Jumat, 13 Maret 2026


Tanah Laut - Polres Tanah Laut melalui jajaran Polsek Tambang Ulang melaksanakan kegiatan penanaman jagung di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera Bersama yang merupakan lahan binaan Polri, bertempat di Desa Kayu Abang RT 03, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (12/3).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut dilaksanakan di lahan milik Sdri. Halimatussa’diah yang menjadi bagian dari lahan binaan Poktan Sejahtera Bersama. Penanaman jagung ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan serta pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian.

Pada kegiatan tersebut, personel kepolisian bersama anggota kelompok tani secara bersama-sama melakukan penanaman bibit jagung di lahan seluas kurang lebih 20 hektare. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian.

Melalui program pembinaan kepada kelompok tani, Polri berupaya mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu upaya menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Kapolsek Tambang Ulang IPTU Mangasa Siagian, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung di lahan Poktan Sejahtera Bersama merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pembinaan kepada kelompok tani, kami berharap lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar IPTU Mangasa Siagian.

Ia juga menambahkan bahwa Polsek Tambang Ulang akan terus mendorong serta mendampingi para petani dalam mengelola lahan pertanian agar dapat memberikan hasil yang maksimal.

“Kami berharap kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani, dapat terus terjalin sehingga program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tambang Ulang dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Diharapkan dengan adanya kegiatan penanaman jagung ini, hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat bagi para petani serta mendukung ketersediaan pangan di daerah. Kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.


Tanah Laut - Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut bersama Bhayangkari Ranting Panyipatan melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat dan para pengendara yang melintas di depan Mako Polsek Panyipatan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (12/3) sore.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan Polri dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan. Personel Polsek Panyipatan bersama Bhayangkari tampak antusias membagikan paket takjil kepada para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi didampingi Ketua Ranting Bhayangkari Panyipatan. Turut hadir Wakapolsek Panyipatan Iptu Nopriansyah bersama Wakil Ketua Ranting Bhayangkari Panyipatan, serta personel Polsek Panyipatan beserta anggota Bhayangkari Ranting Panyipatan.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya bagi para pengguna jalan yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, serta menghadirkan keberkahan di bulan suci Ramadhan dengan saling berbagi kepada sesama,” ujarnya.

Masyarakat yang menerima takjil menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polsek Panyipatan bersama Bhayangkari yang turut berbagi kebahagiaan kepada masyarakat di bulan penuh berkah ini.

Kegiatan pembagian takjil berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh keakraban antara anggota Polri, Bhayangkari, serta masyarakat yang melintas di depan Mako Polsek Panyipatan.


Tanah Laut - Polres Tanah Laut jajaran Polda Kalimantan Selatan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Intan – 2026” yang bertempat di Lapangan Apel Polres Tanah Laut, Kamis (12/3).

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut Ricky Boy Siallagan, yang bertindak selaku Inspektur Apel. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka memberikan pelayanan dan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Apel gelar pasukan dihadiri oleh unsur Forkopimda Tanah Laut, Wakapolres Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut, Kepala BPBD Kabupaten Tanah Laut, Kasatpol PP Kabupaten Tanah Laut, Ketua Senkom Kabupaten Tanah Laut, para Kapolsek jajaran Polres Tanah Laut, seluruh Perwira dan Bintara Polres Tanah Laut, personel Kodim 1009/Tanah Laut, Dishub, Satpol PP dan Damkar Tanah Laut, Dinas Kesehatan, Senkom Kabupaten Tanah Laut, serta Pramuka Saka Bhayangkara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tanah Laut membacakan amanat Kapolri yang menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen serta sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa dalam waktu dekat masyarakat akan menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri yang merupakan salah satu agenda penting nasional. Momentum ini tidak hanya memiliki makna religius, tetapi juga mampu mendorong perputaran uang yang signifikan serta memberikan multiplier effect bagi perekonomian di berbagai daerah.

Berdasarkan survei dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat pada masa libur Lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang atau mengalami penurunan sebesar 1,75 persen atau sekitar 2,5 juta orang dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

Meski demikian, seluruh pihak tetap perlu mengantisipasi apabila terjadi peningkatan dalam realisasi pergerakan masyarakat. Terlebih lagi terdapat berbagai stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik, di antaranya diskon tarif tol, potongan harga tiket transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere.

Guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri serta libur Lebaran, Polri yang didukung TNI dan stakeholder terkait menyelenggarakan operasi terpusat dengan sandi Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan.

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, puncak arus mudik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yakni pada tanggal 14 sampai dengan 15 Maret 2026 serta 18 sampai dengan 19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal 24 sampai dengan 25 Maret 2026 dan 28 sampai dengan 29 Maret 2026.

Selain itu, Polri juga telah menyiapkan sebanyak 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan (Pos Pam), 779 Pos Pelayanan (Pos Yan), serta 343 Pos Terpadu yang berfungsi sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama periode mudik dan balik Lebaran.

Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek vital yang meliputi masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar.

Kamis, 12 Maret 2026

Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan melaksanakan pemantauan proses penanaman jagung di lahan binaan yang berada di Desa Batu Mulya, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Lahan seluas kurang lebih 2 hektar tersebut digarap oleh Kelompok Tani Suka Maju sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Panyipatan memastikan proses penanaman jagung berjalan dengan baik, mulai dari pengolahan lahan hingga penanaman bibit jagung oleh para petani. Kehadiran polisi di tengah kegiatan pertanian ini juga sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat serta memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi, S.H., M.A. menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Tanah Laut.

“Polsek Panyipatan akan terus melakukan pendampingan serta pemantauan terhadap lahan-lahan pertanian jagung milik masyarakat maupun kelompok tani. Harapannya, hasil panen nanti bisa maksimal sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Kapolsek Panyipatan.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa jajaran Polres Tanah Laut mendukung penuh program yang dicanangkan Kapolda Kalimantan Selatan dalam menjadikan Kabupaten Tanah Laut sebagai salah satu sentra produksi jagung di daerah.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pencanangan Kapolda Kalsel agar Kabupaten Tanah Laut menjadi kabupaten sentra jagung dalam rangka mendukung program swasembada jagung nasional. Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, perusahaan, serta kelompok tani dapat terus terjalin dengan baik,” ungkap Kapolres Tanah Laut.

Dengan adanya pendampingan dan pemantauan dari pihak kepolisian, diharapkan proses budidaya jagung di wilayah Kecamatan Panyipatan dapat berjalan optimal serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan dan swasembada jagung di Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut - Polres Tanah Laut menginformasikan kepada seluruh masyarakat bahwa Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka. Kesempatan ini menjadi peluang bagi putra-putri terbaik bangsa yang memiliki semangat pengabdian, integritas, dan dedikasi tinggi untuk bergabung menjadi bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pendaftaran dibuka mulai tanggal 9 Maret hingga 30 Maret 2026 melalui sistem penerimaan terpadu secara online. Calon peserta dapat memilih beberapa jalur penerimaan yang tersedia, mulai dari Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, hingga Tamtama Polri.

Pada penerimaan tahun ini, Polri membuka beberapa formasi di antaranya Taruna/Taruni Akpol, Bintara PTU (SPKT), Bintara Intelijen, Bintara Polair, serta Bintara Rekrutmen Proaktif (Rekpro). Selain itu, tersedia juga jalur Tamtama Brimob dan Tamtama Polair.

Polri juga membuka jalur Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) bagi peserta yang memiliki keahlian tertentu, di antaranya bidang Humas, Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Gizi, Akuntansi, Teknik Sipil, Penyidik, hingga Musik.

Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui website resmi penerimaan Polri di https://penerimaan.polri.go.id/

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara terbuka, transparan, akuntabel dan humanis, sehingga seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi.

“Kami mengajak putra-putri terbaik Kabupaten Tanah Laut untuk mempersiapkan diri dan mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri Tahun 2026. Proses seleksi dilaksanakan secara terbuka dan transparan, tanpa dipungut biaya. Percayalah pada kemampuan diri sendiri dan jangan mudah percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu,” ujar Kapolres.

