanah Laut. Mereka diajak berinteraksi, berbagi cerita, serta mendapatkan motivasi dan perhatian langsung dari anggota Polri sebelum menikmati hidangan berbuka puasa bersama.

Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, Polres Tanah Laut berupaya menanamkan kedekatan emosional antara Polri dan anak-anak sejak usia dini. Kehadiran polisi di tengah-tengah mereka diharapkan mampu membangun rasa aman, nyaman, serta menumbuhkan citra Polri sebagai sahabat yang humanis, peduli, dan selalu hadir melindungi serta mengayomi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan semangat kepada anak-anak pesisir agar tetap ceria, berprestasi, dan memiliki motivasi tinggi dalam meraih cita-cita. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap generasi penerus bangsa, agar tumbuh menjadi anak-anak yang disiplin, berakhlak baik, dan cinta terhadap institusi kepolisian.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut, Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Sahabat Anak ini merupakan bentuk kepedulian Polri untuk hadir lebih dekat dengan anak-anak pesisir, khususnya di bulan suci Ramadan.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai wujud kepedulian dan kedekatan Polri dengan anak-anak pesisir. Kami ingin menanamkan sejak dini bahwa polisi adalah sahabat yang siap melindungi, mengayomi, dan memberikan semangat kepada mereka agar terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kebersamaan dalam buka puasa ini diharapkan anak-anak dapat merasakan perhatian serta kehangatan dari kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memotivasi anak-anak pesisir Desa Sungai Rasau untuk terus berprestasi dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat pesisir semakin erat, serta kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat hingga ke wilayah pesisir Kabupaten Tanah Laut.

Statistik Pembaca