Kamis, 02 Juli 2026

Tanah Laut – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan jajaran Polres Tanah Laut melalui berbagai kegiatan pendampingan di sektor pertanian. Kali ini, Polsek Kurau Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Masdah yang berada di Desa Sarikandi RT 02 RW 01, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (3/7).

Kegiatan tersebut turut dilaksanakan bersama Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Faisal M, sebagai bentuk kehadiran Polri dalam mendukung masyarakat, khususnya para petani. Lahan jagung yang dipanen memiliki luas sekitar 5 hektar dengan potensi hasil mencapai kurang lebih 15 ton.

Potensi hasil panen tersebut menjadi kabar menggembirakan sekaligus menunjukkan perkembangan sektor pertanian yang cukup baik di wilayah Kecamatan Kurau. Selain mendukung para petani melalui kegiatan monitoring dan pendampingan, Polri juga terus menjalin komunikasi dengan masyarakat guna mengetahui perkembangan serta kebutuhan di lapangan.

Kapolsek Kurau IPTU Bambang Hariansyah mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan salah satu bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus hadir dan mendukung masyarakat, khususnya para petani, melalui pendampingan dan sinergi yang baik. Harapannya sektor pertanian dapat terus berkembang, hasil panen meningkat, serta mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat dan mendukung ketahanan pangan,” ujar IPTU Bambang Hariansyah.

Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Laut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Jorong melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus panen jagung di lahan yang digarap oleh Sandi Ardita, anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Kencana, yang berlokasi di lahan PT. Inhutani I, Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (3/7).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung sektor pertanian melalui pendampingan dan penguatan sinergi bersama masyarakat. Lahan jagung yang dipanen memiliki luas sekitar 3 hektar dengan hasil panen mencapai kurang lebih 12 ton. Hasil tersebut menunjukkan perkembangan pertanian yang cukup baik serta menjadi bukti kerja keras petani dalam mengelola lahan secara produktif.

Selain memberikan hasil panen yang menggembirakan, hasil jagung para petani juga telah memiliki jalur pemasaran. Jagung hasil panen dibeli oleh pengepul sekaligus pemodal, Karidi, dengan harga Rp3.900 per kilogram. Hal ini menjadi nilai positif karena hasil pertanian masyarakat dapat langsung terserap sehingga membantu meningkatkan perekonomian para petani.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung kegiatan masyarakat di sektor pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.

“Kami akan terus hadir melalui pendampingan dan menjalin sinergi dengan para petani agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat. Diharapkan hasil pertanian dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung program ketahanan pangan,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

 


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menghadiri Kegiatan Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektare di Provinsi pada Lokasi Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan pada Jumat (3/7/2026).

Kegiatan berlangsung di Lahan Oplah BP Pemuda Berkarya, Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan pertanian.

Gerakan tanam serempak tersebut diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi pemerintah terkait, kelompok tani, serta berbagai elemen masyarakat yang berkomitmen mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta secara simbolis melaksanakan penanaman di lahan optimalisasi sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan masa tanam dan pemanfaatan lahan pertanian secara maksimal. Program ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di daerah maupun secara nasional.

Kehadiran Kapolres Tanah Laut merupakan wujud dukungan Polri terhadap program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. Polri tidak hanya berperan dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga aktif bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan berbagai program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi lintas sektor, Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektare ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta memberikan manfaat bagi para petani dan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa Kabupaten Tanah Laut turut berpartisipasi dalam Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektare dengan memusatkan kegiatan di lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) BP Pemuda Berkarya, Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari.

"Untuk di Kabupaten Tanah Laut, pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak dipusatkan di Kelurahan Pabahanan dengan luas lahan sekitar 25 hektare. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional," ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

Ia menambahkan, Polres Tanah Laut siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

"Polri berkomitmen untuk terus mendukung program strategis nasional, termasuk di sektor pertanian. Melalui kolaborasi yang kuat, kami berharap lahan yang telah dioptimalkan ini mampu meningkatkan hasil panen, memperkuat ketahanan pangan, serta memberikan manfaat nyata bagi para petani dan masyarakat Kabupaten Tanah Laut," tutup Kapolres.


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), personel Polsek Pelaihari melaksanakan patroli dialogis di wilayah hukum Polsek Pelaihari, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (2/7/2026).

Kegiatan patroli ini menyasar sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi terjadinya gangguan kamtibmas, seperti kawasan permukiman, pusat keramaian, pertokoan, serta titik-titik yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog secara langsung dengan warga, petugas keamanan, dan para pemuda yang masih beraktivitas pada malam hari. Melalui dialog tersebut, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Selain memberikan imbauan, personel juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dalam memarkir kendaraan, memastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan, serta menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kegiatan patroli dialogis ini merupakan salah satu upaya preventif Polsek Pelaihari dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Kapolsek Pelaihari, Ipda Karya Jaya, mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan kegiatan rutin yang terus ditingkatkan sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Pelaihari.

"Melalui patroli dialogis, kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat. Kehadiran anggota Polri di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman serta mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan," ujar Ipda Karya Jaya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas maupun aktivitas yang mencurigakan. "Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif," tutupnya.

Rabu, 01 Juli 2026

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Panyipatan melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan Kelompok Tani (Poktan) Tunggal Jaya yang berada di Desa Panyipatan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (2/7).

Kegiatan panen tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap sektor pertanian sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Lahan jagung yang dipanen memiliki luas sekitar 10 hektar dengan hasil panen mencapai kurang lebih 56 ton.

Hasil panen tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan menjadi bukti nyata kerja keras para petani dalam mengelola lahan pertanian. Kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya pendampingan kepada masyarakat guna mendukung program ketahanan pangan yang terus digalakkan.

Kapolsek Panyipatan IPTU Wanda Satriadi mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan wujud komitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami akan terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat, khususnya di bidang pertanian, melalui pendampingan dan sinergi yang baik dengan para petani. Harapannya hasil pertanian dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat serta mendukung program ketahanan pangan,” ujar IPTU Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan bersama masyarakat akan terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung sektor pertanian agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


 

 


Tanah Laut – Momentum Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Polres Tanah Laut menjadi ajang apresiasi bagi masyarakat yang telah berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, Polres Tanah Laut menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) tingkat Polres Tanah Laut, Rabu (1/7/2026).

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan partisipasi masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Adapun para pemenang Lomba Satkamling dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, yaitu:

Juara I diraih Satkamling RT 1B, Desa Bumi Jaya, Kecamatan Pelaihari.

Juara II diraih Satkamling Dusun I RT 04 RW 01, Desa Asri Mulya, Kecamatan Jorong.

Juara III diraih Satkamling RT 12 RW 06, Dusun Wonosari, Desa Batu Mulya, Kecamatan Panyipatan.

Kapolres Tanah Laut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang sekaligus mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, keberadaan Satkamling merupakan salah satu bentuk nyata peran serta masyarakat dalam mendukung tugas Polri sebagai garda terdepan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban. Melalui Satkamling yang aktif, masyarakat tidak hanya menjadi objek pelayanan, tetapi juga menjadi mitra strategis Polri dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

"Lomba Satkamling ini bukan semata-mata untuk mencari juara, tetapi menjadi sarana memotivasi masyarakat agar terus menghidupkan kembali budaya ronda dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas Kamtibmas," ujar Kapolres.

Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh desa dan lingkungan di Kabupaten Tanah Laut untuk terus meningkatkan kualitas Satkamling sebagai bentuk implementasi sistem keamanan lingkungan yang partisipatif.

Melalui kegiatan ini, Polres Tanah Laut menegaskan komitmennya untuk terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung pengabdian Polri untuk masyarakat.


Tanah Laut – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Sebagai bentuk soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri, jajaran Polsek di bawah naungan Polres Tanah Laut menerima kejutan berupa penyerahan tumpeng sinergitas dari masing-masing Koramil dan Posramil jajaran Kodim 1009/Tanah Laut, Rabu (1/7/2026).

Penyerahan tumpeng dilaksanakan secara serentak di masing-masing Polsek jajaran Polres Tanah Laut. Kehadiran para Danramil beserta anggota TNI disambut hangat oleh para Kapolsek dan personel Polri dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Momentum tersebut menjadi simbol eratnya hubungan dan kerja sama antara TNI dan Polri yang selama ini terus terjalin dengan baik dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.

Dalam suasana sederhana namun penuh makna, prosesi penyerahan tumpeng diikuti dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, serta ramah tamah antara personel TNI dan Polri. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud penghormatan dan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada keluarga besar Polri.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kejutan yang diberikan oleh jajaran Kodim 1009/Tanah Laut melalui Koramil dan Posramil di setiap wilayah.

"Sinergitas TNI-Polri merupakan kekuatan utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kejutan berupa tumpeng ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol kuatnya kebersamaan, kekompakan, dan soliditas yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik. Semoga hubungan harmonis ini terus terpelihara demi memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Kapolres.

Kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen bersama antara TNI dan Polri untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan. Dengan semangat kebersamaan, kedua institusi bertekad menjaga persatuan, mempererat koordinasi, serta terus hadir memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Momen penuh keakraban ini menjadi salah satu rangkaian yang semakin menguatkan makna Hari Bhayangkara ke-80, bahwa sinergi TNI-Polri merupakan fondasi penting dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat.

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang Bripka Febrian Anggara melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan masyarakat/swasta binaan Polri milik Jono, warga Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (2/7).

Kegiatan monitoring dilakukan sebagai bentuk pendampingan dan dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya para petani, guna memastikan perkembangan tanaman berjalan dengan baik hingga memasuki masa panen. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 10 hektar dengan usia tanaman kurang lebih 110 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman jagung terlihat tumbuh dengan baik dan diperkirakan akan memasuki masa panen dalam beberapa hari ke depan. Hal ini menjadi kabar positif bagi para petani serta menunjukkan hasil yang baik dari proses perawatan dan pengelolaan lahan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan bahwa kegiatan monitoring yang dilakukan jajaran Bhabinkamtibmas merupakan bentuk kehadiran Polri dalam mendukung sektor pertanian serta menjaga sinergi bersama masyarakat.

“Kami akan terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya para petani, agar program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik. Diharapkan hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani dan masyarakat,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Melalui kegiatan pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan, Polsek Bati-Bati berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan sektor pertanian sebagai salah satu langkah memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca