Rabu, 08 April 2026


Tanah Laut - Dalam rangka meningkatkan disiplin serta pengawasan penggunaan senjata api (senpi) organik, Bidpropam Polda Kalimantan Selatan melaksanakan pemeriksaan terhadap anggota Polri dan PNS Polres Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan apel Mapolres Tanah Laut pada Rabu (8/4). Pemeriksaan dipimpin oleh Kompol Avan Suligi, S.E., selaku Kaurgakkum Subbidprovos Polda Kalsel sekaligus Ketua Tim.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kelengkapan administrasi pemegang senpi, kondisi fisik senjata, serta kesesuaian penggunaan senjata api dengan prosedur yang berlaku. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel yang memegang senpi telah memenuhi persyaratan dan menggunakannya secara profesional serta bertanggung jawab.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk pengawasan internal guna mencegah penyalahgunaan senjata api oleh anggota serta meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyambut baik kegiatan pemeriksaan yang dilaksanakan oleh Bidpropam Polda Kalsel tersebut.

“Pemeriksaan senpi organik ini sangat penting sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian internal, sehingga setiap anggota yang memegang senjata api benar-benar memenuhi syarat dan mampu menggunakannya secara profesional serta sesuai aturan,” ujarnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan disiplin anggota, khususnya dalam penggunaan senjata api.

“Kami akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan guna mencegah terjadinya penyalahgunaan senpi, serta memastikan setiap personel bertugas dengan penuh tanggung jawab demi menjaga kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

 


Tanah Laut - Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Pasar Tapandang Beseri, Pelaihari, Selasa (7/4).

Patroli tersebut difokuskan pada upaya pencegahan tindak kriminalitas, khususnya pencurian dan aksi premanisme yang berpotensi meresahkan para pedagang maupun pengunjung pasar. Dalam kegiatan ini, personel Sat Samapta melakukan pemantauan di titik-titik rawan, berdialog dengan masyarakat, serta memberikan imbauan kamtibmas.

Petugas juga mengingatkan para pedagang agar tetap waspada terhadap barang bawaannya serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan. Kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat ini mendapat respon positif karena memberikan rasa aman dan nyaman.

Kegiatan patroli KRYD ini merupakan bentuk komitmen Polres Tanah Laut dalam menciptakan lingkungan yang aman, khususnya di pusat-pusat keramaian yang memiliki potensi kerawanan gangguan kamtibmas.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa patroli KRYD akan terus digencarkan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya.

“Patroli KRYD ini merupakan upaya preventif kami untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan seperti pencurian dan premanisme, khususnya di pusat aktivitas masyarakat seperti pasar. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dalam beraktivitas,” ujarnya.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan serta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.

Tanah Laut - Dalam rangka meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Direktorat Binmas Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan revitalisasi dan pembekalan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di wilayah hukum Polsek Pelaihari.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (7/4) sekitar pukul 11.00 Wita hingga selesai, bertempat di Pos Satkamling Desa Bumijaya RT 1/B, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan pembekalan ini dihadiri oleh Kasubdit Satpam Polsus Ditbinmas Polda Kalsel AKBP Dr. Mohammad Fihim,  S.H., M. Sc., beserta rombongan Dit Binmas Polda Kalsel, Kasat Binmas Polres Tanah Laut beserta anggota, Kepala Desa Bumijaya, perangkat desa, Ketua RT 1/B, Kepala Linmas, serta regu jaga Satkamling.

Dalam kegiatan tersebut, Kasubdit Satpam Polsus Ditbinmas Polda Kalsel AKBP Dr. Mohammad Fihim,  S.H., M. Sc. memberikan pembekalan kepada anggota Satkamling dan masyarakat terkait peningkatan kemampuan dalam menjaga keamanan lingkungan secara swakarsa. Materi yang disampaikan meliputi tugas dan fungsi Satkamling, pola patroli ronda malam, serta langkah-langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman pentingnya sinergi antara masyarakat dan pihak kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan tempat tinggal.

Revitalisasi Satkamling ini menjadi salah satu upaya Polri dalam menghidupkan kembali budaya ronda malam sebagai bentuk pencegahan terhadap tindak kriminalitas serta memperkuat sistem keamanan lingkungan berbasis masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar dan berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungannya, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Selasa, 07 April 2026


Tanah Laut – Guna mengantisipasi terjadinya kejahatan jalanan, Polsek Jorong melaksanakan kegiatan patroli malam dengan menyasar ruas jalan yang minim penerangan di wilayah hukumnya, Senin (6/4/2026) malam.

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 23.00 Wita hingga selesai dengan fokus pengawasan di sepanjang Jalan A. Yani, Kecamatan Jorong. Jalur tersebut menjadi perhatian khusus karena kondisi penerangan yang terbatas sehingga berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

Dalam patroli tersebut, personel Polsek Jorong melakukan pemantauan situasi serta patroli mobile guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan C3 seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar selalu waspada, terutama saat melintas di jalur yang sepi dan minim penerangan.

Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman serta menekan angka kriminalitas di wilayah Kecamatan Jorong.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H. menyampaikan bahwa patroli malam difokuskan pada titik-titik rawan guna mencegah terjadinya kejahatan jalanan.

“Kami meningkatkan patroli pada jalur yang minim penerangan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kejahatan C3. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara di malam hari dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.


Tanah Laut – Dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Senin (6/4/2026) malam.

