Rabu, 22 Juli 2026



BANJARBARU – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tanah Laut mengikuti kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Binmas Polda Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan pada Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 Wita tersebut bertempat di Aula Rupatama Bharadaksa Polda Kalimantan Selatan dan diikuti oleh para pejabat fungsi Binmas dari jajaran Polres se-Kalimantan Selatan.

Dari Polres Tanah Laut, kegiatan dihadiri oleh Plt. Kasat Binmas Polres Tanah Laut, Ps. KBO Sat Binmas Polres Tanah Laut, serta Ps. Kanit Bhabinkamtibmas Sat Binmas Polres Tanah Laut.

Rakernis Fungsi Binmas Tahun Anggaran 2026 ini diselenggarakan sebagai wadah koordinasi, evaluasi, dan penyamaan persepsi dalam pelaksanaan tugas-tugas pembinaan masyarakat. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme personel Binmas dalam mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kalimantan Selatan.

Melalui Rakernis ini, diharapkan seluruh personel fungsi Binmas dapat semakin optimal dalam melaksanakan tugas pembinaan, penyuluhan, kemitraan dengan masyarakat, serta penguatan peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri dalam menjaga dan memelihara keamanan di lingkungan masyarakat.

Sat Binmas Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat guna mendukung terwujudnya Polri yang Presisi serta terciptanya Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut.

 


Tanah Laut – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Kintap, Polsek Kintap melaksanakan kegiatan pengecekan sarana dan prasarana (sarpras) alat pemadam kebakaran di perusahaan perkebunan kelapa sawit, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 Wita hingga 15.30 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kintap bersama empat personel Polsek Kintap. Adapun lokasi yang menjadi sasaran pengecekan yakni PT. SMART dan PT. GMK yang berada di wilayah hukum Polsek Kintap, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran yang dimiliki perusahaan guna memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Karhutla, terutama pada musim kemarau yang rawan terjadi kebakaran lahan.

Selain melakukan pengecekan peralatan, petugas juga melaksanakan pemetaan (mapping) terhadap daerah-daerah yang berpotensi rawan Karhutla serta mengidentifikasi lokasi sumber air terdekat yang dapat dimanfaatkan untuk proses pemadaman apabila terjadi kebakaran.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran merupakan salah satu langkah penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Sinergi antara kepolisian dan pihak perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan sehingga potensi kebakaran dapat diminimalisir sejak dini.

Melalui kegiatan ini, Polsek Kintap terus berkomitmen melakukan langkah-langkah preventif guna menjaga wilayah Kecamatan Kintap tetap aman dari ancaman Karhutla, sekaligus memastikan seluruh pihak terkait memiliki kesiapan yang optimal dalam menghadapi situasi darurat kebakaran lahan dan hutan.

 


Tanah Laut – Dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penangkapan ikan menggunakan alat yang dapat merusak ekosistem perairan, Sat Polairud Polres Tanah Laut bersama Dinas Perikanan melaksanakan kegiatan patroli gabungan pada Rabu (22/7/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 22.00 Wita tersebut menyasar sejumlah wilayah perairan di Desa Padang, Kecamatan Bati-Bati dan Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

Patroli gabungan dilaksanakan sebagai bentuk respons cepat atas informasi dari masyarakat mengenai adanya dugaan penggunaan alat setrum untuk menangkap ikan. Metode penangkapan tersebut merupakan tindakan yang dilarang karena dapat mengakibatkan kerusakan habitat perairan, membunuh berbagai jenis biota secara tidak selektif, serta mengancam kelestarian sumber daya perikanan.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Polairud Polres Tanah Laut bersama petugas Dinas Perikanan melakukan pemantauan dan pemeriksaan di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas penangkapan ikan. Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan para nelayan agar tidak menggunakan alat tangkap yang merusak lingkungan serta selalu mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut menyampaikan bahwa kegiatan patroli bersama ini merupakan upaya preventif untuk menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga sumber daya perikanan yang berkelanjutan.

"Diharapkan melalui kegiatan patroli dan edukasi yang dilakukan secara rutin, masyarakat semakin memahami dampak negatif penggunaan alat setrum ikan serta turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan perairan di wilayah Kabupaten Tanah Laut," ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman dan kondusif. Sat Polairud Polres Tanah Laut akan terus meningkatkan patroli serta menjalin sinergi dengan instansi terkait dan masyarakat guna mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat merusak ekosistem perairan.

Tanah Laut – Komitmen Polsek Takisung Polres Tanah Laut dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui kegiatan monitoring panen jagung di lahan binaan Polri. Kegiatan kali ini dilaksanakan di lahan milik Kalimi yang berlokasi di Jalan Pedayung, Desa Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (23/7).

Panen dilakukan di lahan seluas kurang lebih 3 hektare dengan hasil mencapai sekitar 6 ton jagung. Kehadiran personel Polsek Takisung dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan kepada para petani sekaligus memastikan proses panen berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan hasil yang optimal.

Selain memantau jalannya panen, personel juga berdialog langsung dengan pemilik lahan mengenai hasil produksi, kondisi tanaman selama masa budidaya, hingga berbagai kendala yang dihadapi selama proses penanaman. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam mendukung kemajuan sektor pertanian.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan bahwa Polri akan terus hadir mendampingi para petani, mulai dari proses penanaman, perawatan hingga masa panen sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Pendampingan kepada para petani merupakan komitmen kami untuk mendukung keberhasilan sektor pertanian. Kami berharap hasil panen yang diperoleh dapat meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat perekonomian masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut,” ujar AKP Duki.

