Kamis, 13 Juni 2024

Tanah Laut  – Bhabinkamtibmas Desa Kuala Tambangan dari Polsek Takisung bersinergi dengan Bhabinsa Koramil Takisung melaksanakan kegiatan pendampingan pelaksanaan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Acara ini berlangsung di Gedung Posyandu RT 12 RW 05 Desa Kuala Tambangan pada hari Kamis (13/6).

Kegiatan intervensi ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk menurunkan angka stunting di wilayah Kecamatan Takisung. Stunting, yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, menjadi fokus utama dalam program kesehatan ini.

Bhabinkamtibmas Desa Kuala Tambangan, bersama Bhabinsa Koramil Takisung, aktif memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang untuk anak-anak. "Kami hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan bahwa program intervensi ini berjalan dengan baik dan efektif," ujar Bhabinkamtibmas Desa Kuala Tambangan.

Intervensi serentak ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tenaga kesehatan, kader posyandu, perangkat desa, dan orang tua balita. Mereka diberikan informasi mengenai pola makan sehat, pentingnya imunisasi, dan praktik kebersihan yang baik untuk mencegah stunting.

Dengan adanya kegiatan pendampingan ini, diharapkan upaya pencegahan stunting di Desa Kuala Tambangan dapat lebih efektif dan membawa dampak positif bagi kesehatan anak-anak di wilayah tersebut.

Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78, SSDM Polri menggelar serangkaian kegiatan. Salah satunya adalah penghargaan He For She 2024. Ini merupakan ajang penghargaan yang pertama kali diadakan di instansi Polri. 

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kampanye He For She dari UN Women. Ketua Penilaian Lomba yang diadakan SSDM Polri 2024, Kombes Pol Widy Saputra, mengatakan sejak awal Polri selalu mendukung perempuan berkarir di Kepolisian. Penghargaan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pimpinan Polri.

“He for She award dapat diikuti oleh semua Polda jajaran. Syaratnya peserta harus menunjukkan komitmen dukungan mereka dalam bentuk tulisan dan video. Penilaiannya nanti tergantung pada inovasi dan kreativitas peserta selain komitmen dukungan terhadap Perempuan tentunya,” ujar Kombes Pol Widy Saputra.

Polri sudah lama memberikan dukungan kepada Polwan-Polwan agar nyaman berkarir di Kepolisian. Saat ini semakin banyak Polwan yang menduduki posisi strategis di instansi Polri. Kuota penerimaan Polwan setiap tahun juga terus ditambah.

Polri memandang keberadaan Polwan sangat strategis untuk penyelesaian kasus-kasus dengan korban yang didominasi perempuan dan anak, seperti kekerasan dalam rumah tangga dan tindak pidana perdagangan orang. 

Perhatian dan perlindungan terhadap perempuan dan anak ditunjukkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dengan mengajukan pembentukan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang yang disampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo. 

Atas dukungan terhadap Perempuan, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tahun 2023 mendapat penghargaan He for She dari International Association of Women Police atau Asosiasi Polwan Internasional atas dedikasinya mendorong kemajuan Perempuan di Kepolisian. 

Jenderal Pol Listyo Sigit juga dinilai telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempromosikan dan memajukan perempuan di Kepolisian.

Pakor Polwan RI, Brigjen Pol Desy Andriani menegaskan ruang berkarir di Kepolisian semakin terasa lebih ramah bagi Perempuan. 

“Belum lama ini kami menerima audiensi UN Women. Kedatangan mereka adalah untuk menyampaikan komitmen UN Women untuk mendukung upaya Polri dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan Perempuan di lingkungan Polri,” ujar Jenderal Perempuan Bintang satu ini. 

Lebih lanjut Brigjen Pol Desy Andriani mengatakan dalam pertemuan ini juga dibahas proyeksi potensi kerjasama antara Polri dan UN Women.

Komisioner Ombudsman RI, Johanes Widijantoro, mengapresiasi jalannya rekrutmen Polri Tahun Anggaran 2024 yang melibatkan penyandang disabilitas. Widi, sapaan akrabnya, berharap langkah Polri dalam menyetarakan hak penyandang disabilitas ini ditiru oleh instansi lainnya.

