Jumat, 15 Agustus 2025

Tanah Laut – Wakapolres Tanah Laut, Kompol Andri Hutagalung, S.Ab., M.A.P. menghadiri kegiatan Pengukuhan Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tanah Laut Tahun 2025 yang dilaksanakan di Balairung Tuntung Pandang, Pelaihari, Jum'at (15/8)

Pengukuhan Paskibraka merupakan momen penting menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Sebanyak puluhan pelajar terbaik yang telah melalui proses seleksi ketat dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka yang nantinya akan bertugas mengibarkan bendera Merah Putih pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2025 di Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan dipimpin oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Tanah Laut, para pejabat SKPD, tokoh masyarakat, serta para orang tua anggota Paskibraka.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Tanah Laut, Kompol Andri Hutagalung, S.Ab., M.A.P.  memberikan apresiasi atas dedikasi dan semangat para pelajar yang terpilih. Beliau juga menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga amanah besar untuk menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan nasionalisme.

“Semoga adik-adik Paskibraka yang baru saja dikukuhkan dapat melaksanakan tugas dengan penuh semangat dan menjadi teladan bagi generasi muda Tanah Laut,” ungkap Kompol Andri Hutagalung.


Tanah Laut – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Polres Tanah Laut turut serta dalam kegiatan Merdeka Run yang digelar di Lapangan Pertasi Kencana Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (16/8).

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. bersama jajaran mengikuti langsung kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA tersebut. Start diawali di Lapangan Pertasi Kencana, dengan rute melewati Jalan A. Yani A. Syairani – RTH – Komplek Gasper – Jalan A. Yani Simpang Desa Atu-atu – Jalan Perkantoran Disdik – Jalan Perkantoran Kejaksaan – Jalan A. Yani Simpang Perkantoran Pemda, dan kembali finish di Lapangan Pertasi Kencana.

Setelah Merdeka Run selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama yang dipandu oleh instruktur Zumba Zien Yusup. Senam berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir, termasuk Bupati Tanah Laut beserta istri, Wakil Bupati beserta istri, Forkopimda, jajaran SKPD, tokoh masyarakat, pemuda, panitia penyelenggara, serta tamu undangan lainnya.

Selain itu, untuk menambah semarak acara, panitia juga menyiapkan pembagian hadiah dan door prize bagi para peserta yang beruntung.

Acara yang diikuti sekitar 200 orang tersebut berlangsung lancar, tertib, dan penuh keakraban. Kapolres Tanah Laut menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar olahraga, melainkan juga wadah untuk mempererat kebersamaan, menjaga kesehatan, serta menumbuhkan rasa nasionalisme di momen peringatan hari kemerdekaan.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. mengatakan melalui kegiatan Merdeka Run dan senam bersama ini, kita ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, menjaga kesehatan, serta mempererat tali silaturahmi antar masyarakat, pemerintah daerah, dan Polri. 

“Momen HUT ke-80 Republik Indonesia ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif yang bermanfaat bagi bangsa dan daerah, khususnya Kabupaten Tanah Laut.” Pungkas Kapolres.

Kamis, 14 Agustus 2025

Tanah Laut – Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Polres Tanah Laut yang melaksanakan piket di Pos Terpadu Karhutla terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengecekan di wilayah rawan kebakaran.

Memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat serta melaksanakan patroli secara rutin di area yang berpotensi terjadi kebakaran.

Kegiatan patroli dilakukan dengan menyusuri daerah-daerah yang rawan bencana Karhutla, mendatangi lokasi-lokasi yang dikhawatirkan dapat menjadi titik awal penyebab kebakaran, seperti lahan kosong, semak kering, dan lahan gambut. 

Setiap potensi bahaya segera diantisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan warga dan lingkungan.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menjelaskan Upaya ini menjadi bagian dari langkah preventif Polres Tanah Laut bersama instansi terkait dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan, sekaligus mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah Karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut – Personel Polres Tanah Laut melaksanakan tugas siaga di Pos Terpadu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Tanah Laut yang berlokasi di Desa Gunung Raja RT 06, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. 