Melalui kolaborasi yang erat antara Polri dan masyarakat, Polsek Takisung berkomitmen untuk terus mendorong produktivitas pertanian di wilayahnya. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menciptakan sektor pertanian yang semakin maju, mandiri, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Komitmen Polsek Takisung Polres Tanah Laut dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri. Kali ini, monitoring dilaksanakan di lahan milik Sunardi yang berada di Desa Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (23/7).

Lahan jagung seluas kurang lebih 3 hektare tersebut kini telah memasuki usia tanam sekitar 87 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang baik dan sehat. Memasuki fase menjelang panen, kondisi tanaman terus dipantau guna memastikan proses budidaya berjalan optimal sehingga mampu menghasilkan produksi yang maksimal.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Takisung juga berdialog dengan pemilik lahan mengenai perkembangan tanaman, pola perawatan, hingga kesiapan menghadapi masa panen. Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, salah satunya melalui sektor pertanian.

“Monitoring tanaman jagung dilakukan secara rutin sebagai bentuk pendampingan kepada para petani. Kami berharap tanaman yang saat ini tumbuh dengan baik dapat menghasilkan panen yang optimal, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut,” ujar AKP Duki.

Melalui sinergi yang terus terjalin antara Polri dan masyarakat, Polsek Takisung berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan sektor pertanian agar semakin produktif, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan serta peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


 

Selasa, 21 Juli 2026

Tanah Laut – Polsek Kintap Polres Tanah Laut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di wilayah hukumnya. Kali ini, monitoring dilakukan di lahan milik Suprat yang berlokasi di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (22/7).

Lahan jagung seluas kurang lebih 1,5 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 65 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman terlihat tumbuh dengan baik dan berkembang secara optimal. Memasuki fase pertumbuhan menuju pembentukan tongkol, tanaman terus mendapatkan perawatan agar mampu menghasilkan panen yang maksimal.

Dalam kegiatan monitoring, personel Polsek Kintap juga berdialog langsung dengan pemilik lahan mengenai proses budidaya, perawatan tanaman, serta kendala yang dihadapi selama masa tanam. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan Polri kepada para petani untuk memastikan proses budidaya berjalan dengan baik sekaligus mempererat komunikasi dan sinergi bersama masyarakat.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan salah satu bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan monitoring dan pendampingan kepada para petani. Kami berharap tanaman jagung yang saat ini tumbuh dengan baik dapat menghasilkan panen yang optimal, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Melalui sinergi yang terus terjalin antara Polri dan masyarakat, Polsek Kintap berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan sektor pertanian agar semakin produktif dan berkelanjutan. Kehadiran Polri diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Jorong Polres Tanah Laut terus melakukan pendampingan kepada para petani melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di wilayah hukumnya. Kali ini, monitoring dilaksanakan di lahan PT CMAL yang berada di Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, yang digarap oleh Afandi. Rabu (22/7).

Lahan jagung seluas kurang lebih 3 hektare tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada akhir Juli. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik dengan perkembangan yang cukup optimal. Personel Polsek Jorong memastikan tanaman terus mendapatkan perawatan yang maksimal agar hasil panen nantinya sesuai dengan harapan.

Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, personel juga berdialog dengan penggarap lahan mengenai proses budidaya, perawatan, hingga kesiapan menghadapi masa panen. Pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat yang berprofesi sebagai petani.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara rutin, kami ingin memastikan tanaman jagung berkembang dengan baik hingga memasuki masa panen. Harapannya, hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat bagi para petani, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong akan terus bersinergi dengan para petani dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung kemajuan sektor pertanian. Pendampingan yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Dalam rangka meningkatkan disiplin dan profesionalisme anggota Polri, Kapolsek Kintap melaksanakan kegiatan Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gaktibplin) terhadap personel Polsek Kintap, Rabu (22/7/2026) bertempat di Mapolsek Kintap.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kintap tersebut diikuti oleh seluruh personel Polsek Kintap. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kelengkapan administrasi dan sikap tampang anggota sebagai bentuk pengawasan internal guna memastikan setiap personel senantiasa mematuhi aturan yang berlaku.

Adapun sasaran pemeriksaan meliputi Kartu Tanda Anggota (KTA), Surat Izin Mengemudi (SIM), Kartu Tanda Penduduk (KTP), kartu BPJS, kartu senjata api (Senpi), kelengkapan pakaian dinas (Gampol), serta sikap tampang personel.

Dari hasil pemeriksaan yang dilaksanakan, seluruh personel Polsek Kintap dinyatakan lengkap dan tidak ditemukan adanya pelanggaran maupun ketidaksesuaian terhadap ketentuan yang berlaku.

Kapolsek Kintap menyampaikan bahwa kegiatan Gaktibplin ini merupakan langkah rutin untuk menjaga kedisiplinan, kesiapsiagaan, dan profesionalisme anggota dalam melaksanakan tugas pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum kepada masyarakat.

Dengan pelaksanaan Gaktibplin secara berkala, diharapkan seluruh personel Polsek Kintap dapat terus mempertahankan kedisiplinan dan menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri yang Presisi.

Statistik Pembaca