Rabu, 25 Februari 2026

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan serta memastikan hasil panen petani dapat dikelola secara optimal, Polsek Batu Ampar jajaran Polres Tanah Laut melaksanakan pemantauan kondisi mesin pengering (dryer) jagung milik Sdr. Suyono yang berlokasi di Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan guna melihat secara langsung kesiapan sarana pascapanen, khususnya mesin dryer yang memiliki peran penting dalam menjaga kualitas jagung sebelum dipasarkan.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi mesin dryer mengalami kerusakan yang cukup parah. Mesin pembakaran dilaporkan tidak maksimal dalam mengeringkan dan sudah tidak digunakan karena biaya pengoperasian lebih besar dari pada hasil produksi.

Kapolsek Batu Ampar, AKP Munadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap para petani, khususnya dalam mendukung keberlangsungan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Jorong.

“Kami ingin memastikan bahwa sarana pendukung pertanian, termasuk mesin pengering jagung, dalam kondisi layak pakai. Mesin dryer sangat penting untuk menjaga mutu hasil panen. Dengan adanya kerusakan ini, kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapat segera dilakukan perbaikan sehingga aktivitas pengeringan jagung dapat kembali berjalan optimal,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa jajaran kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, namun juga mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari ketahanan ekonomi masyarakat.

“Kami berkomitmen mendukung para petani dalam setiap tahapan, mulai dari proses tanam hingga pascapanen. Sarana seperti mesin dryer memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas dan nilai jual jagung. Kami akan mendorong sinergi dengan instansi terkait agar permasalahan ini dapat segera ditangani,” tegas Kapolres.

Melalui kegiatan ini, diharapkan perbaikan mesin dryer dapat segera terealisasi sehingga hasil panen jagung petani di Desa Sabuhur tetap terjaga kualitasnya dan mampu memberikan nilai ekonomi yang maksimal bagi masyarakat.

Tanah Laut - Kapolsek Pelaihari bersama anggota dan Bhayangkari melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian takjil kepada warga masyarakat dan para pengendara yang melintas di depan Mako Polsek Pelaihari, Polres Tanah Laut, yang berlokasi di Jl. A. Syairani, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (23/2).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan. Sejak sore hari, Kapolsek Pelaihari bersama personel dan Bhayangkari telah bersiap di depan Mako untuk membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, serta warga sekitar yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Personel Polsek Pelaihari terlihat berinteraksi langsung dengan masyarakat, menyapa para pengendara dengan ramah sembari menyerahkan paket takjil. Senyum dan ucapan terima kasih dari warga menjadi gambaran nyata kedekatan antara Polri dan masyarakat yang terjalin dengan baik.

Selain membagikan takjil, Kapolsek Pelaihari juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Para pengendara diimbau agar selalu tertib berlalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara roda dua, serta tidak ugal-ugalan di jalan demi keselamatan bersama. Imbauan juga disampaikan agar masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan, serta saling menghormati antar sesama.

Kapolsek Pelaihari Iptu Benny Wishnu Wardhany, S.E., S.H., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, sekaligus upaya mempererat silaturahmi. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Momentum Ramadan dijadikan sebagai sarana untuk berbagi kebaikan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Kegiatan pembagian takjil berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang merasa terbantu dan mengapresiasi kepedulian Polsek Pelaihari beserta Bhayangkari. Situasi arus lalu lintas di depan Mako tetap terpantau aman dan tertib selama kegiatan berlangsung.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, serta menciptakan suasana Ramadan yang aman, damai, dan penuh kebersamaan di wilayah hukum Polres Tanah Laut, khususnya di Kecamatan Pelaihari.


Tanah Laut - Menjelang waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadan, jajaran Polres Tanah Laut kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar aksi simpatik berupa pembagian paket takjil gratis di wilayah Pelaihari, Selasa (24/2) sore.

Kegiatan sosial tersebut dipusatkan di Jalan Kemakmuran, salah satu ruas jalan yang cukup ramai dilalui masyarakat menjelang waktu berbuka. Sejak sore hari, personel sudah bersiaga di lokasi guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K, M.I.K, hadir langsung memimpin kegiatan sekaligus turun ke jalan menyapa masyarakat dan membagikan paket takjil kepada para pengendara maupun pejalan kaki yang melintas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, personel dari berbagai satuan fungsi, serta Bhayangkari Cabang Tanah Laut yang ikut berpartisipasi aktif membagikan takjil dengan penuh kehangatan dan senyum kepada masyarakat.

Sasaran pembagian takjil meliputi pengendara sepeda motor, pengemudi ojek online, sopir angkutan, hingga pejalan kaki yang masih berada di perjalanan saat menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat, terlihat dari banyaknya warga yang menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kepedulian Polres Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial kemanusiaan.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Semoga apa yang kami lakukan ini dapat membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan agar bisa berbuka tepat waktu,” ujar Kapolres.

 


Aksi tawuran yang direncanakan sekelompok remaja di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil digagalkan oleh Tim Patroli Raimas Direktorat Samapta Polda Kalsel. Penangkapan ini merupakan bentuk respons cepat atas laporan masyarakat mengenai kerumunan yang mencurigakan di wilayah tersebut.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. menerangkan, Peristiwa itu terjadi di 2 lokasi berbeda yakni di Jalan Karang Anyar 1, tepatnya di dekat lingkungan SMPN 9 Banjarbaru, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara dan di Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru, pada Jumat (20/2/2026) pagi.

Mendapat informasi dari warga yang resah, Tim Raimas dipimpin Iptu Fannan, S.H., M.H., M.I.Kom. langsung meluncur ke lokasi dan berhasil mengamankan 11 orang sebelum aksi saling serang terjadi.

“Tim kami langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat. Di dua lokasi kami mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran. Mereka langsung kami amankan beserta sejumlah barang bukti,” ujar Kabid Humas, Selasa (24/2/2026).

Dari tangan para pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 5 unit sepeda motor yang digunakan untuk mobilitas, 3 bilah senjata tajam jenis Parang, Celurit panjang, Gergaji besar yang diduga akan digunakan dalam perkelahian, serta 7 buah handphone.

Para pelaku yang berhasil diamankan memiliki inisial FD, AF, NA, MS, DA, AL, MN, GI, AN, MD, dan MR. Mereka selanjutnya dibawa ke Mapolres Banjarbaru untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut. Dari total 11 orang tersebut, 10 orang di antaranya masih berstatus sebagai anak di bawah umur, sementara satu orang lainnya sudah dewasa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka terbagi dalam tiga kelompok berbeda, yaitu Kelompok Independen, Kelompok Tome, dan Kelompok GT (Gudang Tengah). Para pelaku diduga telah merencanakan pertemuan untuk melakukan aksi tawuran.

Mengingat sebagian besar pelaku adalah anak di bawah umur, Polres Banjarbaru kemudian melibatkan berbagai pihak dalam proses pembinaan. Para orang tua pelaku, dengan disaksikan oleh Ketua RT setempat, tokoh masyarakat, guru sekolah, serta Bhabinkamtibmas, diminta membuat surat pernyataan penjaminan untuk masing-masing anak.

Sebelum dikembalikan kepada orang tua, para pelaku terlebih dahulu mendapatkan pembinaan dari jajaran Polres Banjarbaru. Pembinaan tersebut langsung diberikan oleh Kasat Intelkam AKP Indra Wahyu Wibowo, S.H., M.M., yang didampingi oleh KBO Reskrim Iptu Iwan, Iptu A. Suryadi, dan Iptu Saikoni. Dalam kesempatan itu, mereka diberi pemahaman mengenai bahaya kenakalan remaja, dampak hukum dari tindak pidana kekerasan, serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing khususnya pada momen bulan suci Ramadhan ini.

Pihak kepolisian mengimbau kepada para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama di malam hari, agar tidak terjerumus dalam aksi tawuran atau tindakan kriminal lainnya.

 


Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers pada Selasa (24/2/2026) siang terkait pengungkapan kasus besar peredaran gelap narkotika. Dari tangan seorang kurir, polisi berhasil menyita barang bukti sabu seberat 29.944,33 gram (29,9 Kg) dan 15.056 butir pil ekstasi dengan berat bersih 5.767,47 gram.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kasus ini merupakan pengungkapan besar diawal Ramadhan ini.

"Kasus ini merupakan jaringan antarprovinsi yang menghubungkan Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel), dan diduga kuat terafiliasi dengan jaringan internasional yang dikendalikan oleh seorang bandar berinisial FP alias M," pungkas Kapolda Kalsel.

Tersangka yang diamankan berinisial IW (32), seorang pria yang memiliki dua alamat tinggal, yaitu di KP. Pasir Rancajatake, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten; serta di Jalan Maduhara, Komplek Graha Maduhara, Kelurahan Kereng Bangkurai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangkaraya, Kalteng.

Dijelaskan oleh Kapolda Kalsel, Penangkapan bermula pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 02.15 Wita. Petugas Ditresnarkoba Polda Kalsel mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa IW kerap melakukan transaksi dan mengantar narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Berdasarkan informasi tersebut, tim segera melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan dan menganalisis data-data scientific untuk melacak keberadaan IW. Setelah berhasil memastikan posisi target, petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan di lokasi yang telah ditentukan.

Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan dalam sebuah tas ransel berwarna orange yang dibawa oleh IW. Dari dalam tas tersebut, ditemukan 30 paket sabu dan 3 paket besar berisi ribuan butir ekstasi. IW beserta barang bukti kemudian digelandang ke Mapolda Kalsel untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap modus yang digunakan untuk mengelabui petugas. Sabu-sabu tersebut dikemas secara rapi dalam kemasan berwarna gold dengan logo harimau. Sementara itu, ribuan butir ekstasi dikemas dalam kemasan besar berwarna putih. Seluruh barang bukti tersebut dimasukkan ke dalam ransel warna orange yang dibawa tersangka.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi Kamtibmas bulan suci Ramadhan agar tetap kondusif dengan cara menambah amal ibadah serta menghindari perbuatan yang tidak baik seperti mengkonsumsi narkoba, balap liar, dan tawuran.

"Mari kita bersama-sama memerangi narkoba, dengan memberikan kepolisian informasi peredaran-peredaran narkoba yang ada di Kalimantan Selatan sehingga kita dapat memberantas dan menangkap pelaku narkoba demi masa depan generasi pemuda kita dan meningkatkan kesejahteraan Banua kita tercinta," imbau Kapolda Kalsel.

Sementara itu Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, S.I.K., M.M. menambahkan bahwa keberhasilan ini menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Dari jumlah barang bukti yang diamankan, diperkirakan sebanyak 164.777 jiwa berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkotika.

"Jika barang bukti ini sampai beredar di masyarakat, dampaknya akan sangat luar biasa. Tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan ribuan anak bangsa," ujar Dirresnarkoba.

Selain menyelamatkan jiwa, pengungkapan ini juga menghemat potensi biaya rehabilitasi yang harus ditanggung negara maupun masyarakat. Apabila para penyalahguna ini harus direhabilitasi, diperlukan biaya sebesar Rp.823.885.000.000,- (Delapan ratus dua puluh tiga miliar lebih rupiah).

Adapun nilai barang bukti yang disita jika diuangkan mencapai Rp.68.955.794.000,- (Enam puluh delapan miliar lebih rupiah).

Tersangka IW kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU RI Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang RI Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polda Kalsel berkomitmen untuk terus memburu dan membongkar jaringan narkotika di wilayah hukumnya, serta mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi guna memberantas peredaran gelap narkoba.

Statistik Pembaca