"Menariknya justru karena polisi memulai, dengan secara terbuka men-declare itu, dan kemudian harusnya itu menjadi bola salju untuk instansi lain. Karena di undang-undang ketenagakerjaan kan sudah lama itu aturan 1 banding 100, kalau nggak salah. Jadi ada 1 pekerja disabilitas banding 1 pekerja yang non-disabilitas," kata Widi Ombudsman RI, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2024).

Widi juga berharap Polri sudah mempersiapkan dengan matang pengembangan kualitas serta pembinaan karier anggotanya yang berasal dari kelompok disabilitas. Widi menyebut kebijakan rekrutmen disabilitas akan membawa dampak positif pada Polri, jika pola pikir polisi non-disabilitas kepada polisi disabilitas setara.

"Supaya juga menunjukkan komitmen kepolisian menjadi pionir dalam dunia kerja untuk disabilitas. Nah memang spesifik kalau kita melihat dalam konteks kesempatan dan peluang yang diberikan kepada teman-teman penyandang disabilitas, pertama-tama tentu mindset atau cara pandang harusnya dimiliki juga oleh instansi pemerintah, termasuk kepolisian," ujar Widi.

Widi menuturkan langkah Polri dalam melakukan affirmative action pada kelompok disabilitas dalam proses rekrutmen anggota, termasuk wujud pemenuhan hak-hak kaum disabilitas. Oleh sebab itu dia berharap Polri juga sudah menyiapkan instrumen, sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas polisi disabilitas secara menyeluruh.

"Kalau mereka sudah memahami bahwa affirmative action ini menjadi hak penyandang disabilitas, maka tentunya kepolisian juga sudah menyiapkan instrumen dengan segala regulasi yang menyertainya, yang membuat penyandang disabilitas, itu nanti betul-betul mengikuti proses itu dengan setara tadi. Mesti dirumuskan secara komprehensif," terang Widi.

"Saya mendorong agar kepolisian lebih dari sekedar membuka lowongan atau rekrut di depan, tapi siapkan semuanya sampai ke (titik) mereka (penyandang disabilitas) bisa mandiri, menunjukkan kemampuan dirinya ya secara leluasa," imbuh dia.

Widi optimis polisi berlatar belakang disabilitas mampu bekerja dengan baik dan dapat meningkatkan kompetensinya bila didukung oleh instrumen kerja, sarana dan prasarana sesuai kebutuhan mereka oleh Polri. "Dan nanti akan terbukti kalo memang penyandang disabilitas tuh sebenarnya bukan nggak mampu. Tapi hanya persoalan hambatan-hambatan atau kendala-kendala yang belum diputus itu," ucap Widi.

Karena Polri telah merekrut anggota dari kelompok disabilitas, Widi lebih lanjut berpendapat, perlunya aturan yang menjelaskan tentang jenjang karier anggota tersebut. Widi menyebut bila ada aturan soal pembinaan dan pengembangan karier bagi polisi dari kelompok disabilitas, maka akan tergambar Polri yang maju. 

"Intinya kalau orang bekerja kan pasti harus punya jenjang karier. Nah karier ada tahapan yang harus dilewati. Nah tahapan yang harus dilewati ini, pertanyaannya adalah: 'Apakah itu memungkinkan bagi mereka juga untuk mengikutinya'," tanya Widi.

"Meskipun katakanlah belum ada aturan yang detail tentang itu, kan enggak ada salahnya Polri sedikit lebih maju, progresif untuk menyiapkan itu semua," tambah Widi.

Rabu, 12 Juni 2024

Tanah Laut - Dalam rangka persiapan sistem pengamanan kota (Sispamkota) dalam rangka kesiapan menghadapi pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Polres Tanah Laut menggelar latihan Dalmas di lapangan apel Mapolres Tanah Laut pada hari Kamis (13/6). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Tanah Laut, Kompol Abdul Fatah, S.Pd., M.M., dan diikuti oleh personil gabungan dari Polres Tanah Laut.

Latihan Dalmas (Pengendalian Massa) ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan personil dalam mengatasi berbagai situasi yang mungkin terjadi selama proses Pilkada. Dalam latihan tersebut, berbagai skenario simulasi pengendalian massa dan situasi darurat dipraktikkan untuk memastikan setiap anggota mampu bertindak secara tepat dan efektif.

Kabag Ops Polres Tanah Laut, Kompol Abdul Fatah, menyatakan bahwa latihan ini sangat penting untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilkada. 

"Latihan Dalmas ini adalah bagian dari upaya kami untuk mempersiapkan personil menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama Pilkada. Kami ingin memastikan bahwa seluruh personil siap menjalankan tugas dengan profesionalisme dan dedikasi tinggi," ujarnya.

Latihan ini juga melibatkan berbagai unit terkait di Polres Tanah Laut, yang berkolaborasi dalam skenario latihan untuk memastikan koordinasi dan sinergi yang optimal. Dengan adanya latihan rutin seperti ini, diharapkan Polres Tanah Laut dapat memberikan pengamanan maksimal kepada masyarakat selama berlangsungnya Pilkada 2024.

Kegiatan berjalan lancar dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Mereka menunjukkan keseriusan dalam latihan, mengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi Pilkada yang akan datang. Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan anggotanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

Dengan adanya latihan Dalmas ini, Polres Tanah Laut berharap dapat menciptakan situasi yang kondusif dan aman selama proses Pilkada, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

Tanah Laut - Dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, Polres Tanah Laut secara rutin menggelar kegiatan Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal) di Masjid Nuruddin Polres Tanah Laut. Kegiatan ini diadakan setiap Kamis pagi dan pada hari ini dipimpin oleh Ustad Muhammad Sabran. Acara tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama serta seluruh personil Polres Tanah Laut.

Kegiatan Binrohtal ini bertujuan untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan personil Polres Tanah Laut kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan adanya pembinaan rohani dan mental secara rutin, diharapkan dapat membentuk kepribadian yang baik bagi personil Polri dalam menjalankan tugas mereka untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari seluruh personil yang hadir. Dengan mengikuti Binrohtal, mereka merasa lebih tenang dan lebih termotivasi dalam menjalankan tugas sehari-hari. 

Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, tidak hanya untuk memperkuat keimanan tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral dalam menjalankan tugas kami sebagai anggota Polri.

Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan Binrohtal ini setiap minggu, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas spiritual dan mental seluruh anggotanya. Diharapkan, melalui kegiatan ini, seluruh personil dapat menjalankan tugas dengan lebih baik dan penuh integritas, sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam agama dan kepercayaan masing-masing.Tingkatkan Iman Dan Taqwa, Polres Tanah Laut Rutin Gelar Binrohtal.

Bayi laki-laki tak bernyawa ditemukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mujur, Dusun Parasgowang, Desa Pandanarum, Tempeh, Lumajang, Jawa Timur (Jatim). Jasadnya bayi tersebut langsung dievakuasi oleh Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Hendra Soegihartono.

"Pada Selasa, 11 Juni 2024, sekira pukul 08.00 WIB di Dusun Parasgowang, pelapor atas nama Sahin (50) menemukan jasad bayi laki-laki," jelas Bhabinkamtibmas Desa Pandanarum Aipda Hendra Soegihartono, Selasa (11/6/2024).

Dia mengatakan, berdasarkan keterangan pelapor, jasad bayi itu ditemukan dalam kondisi telentang, warna kulit sudah pucat dan tali plasenta dan ari-ari masih melekat. Sahin lalu melaporkan penemuan jasad bayi tersebut ke Polsek Tempeh.

"Polsek Tempeh langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Tempeh. Kami lalu mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) untuk mengamankan TKP dan mengevakuasi korban. Dan selanjutnya membawa korban ke RSUD dr. Haryoto Lumajang," terang Aipda Hendra.

Dari video proses evakuasi yang diterima detikcom, nampak warga mengerumuni jasad bayi laki-laki tersebut. Nampak seragam polisi digelar untuk membungkus jasad bayi tersebut.

"Saya mencoba mencari kain atau sarung yang kering, tapi tidak ada. Saya sudah coba minta ke warga yang di lokasi, tapi karena harus cepat dievakuasi,,"  ujar ayah empat anak ini.

 "Akhirnya saya reflek lepas baju dinas. Saya nggak tega saja dengan kondisi bayi seperti itu," ungkap dia.

Dalam video lain, nampak Aipda Hendra menggendong jasad bayi yang dibungkus seragamnya itu seakan menimang sambil menunggu kendaraan untuk evakuasi ke rumah sakit. Akhirnya dia terlihat berboncengan motor dengan Babinsa setempat membawa jasad tersebut.

Selasa, 11 Juni 2024

Polri melalui Karo PID Div Humas Polri Brigjen Pol Tjahyono Saputro memberikan apresiasi kepada pelaksanaan Rapat koordinasi nasional (Rakornas) ke-15 Komisi Informasi se Indonesia yang berlangsung di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Semoga dalam Rakornas ini, dapat menghasilkan, suatu keputusan yang baik untuk semuanya,” harap Brigjen Pol Tjahyono Saputro.

Karo PID Div Humas Polri didampingi Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, sebagaimana yang disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. bahwa keterbukaan atau informasi sangat penting, sehingga kita selalu memberikan informasi sesuai aturan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Selain itu, Polri saat ini juga telah banyak membuat terobosan-terobosan positif dengan aplikasi-aplikasi pelayanan terhadap informasi yang akan disampaikan ke masyarakat.

Terkait sulitnya media mendapatkan konfirmasi kepada Polda maupun Polres, dirinya menanggapi, “Didalam Undang-undang ada informasi-informasi yang dikecualikan, sehingga tidak semua informasi dapat diberikan ke publik”.

Kemudian, informasi yang diberikan Polri juga harus berdasarkan sumber yang terpercaya, sehingga harus dilakukan pengecekan terlebih dahulu kemudian di data, baru setelah itu dapat diberikan / disampaikan ke publik.

“Untuk itu, bersabar, pastinya dari pimpinan Polri, Polda ataupun Kabid Humas akan memberikan / menyampaikan informasi yang diinginkan publik,” ucap Karo PID Div Humas Polri Brigjen Pol Tjahyono Saputro.

Beliau pun memastikan hubungan Polri dengan media sangat terbuka, kita memberikan yang sebesar-besarnya informasi yang dibutuhkan media dalam rangka pencari sumber berita.

“Kita tetap mengacu kepada regulasi yang telah ada, seperti kita membuat suatu terobosan aplikasi-aplikasi yang membangun untuk keterbukaan informasi,” pungkasnya menyampaikan tantangan Polri saat ini.

 


Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., menyambut kedatangan Tim Biro Provos Div Propam Polri yang dipimpin oleh Kabag Gaktibplin Biro Provos Div Propam Polri, Kombes Pol Joas Feriko Panjaitan, S.I.K., selaku ketua tim. Turut serta dalam kunjungan ini adalah Kabid Propam Polda Kalsel, Kombespol Drs. Jaka Suprihanta, S.H., M.Hum, Rabu (12/6).

Kedatangan Tim Biro Provos Div Propam Dalam rangka menegakkan kedisiplinan dan kepatuhan seluruh anggota Polri dan ASN Polri dengan melakukan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) di Polres Tanah Laut.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kasubdit Provos Polda Kalsel, Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Kapolsek Jajaran Polres Tanah Laut, Tim Biro Provos Div Propam Polri, Tim Pendamping Polda Kalsel, serta para perwira dan bintara Polres Tanah Laut.

Diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kabag Gaktibplin Biro Provos Div Propam Polri, Kombes Pol Joas Feriko Panjaitan, S.I.K., dilanjutkan Tim Propam Mabes Polri melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi perorangan, sikap tampang, hingga tes urine kepada seluruh personil Polres Tanah Laut, pemeriksaam ruang tahanan dan diakhiri dengan memberikan arahan kepada seluruh personil Polres Tanah Laut bertempat di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut.

Operasi Gaktibplin ini merupakan salah satu upaya Polri dalam mewujudkan transformasi menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Dengan kedisiplinan dan kepatuhan yang tinggi, diharapkan Polri dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dari hasil Operasi Gaktibplin di Polres Tanah Laut, tidak ditemukan pelanggaran yang menonjol. Hal ini menunjukkan bahwa personel Polres Tanah Laut telah menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedisiplinan dan kepatuhan.

Statistik Pembaca