Rabu, 17 Juni 2026

TANAH LAUT — Polsek Pelaihari, Polres Tanah Laut, melaksanakan monitoring kegiatan panen jagung di lahan milik Warno, anggota Kelompok Tani (Poktan) Garuda Makmur, yang berada di Desa Tirtajaya, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (18/6).

Panen dilakukan di lahan seluas kurang lebih 2 hektare dengan hasil produksi diperkirakan mencapai 10 ton jagung. Hasil panen tersebut langsung dibeli oleh Rahmat Afandi dengan harga Rp4.000 per kilogram, memberikan kepastian pemasaran bagi petani setempat.

Keberhasilan panen ini menjadi salah satu indikator positif perkembangan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Bajuin. Selain mendukung ketahanan pangan, hasil panen yang terserap pasar juga memberikan dampak ekonomi bagi petani dan masyarakat sekitar.

Kapolsek Pelaihari, IPDA Karia Jaya, mengatakan bahwa Polri terus mendukung upaya masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui pendampingan dan monitoring di lapangan.

“Panen jagung ini merupakan hasil kerja keras petani yang patut diapresiasi. Kami berharap hasil yang diperoleh dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat untuk mendorong kemajuan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Laut,” ujar IPDA Karia Jaya.

Menurutnya, kolaborasi antara petani, kelompok tani, dan berbagai pihak terkait menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan. Dengan hasil panen yang langsung terserap pasar, diharapkan semangat petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian semakin meningkat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

TANAH LAUT — Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, melakukan monitoring kegiatan panen jagung di lahan PT Inhutani I yang berada di Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Lahan tersebut digarap oleh Wayan Askara, anggota Kelompok Tani Suka Makmur. Kamis (18/6).

Panen dilakukan di lahan seluas 4 hektare dengan total hasil produksi sekitar 12 ton jagung. Seluruh hasil panen petani langsung dibeli oleh pengepul, Afandi, dengan harga Rp4.000 per kilogram, sehingga memberikan kepastian pasar bagi hasil pertanian masyarakat.

Kegiatan panen ini menjadi salah satu bukti bahwa sektor pertanian masih menjadi penopang penting perekonomian warga di wilayah Kecamatan Jorong. Dengan adanya dukungan pemasaran yang baik, petani dapat lebih fokus meningkatkan produktivitas lahan yang mereka kelola.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, mengatakan pihaknya terus mendukung berbagai program yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan pemberdayaan petani.

“Keberhasilan panen ini menunjukkan bahwa pertanian memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Kami berharap hasil yang diperoleh petani dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. Polri akan terus hadir mendampingi dan memberikan dukungan kepada masyarakat, khususnya di sektor pertanian,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Menurutnya, sinergi antara petani, kelompok tani, dan berbagai pihak terkait menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan. Dengan hasil panen yang terserap pasar, diharapkan semangat petani untuk mengelola lahan secara produktif semakin meningkat.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

 

TANAH LAUT — Hasil positif kembali ditunjukkan sektor pertanian di Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Polsek Jorong melaksanakan monitoring kegiatan panen jagung di lahan PT Inhutani I, Desa Sabuhur, yang digarap oleh I Nyoman Jiwana atau yang akrab disapa Pak Teka, anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Kencana. Kamis (18/6).

Panen dilakukan di lahan seluas 5 hektare dengan total hasil produksi mencapai sekitar 30 ton jagung. Hasil panen tersebut langsung dibeli oleh pengepul sekaligus pemodal, Masia, dengan harga Rp3.900 per kilogram.

Produktivitas lahan yang mencapai rata-rata 6 ton per hektare ini menjadi kabar baik bagi petani di tengah upaya peningkatan produksi pangan nasional. Selain memberikan pemasukan bagi petani, terserapnya hasil panen oleh pasar juga menunjukkan rantai distribusi hasil pertanian berjalan dengan baik.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, mengatakan keberhasilan panen ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.

