Minggu, 24 Mei 2026

Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta memastikan pendistribusian BBM berjalan lancar, Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli dan monitoring di SPBU wilayah hukum Polsek Bati-Bati, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan dilaksanakan di SPBU Nusa Indah Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, yang dikelola oleh PT. Candra Emas Permata Lestari.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Bati-Bati melakukan pemantauan terhadap aktivitas penyaluran BBM kepada masyarakat guna mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan maupun antrean yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tertib saat melakukan pengisian BBM.

Kapolsek Bati-Bati AKP Afiannor mengatakan bahwa kegiatan patroli dan monitoring ini merupakan upaya kepolisian dalam memastikan distribusi BBM di wilayah Kecamatan Bati-Bati berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.

“Kegiatan patroli dan monitoring di SPBU rutin kami lakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi. Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh BBM dengan aman dan tertib,” ujar AKP Afiannor.

Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polsek Bati-Bati.

“Polsek Bati-Bati akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan, khususnya pada objek vital dan tempat pelayanan publik guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Berkala Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Satya Brata Mapolres Tanah Laut, Senin (25/5). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 204 personel Polri dan ASN Polri di lingkungan Polres Tanah Laut.

Pemeriksaan kesehatan berkala ini merupakan program rutin institusi Polri yang dilaksanakan setiap enam bulan maupun satu tahun sekali sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatan personel. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau kondisi fisik dan mental anggota Polri serta ASN Polri guna memastikan kesiapan optimal dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, para peserta menjalani berbagai tahapan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari pendaftaran, pengambilan sampel darah, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan kadar lemak tubuh, pemeriksaan mata dan gigi, pemeriksaan dokter umum, tes urine, rontgen thorax, EKG, hingga pemeriksaan kesehatan jiwa atau MMPI.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan berkala ini menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan personel sejak dini sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan maupun penanganan apabila ditemukan gangguan kesehatan.

“Pemeriksaan kesehatan berkala ini merupakan bentuk perhatian institusi kepada seluruh personel dan ASN Polri agar selalu dalam kondisi sehat, baik secara fisik maupun mental. Dengan kesehatan yang terjaga, personel dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” ujar Kapolres Tanah Laut.

Beliau juga mengimbau seluruh personel untuk terus menjaga pola hidup sehat dan memanfaatkan kegiatan pemeriksaan kesehatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh anggota dapat mengetahui kondisi kesehatannya masing-masing sehingga tetap siap dan optimal dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.

 


Tanah Laut – Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H.  memimpin kegiatan Jam Pimpinan Polres Tanah Laut yang dilaksanakan pada Senin (25/5). di Lapangan Apel Polres Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran, seluruh perwira, bintara, ASN serta PHL Polres Tanah Laut.

Dalam arahannya, Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi serta kedisiplinan yang selama ini tetap terjaga dengan baik. Beliau menekankan bahwa hingga saat ini tidak terdapat personel yang melakukan pelanggaran, sehingga kondisi tersebut harus terus dipertahankan.

Selain itu, Wakapolres juga mengingatkan kepada seluruh anggota bahwa apabila belum dapat menorehkan prestasi, maka jangan sampai melakukan pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa besok akan dilaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Tabanio. Seluruh personel diminta mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut agar dapat berjalan aman dan lancar.

Kompol Thomas Afrian turut mengimbau seluruh anggota agar selalu menjaga kesehatan dan stamina dalam menjalankan tugas sehari-hari. Menurutnya, setiap personel harus mampu memahami dan menjaga kondisi kesehatannya masing-masing agar tetap prima saat bertugas melayani masyarakat.

Di bidang operasional, Wakapolres menegaskan agar Kring Serse kembali diaktifkan guna meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Selain itu, seluruh personel juga diminta untuk terus meningkatkan kegiatan patroli, khususnya pada jam-jam rawan gangguan kamtibmas, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

Melalui kegiatan Jam Pimpinan ini diharapkan seluruh personel Polres Tanah Laut dapat terus meningkatkan disiplin, soliditas serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Tanah Laut – Program ketahanan pangan yang digagas Polsek Jorong terus menunjukkan hasil positif. Tanaman jagung di lahan binaan Wana Kencana, Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, kini memasuki usia 90 hari dan diperkirakan akan mulai dipanen pada akhir Mei mendatang. Senin (25/5).

Monitoring perkembangan tanaman dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Sabuhur Aiptu Bhara Yunianto. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Jorong melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung di lahan seluas 4 hektar yang terlihat tumbuh subur dan merata.

Selain memastikan kondisi tanaman, monitoring juga dilakukan untuk mengetahui kesiapan petani menghadapi masa panen serta memastikan perawatan tanaman tetap optimal hingga waktu panen tiba.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H. mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan pihak kepolisian merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya mempererat kemitraan dengan masyarakat.

“Program lahan binaan ini menjadi salah satu langkah nyata Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Jorong,” ujar AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H.

