Selasa, 07 Juli 2026

Tanah Laut – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus menjadi perhatian Polsek Jorong Polres Tanah Laut melalui pendampingan terhadap para petani di wilayah hukumnya. Salah satunya diwujudkan dengan pelaksanaan kegiatan panen jagung di lahan yang digarap oleh Sri, anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Kencana, yang berlokasi di Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (8/7).

Panen dilaksanakan di lahan seluas kurang lebih 5 hektare dengan hasil mencapai sekitar 13 ton jagung. Capaian tersebut menjadi hasil dari kerja keras para petani dalam mengelola lahan sekaligus menunjukkan potensi pertanian yang terus berkembang di Kecamatan Jorong.

Selain menghasilkan panen yang memuaskan, hasil jagung petani juga telah memiliki kepastian pasar. Seluruh hasil panen dibeli oleh pengepul sekaligus pemodal, Karidi, dengan harga Rp3.900 per kilogram. Kepastian pemasaran tersebut memberikan nilai tambah bagi petani karena hasil produksi dapat langsung terserap, sehingga mendukung peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran personel Polsek Jorong dalam kegiatan panen merupakan bentuk dukungan nyata Polri kepada masyarakat, khususnya para petani, dalam mewujudkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Selain memantau proses panen, personel juga berdialog dengan para petani untuk menyerap informasi mengenai perkembangan budidaya jagung serta memperkuat koordinasi dalam mendukung program ketahanan pangan.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Melalui pendampingan dan monitoring yang berkelanjutan, kami ingin memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian. Kami berharap hasil panen ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam mendukung kemajuan sektor pertanian, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat dan mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan kepada para petani. Kali ini, Polsek Jorong Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan yang digarap oleh Putu Merta, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sumber Rezeki, yang berada di kawasan PT Inhutani I, Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (8/7).

Kegiatan panen dilakukan di lahan seluas kurang lebih 8 hektare dengan hasil panen mencapai sekitar 20 ton jagung. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan lahan yang dilakukan secara optimal, didukung kerja keras para petani, mampu memberikan hasil yang baik dan berkontribusi terhadap peningkatan produksi pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Selain melakukan monitoring kegiatan panen, personel Polsek Jorong juga berdialog dengan para petani untuk mengetahui perkembangan pertanian di lapangan serta mempererat komunikasi dan kerja sama dalam mendukung sektor pertanian. Kehadiran Polri di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata dukungan terhadap para petani sekaligus mendorong semangat dalam meningkatkan produktivitas hasil panen.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung kegiatan pertanian sebagai bagian dari upaya menyukseskan program ketahanan pangan nasional.

“Polri berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, melalui kegiatan monitoring dan pendampingan secara berkelanjutan. Kami berharap hasil panen yang baik ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Melalui sinergi yang erat antara Polri dan masyarakat, sektor pertanian di Kecamatan Jorong diharapkan terus berkembang, produktivitas meningkat, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan nasional. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 



Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut melaksanakan patroli dialogis di kawasan Pasar ARBA, Desa Bati-Bati, Kecamatan Bati-Bati, pada Rabu (8/7/2026).

Patroli dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, seperti tindak kriminalitas, pencurian, maupun gangguan keamanan lainnya yang dapat terjadi di pusat aktivitas masyarakat.

Selama pelaksanaan patroli, personel menyambangi para pedagang dan pengunjung pasar serta berdialog secara langsung untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Masyarakat diimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan, memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman dan menggunakan kunci pengaman tambahan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Bati-Bati AKP Afiannor menyampaikan bahwa patroli rutin di kawasan pasar merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman.

"Dengan kehadiran personel di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat," ujarnya.

Melalui kegiatan patroli ini, situasi di kawasan Pasar ARBA Desa Bati-Bati terpantau aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas jual beli dengan nyaman.



Tanah Laut – Dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut bersama Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Laut melaksanakan patroli gabungan di wilayah perairan Desa Handil Gayam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Selasa (7/7/2026) malam.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 22.00 WITA tersebut dilakukan sebagai respons atas informasi masyarakat mengenai dugaan adanya aktivitas penangkapan ikan menggunakan alat setrum yang berpotensi merusak ekosistem perairan.

Kegiatan patroli melibatkan Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Laut Ferry Kusmana, S.P., M.P., Kasi Sub Koordinator Penyelayanan Edi Santoso, S.Pi., dua orang pegawai Dinas Perikanan, serta enam personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Selama pelaksanaan patroli, tim gabungan melakukan pemantauan di sejumlah titik yang diduga rawan terjadinya praktik penangkapan ikan menggunakan alat yang dilarang. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya masyarakat yang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan alat setrum maupun alat lain yang dapat merusak kelestarian ekosistem perairan.

Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan dan tidak melakukan praktik penangkapan ikan yang melanggar ketentuan hukum maupun berpotensi merusak habitat perairan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud Polres Tanah Laut Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan patroli bersama ini merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah perairan Kabupaten Tanah Laut.

"Dengan adanya patroli rutin dan kerja sama lintas instansi, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem perairan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah penggunaan alat tangkap yang merusak, sehingga sumber daya perikanan dapat terus terjaga untuk generasi mendatang," ujarnya.

Senin, 06 Juli 2026

Tanah Laut – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan di sektor pertanian. Salah satunya dilakukan Polsek Jorong Polres Tanah Laut dengan melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan PT CMAL yang berada di Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Selasa (07/07).

Monitoring dilakukan pada lahan seluas kurang lebih 50 hektare yang dikelola oleh Afandi. Saat ini tanaman jagung telah memasuki usia sekitar 80 hari dan menunjukkan pertumbuhan yang baik menjelang masa panen. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau perkembangan tanaman sekaligus memastikan proses budidaya berjalan dengan optimal.

