Tanah Laut – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan Polsek Kintap Polres Tanah Laut melalui kegiatan pendampingan dan monitoring tanaman jagung di wilayah hukumnya. Kali ini, monitoring dilaksanakan di lahan milik Tugiman, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sambilulungan, yang berada di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (12/7).
Lahan jagung seluas kurang lebih 1 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 60 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang baik dengan kondisi yang sehat dan terawat. Usia tanaman yang telah memasuki fase pertumbuhan penting menjadi perhatian agar proses budidaya dapat terus berjalan optimal hingga masa panen.
Selain memantau kondisi tanaman, personel Polsek Kintap juga berdialog langsung dengan pemilik lahan mengenai perkembangan budidaya, teknik perawatan, serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses penanaman. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.
Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa kegiatan monitoring tanaman jagung merupakan salah satu bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
“Polri akan terus memberikan pendampingan kepada para petani melalui kegiatan monitoring dan komunikasi yang berkelanjutan. Kami berharap tanaman jagung dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen sehingga mampu meningkatkan hasil produksi, kesejahteraan petani, serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Ahmad Baysory.
Melalui sinergi yang erat antara Polri dan masyarakat, Polsek Kintap berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan sektor pertanian agar semakin produktif, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.
#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut







%20Polri%20Untuk%20Masyarakat%20(1%20M%20x%203%20M).jpg)






0 comments:
Posting Komentar