Sabtu, 08 Agustus 2026

Tanah Laut – Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut terus mendorong pemahaman masyarakat terhadap tata niaga hasil pertanian melalui sosialisasi Tabel Rafaksi. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Liang Anggang, Aipda Agus M., kepada warga Desa Liang Anggang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (9/8).

Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai isi Tabel Rafaksi, khususnya indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Pemahaman tersebut dinilai penting bagi petani agar dapat mengetahui faktor yang memengaruhi nilai jual hasil panen serta memahami mekanisme penentuan harga secara lebih baik.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Agus M. menyampaikan informasi terkait Tabel Rafaksi sekaligus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Warga diberikan kesempatan untuk memahami hubungan antara kadar air jagung dan harga yang diterima saat hasil panen dipasarkan.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, edukasi kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri mendukung petani sekaligus memperkuat program ketahanan pangan.

"Kami ingin masyarakat, khususnya petani jagung, memahami bagaimana indeks harga ditentukan berdasarkan kadar air. Dengan pengetahuan tersebut, diharapkan proses jual beli hasil panen dapat berlangsung lebih transparan dan petani dapat mengetahui nilai produknya dengan lebih baik," ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat sebagai bentuk kehadiran Polri dalam mendukung sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Takisung Polres Tanah Laut melakukan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Subari, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sinar Muda, di Desa Gunung Makmur RT 15, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (9/8).

Monitoring dilakukan pada lahan seluas sekitar 3 hektare. Tanaman jagung yang dibudidayakan di lahan tersebut saat ini telah memasuki usia dua pekan.

Dalam pemantauan tersebut, personel Polsek Takisung mengecek kondisi tanaman sekaligus berkoordinasi dengan petani mengenai perawatan pada masa awal pertumbuhan. Tahapan ini menjadi perhatian karena kondisi tanaman pada usia muda membutuhkan pemeliharaan secara rutin untuk mendukung pertumbuhan hingga masa panen.

Personel juga berdialog dengan petani terkait pemupukan, pengendalian gulma, serta langkah antisipasi terhadap serangan hama yang berpotensi mengganggu perkembangan tanaman.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan, monitoring dilakukan sebagai bentuk pendampingan Polri kepada petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

"Kami terus melakukan pendampingan sejak awal masa tanam. Monitoring secara rutin diharapkan dapat membantu petani mengetahui kondisi tanaman dan melakukan perawatan secara tepat, sehingga pertumbuhan jagung dapat maksimal sampai masa panen," kata AKP Duki.

Menurutnya, keterlibatan Polri dalam pendampingan sektor pertanian merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat. Selain menjaga keamanan, personel di lapangan juga diharapkan dapat membantu mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani.

Polsek Takisung memastikan pendampingan terhadap lahan binaan Polri akan terus dilakukan secara berkala. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong produktivitas pertanian sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca