Jumat, 20 Februari 2026

Tanah Laut – Jajaran Polsek Kurau melaksanakan panen raya jagung di lahan binaan Polri milik Sdri. Masdah yang berlokasi di Desa Sarikandi, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut.

Panen raya tersebut dilakukan di lahan seluas 5 hektar dengan hasil produksi diperkirakan mencapai kurang lebih 50 ton jagung dengan perkiraan rata-rata 5.5 ton per hektar. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan kelompok tani dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta ketahanan pangan di wilayah setempat.

Kapolsek Kurau, Iptu Bambang Hariansyah, S.H, menyampaikan bahwa pendampingan terhadap kelompok tani merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat.

“Panen raya ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Polri dan kelompok tani. Kami akan terus memberikan pendampingan guna mendorong peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan petani,” ujar IPTU Bambang.

 

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, Ricky Boy Siallagan, mengapresiasi keberhasilan panen raya tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah.

“Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polres Tanah Laut dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Sinergi antara Polri dan masyarakat akan terus kami perkuat demi terciptanya kemandirian pangan dan peningkatan ekonomi warga,” tegas AKBP Ricky Boy Siallagan.

 

Diharapkan panen raya jagung ini dapat memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat Desa Sarikandi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut – Jajaran Polsek Kurau melaksanakan panen raya jagung di lahan binaan Polri milik Sdri. Masdah yang berlokasi di Desa Sarikandi, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut.

Panen raya tersebut dilakukan di lahan seluas 5 hektar dengan hasil produksi diperkirakan mencapai kurang lebih 50 ton jagung dengan perkiraan rata-rata 5.5 ton per hektar. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan kelompok tani dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta ketahanan pangan di wilayah setempat.

Kapolsek Kurau, Iptu Bambang Hariansyah, S.H, menyampaikan bahwa pendampingan terhadap kelompok tani merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat.

“Panen raya ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Polri dan kelompok tani. Kami akan terus memberikan pendampingan guna mendorong peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan petani,” ujar IPTU Bambang.

 

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, Ricky Boy Siallagan, mengapresiasi keberhasilan panen raya tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah.

“Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polres Tanah Laut dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Sinergi antara Polri dan masyarakat akan terus kami perkuat demi terciptanya kemandirian pangan dan peningkatan ekonomi warga,” tegas AKBP Ricky Boy Siallagan.

 

Diharapkan panen raya jagung ini dapat memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat Desa Sarikandi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut - Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi Kabupaten Tanah Laut Menjadi Sentra Jagung Kalimantan Selatan Menuju Indonesia Emas 2045 bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Petugas Penyuluh Swadaya (PPS) Pertanian Tanah Laut, serta Bhabinkamtibmas jajaran Polres Tanah Laut digelar di Gedung Balairung Pelaihari, Jumat (20/2).

Kegiatan strategis tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polda Kalimantan Selatan, Kapolres Tanah Laut beserta pejabat utama dan Kapolsek jajaran Polres Tanah Laut, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Laut Hj. Endang Isnawangsih, S.H., Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Tanah Laut Ir. M. Faried Widyatmoko, para PPS dan PPL pertanian Tanah Laut, serta seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Tanah Laut.

FGD ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung percepatan Kabupaten Tanah Laut menjadi sentra produksi jagung di Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya nyata mendukung program ketahanan pangan nasional serta menyongsong visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan sektor pertanian yang berkelanjutan dan berbasis potensi daerah.

Dalam forum diskusi tersebut, para peserta membahas berbagai strategi percepatan peningkatan produksi jagung, mulai dari pemetaan potensi lahan, optimalisasi penggunaan bibit unggul, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian, hingga penguatan sistem pendampingan kepada para petani. Selain itu, dibahas pula sinergitas antara aparat kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas, dengan para penyuluh pertanian dalam melakukan monitoring dan pendampingan langsung di desa-desa guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., dalam arahannya menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen, termasuk kepolisian. Ia menekankan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki peran penting tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak dan fasilitator dalam mendukung program pembangunan pertanian di wilayah binaannya. Melalui pendampingan intensif, diharapkan para petani dapat lebih termotivasi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen jagung.

Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan bahwa akselerasi Tanah Laut sebagai sentra jagung di Kalimantan Selatan harus didukung dengan perencanaan yang matang, koordinasi lintas sektor yang solid, serta pengawasan berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, legislatif, dinas pertanian, kepolisian, serta para penyuluh, program ini diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas pangan di wilayah Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Laut Hj. Endang Isnawangsih, S.H., menyampaikan dukungannya terhadap program akselerasi sentra jagung ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan perekonomian daerah berbasis sektor pertanian. Ia berharap hasil FGD dapat menjadi rekomendasi kebijakan yang konkret dan implementatif bagi pemerintah daerah dalam pengembangan komoditas jagung secara berkelanjutan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Tanah Laut Ir. M. Faried Widyatmoko juga menegaskan kesiapan jajarannya untuk bersinergi dengan kepolisian dan para penyuluh dalam memberikan pendampingan teknis kepada petani. Program peningkatan luas tanam, penguatan kelembagaan petani, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern menjadi fokus utama dalam mendukung Tanah Laut sebagai sentra jagung unggulan di Kalimantan Selatan.

Melalui FGD ini, diharapkan terbangun komitmen bersama yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong percepatan pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Tanah Laut. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus jaringan pemalsuan dokumen kendaraan bermotor, Kamis (19/2/2026) pagi. Konferensi pers yang berlangsung di Lobby Mapolda Kalsel, Banjarbaru ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel didampingi Irwasda, Dir Reskrimum, Dir Lantas, dan Kabid Humas Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. pers menyampaikan bahwa ada 6 orang tersangka yang ditangkap oleh Direktorat Reskrimum Polda Kalsel dalam pengungkapan kasus jaringan pemalsu STNK, SKPD, Faktur, NIK dan BPKB kendaraan bermotor.

Dari 6 orang tersangka, ada 4 tersangka berasal dari Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sedangkan 2 tersangka lainnya berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Para tersangka tersebut yakni FN yang berperan Menawarkan Jual beli Mobil yang dipasarkan melalui Postingan Facebook dan Whatsapp serta melakukan pemesanan STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu.

Kemudian SF perannya sebagai Penjual Mobil yang membeli dari tersangka FN yang dijual kembali kepada para pembeli di Kotabaru Kalimantan Selatan. RY berperan sebagai Makelar / Penjalur STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan dari tersangka FN kepada tersangka BD.

Tersangka RB perannya sebagai Pembuat STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN. KT perannya Membantu tersangka RB membuat dan memasarkan STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN. Dan tersangka BD berperan sebagai Pembuat STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN.

Selain menangkap 6 tersangka, sejumlah barang bukti juga turut disita yakni Ranmor R4 sebanyak 20 unit, Plat mobil terpasang 20 pasang, STNK dan SKPD kedaluarsa / mati 18.120 lembar, BPKB kadaluarsa / mati 92 buku, Laptop 5 unit, Printer 3 unit, Stiker Hologram STNK 135 buah.

Cap stempel 39 buah, Cairan pengangkat tulisan dikertas 3 kaleng, Plastik STNK 82 lembar, Kertas HVS untuk SKPD palsu     15 pack, Lampu UV (Ultraviolet)2 buah, Amplop coklat 100 lembar, Bayclin (pemutih) 2 botol, Flashdisk   3 buah, Buku Tabungan Bank BCA 2 buah, Buku Tabungan Bank BRI 3 buah, Kartu ATM BCA 5 buah, Kartu ATM BNI 1 buah, Kartu ATM BRI 1 buah, Kartu ATM Mandiri 1 buah, dan Barang lainnya 80 buah.

Kapolda menjelaskan, modus operandi yang dipakai oleh para tersangka yaitu membeli kendaraan yang macet kreditnya kemudian dijual melalui Facebook dan grup Whatsapp, kemudian diterbitkan BPKB, STNK dan Notice pajak palsu.

Dari pembuatan BPKB, STNK dan Notice pajak palsu yang dilakukan oleh tersangka, diperoleh keuntungan hingga Rp.100.000.000,- perbulan, untuk pembuatan Notice pajak Rp.20.800.000,- perbulan, dan STNK Rp.12.000.000,- perbulan.

Para tersangka telah menjalankan aksinya mulai sejak tahun 2017 dengan wilayah operasi di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogjakarta, Bali dan Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Dir Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol Frido Situmorang, S.H., S.I.K., menerangkan terungkapnya kasus ini berawal dari laporan bahwa adanya pemalsuan STNK, BPKB saat pelapor melakukan pembayaran pajak yang diketahui bahwa pajak sudah terblokir.

Berdasarkan hal tersebut, Dit Reskrimum Polda Kalsel kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka pertama di Banjarmasin. Dari pengakuan tersangka yang telah diamankan, kemudian ditangkap tersangka lainnya diwilayah Blora, Provinsi Jawa Tengah.

“Tersangka mematok biaya Rp.800.000,- untuk pajak, sedangkan untuk BPKB dipatok dengan biaya Rp.4.000.000,-,” terang Dir Reskrimum Polda Kalsel.

Kamis, 19 Februari 2026

Polres Tanah Laut bersama Bhayangkari Cabang Tanah Laut menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadan. Kamis (19/02).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di jalan depan Mapolres Tanah Laut dengan melibatkan personel kepolisian serta para pengurus Bhayangkari. Takjil dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas, baik pengendara roda

dua maupun roda empat, menjelang waktu berbuka puasa.

Kapolres Tanah Laut, Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri bersama Bhayangkari kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat serta menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua,” ujar Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan rasa empati, solidaritas, serta kebersamaan antar sesama.

Masyarakat yang menerima takjil tampak antusias dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara Polri, Bhayangkari, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut – Komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan kembali diwujudkan melalui kegiatan panen jagung yang dilaksanakan Polsek Batu Ampar di lahan binaan milik Sdr. Sarmin, yang berlokasi di Desa Jilatan Alur, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut.

Panen dilakukan di lahan seluas 15 hektar dengan total hasil produksi mencapai 105 ton jagung. Keberhasilan panen tersebut menjadi bukti sinergi yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya para petani, dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Panyipatan, AKP Munadi, menyampaikan bahwa pendampingan terhadap petani merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program strategis pemerintah.

“Kami hadir untuk memberikan motivasi dan pendampingan kepada para petani agar dapat meningkatkan hasil produksi. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri dalam mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional,” ujar AKP Munadi.

 

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa jajaran Polres Tanah Laut terus berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Ketahanan pangan adalah salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional. Polres Tanah Laut melalui seluruh jajaran akan terus bersinergi dengan masyarakat dan kelompok tani guna memastikan program ini berjalan optimal dan berkelanjutan,” tegas AKBP Ricky Boy Siallagan.

 

Dengan adanya kegiatan panen jagung ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Desa Jilatan Alur serta semakin memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut - Polres Tanah Laut menggelar kegiatan patroli malam dalam rangka mengantisipasi aksi balap liar di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (18/2) malam. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan potensi gangguan kamtibmas di wilayah tersebut.

Patroli dilaksanakan oleh personel gabungan dari satuan fungsi di jajaran Polres Tanah Laut dengan menyasar lokasi yang kerap dijadikan titik berkumpulnya para remaja pada malam hari, yakni di kawasan Jl. Sirajul Huda (Matah) serta Simpang 4 PT. Sun, Karang Jawa. Kedua lokasi tersebut menjadi prioritas patroli karena dinilai rawan terjadinya aksi balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli mobile, pemantauan arus lalu lintas, serta memberikan imbauan kepada para remaja yang berkumpul agar tidak melakukan aksi balap liar maupun kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Petugas juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama serta mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

Selain melakukan pengawasan di titik rawan, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan masyarakat sekitar guna menyerap informasi serta memastikan situasi tetap kondusif. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu mencegah niat dan kesempatan bagi pelaku balap liar, sekaligus memberikan rasa aman bagi pengguna jalan yang melintas pada malam hari.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan patroli malam yang dilaksanakan merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi aksi balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat serta mengganggu ketertiban umum di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Kami secara rutin melaksanakan patroli pada titik-titik yang dianggap rawan terjadinya balap liar, seperti di Jl. Sirajul Huda dan Simpang 4 PT. Sun Karang Jawa. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya aksi balap liar sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan pada malam hari,” ujar Kapolres Tanah Laut.

Beliau menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku balap liar karena selain melanggar hukum, kegiatan tersebut juga sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Polres Tanah Laut akan terus meningkatkan patroli serta mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan di lapangan.

Kapolres juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut - Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli dan pengamanan pelaksanaan ibadah salat Tarawih di sejumlah masjid yang berada di wilayah hukum Tanah Laut, Rabu (18/2). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat guna memastikan pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadan berlangsung dengan aman, tertib, dan khusyuk.

Pengamanan dan patroli dilaksanakan oleh personel dari Polres Tanah Laut dengan menyasar beberapa masjid yang menjadi pusat kegiatan ibadah masyarakat, yakni Masjid Al-Hijriah, Masjid Asy Syuhada, dan Masjid Al Manar.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian melakukan penjagaan di area sekitar masjid, pengaturan arus lalu lintas bagi jamaah yang datang dan pulang, serta patroli dialogis guna memberikan rasa aman sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas. Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan, menjaga barang bawaan, serta mematuhi aturan parkir agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi ibadah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadan, khususnya pada waktu pelaksanaan salat Tarawih yang dihadiri banyak jamaah. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan lainnya sehingga umat Muslim dapat beribadah dengan tenang dan nyaman.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh masjid terpantau aman, tertib, dan kondusif. Jamaah pun menyambut positif kehadiran personel kepolisian yang melaksanakan pengamanan, karena dinilai memberikan rasa aman serta menambah kenyamanan dalam menjalankan ibadah.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan pengamanan salat Tarawih ini akan terus dilaksanakan secara rutin selama bulan Ramadan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memastikan pelaksanaan ibadah salat Tarawih berjalan dengan aman dan lancar. Melalui patroli dan pengamanan ini, kami berharap masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk tanpa adanya gangguan kamtibmas,” ujar Kapolres Tanah Laut.

Beliau juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Tanah Laut agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas selama bulan Ramadan tetap terjaga dalam keadaan aman dan kondusif.

Statistik Pembaca