Keberadaan pos ini menjadi salah satu garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah rawan kebakaran.

Selama bertugas, personel Polres Tanah Laut aktif melakukan patroli di sekitar area rawan Karhutla. Patroli tersebut menyasar lahan kosong, area perkebunan, dan titik-titik yang berpotensi menjadi sumber awal terjadinya kebakaran. 

Selain patroli, anggota juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan dengan alasan apapun.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menjelaskan Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya Karhutla yang dapat menimbulkan kerugian besar, baik dari segi lingkungan, kesehatan, maupun perekonomian. 

Kehadiran personel Polres Tanah Laut di Pos Terpadu diharapkan mampu mempercepat respon penanganan jika ditemukan adanya titik api, sekaligus memperkuat koordinasi dengan unsur terkait dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah dengan menjual 4.700 ton beras kepada masyarakat dengan harga Rp56.500 per kilogram, di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Kegiatan ini dilaksanakan di Gudang Bulog Km. 22 Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kamis (14/8/2025).  

Acara yang diinisiasi oleh Direktorat Binmas, Direktorat Reskrimsus dan Bulog ini dihadiri oleh Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, dan Ka Bulog Kanwil Kalsel.

Penjualan beras murah ini merupakan upaya untuk membantu meringankan beban masyarakat menghadapi kenaikan harga pangan sekaligus menjaga stabilitas pasokan beras di wilayah Kalsel.  

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam keterangannya Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Dr. Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini telah digelar sejak 11 Agustus 2025 lalu, yang bertujuan untuk membantu Bulog menyalurkan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dengan harga dibawah HET.

"Hari ini beras SPHP dijual dengan harga Rp. 56.500, sedangkan harga jual perkilo yakni Rp. 9.300," tutur Wakapolda Kalsel.

Beliau pun menerangkan, gerakan pangan murah ini, tidak hanya dilakukan oleh Bulog dan Polda saja namun juga dilaksanakan oleh Polres dan Polsek Jajaran.

"Intinya adalah bagaimana kita mendorong dan mendistribusikan beras ini sampai ke masyarakat, agar dapat menstabilkan harga beras dan inflasi ini tetap terkendali," ucap Wakapolda.

Rabu, 13 Agustus 2025

 


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat, Polres Tanah Laut menggelar Gerakan Pangan Murah hasil kerja sama antara Polri dan Perum Bulog, Kamis (14/8). Kegiatan ini dipusatkan di Joglo Pesat Gatra Mapolres Tanah Laut dan berlangsung serentak di seluruh Polda dan Polres se-Indonesia, dengan pemantauan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran melalui sambungan virtual.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Tanah Laut, perwakilan Bulog, Kasdim 1009/Tanah Laut, Asisten I Setda Kabupaten Tanah Laut, para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, serta puluhan warga yang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Dalam Gerakan Pangan Murah ini, Polres Tanah Laut bersama Bulog menyediakan berbagai bahan pokok antara lain Beras SPHP Bulog sebanyak 200 sak dengan harga Rp 55.000 per sak (5 kg), Minyak goreng sebanyak 100 liter dengan harga Rp 15.000 per liter dan Gula pasir sebanyak 100 kilogram dengan harga Rp 15.000 per kilogram.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret Polri dalam mendukung program pemerintah untuk mengendalikan harga bahan pokok dan memastikan ketersediaannya di pasaran.

"Kegiatan ini kami laksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, gerakan pangan murah juga menjadi salah satu cara untuk mencegah lonjakan harga yang dapat memberatkan warga, terutama menjelang momen-momen tertentu seperti hari besar keagamaan atau perubahan musim," ujar Kapolres.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sinergi Polri dan Bulog ini juga merupakan bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak kenaikan harga pangan. 

“Dengan adanya program ini, diharapkan daya beli masyarakat dapat tetap terjaga dan roda perekonomian daerah dapat berjalan stabil” Tutup Kapolres.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Warga yang hadir rela mengantri dengan tertib demi mendapatkan beras, minyak, dan gula dengan harga yang lebih murah dari harga pasaran. 

Petugas juga menyiapkan sistem antrean dan pembelian secara teratur, sehingga kegiatan berlangsung lancar dan semua warga mendapatkan kesempatan yang sama untuk membeli.

Perwakilan Bulog dalam kesempatan tersebut menambahkan bahwa pihaknya siap terus bekerja sama dengan Polri untuk menggelar kegiatan serupa di berbagai wilayah. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan bahan pokok tetap tersedia dengan harga yang stabil, sekaligus meminimalisir potensi kelangkaan di pasaran.

Polres Tanah Laut berharap gerakan pangan murah dapat terus menjadi agenda rutin yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara aparat kepolisian, instansi pemerintah, dan warga dalam menjaga kesejahteraan bersama.


Jorong – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut kembali menghadirkan kegiatan Perpustakaan Apung di Desa Muara Asam-asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (13/8).

Kegiatan yang dilaksanakan di atas Kapal Polisi XIII-2001-38 ini diikuti oleh sekitar 8 orang anak dari Desa Muara Asam-asam. Anak-anak terlihat antusias membaca berbagai koleksi buku yang disediakan, mulai dari buku pengetahuan umum, cerita anak, hingga bacaan pendidikan yang menambah wawasan mereka.

Perpustakaan apung ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan memperluas pengetahuan bagi anak-anak pesisir yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas membaca. Kapal polisi dimanfaatkan sebagai sarana belajar yang nyaman, sehingga anak-anak dapat menikmati kegiatan membaca sambil berada di lingkungan perairan yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.

Masyarakat dan anak-anak setempat menyambut positif program ini. Mereka menilai, keberadaan perpustakaan apung membantu memotivasi generasi muda untuk gemar membaca dan terus belajar, meski berada di wilayah terpencil.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin, sebagai bagian dari upaya kepolisian mendukung peningkatan literasi di wilayah pesisir.

"Kami ingin anak-anak di daerah pesisir memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan wawasan yang luas, sehingga mereka dapat meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Dengan hadirnya perpustakaan apung, diharapkan tumbuh budaya membaca di kalangan anak-anak pesisir, serta terjalin hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.

Jorong – Personil Polsek Jorong Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli pengamanan gabungan di wilayah Suaka Margasatwa Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (13/8).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kelestarian kawasan konservasi serta mencegah terjadinya gangguan keamanan dan pelanggaran hukum di area hutan lindung. Dalam pelaksanaannya, personil melakukan beberapa langkah strategis, di antaranya pengecekan tapal batas kawasan, monitoring kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan, serta pemeriksaan papan informasi kawasan hutan konservasi untuk memastikan kelengkapan dan keterbacaannya bagi masyarakat maupun pihak terkait.

Selain itu, patroli juga difokuskan pada antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan kawasan seperti perambahan hutan, pembalakan liar, maupun aktivitas yang dapat mengancam ekosistem suaka margasatwa.

Kapolsek Jorong, AKP Joko Sulistiyo Sriyono, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan patroli gabungan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian, pihak pengelola kawasan, dan masyarakat untuk memastikan kawasan hutan konservasi tetap terjaga.

"Kami akan terus melakukan patroli secara rutin dan berkelanjutan. Harapan kami, dengan adanya pengawasan yang ketat, kelestarian alam di wilayah Suaka Margasatwa ini dapat terjaga untuk generasi yang akan datang," ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan semakin meningkat, sekaligus meminimalisir terjadinya pelanggaran di kawasan konservasi.

Statistik Pembaca