Kapolres juga berharap melalui penerimaan ini akan lahir generasi Bhayangkara yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Mari jadikan kesempatan ini sebagai jalan pengabdian kepada bangsa dan negara. Polri membutuhkan generasi muda yang bersemangat, berkarakter, dan siap menjadi pelindung, pengayom serta pelayan masyarakat,” tambahnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, tahapan seleksi, serta proses pendaftaran, masyarakat dapat menghubungi Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polres Tanah Laut melalui Contact Person: 0896 7430 7136.


Menjelang waktu berbuka puasa, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama Bhayangkari Daerah Kalsel dan Polres Banjarbaru menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil gratis kepada masyarakat. Kegiatan ini dipusatkan di Jalan Ahmad Yani, tepat di Depan Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru, Rabu sore (11/3/2026).

Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi oleh Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha beserta jajaran pejabat utama lainnya. Dalam suasana penuh keakraban, para personel kepolisian membagikan paket makanan kepada pengendara dan warga yang melintas.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa dan masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

"Sore ini kita melaksanakan pembagian takjil dan buka puasa bersama di lokasi ini, bersama Bhayangkari dan masyarakat yang lewat di Jalan Ahmad Yani ini," ujar Kapolda.

Beliau juga menambahkan bahwa untuk hari ini, pihaknya telah menyiapkan sekitar 1.200 paket takjil dan menu buka puasa. Masyarakat pun dipersilakan untuk singgah dan menikmati hidangan yang telah disediakan di lokasi pembagian.

Kegiatan berbagi ini bukan hanya sekali, melainkan direncanakan akan terus berlangsung secara bergilir selama bulan suci Ramadan.

"Kita akan laksanakan selama satu bulan ini sampai dengan akhir Ramadan. Dalam waktu dekat, kegiatan serupa juga akan kami laksanakan di wilayah Banjarmasin," tutupnya.

Aksi sosial ini mendapat respons positif dari warga. Selain membantu memudahkan masyarakat untuk menyegerakan berbuka puasa, kegiatan ini juga dinilai mempererat hubungan silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat di Kalimantan Selatan.


Tanah Laut – Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan menggelar kegiatan buka puasa bersama ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan (OKP) Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan tersebut berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut pada Rabu (11/3).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara Polres Tanah Laut dengan para ulama, tokoh agama serta organisasi kepemudaan yang selama ini turut berperan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para ulama, tokoh agama, serta organisasi kepemudaan yang selama ini telah memberikan dukungan dalam menjaga kondusifitas daerah.

Kapolres menegaskan bahwa peran ulama, tokoh agama, dan pemuda sangat penting dalam menciptakan suasana yang aman dan damai di tengah masyarakat.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para ulama dan tokoh agama yang selama ini menjadi penerang bagi masyarakat, serta rekan-rekan OKP sebagai penggerak energi positif kepemudaan. Berkat doa dan dukungan kalian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Tuntung Pandang tetap kondusif, aman dan damai,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa Polres Tanah Laut tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan wilayah. Oleh karena itu diperlukan sinergi dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Ia berharap para ulama dapat terus memberikan nasihat agar setiap langkah kepolisian tetap amanah, para tokoh agama dapat menjaga toleransi di tengah keberagaman, serta organisasi kepemudaan dapat bersama-sama memerangi berbagai penyakit masyarakat dan bahaya narkoba demi masa depan generasi muda.

Kapolres juga mengajak seluruh pihak menjadikan momentum bulan suci Ramadhan sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi.

“Kami berharap pertemuan ini menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, bertukar informasi serta mempererat kebersamaan. Semoga melalui kegiatan ini kita dapat terus memperkuat komitmen dalam menjaga keutuhan NKRI, khususnya di wilayah hukum Polres Tanah Laut,” tambahnya.

Kegiatan buka puasa bersama ini turut dihadiri oleh Wakapolres Tanah Laut beserta para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Kapolsek jajaran Polres Tanah Laut, K.H. Mukri Yunus, tokoh agama, tokoh masyarakat Kabupaten Tanah Laut, perwakilan OKP, personel Polres Tanah Laut serta tamu undangan lainnya.

Adapun rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kapolres Tanah Laut, dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dan sesi foto bersama. Acara kemudian diisi dengan ceramah agama, doa bersama, serta ramah tamah dan buka puasa bersama yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.

Rabu, 11 Maret 2026

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026, pada Selasa (10/3/2026). Rapat ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk perwakilan Gubernur, Danrem, Danlanal, Danlanud, serta instansi terkait lainnya.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa fokus utama pertemuan ini adalah persiapan Operasi Ketupat 2026 untuk melayani arus mudik masyarakat.

Sejumlah tantangan menjadi perhatian serius, mulai dari situasi kamtibmas global dan nasional, perkembangan di wilayah Kalimantan Selatan, hingga faktor cuaca dan potensi bencana hidrometeorologi.

Untuk memastikan keamanan selama masa lebaran, Polda Kalsel mengerahkan 2.189 personel gabungan yang terdiri dari 1.166 personel POLRI, 247 personel TNI, 1.023 personel dari Instansi Terkait (Pemda/Stakeholder) yang akan berjaga di lapangan.

Selain pengerahan pasukan, kepolisian juga menyediakan berbagai fasilitas pengamanan di titik-titik strategis, yang terdiri dari 3 pos terpadu, 21 pos pengamanan, dan 14 pos pelayanan untuk memantau sekitar 3.740 titik pengamanan di seluruh wilayah.

Selain aspek keamanan jalan raya dan kriminalitas, Kapolda juga menegaskan bahwa Satgas Pangan Polda Kalsel terus memonitor harga Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) bersama Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian.

"Kami menjaga jangan sampai ada kenaikan harga yang cukup tinggi dan memonitor agar tidak ada penimbunan. Jika ditemukan pelanggaran, kami akan melakukan penegakan hukum secara tegas," ujar Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar lebih berhati-hati dan waspada, demi terwujudnya perayaan Idul Fitri yang aman, lancar, dan tertib.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel Dr. H. Supian HK, S.H., M.H., menyampaikan bahwa koordinasi telah dilakukan bersama Kapolda Kalsel untuk membahas strategi pengamanan wilayah. "Ini bukan hanya tugas kepolisian, tetapi masyarakat juga harus ikut serta dalam menjaga keamanan, terutama dalam menjaga ketertiban arus mudik dan balik agar selamat sampai tujuan," ujarnya.

Selain aspek keamanan, DPRD juga memberikan perhatian serius pada kesiapan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan-jalan yang berlubang di sekitar lokasi pelaksanaan Haul Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari (Datu Kelampayan). Anggaran untuk perbaikan ini telah disiapkan melalui koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Pihak DPRD menekankan pentingnya perbaikan jalan agar pengguna jalan dapat melintas dengan tertib dan aman.

Tak hanya soal jalan, pembersihan lingkungan juga menjadi prioritas. Dinas PU diminta bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk merapikan pohon-pohon di pinggir jalan yang rawan tumbang. "Pohon yang mengganggu ketertiban umum harus segera dibersihkan agar tidak membahayakan masyarakat," tambahnya.

Dengan adanya sinergi antara DPRD, kepolisian, dan dinas terkait, diharapkan perayaan Idulfitri dan acara Haul dapat berjalan dengan khidmat tanpa gangguan infrastruktur maupun keamanan.

Sedangkan Sekda Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, M.Pd. menyampaikan bahwa saat ini kondisi harga bahan kebutuhan pokok di pasaran terpantau dalam keadaan stabil. Kepastian ini diberikan guna meredam kekhawatiran masyarakat terkait fluktuasi harga pangan di wilayah tersebut.

Meski harga saat ini masih terkendali, pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk mengambil langkah intervensi lebih lanjut. Dalam keterangannya, pihak terkait menyatakan rencana untuk menyelenggarakan program Pasar Murah guna memastikan keterjangkauan harga bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Yang jelas, sesuai tadi yang disampaikan bahwa sementara ini harga bahan pokok itu stabil, dan kalau memang dibutuhkan juga akan dilakukan pasar murah," ujar Sekda Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dan mengantisipasi potensi lonjakan harga di waktu mendatang.

Statistik Pembaca