Minggu, 23 Agustus 2026


Tanah Laut - Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan supervisi di Polres Tanah Laut, bertempat di Lapangan Apel Mapolres Tanah Laut, Senin (24/8/2026).

Kegiatan supervisi dipimpin langsung oleh Dir Samapta Polda Kalsel Kombes. Pol. Timbul Rein Krisman Siregar, S.I.K., M.Si., didampingi KBO Samapta Polda Kalsel AKBP Haris, S.Sos., M.Si., beserta tim supervisi.

Kedatangan tim supervisi disambut dan dihadiri langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut.

Kegiatan supervisi ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas fungsi Samapta di jajaran Polres. Melalui kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan serta evaluasi terhadap pelaksanaan tugas, kesiapan personel, administrasi, sarana dan prasarana, serta pelaksanaan kegiatan operasional di lapangan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan supervisi Ditsamapta Polda Kalsel. Menurutnya, supervisi menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas sekaligus memastikan fungsi Samapta berjalan secara optimal.

“Kami menyambut baik kegiatan supervisi dari Ditsamapta Polda Kalsel. Supervisi ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melakukan evaluasi dan pembenahan, sehingga pelaksanaan tugas Samapta di Polres Tanah Laut dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan bahwa jajaran Polres Tanah Laut akan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif.

Kegiatan supervisi berlangsung dengan tertib dan lancar, serta diharapkan dapat semakin memperkuat pelaksanaan tugas fungsi Samapta di Polres Tanah Laut dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Tanah laut - Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menghadiri undangan Shalat Istisqa yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, bertempat di halaman Kantor Bupati Tanah Laut, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama sekaligus doa kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan, khususnya di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Shalat Istisqa diikuti oleh unsur Forkopimda Kabupaten Tanah Laut, jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat. Seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa dan memohon pertolongan Allah SWT agar diberikan curahan hujan yang membawa keberkahan serta keselamatan bagi masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi momentum untuk memperkuat ikhtiar dan kepedulian bersama dalam menghadapi kondisi kemarau.

“Shalat Istisqa ini merupakan ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan yang membawa keberkahan. Di sisi lain, kita juga harus terus berupaya melakukan langkah-langkah nyata untuk mencegah dan menangani dampak musim kemarau, khususnya potensi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Laut untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kejadian yang berpotensi menimbulkan Karhutla.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan adanya kebakaran. Dengan sinergi dan kepedulian bersama, kita dapat menjaga Tanah Laut tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.

Kegiatan Shalat Istisqa berlangsung dengan khidmat dan menjadi wujud sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, serta masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau sekaligus menjaga Kabupaten Tanah Laut dari ancaman Karhutla.



Tanah Laut - Sat Reskrim Polres Tanah Laut melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Tambang Ulang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (23/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan dan penyelidikan terhadap peristiwa kebakaran lahan yang terjadi di wilayah tersebut.

Dalam pelaksanaan olah TKP, personel Sat Reskrim Polres Tanah Laut melakukan pengecekan kondisi lokasi kebakaran, mengumpulkan informasi, serta mencari dan mengamankan berbagai bukti yang diperlukan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan Polres Tanah Laut dalam menangani setiap kejadian kebakaran hutan dan lahan serta menelusuri penyebab terjadinya kebakaran.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa Polres Tanah Laut berkomitmen melakukan penanganan secara serius terhadap setiap kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), termasuk melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran.

“Setiap kejadian Karhutla akan kami tindak lanjuti secara serius. Melalui olah TKP dan proses penyelidikan, kami mengumpulkan informasi serta bukti-bukti yang diperlukan untuk mengungkap penyebab terjadinya kebakaran,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengimbau seluruh masyarakat agar bersama-sama berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jangan membuang puntung rokok sembarangan dan segera laporkan kepada pihak berwenang apabila melihat adanya titik api atau kebakaran,” ujarnya.

Menurut Kapolres, pencegahan Karhutla membutuhkan peran serta dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

“Satu api kecil dapat menjadi bencana besar. Mari kita jaga hutan, lahan, lingkungan, dan udara agar tetap aman dan bersih untuk kita semua. Cegah Karhutla, karena menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Polres Tanah Laut juga mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla. Masyarakat diminta untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya titik api atau kebakaran lahan.

Tanah Laut – Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat terus dioptimalkan Polsek Jorong Polres Tanah Laut. Kali ini, Aipda Dedi Hermawan, Bhabinkamtibmas Desa Jorong, memberikan sosialisasi mengenai Tabel Rafaksi kepada warga di wilayah Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Senin (24/8).

Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya petani jagung, mengenai indeks harga berdasarkan kadar air. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu petani mengetahui nilai hasil panen secara lebih jelas sebelum melakukan transaksi penjualan.

Aipda Dedi Hermawan menyampaikan materi dengan pendekatan dialogis. Warga juga diajak berdiskusi agar informasi mengenai Tabel Rafaksi dapat dipahami dengan baik dan tidak menimbulkan kebingungan ketika diterapkan dalam kegiatan jual beli jagung.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dan memberikan edukasi yang dibutuhkan masyarakat.

"Kami berharap petani menjadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya sesuai dengan kadar air. Kehadiran Bhabinkamtibmas juga diharapkan semakin mempererat hubungan dengan masyarakat, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman dan tertib," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Menurutnya, komunikasi yang aktif menjadi salah satu cara membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Dengan hadir langsung di tengah warga, berbagai informasi maupun persoalan di lapangan dapat lebih cepat diketahui.

