Rabu, 16 Juli 2025

 


Pelaihari — Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Seksi Hukum (Sikum) Polres Tanah Laut memberikan materi penyuluhan hukum kepada siswa baru SMK Negeri 2 Pelaihari, Rabu (16/7). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah yang beralamat di Desa Pemuda, Kecamatan Pelaihari ini mengangkat topik penting terkait Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Perempuan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada para siswa tentang pentingnya perlindungan terhadap hak-hak perempuan dan anak serta konsekuensi hukum bagi pelaku kekerasan atau pelanggaran yang berkaitan dengan hal tersebut.

Dalam penyampaiannya, Kasi Hukum Polres Tanah Laut Iptu Sulaimi menekankan bahwa kekerasan, diskriminasi, serta eksploitasi terhadap perempuan dan anak adalah tindakan yang melanggar hukum dan dapat dipidana. Para siswa juga diberikan contoh-contoh kasus yang sering terjadi di lingkungan sekolah maupun masyarakat agar lebih memahami bentuk-bentuk kekerasan dan bagaimana cara melaporkannya.

"Kami ingin membekali para siswa dengan wawasan hukum, agar mereka bisa terhindar dari tindakan kekerasan baik sebagai korban maupun pelaku, serta bisa menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak," Terang Kasi Hukum.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya mengenal lingkungan sekolah secara fisik, tetapi juga mendapatkan nilai-nilai edukatif yang berguna untuk kehidupan sosial mereka, terutama dalam hal menghormati dan melindungi sesama.

Tanah Laut — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan sosialisasi peraturan lalu lintas kepada para pelajar SMA Negeri 1 Bati-Bati, bertempat di Aula SMA, Rabu (16/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) serta fatalitas yang melibatkan pelajar usia sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, petugas Sat Lantas memberikan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, termasuk larangan keras bagi pelajar yang masih di bawah umur untuk mengendarai kendaraan bermotor. Selain itu, para siswa juga dihimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, seperti menggunakan helm standar, tidak kebut-kebutan, serta menghindari penggunaan ponsel saat mengemudi.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut Iptu Adhitya Dikav S.I.K . melalui Kanit Kamsel Aipda Felix B.A selaku narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Diharapkan melalui edukasi ini, para siswa dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun keluarga.

"Kami berharap para siswa dapat memahami dan mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak menggunakan kendaraan bermotor sebelum cukup usia dan memiliki SIM. Ini demi keselamatan mereka sendiri," ujar Aipda Felix.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran siswa akan pentingnya keselamatan berkendara, berkurangnya pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar, serta secara umum dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Pelaihari – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Laut terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah hukumnya. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan memasang baliho peringatan di titik-titik rawan kecelakaan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (16/7) di Jalan Raya Takisung RT. 05 RW. 02, Desa Telaga, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Pemasangan baliho tersebut merupakan langkah konkret Satlantas dalam merespons terjadinya kecelakaan lalu lintas yang sebelumnya kerap terjadi di kawasan tersebut. Baliho yang berisi pesan keselamatan berlalu lintas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya para pengendara yang melintas di wilayah itu.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut Iptu Adhitya Dikav, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preventif dan edukatif guna menciptakan budaya tertib lalu lintas di tengah masyarakat. “Pemasangan baliho ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan warga. Daerah ini sudah tercatat sebagai lokasi yang sering terjadi laka lantas, sehingga perlu diberikan perhatian khusus,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Iptu Adhitya Dikav, S.I.K., menambahkan bahwa edukasi melalui media visual seperti baliho menjadi salah satu cara yang efektif untuk mengingatkan pengendara agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas, seperti mengenakan helm, tidak melebihi batas kecepatan, serta menghindari penggunaan ponsel saat berkendara.

Kegiatan ini juga sejalan dengan Program Prioritas Kapolri “PRESISI”, khususnya dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Dengan menempatkan baliho di lokasi strategis yang diketahui rawan kecelakaan, diharapkan pesan keselamatan dapat tersampaikan secara langsung kepada masyarakat pengguna jalan.

Satlantas Polres Tanah Laut juga mengimbau masyarakat agar lebih proaktif dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), serta melaporkan apabila terdapat kondisi jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Kami tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan dan kesadaran dari seluruh elemen masyarakat. Semoga dengan langkah ini, angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan masyarakat semakin tertib dalam berkendara,” tutup Iptu Adhitya Rizki Ridhotomo, S.Tr.K., S.I.K., M.H.

Selasa, 15 Juli 2025

Tanah Laut – Dalam rangka mempererat sinergitas dan kemitraan antara kepolisian dan insan pers, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama para penggiat media Kabupaten Tanah Laut, bertempat di Algoritma Resto, Jalan KH. Mansyur, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Rabu (16/7/2025).

Kegiatan silaturahmi ini turut dihadiri oleh Wakapolres Tanah Laut, para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanah Laut, serta para wartawan dari berbagai media cetak, online, dan elektronik yang bertugas di wilayah Tanah Laut.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi media dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan membangun, khususnya dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di tengah masyarakat.

"Media merupakan mitra strategis Polri dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengedukasi masyarakat. Kami berharap silaturahmi ini dapat memperkuat kerja sama yang sudah terjalin dengan baik selama ini," ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang terbuka dan saling mendukung dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Ketua PWI Tanah Laut Risma, dalam kesempatan yang sama menyambut baik kegiatan silaturahmi ini dan menyatakan kesiapan seluruh insan pers untuk terus bersinergi dengan Polres Tanah Laut dalam pemberitaan yang berimbang dan bertanggung jawab.

Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan tersebut, yang diisi dengan dialog santai, diskusi ringan, serta makan bersama antara jajaran Polres Tanah Laut dan para jurnalis.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan baik antara Polri dan media semakin solid, sehingga dapat bersama-sama menciptakan ruang informasi yang sehat, positif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

 


Jakarta. Kadivhumas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho mengisi kuliah umum di kalangan murid-murid SMA Labschool Kebayoran. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus bentuk preemtif Polri.

Menurut Irjen Pol. Sandi, puncak bonus demografi yang akan dirasakan Indonesia harus dipersiapkan dengan matang. Oleh karenanya, para murid di SMA Labschool harus menjadi bagian dari agen perubahan bangsa sejak saat ini.

“Maka dari itu dengan adanya bonus demografi nanti, itu menjadi persiapan buat adik-adik sekalian. Kalau saat ini rata-rata usianya 15 tahun, mungkin nanti 2030 di usia 20 tahun, berarti di 2045 usianya 35 tahun dan kita-kita ini sudah pensiun,” ujar Kadiv Humas, Selasa (15/7/25).

Irjen Pol. Sandi mengingatkan, tantangan ke depan juga akan semakin banyak. Perubahan dunia kerja karena adanya teknologi menjadi salah satu tantangannya.

Krisi iklim, ujarnya, juga menjadi tantangan lain di kemudian hari. Terlebih, Indonesia menjadi negara nomor tiga yang rawan bencana alamnya.

“Selain itu ada bullying dan kekerasan sosial. Bully dan kekerasan itu kadang kalau ingin diakui di kelompok sosial, itu mem-bully. Atau kadang kala untuk menunjukan bahwa saya lebih hebat dari yang lainnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, ada juga krisis nilai karakter karena kurangnya jiwa sosial dalam diri seseorang. Tantangan ini harus dikelola dengan baik agar kemajuan teknologi dengan dampak yang positif bisa menjadi modal memajukan kemampuan diri.


Tanah Laut – Dalam upaya menjaga kelestarian sumber daya perikanan serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat pesisir, Kasat Polairud Polres Tanah Laut Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., melaksanakan kegiatan sosialisasi peraturan dan perundang-undangan terkait pengawasan sumber daya perikanan di Desa Kintap Kecil, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (15/7/2025).

Dalam kegiatan ini, Iptu Alamsyah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi peraturan perikanan yang berlaku, khususnya larangan terhadap praktik penangkapan ikan secara ilegal atau illegal fishing.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ilegal seperti penggunaan bahan peledak, racun, dan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak ekosistem laut yang berdampak pada kehidupan nelayan itu sendiri dalam jangka panjang.

“Polairud Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat pesisir dalam menjaga kelestarian laut. Kami mengajak seluruh warga, khususnya nelayan, untuk menjadi mitra kepolisian dalam pengawasan sumber daya perikanan dan melaporkan apabila menemukan kegiatan yang mencurigakan atau merusak lingkungan,” ujar Iptu Alamsyah dalam penyampaiannya.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Kintap Kecil yang berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara berkelanjutan, guna memberikan edukasi dan pencerahan hukum kepada masyarakat pesisir.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya laut demi keberlangsungan mata pencaharian dan kesejahteraan bersama.

Tanah Laut – Kanit Binmas Polsek Tambang Ulang, Aiptu Hery Sugianto, S.H., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (15/7/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Hery memberikan materi penting dan edukatif kepada para siswa baru, dengan fokus pada tiga topik utama yaitu bahaya judi online, kenakalan remaja khususnya penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya tertib berlalu lintas.

Aiptu Hery menjelaskan bahwa maraknya kasus judi online di kalangan pelajar menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ia mengajak seluruh siswa untuk menjauhi segala bentuk perjudian, termasuk yang berbasis digital.

Selain itu, ia juga mengingatkan tentang bahaya narkoba yang bisa merusak mental, fisik, dan masa depan pelajar. Para siswa diimbau untuk tidak mudah terpengaruh ajakan dari lingkungan yang negatif serta berani berkata "tidak" terhadap narkoba.

Di bidang lalu lintas, Aiptu Hery mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan raya, mematuhi aturan berlalu lintas, serta menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm saat berkendara.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa dan pihak sekolah. Kepala SMAN 1 Tambang Ulang menyampaikan apresiasi kepada Polsek Tambang Ulang atas kontribusinya dalam mendidik dan membina generasi muda agar menjadi pribadi yang bertanggung jawab, disiplin, dan berkarakter.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa baru dapat memahami pentingnya menjauhi hal-hal negatif serta memiliki semangat untuk menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan taat hukum.




Tanah Laut
– Telah terjadi kecelakaan lalu lintas pada Selasa malam, 15 Juli 2025 pukul 19.30 Wita, di Jl. Raya Takisung RT. 05 RW. 02 Desa Telaga, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Peristiwa nahas ini melibatkan dua sepeda motor jenis Honda Scoopy berwarna hitam, yang masing-masing dikendarai oleh Sdr. RP dan Sdr. N. Kedua kendaraan datang dari arah berlawanan, yakni dari Takisung menuju Pelaihari dan sebaliknya. Jarak yang terlalu dekat antara kedua kendaraan membuat kecelakaan tidak dapat dihindari.

Akibat kecelakaan tersebut, Sdr. N dinyatakan meninggal dunia saat dalam perawatan di rumah sakit, sementara Sdr. RP meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Personel Satlantas Polres Tanah Laut langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat.

Menanggapi kejadian ini, Kasat Lantas Polres Tanah Laut IPTU Adhitya Dikav, S.I.K., menghimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Kami menghimbau seluruh masyarakat Tanah Laut agar lebih berhati-hati di jalan raya. Keselamatan adalah prioritas utama,” ungkap IPTU Adhitya.

Untuk saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Satlantas Polres Tanah Laut.

Statistik Pembaca