Kamis, 26 September 2024

Tanah Laut – Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, menggelar sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat di Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, mengenai larangan membakar hutan dan lahan, Kamis (26/9).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terkait dampak buruk dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta untuk menegaskan penegakan hukum yang berlaku.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Jorong juga menyampaikan Maklumat Kapolda Kalimantan Selatan mengenai penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. 

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Jorong Iptu Joko Sulistiyo Sriyono, S.H. menegaskan bahwa tindakan membakar hutan dan lahan tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat dan ekonomi daerah.

"Kami mengajak masyarakat untuk bekerja sama dalam menjaga lingkungan dengan tidak membakar hutan dan lahan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama, terutama di musim kemarau saat risiko kebakaran sangat tinggi," ujar Kapolsek.

Selain itu, dalam sosialisasi tersebut, warga diingatkan bahwa pelanggaran terhadap larangan ini akan dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku. Sosialisasi dilakukan dengan menyebarkan brosur, memasang spanduk, dan melakukan dialog langsung dengan masyarakat setempat untuk memastikan informasi tersampaikan dengan jelas.

Masyarakat Kecamatan Jorong diharapkan dapat lebih memahami bahaya dan konsekuensi dari Karhutla, serta ikut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah mereka.

Tanah Laut – Polsek Batu Ampar, Polres Tanah Laut, mengadakan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Batu Ampar, Kamis (26/9)

Patroli ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta memastikan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Batu Ampar Iptu Munadi menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini dilaksanakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi menjelang Pilkada. 

"Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Batu Ampar agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir, terutama menjelang perhelatan Pilkada," ujar Kapolsek.

Patroli dilakukan dengan menyisir beberapa titik rawan dan lokasi strategis, serta berinteraksi dengan warga untuk mendengarkan masukan serta keluhan terkait situasi keamanan di daerah tersebut. Langkah ini merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua pihak.

Masyarakat pun menyambut baik kegiatan ini dan berharap situasi keamanan terus terjaga hingga pelaksanaan Pilkada 2024 berjalan dengan lancar dan damai.

Rabu, 25 September 2024

TANAH LAUT - Senin, 23 September 2024, sekitar pukul 00.33 WITA, sebuah kasus tindak pidana narkotika mengguncang Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut. Pelakunya adalah seorang pria berinisial S, yang ditangkap karena memiliki, menguasai, dan mengedarkan narkotika jenis sabu.

Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai bahwa Tersangka S terlibat dalam peredaran narkotika. Berbekal informasi tersebut, tim dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanah Laut segera melakukan penyelidikan. Setelah mengumpulkan bukti dan melakukan pengintaian, polisi akhirnya menggerebek rumah Tersangka S Desa Sungai Rasau.

Dalam penggeledahan yang disaksikan warga sekitar, polisi berhasil menemukan tiga paket narkotika jenis sabu beserta barang bukti lainnya. Saat diinterogasi, Tersangka S mengakui bahwa ia mendapatkan barang haram tersebut dari seorang yang dikenal dengan nama Syam, yang saat ini masih berstatus buron (DPO).

Kapolres Tanah Laut AKBP M. Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H. mengungkapkan "Tersangka S kini dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) dan Sub Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Jika terbukti bersalah, ia menghadapi ancaman hukuman seumur hidup. Polisi terus melakukan upaya pencarian terhadap Syam, yang dianggap sebagai bagian dari jaringan pengedar narkoba di wilayah tersebut".

"Kasus ini menjadi peringatan serius akan bahaya peredaran narkotika, yang terus merambah hingga ke pelosok desa. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib" tutur Kapolres.

TANAH LAUT – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Bhabinkamtibmas Desa Ujung, Bripka Yosef Bestari, menyampaikan himbauan penting kepada warga setempat. Himbauan ini diberikan saat menghadiri kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbang) yang diselenggarakan di Kantor Desa Ujung pada hari Kamis (26/9).

Dalam kesempatan tersebut, Bripka Yosef Bestari mengajak seluruh warga desa untuk berperan aktif dalam menjaga kondusifitas lingkungan, terutama menjelang dan selama berlangsungnya Pilkada. Ia menekankan pentingnya kerjasama antar masyarakat serta menghindari provokasi, berita hoaks, dan tindakan yang dapat memicu konflik.


"Selama masa Pilkada, situasi keamanan sangat rentan. Kami mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar. Tetap bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama di media sosial," ujar Bripka Yosef Bestari.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan permasalahan yang muncul di desa, serta selalu melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan adanya potensi gangguan keamanan.

Kegiatan Musrenbang ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen warga yang turut serta dalam menyusun rencana pembangunan desa tahun depan. Himbauan dari Bripka Yosef diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh warga Desa Ujung untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama masa Pilkada, demi terciptanya lingkungan yang aman dan damai.

Musrenbang desa menjadi momentum penting tidak hanya dalam perencanaan pembangunan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Tanah Laut - Polsek Jorong, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pemasangan spanduk himbauan keselamatan berlalu lintas di beberapa titik rawan kecelakaan di Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (26/9). 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan di wilayah tersebut.

Beberapa lokasi yang dipilih untuk pemasangan spanduk ini merupakan kawasan dengan tingkat kecelakaan yang cukup tinggi. Di antaranya adalah:

1. Jalan A. Yani "Jembatan Tiung" Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong

2. Jalan A. Yani Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong

3. Jalan A. Yani Desa Alur, Kecamatan Jorong

4. Jalan A. Yani RT 11 Desa Jorong

5. Jalan A. Yani RT 13 Desa Jorong

6. Jalan A. Yani Desa Asam-Asam RT 15

7. Jalan A. Yani Desa Karang Rejo

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Jorong Iptu Joko Sulistiyo Sriyono, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan pemasangan spanduk ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengendara agar lebih berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas, khususnya di lokasi-lokasi yang dikenal rawan kecelakaan. 

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berada di jalan dan bekerja sama dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman” Imbau Kapolsek.

Kapolsek Jorong berharap langkah ini dapat berdampak positif dalam menurunkan angka kecelakaan di wilayah tersebut, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya disiplin berlalu lintas.

Selasa, 24 September 2024

TANAH LAUT – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif serta mendukung kesuksesan Pemilu 2024, Polsek Kintap melaksanakan giat patroli dialogis dalam rangka Operasi Mantap Praja Tahun 2023-2024 di wilayah hukum Polsek Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Patroli ini dipimpin oleh Kapolsek Kintap Iptu Ahmad Baysori beserta personel yang terlibat dalam kegiatan Operasi Mantap Praja. Tujuannya adalah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, mengajak mereka berpartisipasi aktif dalam menciptakan suasana damai menjelang Pemilu dan Pilkada 2024, serta mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Polsek Kintap menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dan mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama proses Pemilu berlangsung. Kapolsek Kintap menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta menjaga situasi yang aman dan damai. Keberhasilan Pemilu tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara, tetapi juga oleh partisipasi masyarakat dalam memelihara ketertiban dan keamanan,” ujar Kapolsek Kintap.

Selain itu, kegiatan patroli dialogis ini juga menjadi momen penting untuk menanamkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, dengan menunjukkan komitmen Polsek Kintap dalam memberikan pelayanan yang maksimal demi terciptanya Pemilu 2024 yang aman, damai, dan sukses.

Patroli dialogis akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya preventif dalam menjaga kondusifitas wilayah, terutama menjelang momen politik penting di tahun 2024.

Tanah Laut – Upacara serah terima jabatan Kapolsek Tambang Ulang dan Kapolsek Panyipatan Polres Tanah Laut berlangsung khidmat pada Rabu (25/9), bertempat di Lapangan Mapolres Tanah Laut. Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut, Ny. Vega Junaeddy, beserta para pejabat utama Polres Tanah Laut, seluruh Kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN Polres Tanah Laut, dan pengurus Bhayangkari Cabang Tanah Laut.

Dalam upacara ini, jabatan Kapolsek Tambang Ulang diserahterimakan kepada Iptu Agusto Ferdinand Colunga, S.Tr.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit V Sat Reskrim Polresta Banjarmasin. Ia menggantikan Iptu Muhammad Afianor yang kini menjabat sebagai PS. Kasubag Strajemen & RB Bagren Polres Tanah Laut.

Sementara itu, jabatan Kapolsek Panyipatan diserahkan kepada Ipda Muh Fimansyah B, S.Tr.K., M.H., yang sebelumnya bertugas sebagai PS Kanit I Sat Narkoba Polresta Banjarmasin. Ia menggantikan Iptu Sulkani, S.H., yang kini menjabat sebagai Kasubbag Bekal Baglog Polres Hulu Sungai Utara.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny menyampaikan bahwa serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memenuhi kebutuhan manajerial di tubuh Polri. "Prosesi ini adalah upaya dalam memenuhi kebutuhan personel dan memajukan kepemimpinan yang bijaksana dan inovatif," ujarnya.

Kapolres juga memberikan apresiasi atas dedikasi pejabat yang baru serta kepercayaan yang telah diberikan oleh pimpinan. Ia berpesan agar pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru dan melanjutkan serta meningkatkan kinerja yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya.

Setelah upacara serah terima jabatan selesai, acara dilanjutkan dengan sesi kenal pamit di Joglo Wicaksana Laghawa, Mapolres Tanah Laut.

 

Tanah Laut - Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus mengintensifkan upaya dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seiring meningkatnya potensi kebakaran di musim kemarau ini. Berbagai langkah telah dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla di wilayah hukum Polsek Bati-Bati.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Bati-Bati AKP Winarto, S.Sos menyatakan bahwa langkah utama yang dilakukan adalah patroli rutin ke wilayah-wilayah rawan kebakaran. Personel Polsek secara berkala melakukan pengecekan di area perkebunan, lahan kosong, serta titik-titik yang berpotensi menjadi sumber kebakaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau dan mencegah munculnya titik api sejak dini.

Selain itu, Polsek Bati-Bati juga aktif dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya Karhutla. Sosialisasi ini dilakukan dengan mendatangi desa-desa dan area pertanian, memberikan pemahaman kepada warga tentang dampak negatif kebakaran hutan dan lahan, baik dari segi kesehatan, lingkungan, maupun ekonomi. Kapolsek menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan.

“Kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kami juga meminta warga untuk segera melaporkan jika menemukan titik api atau kegiatan yang mencurigakan terkait pembakaran lahan,” ujar Kapolsek.

Selain patroli dan sosialisasi, Polsek Bati-Bati telah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan kelompok masyarakat, untuk membentuk pos pantau dan tim siaga Karhutla di beberapa titik rawan. Tim ini bertugas memantau situasi dan memberikan laporan cepat jika terjadi kebakaran, sehingga bisa segera ditangani sebelum meluas.

 Dengan berbagai upaya ini, Polsek Bati-Bati berharap bisa meminimalisir risiko terjadinya Karhutla dan menjaga wilayah Tanah Laut tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Kapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan sekitar.

Statistik Pembaca