Polsek Jorong akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat sekaligus mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Jorong Polres Tanah Laut terus membangun komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga di wilayah Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan Polri terhadap masyarakat, khususnya para petani jagung. Senin (24/8).

Dalam sosialisasi tersebut, personel Polsek Jorong memberikan penjelasan mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini diharapkan dapat membantu petani memahami nilai hasil panen secara lebih jelas sebelum jagung dipasarkan.

Tak hanya menyampaikan materi, personel juga berdialog langsung dengan warga. Interaksi tersebut dimanfaatkan untuk menyerap informasi dari masyarakat sekaligus memastikan petani mendapatkan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam aktivitas pertanian sehari-hari.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, pemahaman mengenai Tabel Rafaksi dapat memberikan manfaat langsung bagi petani.

"Kami ingin petani memiliki informasi yang jelas sehingga mengetahui harga jual jagung yang sebenarnya sesuai dengan kadar air. Di sisi lain, komunikasi yang terjalin melalui kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat kepada Polri," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Menurutnya, kehadiran personel di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas. Komunikasi yang terbuka diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan tertib.

Polsek Jorong akan terus melakukan pendekatan serta pendampingan kepada masyarakat, baik melalui edukasi maupun kegiatan lainnya, sebagai bentuk komitmen mendukung petani dan menjaga kondusivitas wilayah Kecamatan Jorong. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Informasi mengenai harga hasil panen menjadi perhatian Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut. Melalui personel Polsek Pelaihari, Aipda Rahmat, S.E., masyarakat di kawasan Jl. Tanjung Bajuin, Kecamatan Pelaihari, diberikan edukasi mengenai Tabel Rafaksi. Minggu (23/8).

Sosialisasi tersebut membahas indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Pemahaman ini diharapkan membantu petani mengetahui kualitas hasil panen sekaligus memahami faktor yang berkaitan dengan nilai jual jagung ketika dipasarkan.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Rahmat, S.E. menyampaikan materi secara langsung kepada warga. Selain memberikan penjelasan, personel juga membuka ruang komunikasi agar masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan maupun kendala yang berkaitan dengan hasil pertanian.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan, edukasi mengenai Tabel Rafaksi menjadi salah satu bentuk pendampingan Polri kepada masyarakat.

"Kami ingin petani memiliki informasi yang jelas mengenai harga jagung berdasarkan kadar air, sehingga mereka mengetahui nilai jual hasil panennya. Kehadiran personel di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan terhadap Polri, khususnya Polres Tanah Laut," ujar Ipda Karia Jaya.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka dengan masyarakat akan terus dibangun melalui peran personel di lapangan. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berupaya memberikan informasi yang bermanfaat bagi aktivitas masyarakat.

Polsek Pelaihari berkomitmen melanjutkan kegiatan edukasi dan pendampingan kepada petani sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Upaya mendukung petani sekaligus menjaga kedekatan dengan masyarakat terus dilakukan Polsek Jorong Polres Tanah Laut. Personel Polsek Jorong melaksanakan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga di wilayah Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (23/8).

Sosialisasi ini memberikan pemahaman mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi tersebut menjadi penting bagi petani karena dapat membantu mereka mengetahui kualitas hasil panen dan memahami dasar penentuan harga ketika jagung dipasarkan.

Personel Polsek Jorong menyampaikan materi secara langsung dan membuka komunikasi dengan warga. Pendekatan tersebut diharapkan membuat masyarakat lebih mudah memperoleh informasi sekaligus dapat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam aktivitas pertanian.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri hadir di tengah masyarakat dengan memberikan edukasi yang bermanfaat.

"Kami berharap petani menjadi lebih mengetahui harga jual jagung yang sebenarnya berdasarkan kadar air. Selain memberikan informasi, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta rasa aman, nyaman dan tertib di lingkungan warga," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Menurutnya, hubungan yang baik dengan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Karena itu, personel Polsek Jorong akan terus mengedepankan pendekatan yang humanis dalam setiap kegiatan di lapangan.

Melalui sosialisasi dan komunikasi yang berkelanjutan, Polsek Jorong berkomitmen mendukung petani sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Jorong.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Jumat, 21 Agustus 2026

Tanah Laut – Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut terus memperkuat pendampingan kepada masyarakat melalui sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga di kawasan Jl. Tanjung Bajuin, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (22/8).

Kegiatan tersebut disampaikan oleh Aipda Rahmat, S.E., personel Polsek Pelaihari, dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini dinilai penting bagi petani agar mengetahui kualitas hasil panen sekaligus memahami dasar penentuan harga saat jagung dipasarkan.

Dalam sosialisasi tersebut, Aipda Rahmat, S.E. menyampaikan informasi secara langsung dan membuka ruang komunikasi dengan warga. Petani diberikan pemahaman mengenai Tabel Rafaksi agar memiliki informasi yang lebih jelas mengenai nilai hasil panen yang mereka miliki.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan, edukasi tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat memahami informasi yang berkaitan dengan aktivitas pertanian.

"Kami berharap melalui sosialisasi ini petani menjadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya sesuai dengan kadar air. Kehadiran Polri di tengah masyarakat juga diharapkan dapat membangun kepercayaan, khususnya kepada Polres Tanah Laut," ujar Ipda Karia Jaya.

Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kemitraan sekaligus mengetahui kebutuhan dan persoalan yang dihadapi petani di lapangan.

Polsek Pelaihari akan terus melakukan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian, ketahanan pangan, serta peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Statistik Pembaca