Ia menambahkan, kondisi tanaman jagung yang tumbuh dengan baik menjadi indikator keberhasilan sinergi antara kepolisian dan kelompok tani dalam mengelola sektor pertanian secara berkelanjutan. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Kali ini, Ka SPK Polsek Kurau Aiptu Widhi didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Faisal Mubarak melaksanakan monitoring pasca tanam jagung di lahan milik Sdri. Masdah, yang berada di Desa Srikandi, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut. Senin (25/5).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan optimal. Di lahan seluas 5 hektar tersebut, tanaman jagung diketahui telah memasuki usia sekitar 20 hari dan menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik.

Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, personel Polsek Kurau juga berdialog dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman, kebutuhan pupuk, hingga antisipasi hama agar hasil panen nantinya maksimal.

Kapolsek Kurau IPTU Bambang Hariansyah, S.H. mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan tanaman jagung milik warga dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil panen yang maksimal. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan warga melalui sektor pertanian,” ujar IPTU Bambang Hariansyah, S.H.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian di wilayah hukum Polsek Kurau. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut - Pagi di Desa Suka Ramah, Kecamatan Panyipatan, berjalan seperti biasa. Angin bergerak pelan di sela tanaman jagung yang tumbuh di lahan seluas tujuh hektar milik Gitowiyono. Usia tanaman telah memasuki sekitar 70 hari—masa yang menentukan sebelum panen tiba. Minggu (24/5).

Di tengah hamparan jagung itu, personel Polsek Panyipatan melakukan monitoring lahan binaan Polri. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman sekaligus memastikan aktivitas pertanian masyarakat berjalan aman dan lancar.

Selain mengecek kondisi tanaman, anggota kepolisian juga berdialog dengan pemilik lahan dan warga sekitar mengenai perawatan tanaman, kondisi lingkungan, serta berbagai kendala yang dihadapi petani selama masa tanam. Pendekatan semacam ini menjadi bagian dari keterlibatan Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Bagi Polsek Panyipatan, keberadaan anggota di lahan pertanian bukan hanya bentuk pengawasan, tetapi juga upaya membangun kedekatan dengan masyarakat desa. Kehadiran polisi di tengah aktivitas warga diharapkan mampu menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat hubungan sosial antara aparat dan masyarakat.

Kapolsek Panyipatan mengatakan bahwa kegiatan monitoring lahan jagung binaan Polri akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian masyarakat.

“Kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pertanian warga. Melalui kegiatan ini, Polri hadir untuk mendukung program swasembada pangan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut,” jelas Kapolsek Panyipatan.

 

Dengan kondisi tanaman yang tumbuh cukup baik, lahan jagung di Desa Suka Ramah diharapkan mampu menghasilkan panen optimal dalam beberapa waktu ke depan. Di balik kegiatan monitoring itu, tersimpan pesan yang lebih besar: ketahanan pangan bukan hanya urusan petani, tetapi menjadi tanggung jawab bersama yang dijaga melalui kolaborasi dan kehadiran negara hingga ke tingkat desa. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut - Hamparan jagung seluas satu hektar di Desa Batu Mulia RT 005, Kecamatan Panyipatan, tampak menghijau di bawah langit siang. Tanaman berusia sekitar 70 hari itu menjadi salah satu lahan binaan Polri yang kini rutin dipantau untuk mendukung program swasembada pangan. Minggu (24/5).

Pada kegiatan monitoring tersebut, Kanit Samapta Polsek Panyipatan bersama anggota turun langsung ke area pertanian milik Eko Prasetyo. Mereka melakukan patroli sambil mengecek perkembangan tanaman jagung, kondisi lahan, hingga memastikan tidak ada kendala berarti yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman menjelang masa panen.

Langkah itu merupakan bagian dari keterlibatan Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Di sejumlah wilayah pedesaan, aparat kepolisian kini tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendampingi masyarakat dalam sektor pertanian.

Kapolsek Panyipatan mengatakan bahwa kegiatan monitoring dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keberlangsungan program swasembada pangan yang tengah digalakkan pemerintah.

“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan tanaman jagung masyarakat dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen. Polri mendukung penuh program swasembada pangan dengan terus bersinergi bersama petani dan masyarakat desa,” ungkap Kapolsek Panyipatan.

Menurutnya, keberhasilan program pangan tidak hanya bergantung pada hasil panen, tetapi juga pada konsistensi pendampingan dan kerja sama lintas sektor di tingkat desa. Karena itu, patroli ke lahan pertanian akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk dukungan moril sekaligus pengawasan lapangan.

Di tengah tantangan sektor pertanian, ladang jagung di Desa Batu Mulia menjadi simbol sederhana bahwa upaya menjaga ketersediaan pangan dimulai dari desa dengan kolaborasi antara petani, masyarakat, dan aparat yang ikut menjaga harapan tetap tumbuh di setiap baris tanaman. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca