Selasa, 07 Juli 2026



Tanah Laut – Dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut bersama Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Laut melaksanakan patroli gabungan di wilayah perairan Desa Handil Gayam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Selasa (7/7/2026) malam.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 22.00 WITA tersebut dilakukan sebagai respons atas informasi masyarakat mengenai dugaan adanya aktivitas penangkapan ikan menggunakan alat setrum yang berpotensi merusak ekosistem perairan.

Kegiatan patroli melibatkan Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Laut Ferry Kusmana, S.P., M.P., Kasi Sub Koordinator Penyelayanan Edi Santoso, S.Pi., dua orang pegawai Dinas Perikanan, serta enam personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Selama pelaksanaan patroli, tim gabungan melakukan pemantauan di sejumlah titik yang diduga rawan terjadinya praktik penangkapan ikan menggunakan alat yang dilarang. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya masyarakat yang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan alat setrum maupun alat lain yang dapat merusak kelestarian ekosistem perairan.

Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan dan tidak melakukan praktik penangkapan ikan yang melanggar ketentuan hukum maupun berpotensi merusak habitat perairan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud Polres Tanah Laut Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan patroli bersama ini merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah perairan Kabupaten Tanah Laut.

"Dengan adanya patroli rutin dan kerja sama lintas instansi, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem perairan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah penggunaan alat tangkap yang merusak, sehingga sumber daya perikanan dapat terus terjaga untuk generasi mendatang," ujarnya.

0 comments:

Posting Komentar

Statistik Pembaca