Sabtu, 04 Juli 2026

Tanah Laut – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polri melalui pendampingan dan keterlibatan langsung di sektor pertanian. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang Bripka Febrian Anggara melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Karnoto yang berada di RT 09 RW 02 Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (5/7).

Kegiatan panen dilakukan di lahan jagung seluas sekitar 4 hektar dengan potensi hasil mencapai kurang lebih 12 ton. Berbeda dengan metode panen manual, proses panen kali ini menggunakan alat komben sehingga pekerjaan menjadi lebih efektif dan membantu mempercepat proses pemanenan.

Penggunaan alat pertanian modern tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja para petani sekaligus mendukung peningkatan produktivitas hasil pertanian. Selain itu, hasil panen jagung dari lahan tersebut juga telah memiliki jalur pemasaran yang jelas, di mana seluruh hasil panen dijual kepada Puskopol dengan harga Rp4.000 per kilogram.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan kepada masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

“Kami akan terus mendukung para petani melalui kegiatan pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan. Harapannya hasil pertanian dapat terus meningkat serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat dan mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Melalui sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Bati-Bati dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui sinergi antara Polri dan masyarakat. Kali ini, Bhabinkamtibmas Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut Aipda Imam Rohani Nazif melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Agus yang berlokasi di Desa Ujung Baru RT 02 RW 02, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (5/7).

Kegiatan panen dilakukan di lahan jagung seluas kurang lebih 18 hektar dengan potensi hasil mencapai sekitar 54 ton. Proses panen dilaksanakan secara manual dengan melibatkan para pekerja dan masyarakat setempat, mencerminkan semangat gotong royong dalam mendukung sektor pertanian.

Selain menunjukkan hasil pertanian yang cukup menjanjikan, panen kali ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian petani karena hasil panen jagung telah memiliki pasar yang jelas. Jagung hasil panen tersebut dijual kepada PT Comfeed dengan harga Rp5.200 per kilogram, sehingga hasil pertanian masyarakat dapat langsung terserap dan memberikan nilai ekonomi bagi petani.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan jajaran kepolisian merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus mendukung para petani melalui pendampingan dan monitoring yang berkelanjutan. Harapannya hasil pertanian dapat terus meningkat, memiliki nilai ekonomi yang baik, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam mendukung sektor pertanian agar dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca