Jumat, 02 Oktober 2026

Tanah Laut – Personel Polsek Jorong Polres Tanah Laut Aiptu Bhara menyampaikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Desa Asam Jaya, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai acuan penentuan nilai jual hasil panen jagung. Sabtu (3/10).

Dalam sosialisasi, Aiptu Bhara menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi dapat digunakan untuk mengetahui penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi tersebut diharapkan membantu petani memahami dasar perhitungan nilai hasil panen sehingga memiliki gambaran yang lebih jelas saat memasarkan jagung.

Selain penyampaian materi, personel juga berdialog dengan warga untuk mengetahui perkembangan aktivitas pertanian serta berbagai kondisi yang dihadapi petani di lapangan. Komunikasi tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, sosialisasi dilakukan agar petani memiliki referensi dalam memahami nilai hasil panen yang akan dijual.

“Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani dapat mengetahui penyesuaian nilai jagung berdasarkan kadar air dan memiliki acuan dalam memperkirakan harga hasil panen. Kami berharap informasi ini dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong akan terus mendorong kegiatan edukasi dan komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari pendampingan sektor pertanian serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Kondisi musim kemarau masih menjadi kendala bagi petani jagung di Desa Sukaramah, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Hal itu terungkap saat Kanit Samapta Polsek Panyipatan Aiptu Muslim Bahrun melakukan sambang ke kediaman anggota Kelompok Tani (Poktan) Tani Karya Subur, Sabtu (2/10).

Dalam pertemuan tersebut, personel Polsek Panyipatan berdialog dengan petani mengenai perkembangan lahan dan rencana penanaman jagung. Petani menyampaikan proses tanam masih belum dapat dimulai karena kondisi kemarau membuat ketersediaan air menjadi terbatas.

Aiptu Muslim Bahrun juga mengingatkan petani untuk mempertimbangkan kondisi lahan dan kecukupan air sebelum memulai penanaman. Pemantauan melalui sambang dilakukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan sektor pertanian sekaligus menjaga komunikasi dengan kelompok tani.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan waktu tanam.

“Musim kemarau masih menjadi kendala bagi petani untuk memulai penanaman jagung. Kami terus melakukan komunikasi dan pemantauan agar perkembangan serta kendala yang dihadapi petani dapat diketahui secara langsung,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan akan terus menjalin komunikasi dengan kelompok tani dan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan di lapangan sebagai bagian dari dukungan terhadap keberlanjutan pertanian dan ketahanan pangan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

 

Kamis, 01 Oktober 2026

Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut menyambangi kediaman anggota Kelompok Tani (Poktan) Tani Jaya di Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Sambang tersebut menjadi bagian dari komunikasi dengan petani sekaligus memantau perkembangan rencana budidaya jagung. Jumat (2/10).

Dalam dialog bersama kelompok tani, personel menggali kondisi lahan dan kesiapan petani untuk memulai penanaman. Dari hasil komunikasi, rencana tanam jagung masih terkendala kondisi kemarau yang menyebabkan ketersediaan air belum mencukupi untuk mendukung persiapan lahan dan penanaman.

Kondisi tersebut membuat petani masih menunggu situasi yang lebih mendukung sebelum memulai kegiatan tanam. Personel Polsek Panyipatan mengimbau petani untuk memperhatikan kondisi lahan dan ketersediaan air agar waktu tanam dapat disesuaikan dengan keadaan di lapangan.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, pemantauan dan komunikasi dengan kelompok tani akan terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan pertanian di wilayahnya.

“Kami memahami kondisi kemarau menjadi salah satu kendala bagi petani untuk memulai tanam. Melalui sambang, kami terus memantau perkembangan dan berkomunikasi dengan kelompok tani agar setiap kendala di lapangan dapat diketahui,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan akan terus mendampingi masyarakat dan menjalin komunikasi dengan kelompok tani sebagai bagian dari dukungan terhadap keberlanjutan pertanian serta ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Informasi mengenai acuan nilai jual jagung disampaikan personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut kepada warga Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan. Sosialisasi Tabel Rafaksi tersebut dilakukan Kanit Samapta Polsek Panyipatan Aiptu Muslim Bahrun saat melaksanakan kegiatan sambang masyarakat. Jumat (2/10).

Dalam pertemuan itu, Aiptu Muslim Bahrun menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi dapat menjadi rujukan bagi petani untuk memahami penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Pengetahuan tersebut membantu petani mengetahui dasar perhitungan nilai hasil panen sebelum menentukan transaksi penjualan.

Kegiatan sambang juga menjadi ruang komunikasi antara polisi dan masyarakat. Personel menyerap informasi dari warga sekaligus menyampaikan pesan agar aktivitas pertanian dan transaksi hasil panen berlangsung dengan tertib.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, pemahaman terhadap Tabel Rafaksi penting agar petani memiliki acuan yang jelas ketika memasarkan hasil pertanian.

“Petani perlu memahami bahwa kadar air menjadi salah satu dasar dalam penyesuaian nilai jagung. Dengan mengetahui Tabel Rafaksi, petani dapat memperkirakan nilai hasil panennya dan memiliki informasi yang lebih jelas saat melakukan transaksi,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan akan terus melakukan sambang dan memberikan pendampingan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap petani serta penguatan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

 


Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan sosialisasi penerimaan murid baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 di UPTD SMP Negeri 2 Panyipatan, Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk menyampaikan informasi pendidikan kepada para pelajar, khususnya terkait kesempatan melanjutkan pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

Dalam sosialisasi tersebut, personel Polsek Panyipatan memberikan penjelasan mengenai penerimaan murid baru, termasuk informasi umum mengenai sekolah, tahapan pendaftaran, persyaratan, serta mekanisme seleksi yang perlu dipersiapkan oleh calon peserta didik.

Para pelajar juga diberikan motivasi untuk mempersiapkan diri sejak dini, baik dari aspek akademik maupun berbagai persyaratan lain yang menjadi bagian dalam proses penerimaan.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat perhatian dari para siswa. Melalui sosialisasi ini, diharapkan informasi mengenai penerimaan SMA Kemala Taruna Bhayangkara dapat diterima secara lebih luas sehingga para siswa yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan untuk mengikuti proses penerimaan Tahun Ajaran 2027/2028.

Polsek Panyipatan juga mengajak pihak sekolah dan para pelajar untuk memanfaatkan informasi resmi terkait penerimaan agar seluruh tahapan pendaftaran dapat diikuti sesuai ketentuan yang berlaku.


Tanah Laut
– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Laut melaksanakan patroli kabut asap sekaligus pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang berada di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WITA tersebut menyasar Jalan A. Yani Desa Gunung Raja dan Jalan A. Yani Desa Pandahan. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya di tengah kondisi kabut asap yang berpotensi mengganggu jarak pandang pengguna jalan.

Personel Piket Turjawali Satlantas Polres Tanah Laut, diterjunkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus patroli di sekitar titik yang dinilai rawan terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bagian dari upaya Polantas untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas dan melintas di jalur tersebut.

Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, patroli turut menjadi sarana untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Pengguna jalan yang melintasi kawasan terdampak kabut asap juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melalui kegiatan tersebut menegaskan pentingnya kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat, sekaligus mengajak seluruh pihak bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla.

“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita jaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran,” imbauannya.

Kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas berlangsung aman dan lancar. Satlantas Polres Tanah Laut akan terus mengoptimalkan kegiatan preventif guna menjaga Kamseltibcarlantas sekaligus mendukung upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.


Tanah Laut
– Seksi Hukum Polres Tanah Laut menggelar kegiatan penyuluhan dan sosialisasi hukum bagi personel Polres Tanah Laut, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Satya Bharata Polres Tanah Laut tersebut membahas isu hukum terkait upaya paksa dan praperadilan dalam perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru.

Kegiatan dihadiri Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, Kanit Reskrim Polres Tanah Laut dan jajaran Polsek, personel Satresnarkoba, Satlantas, serta Kanit Propam Polres Tanah Laut dan jajaran.

Penyuluhan menghadirkan Dr. Anang S Tornado, S.H., M.H., M.Kn. sebagai narasumber, didampingi Kasi Hukum Polres Tanah Laut AKP Sulaimi, S.H.

Dalam kegiatan tersebut, narasumber memberikan pendalaman materi mengenai upaya paksa dan praperadilan dalam perspektif KUHAP baru. Materi diarahkan untuk memperkuat pemahaman personel, khususnya mereka yang bersentuhan langsung dengan proses penegakan hukum dan penanganan perkara.

Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto membuka kegiatan yang dilanjutkan dengan pembacaan doa, sambutan, foto bersama, pemaparan materi, sesi pendalaman, hingga penutupan.

Kasi Hukum Polres Tanah Laut AKP Sulaimi, S.H. mengatakan, penyuluhan hukum tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman personel terhadap perkembangan hukum acara pidana.

“Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman personel Polres Tanah Laut, khususnya terkait upaya paksa dan praperadilan dalam perspektif KUHAP baru, sehingga dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar AKP Sulaimi.

Menurutnya, pemahaman hukum yang baik diperlukan agar setiap pelaksanaan tugas kepolisian tetap berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta menjunjung tinggi profesionalitas dalam proses penegakan hukum.

Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi hukum berlangsung tertib, lancar dan aman. Melalui kegiatan tersebut, personel diharapkan semakin memahami aspek hukum dalam pelaksanaan tugas sekaligus mampu menerapkannya secara tepat dan profesional.

Rabu, 30 September 2026


Tanah Laut – Sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Polres Tanah Laut menyalurkan bantuan air bersih kepada Pondok Pesantren Sirajul Huda, Rabu (30/9/2026).

Bantuan air bersih tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., kepada perwakilan pengurus Pondok Pesantren Sirajul Huda, ustaz Murdi, serta para santri.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polres Tanah Laut terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan keagamaan yang turut berperan dalam membentuk generasi muda yang berakhlak dan berkarakter.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa bantuan air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri dan pengurus pondok pesantren, terutama untuk kebutuhan konsumsi, kebersihan, dan aktivitas lainnya.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Polres Tanah Laut kepada Pondok Pesantren Sirajul Huda. Semoga bantuan air bersih ini dapat bermanfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan para santri serta pengurus,” ujar Kompol Eka Saprianto.

Penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Selain membantu memenuhi kebutuhan air bersih, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan hubungan yang harmonis antara Polri dengan lingkungan pondok pesantren serta seluruh elemen masyarakat.

Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pelayanan, dan pengabdian sebagai wujud nyata semangat Polri untuk Masyarakat.

Kegiatan penyaluran bantuan air bersih berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Kehadiran jajaran Polres Tanah Laut disambut baik oleh pihak Pondok Pesantren Sirajul Huda dan para santri.

Statistik Pembaca