Selasa, 06 Mei 2025


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menerima kunjungan kerja dari Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Kalimantan Selatan dalam rangka pelaksanaan Kegiatan Audit Kinerja Tahap I Tahun 2025, yang meliputi aspek Perencanaan dan Pengorganisasian. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (7/5) di Joglo Wicaksana Laghawa Polres Tanah Laut.

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Tim B, Kompol Mei Rudi, S.E., M.M., beserta anggota tim, dan disambut oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., yang diwakili oleh Wakapolres Kompol Andri Hutagalung, S.Ab., M.A.P.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut seluruh Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Para Kapolsek Jajaran Polres Tanah Laut, serta para Operator Perencanaan dan Pengorganisasian.

Dalam sambutannya, Wakapolres Tanah Laut menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim audit serta menegaskan komitmen Polres Tanah Laut untuk mendukung penuh pelaksanaan audit sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja kepolisian.

Audit kinerja ini bertujuan untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas serta efisiensi pelaksanaan tugas di lingkungan Polres Tanah Laut, khususnya dalam aspek perencanaan dan pengorganisasian, guna mendukung pencapaian tugas pokok Polri ke depan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teknis oleh tim audit dan pemeriksaan administrasi oleh para operator di masing-masing bidang yang menjadi obyek audit.


 


Semarang – Anggota Dewan Pers, Totok Suryanto, menegaskan pentingnya sinergi yang lebih kuat antara Polri dan Dewan Pers dalam menangani berbagai isu pers dan informasi di era digital saat ini. Hal ini disampaikan saat memberikan materi pada kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri Tahun 2025, Selasa (6/5/2025) di Akpol Semarang.

“Saya bisa sampaikan bahwa memang ini jalan yang terbaik, untuk kemudian bersama-sama Dewan Pers dan Polri melakukan sinergi untuk menyampaikan komunikasi kepada masyarakat luas,” ujar Totok di awal paparannya.

Namun demikian, Totok mengakui bahwa pemahaman mengenai MoU dan PKS antara Polri dan Dewan Pers belum merata di seluruh jajaran kepolisian, terutama di level penyidik Polres.

“Belum dipahami secara keseluruhan isi dari MoU dan PKS itu oleh seluruh jajaran Polri. Karena itulah kami di Dewan Pers terus melakukan sosialisasi, bahkan sampai ke tingkat penyidik Polres,” ungkapnya.

Ia menyoroti fenomena oversupply media, yaitu lahirnya media baru dalam jumlah besar setiap saat, yang tidak semuanya dijalankan oleh insan pers profesional. Kondisi ini menimbulkan tantangan tersendiri dalam membedakan antara wartawan yang menjalankan fungsi jurnalistik secara sah dengan individu yang hanya memanfaatkan platform digital untuk kepentingan pribadi.

“Sekarang itu sudah mulai ada semacam oversupply terhadap jumlah media. Bayangkan, hari ini seseorang masih bekerja sebagai tukang batu, besok dia sudah punya website sendiri,” kata Totok menggambarkan kondisi lapangan.

Ia menyampaikan kekhawatiran terhadap situasi ketika wartawan diproses hukum tanpa koordinasi lebih awal dengan Dewan Pers, yang dapat memicu reaksi luas dari komunitas pers nasional hingga internasional.

“Kalau polisi menjadikan seorang wartawan sebagai tersangka, serangannya langsung ke Kapolri. Ada semacam esprit de corps dari kalangan wartawan yang kadang membabi buta,” ujarnya.

Totok memberikan contoh beberapa kasus, seperti pembunuhan jurnalis di Kalimantan dan pembakaran keluarga jurnalis di Medan, yang sempat menimbulkan kegaduhan karena belum adanya klarifikasi atau komunikasi yang cukup di awal.

“Kalau saja sejak awal disampaikan kepada kami, bisa kami bantu luruskan. Tidak perlu semua bukti dari sosmed sampai berita dikumpulkan untuk dibawa ke pengadilan. Kita bisa duduk bareng dulu untuk menetapkan posisi yang tepat,” katanya.

Ia menilai pentingnya komunikasi langsung antara penyidik dan Dewan Pers dalam menangani kasus yang melibatkan media atau wartawan, agar tidak muncul salah paham di masyarakat dan tidak menyudutkan institusi Polri secara tidak adil.

“Saya yakin kalau kita mengikuti jalur yang sudah disepakati dalam MoU, maka penyelesaian persoalan akan lebih cepat dan tidak melebar ke mana-mana,” tegasnya.

Totok juga mengusulkan agar sosialisasi MoU dan PKS dilakukan lebih masif, baik secara daring maupun tatap muka, serta melibatkan para Kasubbid Humas dan Tim Humas di Polda dan Polres seluruh Indonesia.

“Saya yakin, MOU yang sudah kita perbarui ini akan berjalan efektif jika dilaksanakan secara sungguh-sungguh, karena Polri punya jaringan luas hingga ke daerah,” pungkasnya.

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan serentak mulai 1 Mei 2025. Operasi ini menyasar praktik premanisme yang dinilai semakin marak dan meresahkan masyarakat, serta berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan iklim investasi nasional.

Langkah ini tertuang dalam Surat Telegram Nomor: STR/1081/IV/OPS.1.3./2025, yang ditujukan kepada seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia. Operasi dilakukan dengan pendekatan penegakan hukum yang didukung kegiatan intelijen, pre-emtif, dan preventif.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa operasi ini merupakan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Polri berkomitmen memberantas aksi premanisme yang selama ini menjadi keresahan masyarakat dan berpotensi menghambat investasi. Operasi ini bertujuan menindak tegas pelaku dan mengungkap jaringan pelaku premanisme secara menyeluruh,” ujar Brigjen Trunoyudo dalam keterangannya, Selasa (6/5/2025).

Brigjen Trunoyudo menambahkan bahwa jenis kejahatan yang menjadi fokus penindakan mencakup pemerasan, pungutan liar, pengancaman, intimidasi, pengeroyokan, hingga penganiayaan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok.

“Premanisme dalam bentuk apa pun yang mengganggu ketertiban masyarakat dan iklim usaha akan ditindak tegas. Ini adalah bagian dari upaya menciptakan rasa aman dan kepastian hukum, terutama bagi para pelaku usaha di Indonesia,” jelasnya.

Polri juga akan menjalin sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan terkait dalam pelaksanaan operasi ini. Koordinasi lintas sektor dinilai krusial untuk menjamin keberhasilan operasi dan menciptakan stabilitas jangka panjang.

Senin, 05 Mei 2025

 


Tanah Laut — Sebagai bentuk partisipasi dalam kegiatan kemanusiaan, personel Polres Tanah Laut turut melaksanakan aksi donor darah dalam rangka mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-124 Kodim 1009/Tanah Laut Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Sepak Bola UPTD SDN Gunung Melati 1, Jl. Diponegoro, Desa Gunung Melati, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut, pada Selasa (6/5).

Keterlibatan personel Polres Tanah Laut ini merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam mendukung kegiatan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Selain donor darah, rangkaian kegiatan TMMD Ke-124 juga mencakup pengobatan gratis, pelayanan KB, sunatan massal, serta pasar murah.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasinya atas semangat dan kepedulian anggotanya dalam berpartisipasi pada kegiatan kemanusiaan ini. 

Ia menegaskan bahwa Polri selalu siap mendukung kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Dengan adanya kegiatan donor darah ini, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Kabupaten Tanah Laut, serta mempererat hubungan antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam membangun daerah melalui kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat. 

Tanah Laut, 6 Mei 2025 — Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menghadiri kegiatan Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-124 Kodim 1009/Tanah Laut Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola UPTD SDN Gunung Melati 1, Jl. Diponegoro, Desa Gunung Melati, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (6/5).

TMMD kali ini mengusung tema "Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah."

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula pemberian tali asih kepada masyarakat, penanaman pohon, serta peninjauan ke berbagai lokasi kegiatan sosial seperti donor darah, pengobatan gratis, pelayanan KB, sunatan massal, dan pasar murah/bazar.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengungkapkan bawa kami dari Polres Tanah Laut sangat mendukung penuh pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-124 ini. 

“Kegiatan ini bukan hanya mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. Harapan kami, dengan semangat kebersamaan ini, tercipta peningkatan kualitas hidup masyarakat serta terwujudnya ketahanan nasional yang kuat dari desa. Kami siap berkontribusi dan berkolaborasi untuk kesuksesan TMMD ini di Kabupaten Tanah Laut." Ucap Kapolres.