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 21.00 Wita hingga selesai dengan menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan Kamtibmas dan menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari. Adapun lokasi patroli meliputi Taman Hasan Basri, Taman Kijang Mas, Jalan Boejasin Pal Palan Pelaihari, serta Jalan A. Syairani Pelaihari.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta melakukan pemantauan situasi, dialog dengan masyarakat, serta memberikan imbauan kamtibmas guna meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan. Selain itu, patroli juga bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas, balap liar, serta gangguan ketertiban lainnya.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus sebagai bentuk pelayanan prima Kepolisian kepada masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan Patroli Perintis Presisi merupakan langkah preventif yang rutin dilaksanakan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Patroli ini merupakan upaya kami untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam hari. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di Kabupaten Tanah Laut dapat terus terjaga dengan baik.

 


Jakarta – Tim Set NCB Interpol Divhubinter Polri berhasil menangkap buronan kasus tindak pidana narkotika berinisial AFT di wilayah Penang, Malaysia, pada Minggu (5/4/2026) pukul 13.44 waktu setempat. Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama intensif antara Polri dan Special Branch Polis Diraja Malaysia (PDRM).

AFT yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri diketahui melarikan diri ke Malaysia setelah terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas negara. Ia sempat lolos dari upaya penangkapan di Kuala Lumpur sebelum akhirnya berhasil diamankan di Penang.

Ses NCB Interpol Divhubinter Polri, Untung Widyatmoko, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil koordinasi dan kerja sama internasional yang berjalan efektif antara aparat penegak hukum kedua negara.

“Penangkapan terhadap DPO berinisial AFT merupakan hasil kerja sama yang solid antara NCB Interpol Polri dengan Special Branch PDRM. Kami telah melakukan pemantauan dan operasi pencarian sejak awal Maret 2026 hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan di Penang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkomitmen untuk memburu para pelaku kejahatan lintas negara, khususnya yang melarikan diri ke luar negeri, melalui jalur kerja sama internasional.

Kasus ini merupakan pengembangan dari penyidikan jaringan narkotika yang sebelumnya menjerat sejumlah tersangka, termasuk E alias Koko E. Dalam penyidikan, AFT yang dikenal dengan julukan “The Doctor” diduga berperan sebagai distributor utama yang memasok berbagai jenis narkotika ke Indonesia.

Dari hasil pendalaman, AFT diketahui memasok narkotika jenis sabu, serta cartridge vape yang mengandung zat etomidate dengan berbagai merek. Modus operandi yang digunakan antara lain melalui jalur darat, laut, dan pengiriman kargo, termasuk menyembunyikan sabu di dalam boneka yang dikemas dalam kotak kado.

Saat ini, proses pemulangan tersangka ke Indonesia tengah dipersiapkan. Rencananya, AFT akan dipulangkan pada Senin (6/4/2026) pukul 10.00 waktu setempat dari Penang, Malaysia.

“Setelah proses administrasi selesai, yang bersangkutan akan segera dipulangkan ke Indonesia untuk menjalani proses hukum lebih lanjut oleh penyidik Dittipid Narkoba Bareskrim Polri,” tutup Untung.

AFT dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, di antaranya Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), serta Pasal 132 ayat (1), terkait peredaran, kepemilikan, dan keterlibatan dalam jaringan sindikat narkotika.

Tanah laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Polsek Tambang Ulang melakukan pengecekan lahan binaan Polri seluas 5 hektar yang berada di Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh jajaran Polsek Tambang Ulang sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat dalam mengelola lahan produktif, khususnya untuk persiapan masa tanam jagung.

Lahan binaan Polri tersebut saat ini digarap oleh Saudara Samsiar yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Berkah Bersama. Dari hasil pengecekan, kondisi lahan dinilai siap untuk memasuki tahap pengolahan awal sebelum proses penanaman dimulai.

Kapolsek Tambang Ulang dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah hukum Polsek Tambang Ulang.

“Kami dari Polsek Tambang Ulang terus berkomitmen untuk mendampingi dan memastikan lahan binaan ini dapat dimanfaatkan secara optimal. Harapannya, melalui pengelolaan yang baik bersama kelompok tani, hasil panen jagung nantinya bisa meningkat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Kapolsek.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani, menjadi kunci utama dalam keberhasilan program ini.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ketahanan pangan ini. Dengan kerja sama yang baik, kita optimis lahan ini dapat menjadi salah satu sumber pangan yang produktif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan pengecekan ini sekaligus menjadi bentuk monitoring serta evaluasi terhadap kesiapan lahan, sehingga proses penanaman jagung dapat berjalan tepat waktu dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Tanah Laut – Personel Polsek Pelaihari melaksanakan pemantauan proses penanaman jagung di lahan binaan yang berada di Desa Panggung Baru, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Lahan seluas kurang lebih 8 hektar tersebut digarap oleh sdri Nazaruddin sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Pelaihari memastikan proses penanaman jagung berjalan dengan baik, mulai dari pengolahan lahan hingga penanaman bibit jagung oleh para petani. Kehadiran polisi di tengah kegiatan pertanian ini juga sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat serta memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Kapolsek Pelaihari menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Tanah Laut.

“Polsek Pelaihari akan terus melakukan pendampingan serta pemantauan terhadap lahan-lahan pertanian jagung milik masyarakat maupun kelompok tani. Harapannya, hasil panen nanti bisa maksimal sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Kapolsek.

Statistik Pembaca