Selain melakukan pemantauan, personel Polsek Jorong juga berdialog dengan pengelola lahan terkait kondisi tanaman, perawatan, serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian menjadi wujud nyata dukungan terhadap masyarakat sekaligus mempererat sinergi dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan bahwa kegiatan monitoring merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus mendukung para petani dan pelaku usaha pertanian dalam menyukseskan program ketahanan pangan.

“Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat melalui kegiatan monitoring dan koordinasi secara berkelanjutan. Kami berharap tanaman jagung yang saat ini tumbuh dengan baik dapat menghasilkan panen yang maksimal, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Melalui sinergi yang erat antara Polri, petani, dan pelaku usaha pertanian, diharapkan sektor pertanian di Kecamatan Jorong terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


 

Tanah Laut – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polsek Kintap Polres Tanah Laut terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di wilayah hukumnya. Kali ini, monitoring dilaksanakan di lahan milik Luwung, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sidodadi, yang berlokasi di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Selasa (07/07).

Lahan jagung seluas kurang lebih 1 hektare tersebut saat ini memasuki usia tanam sekitar 60 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman terlihat tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang positif menuju masa panen. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan proses budidaya berjalan optimal sekaligus mengetahui kondisi tanaman secara langsung.

Melalui kegiatan tersebut, personel Polsek Kintap juga menjalin komunikasi dengan para petani untuk mendengarkan perkembangan maupun kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Kami akan terus hadir mendampingi para petani melalui kegiatan monitoring dan komunikasi yang berkelanjutan. Harapannya tanaman jagung dapat tumbuh optimal hingga masa panen, sehingga mampu meningkatkan hasil produksi dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani serta mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Polsek Kintap berkomitmen untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung kemajuan sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut  


Banjarmasin – Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri Upacara Pembukaan Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara Daerah (Pertikarada) Kalimantan Selatan XIII Tahun 2026 yang digelar di halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, pada Senin (6/7/2026) pagi.

Upacara pembukaan dimulai pukul 08.00 WITA dan berlangsung dengan khidmat. Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Wakapolda Kalimantan Selatan, Brigjen Pol. Noviar, S.I.K., yang secara resmi membuka rangkaian kegiatan Pertikarada Kalsel XIII Tahun 2026.

Kehadiran Wakapolres Tanah Laut merupakan bentuk dukungan Polres Tanah Laut terhadap pembinaan generasi muda melalui wadah Saka Bhayangkara. Pertikarada menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan keterampilan kepramukaan, serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, pengabdian, dan semangat kebangsaan kepada para peserta.

Kegiatan ini diikuti oleh kontingen Saka Bhayangkara dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, yang akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan edukatif, pelatihan keterampilan, bakti sosial, serta perlombaan yang bertujuan membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berjiwa patriot.

Melalui keikutsertaan dalam Pertikarada Kalsel XIII Tahun 2026, diharapkan sinergi antara Polri dan gerakan Pramuka semakin kuat dalam mencetak generasi muda yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta siap menjadi pelopor keamanan, keselamatan, dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Minggu, 05 Juli 2026

 


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menghadiri kegiatan Syukuran dalam rangka Hari Ulang Tahun Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) ke-XXVII Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang PP Polri Tanah Laut di Aula Satya Brata Mapolres Tanah Laut, Senin (6/7/2026).

Mengusung tema "Purna Bhakti Bukan Akhir Pengabdian, Tegakkan Komitmen dan Perkokoh Sikap Konsistensi PP Polri dalam Mendukung Tugas Pokok yang Presisi," kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Acara dihadiri oleh jajaran Pengurus Cabang PP Polri Tanah Laut, para purnawirawan Polri beserta keluarga, pejabat utama Polres Tanah Laut, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh purnawirawan Polri atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di institusi Kepolisian.

"Jalan pengabdian yang saat ini kami tempuh sesungguhnya telah lebih dahulu dilalui oleh bapak dan ibu sekalian. Namun, belum tentu kami mampu mencapai tahapan pengabdian seperti yang telah bapak dan ibu tunjukkan. Untuk itu kami menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya," ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Tanah Laut selalu terbuka terhadap berbagai masukan, saran, maupun kritik yang membangun dari para purnawirawan sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan institusi Polri.

"Kami siap menerima masukan dan kritik terkait pelaksanaan tugas yang kami emban. Silakan sampaikan langsung kepada saya apabila ada hal-hal yang perlu diperbaiki, sehingga kami tidak sampai melukai hati masyarakat. Karena pada hakikatnya, kita semua adalah bagian dari masyarakat itu sendiri," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolres berharap komunikasi yang baik antara Polres Tanah Laut dan PP Polri dapat terus terjalin, sehingga apabila terdapat hal-hal yang dinilai kurang tepat dalam pelaksanaan tugas, dapat segera disampaikan sebagai bentuk pengingat agar tetap berada pada jalur pengabdian yang benar.

Mengakhiri sambutannya, Kapolres menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada PP Polri yang ke-XXVII serta mendoakan seluruh purnawirawan Polri senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, dan keberkahan.

"Selamat Hari Ulang Tahun ke-27 Persatuan Purnawirawan Polri. Semoga seluruh bapak dan ibu selalu diberikan kesehatan, panjang umur, serta sinergitas antara Polres Tanah Laut dan PP Polri semakin erat dalam mendukung tugas-tugas Kepolisian demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat," tutup Kapolres.

Statistik Pembaca