Melalui program TMMD ini, diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus. Selain pembangunan fisik seperti infrastruktur, TMMD juga menekankan pembangunan non-fisik guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkokoh ketahanan nasional.

Hadirnya berbagai unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi untuk bersama-sama membangun daerah serta mempererat hubungan antara aparat dan warga.

Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Danrem 101/Antasari yang diwakili Kasrem, Kolonel Kav Soleh, S.Sos., M.M., Danlanud Sjamsudin Noor yang diwakili Dansatpom Lanud, Kapten Pom Rinol Sep Two Putra, S.S.T.Han., Danlanal Banjarmasin yang diwakili Danposal Sungai Danau, Kapten Gunawan, Wakil Bupati Tanah Laut Bapak H. Muhammad Zazuli, S.H., Dandim 1009/Tanah Laut selaku Dansatgas TMMD Ke-124 Letkol Inf Indar Irawan, S.E., M.Han., serta para Dandim jajaran Korem 101/Antasari atau yang mewakili, Forkopimda Tanah Laut, Kapolsek Batu Ampar IPTU Munadi, para camat dan kepala desa se-Kecamatan Batu Ampar, serta tamu undangan lainnya.

Tanah Laut — Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), personel Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli sekaligus sosialisasi dialogis atau sambang di Pasar Tapandang, Pelaihari, pada Senin (5/5).

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan pasar, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel Samapta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengimbau pedagang serta pengunjung pasar untuk tetap waspada terhadap aksi kriminalitas seperti pencurian, penipuan, maupun tindak kejahatan lainnya.

Selain itu, para personel juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga ketertiban umum, keamanan barang dagangan, serta mengajak masyarakat untuk tidak segan melapor kepada pihak kepolisian apabila melihat atau mengalami kejadian yang mencurigakan.

Patroli dan sosialisasi ini merupakan bagian dari program rutin Sat Samapta Polres Tanah Laut di bawah arahan Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lingkungan pasar Tapandang Pelaihari tetap dalam keadaan aman, nyaman, dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kamtibmas bersama.

Tanah Laut — Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Objek Vital di wilayah hukum Polres Tanah Laut pada Senin (5/5).

Patroli ini difokuskan pada lokasi-lokasi strategis seperti perbankan, kantor pemerintahan, fasilitas umum, serta area vital lainnya yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Kegiatan patroli dilakukan secara rutin dan berkelanjutan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Personel Samapta yang terlibat dalam patroli melakukan pemantauan, dialogis dengan petugas keamanan setempat, serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga situasi kondusif. Dalam pelaksanaannya, personel juga memberikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kegiatan patroli ini sejalan dengan arahan Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., yang menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan prima dan preventif terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Dengan adanya patroli ini, diharapkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat dan tercipta situasi yang aman serta kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) dua perwira tinggi Polri, yakni Kapolda Jawa Barat dan Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri. Upacara digelar di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (5/5/2025).

Dalam upacara tersebut, Irjen Pol. Rudi Setiawan secara resmi menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat menggantikan Komjen Pol. Akhmad Wiyagus yang kini dipercaya mengemban tugas baru sebagai Asisten Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Polri. Sebelumnya, Irjen Rudi menjabat sebagai Pati Baharkam Polri.

Sementara itu, jabatan Kapusjarah Polri kini diemban oleh Brigjen Pol. Idodo Simangunsong, yang sebelumnya menjabat sebagai Dosen Kepolisian Madya Tingkat Satu di Akademi Kepolisian Lemdiklat Polri. Ia menggantikan Brigjen Pol. Hari Nugroho yang mendapatkan penugasan baru sebagai Wakapolda Nusa Tenggara Barat.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier di tubuh Polri.

“Mutasi dan rotasi di lingkungan Polri adalah hal yang lumrah dan menjadi bagian dari dinamika serta strategi untuk menjaga ritme organisasi. Dengan kepercayaan yang diberikan kepada para pejabat baru, kami optimistis beliau mampu menjawab tantangan tugas ke depan dengan semangat Presisi,” ujar Brigjen Trunoyudo.

Upacara serah terima jabatan berlangsung khidmat dan tertib, serta menjadi momentum penting dalam rangka penguatan soliditas internal di tubuh Polri.

Statistik Pembaca