Selasa, 15 Oktober 2024

Tanah Laut – Tim Subdit Provos Bid Propam Polda Kalsel yang dipimpin oleh PS Kanit Hartib I, Iptu Erikson, melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) di Polres Tanah Laut, Rabu (16/10). Kedatangan tim disambut langsung oleh Wakapolres Tanah Laut, Kompol Andri Hutagalung, S.Ab, M.A.P.

Dalam sambutannya, Iptu Erikson menjelaskan bahwa kegiatan Gaktibplin kali ini menyasar seluruh personil Polres Tanah Laut, baik perwira maupun bintara. 

“Kami akan melaksanakan pemeriksaan terhadap kelengkapan surat-surat identitas diri, Gampol (seragam polisi), sikap tampang, senjata api perorangan, aplikasi judi online, dan melakukan tes urine untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian,” ujarnya.

Setelah menyelesaikan kegiatan Gaktibplin di Mapolres Tanah Laut, tim melanjutkan pemeriksaan serupa di sejumlah polsek, yaitu Polsek Pelaihari, Polsek Batu Ampar, Polsek Jorong, dan diakhiri di Polsek Panyipatan.

Wakapolres Tanah Laut, Kompol Andri Hutagalung, menyambut baik pelaksanaan Gaktibplin ini. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memeriksa kelengkapan administrasi, tetapi juga berfungsi sebagai pengingat bagi anggota untuk selalu menjaga kedisiplinan sesuai dengan kode etik Polri. 

“Kedisiplinan personel merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga nama baik institusi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Kegiatan Gaktibplin ini juga sejalan dengan program Zero Pelanggaran yang dicanangkan di Polres Tanah Laut,” jelas Kompol Andri Hutagalung.

Kegiatan ini menjadi upaya berkelanjutan untuk memastikan seluruh anggota Polri tetap menjalankan tugas dengan profesional, disiplin, dan taat aturan. 

Jakarta - Kepala Biro Pengelolaan Informasi dan Data (PID) Divisi Humas Polri, Brigjen Tjahyono Saputro mengungkapkan bahwa generasi milenial dan generasi Z menjadi sasaran empuk para pengedar dan bandar narkoba. 

Hal itu dikatakan Tjahyono saat membuka kegiatan Sosialisasi Kinerja Polri kepada 350 mahasiswa Goes To Campus 2024, bertema "Mewujudkan Generasi Muda Sehat Tanpa Narkoba", di Universitas Pancasila (UP), Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024).

Dalam sambutannya mewakili Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Tjahyono menuturkan bahwa kasus penyalahgunaan narkoba semakin meningkat baik dalam kuantitas maupun kualitas. Hal ini kata dia tidak bisa dinggap ringan terhadap ancaman bahaya nasional.

"Bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja yang akan berdampak pada segala aspek kehidupan. Sama seperti generasi milenial, anggota Gen Z atau juga yang disebut zoomer memiliki risiko lebih tinggi terkena penyalahgunaan narkoba dibandingkan kelompok usia sebelumnya," ucapnya.

Dibeberkannya bahwa berdasarkan hasil penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN) Bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, angka penyalahgunaan narkoba mengalami penurunan dari 1,95% menjadi 1,73% atau setara dengan 3,3 juta penduduk Indonesia  yang berusia 15-64 tahun. Kendati demikian dari data tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemakai narkoba pada kalangan umur 15-24 tahun. 

Untuk itu pihaknya mengadakan kegiatan ini sebagai upaya preemtif dan preventif mencegah para mahasiswa sebagai penerus bangsa selamat dari bahaya narkoba. "Sosialisasi kinerja Polri bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang sehat dan bebas dari narkoba. Bahaya narkoba dapat menyebabkan kerusakan fisik dan mental, menurunkan prestasi akademik dan merusak hubungan nasional," ucapnya.

Cegah Narkoba, Rektor UP Berlakukan Jam Malam Sementara Rektor UP, Marsudi Wahyu Kisworo mengapresiasi kegiatan oleh Divisi Humas Polri di kampusnya ini. Dikatakannya, bahwa penyakit besar para generasi muda adalah narkoba, sedangkan untuk generasi tua yakni korupsi. Menurutnya sangat penting sosialisasi dari Polri untuk mencegah narkoba masuk ke dunia kampus.

"Sudah banyak alumni (UP) yang jadi pemimpin bangsa.Dan kita ingin mencetak bibit-bibit unggul, kita tidak mau pemimpin bangsa dikotori oleh narkoba pada masa mudanya," ujarnya.

Oleh karena itu, sambung Marsudi, beberapa upaya preemtif telah dilakukan Universitas Pancasila yakni dengan membentuk satgas pencegahan dan memberlakukan jam malam. "Tidak ada lagi kegiatan usai jam 10 malam. Kita juga undang para alumni dan aktivisi untuk memberikan sosialisasi kepada para mahasiswa," kata Marsudi.

Ketum GRANAT Tegaskan Narkotba Tiket Sekali Jalan Kehancuran 

Dalam kegiatan ini Divisi Humas Polri juga membuka panel diskusi dengan mengundang tiga narasumber untuk memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba. Ketiga pembicara yaitu Analis Kebijakan Madya Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Sucipta, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Anti Narkotika (DPP GRANAT) Henry Yosodiningrat dan Wakil Dekan Fakultas Psikologi UP, Aully Grashinta.

Henrry Yosodiningrat membuat 350 mahasiswa semester 2 yang hadir terdiam. Dirinya meminta para generasi bangsa ini untuk meresapi tanggung jawab yang diberikan dari orang tua untuk belajar dan mengejar cita-cita. 

"Tidak semua dari keluarga yang mampu. Diantara kalian ada orang tua yang banting tulang, berhutang sana-sini gadaikan sawah untuk masa depan kalian. Tapi kamu pakai narkoba di kampus kalian akan jadi sampah yang tidak ada gunanya dan tidak punya andil untuk Republik Indonesia ini," tandas Henry.

Dirinya mengingatkan kepada mahasiswa jika sudah mencoba dan ketergantungan sebagai pecandu dan pelaku tindak pidana narkoba, maka penyidik berhak mempidanakan. "Ini one way tiket, sekali mencoba tidak akan bisa kembali. Jangan mau meski gratis, harus menolak. Saya mau kalian menjadi pemimpin bangsa," tandasnya.

Sedangkan Aully Grashinta berujar bahwa para mahasiswa memasuki tahap dewasa dan cenderung akan bertambah beban masalah yang akan dihadapi. Agar terhindar dari pergaulan yang tidak sehat jauhi narkoba, dirinya mengajak untuk mahasiswa melakukan kegiatan produktif seperti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Menurutnya, sebagai orang yang berpendidikan tinggi sambung Aully, para mahasiswa bisa membedakan mana yang baik dan tidak. "Artinya berbagai kejahatan narkoba bisa kita serap dan analisa untuk terhindar narkoba," ucapnya.

Dirinya berujar, sebagai mahasiswa unggul adalah yang bisa memanfaatkan waktu mudanya untuk hal yang produktif, memberikan manfaat untuk dirinya, keluarga dan masyarakat. "Satu dari keluarga kita kalau terkena narkoba, seluruh keluarga akan terdampak," ujarnya.

Sementara, Sucipta mengungkapkan dari hasil penelitian BNN, bahwa lingkungan kampus rentan dari peredaran narkoba. Dirinya mengajak para rektor, akademisi, dosen dan mahasiswa untuk memerangi narkoba dengan melakukan pencegahan 

"Teman-teman mahasiswa kalau ada yang melihat ingin atau pakai kasih tahu laporkan. Jadi peredaran narkoba dari awalnya gratis, ingin coba-coba, semakin penasaran mencoba ini yang harus jauhi," ucapnya.

Ia mengajak para mahasiswa menjadi agen perubahan. Bilamana melihat ada teman yang terlibat narkoba untuk segera laporkan ke pihak yang berwajib. Para penyalahguna narkoba menurutnya adalah korban yang harus direhabilitasi agar bisa sembuh.

Senin, 14 Oktober 2024

Tanah Laut – Personil Polres Tanah Laut melaksanakan pengamanan dan pengecekan terhadap gudang logistik yang berada di wilayah hukum Polres Tanah Laut. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dan upaya memastikan keamanan serta kelayakan fasilitas logistik yang ada.

Dalam pengecekan ini, anggota Polres mengevaluasi kondisi gudang, termasuk memeriksa pintu masuk, sistem keamanan, dan memastikan tidak ada potensi kerusakan atau celah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan, khususnya terhadap barang-barang logistik penting yang disimpan di dalam gudang.

Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H. menegaskan pentingnya pengecekan rutin ini. "Keamanan logistik merupakan bagian dari tanggung jawab kita, terlebih dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan barang yang diperlukan. Pengecekan berkala ini diharapkan dapat memastikan bahwa gudang logistik berada dalam kondisi yang aman dan terkendali," ujar Kapolres.

Selain itu, personil yang bertugas juga diminta untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna meminimalkan risiko gangguan keamanan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Kegiatan pengecekan dan pengamanan ini akan dilakukan secara rutin sebagai bagian dari prosedur pengawasan Polres Tanah Laut terhadap aset-aset penting di wilayahnya.

Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menerima penghargaan Kementerian dan Lembaga Negara Award 2024 yang diselenggarakan Oleh Inews. Dalam pemberian penghargaan itu, Jenderal Sigit dinobatkan dalam kategori pelayanan dan komunikasi terbaik.

Kategori ini diraih lantaran Polri dipandang memiliki peran aktif dalam membagikan informasi dengan media melalui Divisi Humas Polri. Selain itu, Polri mendapat perhargaan karena telah koorperatif dalam pelayanan masyarakat, termasuk transparansi kasus, Konferensi pers, dan komunikasi bersama media.

Penghargaan ini diberikan Inews setelah melewati penjurian sejak 1 bulan lalu yang dilakukan pemimpin redaksi Inews bersama Aiman Wicaksono. Direktur Utama Inews Grup Syafril Nasution menyatakan, penghargaan ini ditujukan agar kementerian dan lembaga termotivasi untuk meningkatkan peran di masyarakat, tidak hanya di jajaran pusat, tetapi juga hingga ke seluruh daerah.

“Penghargaan ini juga diberikan sebagai bentuk apresiasi di akhir masa jabatan dari pemerintahan dan lembaga, untuk mengapresiasi dengan niat yang unggul serta memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di 10 tahun pemerintahan Bapak Jokowi,” ungkapnya, Senin (15/10/24).

Penghargaan itu pun diterima Kapolri dengan diwakilkan oleh Kadivhumas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho.

“Penghargaan ini baru perdana mendapatkan diterima Polri untuk acara Kementerian dan Lembaga Award 2024 yang juga baru perdana ini dilaksanakan,” jelas Irjen. Pol Sandi.

Irjen. Pol. Sandi menyampaikan pesan dari Kapolri atas ucapan terima kasih telah diberikannya penghargaan ini. Jenderal Sigit mengaku bahwa penghargaan ini adalah sebuah amanah yang harus membuat Polri semakin baik memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kapolri juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, insan media, seluruh stake holder dan MNC Grup atas penghargaan yang diberikan. Tentunya ini menjadi semangat bagi Polri untuk bisa bekerja lebih baik lagi, dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi agar Polri lebih bermanfaat untuk masyarakat.” ungkap Kadivhumas.

Minggu, 13 Oktober 2024

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., memimpin apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Zebra Intan-2024 yang dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Tanah Laut pada Senin (14/10). Kegiatan ini mengusung tema “Dalam Rangka Mendukung Suksesnya Pelantikan Presiden/Wakil Presiden Terpilih Serta Mengajak Masyarakat Untuk Tertib Berlalu Lintas Demi Mewujudkan Kamseltibcarlantas yang Aman dan Nyaman.”

Dalam apel tersebut, Kapolres membacakan amanat dari Kapolda Kalsel, yang menyatakan bahwa Operasi Zebra Intan-2024 akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari tanggal 14 hingga 27 Oktober 2024, dengan melibatkan 589 personel. Operasi ini berfokus pada pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis, didukung dengan penegakan hukum secara elektronik, baik statis maupun mobile, serta memberikan teguran simpatik.

“Operasi ini bertujuan untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Pemilu 2024,” jelas Kapolres.

Lebih lanjut, operasi ini juga ditujukan untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Pada tahun 2022, tercatat 25 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut, sementara pada 2023 angka ini meningkat menjadi 39 kasus.

“Kami berharap, melalui operasi ini, dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, meminimalisir pelanggaran serta kecelakaan, dan mengurangi tingkat fatalitas korban kecelakaan. Hal ini penting untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Apel gelar pasukan ini turut dihadiri oleh Forkopimda Tanah Laut, Kodim 1009/Tanah Laut, Dinas Perhubungan, Satpol PP, para Pejab

Tanah Laut – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pemilihan umum, personil Polsek Bati-Bati melaksanakan patroli rutin di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat.
Patroli ini bertujuan untuk memastikan bahwa kedua institusi tersebut beroperasi dalam keadaan aman dan terkendali, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang datang untuk mengurus keperluan pemilu. Kapolsek Bati-Bati, Iptu Winarto, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendukung kelancaran proses demokrasi.

Selama patroli, petugas juga mengingatkan warga untuk tetap menjaga situasi kondusif dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat mengganggu jalannya pemilu. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu yang akan datang.
Patroli ini akan terus dilakukan secara berkala menjelang hari H pemilihan untuk memastikan semua berjalan dengan aman dan lancar.


Sabtu, 12 Oktober 2024

Tanah Laut – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanah Laut berhasil mengamankan seorang pria berinisial JH atas dugaan kepemilikan, penguasaan, dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas JH, yang sering diduga mengedarkan sabu di kawasan Desa Pasir Putih, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satresnarkoba Polres Tanah Laut segera melakukan penyelidikan di lokasi. Setelah memastikan keberadaan JH, petugas berhasil mengamankannya di sebuah rumah bedakan yang terletak di Desa Pasir Putih. Dalam penggeledahan yang dilakukan di hadapan warga setempat, polisi menemukan 4 (empat) paket narkotika jenis sabu dan sejumlah barang bukti lain yang terkait dengan kasus tersebut.

JH beserta seluruh barang bukti kini telah dibawa ke Polres Tanah Laut untuk proses hukum lebih lanjut. Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat atas partisipasi aktif dalam memberikan informasi yang sangat membantu penegakan hukum di wilayahnya.

Kasus ini menambah daftar keberhasilan Polres Tanah Laut dalam memerangi peredaran narkotika di wilayahnya dan menjadi bukti komitmen Polres dalam memberantas peredaran narkoba di Tanah Laut.

Jumat, 11 Oktober 2024

Tanah laut – Dalam rangka kampanye Pilkada 2024, istri calon wakil bupati H. Ahmad Zazuli menghadiri acara yasinan yang diadakan di salah satu RT di Kelurahan Sarang Halang. Acara yang dihadiri oleh warga setempat ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan mendapatkan dukungan masyarakat menjelang pemilihan.
Pengamanan terhadap istri paslon dilakukan dengan ketat oleh personil Polres Tanah Laut untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara. Tim pengamanan dari pihak kepolisian dan relawan kampanye dikerahkan untuk mengawasi situasi di lokasi. Masyarakat setempat menyambut kedatangan istri H. Ahmad Zazuli dengan antusias, memberikan dukungan melalui doa bersama.

Istri H. Ahmad Zazuli dalam acara tersebut, menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk memperkuat tali persaudaraan dalam rangka menyongsong pemilihan yang akan datang.
Acara yasinan diakhiri dengan doa bersama agar Pilkada 2024 berjalan lancar dan damai, serta berharap H. Ahmad Zazuli dapat terpilih sebagai wakil bupati untuk membawa perubahan positif bagi daerah.

Statistik Pembaca