Senin, 29 Juni 2026

 


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin langsung Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Tanah Laut periode 1 Juli 2026 yang digelar di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Selasa (30/6).

Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Wakapolres Tanah Laut, para Pejabat Utama Polres, para Kapolsek jajaran, Bhayangkari, serta seluruh personel Polres Tanah Laut. Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, integritas, dan kinerja terbaik dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukanlah sekadar perubahan tanda kepangkatan, melainkan bentuk apresiasi dari institusi atas prestasi dan tanggung jawab yang telah ditunjukkan oleh setiap personel. Proses kenaikan pangkat dilaksanakan secara objektif, adil, dan konsisten sesuai dengan ketentuan serta mekanisme yang berlaku di lingkungan Polri.

Pada periode kenaikan pangkat kali ini, sebanyak 75 personel memperoleh kenaikan pangkat, yang terdiri dari 74 personel Polri dan 1 PNS Polri. Adapun rinciannya meliputi 1 personel naik dari Iptu ke AKP, 1 personel dari Ipda ke Iptu, 13 personel dari Aipda ke Aiptu, 18 personel dari Bripka ke Aipda, 2 personel dari Brigadir ke Bripka, 2 personel dari Briptu ke Brigpol, 37 personel dari Bripda ke Briptu, serta 1 PNS Polri naik dari Pengatur I ke Penata Muda (Penda) I.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengucapkan selamat kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, disiplin, serta profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya secara pribadi dan selaku pimpinan Polres Tanah Laut mengucapkan selamat kepada seluruh personel yang naik pangkat pada hari ini. Saya berharap semoga ke depannya semakin baik dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian, mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, serta terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

Selain memberikan apresiasi kepada personel yang naik pangkat, Kapolres juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga yang selama ini menjadi sumber semangat dan motivasi bagi para anggota dalam menjalankan tugas.

"Ucapan selamat juga saya sampaikan kepada istri, orang tua, dan seluruh keluarga yang senantiasa mendampingi, memberikan doa, dukungan, serta motivasi sehingga para personel dapat meraih prestasi yang membanggakan ini. Keberhasilan seorang anggota Polri tidak terlepas dari peran dan pengorbanan keluarga yang selalu setia mendukung di setiap langkah pengabdian," tambahnya.

Kapolres juga mengingatkan bahwa kenaikan pangkat membawa konsekuensi berupa tanggung jawab yang semakin besar. Oleh karena itu, setiap personel diharapkan mampu menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta terus memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat oleh Kapolres Tanah Laut beserta jajaran kepada seluruh personel yang naik pangkat. Suasana penuh keakraban dan rasa syukur semakin terasa dengan dilaksanakannya prosesi penyiraman air bunga sebagai tradisi yang melambangkan penyucian diri, semangat baru, serta harapan agar setiap personel yang memperoleh kenaikan pangkat senantiasa diberikan keberkahan dan sukses dalam mengemban amanah pada jenjang kepangkatan yang baru.

 


Tanah Laut – Kabupaten Tanah Laut resmi dicanangkan sebagai Sentra Jagung Kalimantan Selatan Tahun 2026 dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di lahan pertanian seluas 10 hektare milik Bapak Joko Susilo, yang berlokasi di Jalan Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Senin (29/6).

Pencanangan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, dan Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, serta disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Momentum pencanangan ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan komoditas jagung di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Tanah Laut yang memiliki potensi besar sebagai daerah sentra produksi. Dengan ketersediaan lahan pertanian yang luas, kondisi agroklimat yang mendukung, serta sumber daya manusia pertanian yang berpengalaman, Tanah Laut diyakini mampu menjadi salah satu daerah penghasil jagung unggulan di tingkat regional maupun nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan secara simbolis menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 5 unit traktor roda empat kepada Polda Kalimantan Selatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan lahan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat dukungan Polri terhadap program swasembada pangan melalui pemanfaatan lahan produktif.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga telah menetapkan Tabel Rafaksi Jagung yang ditandatangani oleh Gubernur Kalimantan Selatan sebagai pedoman tata niaga jagung yang objektif, transparan, dan akuntabel. Kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam memberikan kepastian harga serta melindungi nilai jual hasil panen di tingkat petani sehingga tercipta sistem perdagangan yang lebih adil.

Dalam sambutannya, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh pihak yang telah bersinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, TNI-Polri, kelompok tani, dunia usaha, dan masyarakat.

"Tanah Laut memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi sentra produksi jagung. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi yang kuat, saya optimistis daerah ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Polri akan terus hadir mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan," ujar Kapolda.

Usai rangkaian seremoni, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif antara Kapolda Kalimantan Selatan bersama para petani. Dalam dialog tersebut, para petani menyampaikan berbagai kendala yang masih dihadapi di lapangan, mulai dari ketersediaan sarana produksi, pengelolaan lahan, hingga pemasaran hasil panen. Berbagai masukan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan sebagai bahan evaluasi dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk mendukung kemajuan sektor pertanian.

Melalui pencanangan Kabupaten Tanah Laut sebagai Sentra Jagung Kalimantan Selatan Tahun 2026, diharapkan produksi jagung terus meningkat, perluasan areal tanam semakin optimal, kesejahteraan petani semakin baik, serta Tanah Laut mampu menjadi salah satu daerah penyangga utama ketahanan pangan di Kalimantan Selatan dan Indonesia.

 


Tanah Laut – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Polisi Cilik (Pocil) Polres Tanah Laut pada ajang Fashion Show Polisi Cilik Police Expo 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan di Duta Mall Banjarmasin, Minggu (28/6/2026).

Dalam kompetisi tersebut, Polisi Cilik Polres Tanah Laut berhasil meraih Juara Favorit, melalui penampilan dua perwakilan terbaik, yakni Ricky Alvaro, siswa kelas V, dan Aisyah Haura, siswi kelas I, yang keduanya merupakan pelajar SD Negeri Angsau 4 Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Polres Tanah Laut, tetapi juga bagi dunia pendidikan dan masyarakat Kabupaten Tanah Laut yang telah mendukung pembinaan generasi muda berkarakter, disiplin, dan berprestasi.

Pada ajang tersebut, Polisi Cilik Polres Tanah Laut mengusung filosofi desain busana bertajuk "Langkah Emas Polisi Cilik" yang sarat akan makna.

"Dari Tanah Laut untuk Indonesia, Polisi Cilik hadir membawa spirit Kijang Mas: lincah melangkah menuju masa depan, cerdas dalam beretika, dan tangguh menjaga ketertiban umum."

Konsep tersebut menggambarkan semangat generasi muda Tanah Laut yang terus tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berintegritas, serta siap menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Polisi Cilik Polres Tanah Laut.

"Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, latihan yang disiplin, serta dukungan penuh dari para pelatih, orang tua, dan pihak sekolah. Kami bangga karena Polisi Cilik Polres Tanah Laut mampu menunjukkan kreativitas, kedisiplinan, dan rasa percaya diri di tingkat Polda Kalimantan Selatan," ujar Kapolres.

Beliau juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri melalui kegiatan-kegiatan yang positif.

"Polisi Cilik bukan hanya tentang baris-berbaris atau mengenakan seragam kepolisian, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter sejak dini. Kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepedulian, serta kecintaan kepada bangsa dan negara agar kelak mereka tumbuh menjadi generasi emas Indonesia," tambahnya.

Keberhasilan meraih Juara Favorit pada Fashion Show Polisi Cilik Police Expo 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan Polisi Cilik Polres Tanah Laut terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreatif, dan mampu menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya dalam menyongsong Indonesia yang aman, tertib, dan maju.

Statistik Pembaca