“Panen 30 ton dari lahan 5 hektare ini merupakan hasil kerja keras petani yang patut diapresiasi. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas lahan. Polri akan terus mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan dan sinergi bersama masyarakat,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Menurutnya, kolaborasi antara petani, kelompok tani, dan berbagai pihak terkait menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian. Dengan hasil panen yang langsung terserap pasar, diharapkan kesejahteraan petani semakin meningkat dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 


Tanah Laut – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan patroli dialogis dengan sasaran kawasan publik yang berpotensi menjadi lokasi terjadinya tindak pidana, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan patroli tersebut menyasar sejumlah lokasi strategis di wilayah hukum Polres Tanah Laut, di antaranya kawasan Taman Mina Tirta dan Taman Kijang Mas. Patroli difokuskan untuk mengantisipasi tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta aksi premanisme yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Selain melakukan pemantauan situasi, personel Sat Samapta juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, pengunjung, dan pedagang agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas. Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan.

Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, mencegah niat pelaku kejahatan, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui komunikasi yang humanis.

Dari hasil kegiatan tersebut, situasi di seluruh lokasi patroli terpantau aman, tertib, dan kondusif. Patroli rutin yang dilaksanakan Sat Samapta Polres Tanah Laut menjadi langkah preventif dalam menciptakan lingkungan yang aman serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di ruang publik.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyatakan bahwa patroli dialogis yang dilaksanakan secara rutin merupakan salah satu langkah preventif Polres Tanah Laut dalam mencegah terjadinya tindak pidana, khususnya kejahatan 3C dan aksi premanisme di ruang-ruang publik. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat.

"Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada kepolisian. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut" Ungkapnya.


Tanah Laut – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pendistribusian air bersih kepada Pondok Pesantren Sirajul Huda, Kamis (18/6/2026) pagi.

Kegiatan yang tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya lingkungan pondok pesantren yang membutuhkan pasokan air bersih untuk menunjang aktivitas sehari-hari para santri dan pengurus.

Pendistribusian dilakukan menggunakan mobil tangki. Air bersih kemudian disalurkan langsung ke tandon penampungan yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Sirajul Huda dan diterima oleh perwakilan pengurus pondok pesantren.

Melalui kegiatan ini, Polres Tanah Laut ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih, dapat terpenuhi dengan baik. Selain memberikan manfaat secara langsung, kegiatan sosial tersebut juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri yang selalu hadir membantu masyarakat, terutama dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Bakti sosial pendistribusian air bersih ini sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan sinergitas antara Polri dengan lingkungan pondok pesantren. Diharapkan hubungan yang telah terjalin dengan baik dapat terus ditingkatkan dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa pendistribusian air bersih ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi para santri dan pengurus Pondok Pesantren Sirajul Huda sehingga aktivitas belajar, beribadah, dan kehidupan sehari-hari dapat berjalan dengan baik.

"Momentum Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi ajang peringatan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui aksi-aksi sosial yang bermanfaat. Kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman, sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pondok pesantren”, Kata Kapolres.

Salah seorang pengajar pondok pesantren Sirajul Huda Ustadz Nooripansyah mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolres Tanah Laut beserta seluruh jajaran Polres Tanah Laut atas bantuan air bersih yang telah diberikan kepada Pondok Pesantren Sirajul Huda. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi para santri dan pengurus dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari."

 


Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melaksanakan kegiatan bakti sosial berskala besar untuk membantu masyarakat. Salah satu agenda utamanya adalah peresmian dan peletakan batu pertama (groundbreaking) program bantuan sumur bor yang berlokasi di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. menyatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa program sumur bor ini dilaksanakan secara serentak di 11 titik di seluruh wilayah jajaran Polda Kalsel. Pemilihan Kecamatan Astambul sebagai lokasi utama didasarkan pada penilaian mendesak terkait ancaman musim kemarau, di mana warga setempat kerap kesulitan mendapatkan air bersih karena belum terjangkau oleh jaringan PDAM.

"Harapan kami, masyarakat yang lokasinya sulit mendapatkan air bersih bisa terpenuhi kebutuhannya melalui sumur bor ini. Selain itu, menjelang Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini diharapkan dapat semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat," ujar Kapolda Kalsel dalam keterangannya kepada media, Rabu (17/6/2026).

Terkait pembiayaan, jenderal bintang dua tersebut mengungkapkan bahwa estimasi anggaran untuk pembuatan setiap titik sumur bor berkisar di angka Rp.60 juta. Meski tidak menetapkan target jumlah tertentu, pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyeleksi lokasi-lokasi potensial lainnya yang membutuhkan bantuan serupa di masa mendatang.

Tak hanya fokus pada penyediaan air bersih, rangkaian peringatan Hari Bhayangkara tahun ini juga dimeriahkan dengan berbagai program kemanusiaan lainnya. Hingga saat ini, Polda Kalsel tercatat telah menginisiasi program bedah rumah untuk hampir 500 unit rumah tidak layak huni di wilayah Kalimantan Selatan.

Selain itu, pihak kepolisian juga menyelenggarakan bakti kesehatan, pembagian ribuan paket sembako, serta berbagai perlombaan berbasis kearifan lokal seperti lomba Hadrah, lomba Madihin, hingga kompetisi E-Sport guna merangkul generasi muda.

 


Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Ground Breaking pembangunan sumur bor di Desa Tanjung, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (17/6). Kegiatan ini merupakan wujud sinergi Polri bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Tanah Laut Ir. H. Syakhril Hadrianadi, S.T., M.M., Forkopimcam Bajuin, Kepala Desa Tanjung Sukandar, perangkat desa, serta tokoh masyarakat.

Melalui kerja sama dengan Dinas PUPRP Kabupaten Tanah Laut dan didukung pendanaan dari APBD Kabupaten Tanah Laut, dibangun tiga lokasi sumur bor di Desa Tanjung untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Lokasi pertama berada di RT 02 Dusun I, di atas tanah hibah keluarga Farhan yang menjadi lokasi ground breaking, dengan penerima manfaat sekitar 24 kepala keluarga serta fasilitas umum SDN Tanjung 1. Lokasi kedua berada di RT 02 Dusun I, di atas tanah hibah Usri, yang pembangunannya telah selesai dan akan melayani sekitar 18 kepala keluarga serta Mushalla Nurul Hidayah. Sementara lokasi ketiga berada di RT 04 Dusun I, di atas tanah hibah Nurhayatan, yang juga telah selesai dibangun dan akan memberikan manfaat bagi sekitar 25 kepala keluarga, serta fasilitas umum Polindes/Puskesmas Tanjung Habulu, TK Bunga Tanjung, dan Gedung Posyandu Mawar 2.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi melalui kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, sinergi antara Polri dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, khususnya Dinas PUPRP, yang telah memfasilitasi pembangunan tiga titik sumur bor ini. Semoga fasilitas yang dibangun dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi bentuk nyata kepedulian Polri dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80," ujar Kapolres.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung, Sukandar, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pembangunan sumur bor di wilayahnya. Ia mengaku bersyukur karena program tersebut akan sangat membantu masyarakat dalam memperoleh air bersih.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Tanah Laut dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut atas perhatian yang diberikan kepada warga Desa Tanjung. Fasilitas ini akan kami jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya. Harapan kami, program seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," ungkap Sukandar.

Melalui pembangunan sumur bor ini, Polres Tanah Laut bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pada fasilitas umum. Program ini juga menjadi salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 dengan menghadirkan manfaat yang nyata, berkelanjutan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

 


Tanah Laut- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polri melalui Polsek Pelaihari, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan berupa dua unit kursi roda kepada warga yang membutuhkan, Senin (15/6).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolsek Pelaihari, Ipda Karia Jaya, S.H., bersama personel Polsek Pelaihari kepada Bapak Kardi (82) dan anaknya, warga Desa Tungkaran Sahang RT 08 RW 01, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Keduanya diketahui mengalami kelumpuhan sehingga membutuhkan alat bantu untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya kepada warga yang sedang mengalami keterbatasan fisik dan membutuhkan perhatian serta dukungan. Selain menyerahkan bantuan, personel Polsek Pelaihari juga memberikan semangat dan motivasi kepada keluarga agar tetap tabah dalam menghadapi cobaan.

Kapolsek Pelaihari, Ipda Karia Jaya, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin berbagi kebahagiaan dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan kursi roda ini dapat meringankan aktivitas Bapak Kardi dan anaknya serta menjadi wujud nyata kehadiran Polri yang peduli dan selalu hadir di tengah masyarakat," ujar Kapolsek.

Melalui kegiatan sosial seperti ini, Polres Tanah Laut berharap dapat terus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dicintai masyarakat.

Statistik Pembaca