Senin, 19 Mei 2025



Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menghadiri Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 sekaligus Hari Ulang Tahun ke-76 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan. Kegiatan digelar dengan khidmat di Halaman Kantor Bupati Tanah Laut, Selasa (20/5).

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto memimpin jalannya upacara yang turut dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa momen peringatan ini menjadi pengingat penting akan perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, khususnya di wilayah Kalimantan.

“Sebagai bagian dari generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab besar untuk meneruskan semangat perjuangan tersebut dengan menjaga persatuan, meningkatkan semangat nasionalisme, dan bersama-sama membangun bangsa yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” ujar Kapolres.

Ia juga menegaskan komitmen Polri, khususnya Polres Tanah Laut, untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung pelestarian nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa.

“Mari kita jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk mempererat sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya.

Upacara berlangsung dengan penuh semangat kebangsaan dan menjadi wujud nyata penghargaan atas jasa-jasa pahlawan dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, khususnya di Bumi Kalimantan.

Minggu, 18 Mei 2025



Banjarmasin – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., bersama jajaran, mahasiswa, serta awak media menggelar nonton bareng (nobar) film Sayap-Sayap Patah 2 pada Minggu (18/05/2025).

Acara nobar ini merupakan kegiatan Polda Kalsel dalam rangka menjalin silaturahmi dengan mahasiswa dan insan media.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, usai nonton bareng, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha menjelaskan pentingnya pesan yang disampaikan dalam film Sayap-Sayap Patah 2 tersebut.

“Kita ingin mensosialisasikan tentang tugas-tugas Polri dalam melayani masyarakat dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas),” jelasnya.

Selain itu, Irjen Pol Rosyanto Yudha mengungkapkan bahwa dirinya sangat terkesan setelah menonton film yang diangkat dari kisah nyata penuh drama dan kesedihan tersebut.

“Film ini sangat berkesan, cukup menggugah perasaan karena ending-nya juga sedih. Terlihat banyak penonton yang ikut meneteskan air mata,” imbuhnya.

Kapolda berharap, melalui film ini, masyarakat dapat mengambil sisi positif dalam menjaga Sitkamtibmas, dengan memberikan rasa aman dan nyaman kepada sesama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

 


Tanah Laut — Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli dialogis ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Minggu malam (18/5).

Kegiatan patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus bentuk sinergi antara Polres Tanah Laut dan pihak Rutan dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di lingkungan sekitar lembaga pemasyarakatan.

Dipimpin oleh personel Sat Samapta, patroli dialogis ini bertujuan untuk memastikan kondisi keamanan Rutan dalam keadaan kondusif serta menjalin komunikasi yang baik antara petugas kepolisian dengan petugas jaga Rutan.

“Patroli dialogis ini merupakan bagian dari upaya kami dalam membangun koordinasi dan kerja sama dengan instansi terkait, serta memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan, baik dari dalam maupun luar Rutan,” ujar Kasat Samapta Polres Tanah Laut, AKP Duki.

Selain berpatroli, petugas juga melakukan dialog dengan petugas jaga Rutan guna bertukar informasi terkait situasi keamanan, serta menyampaikan imbauan agar tetap waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas di dalam dan sekitar area Rutan.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Polres Tanah Laut dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta memastikan bahwa titik-titik vital seperti rumah tahanan negara dalam kondisi aman dan terkendali.

Tanah Laut — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut melaksanakan patroli di sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas (laka), pelanggaran, dan gangguan kamtibmas pada Minggu malam (18/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Patroli ini menyasar lokasi-lokasi yang selama ini dikenal rawan terjadinya kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas, termasuk kawasan jalan protokol, persimpangan padat, serta jalur-jalur dengan tingkat kerawanan tinggi. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melalui KBO Sat Lantas Iptu Abdul Ghoni, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini dilaksanakan secara rutin dan intensif, khususnya pada malam akhir pekan yang cenderung terjadi peningkatan aktivitas masyarakat.

“Patroli malam ini merupakan langkah antisipatif kami untuk meminimalisir angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, sekaligus menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam patroli tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai, dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan di jalan raya.

Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.


Tanah Laut — Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan umat beragama dalam menjalankan ibadah, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli dan pengamanan di sejumlah tempat ibadah di wilayah Pelaihari, Minggu (18/5).

Pengamanan dilakukan di beberapa titik yakni Gereja Santa Theresia di Jalan Parit Mas, Gereja Pantekosta di Jalan Parit Baru, Gereja Maranatha di Angsau, serta Vihara Budha Sasana Pelaihari. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Tanah Laut dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya saat pelaksanaan ibadah umat Kristiani dan Buddha.

Petugas dari berbagai satuan diterjunkan untuk melakukan pengamanan terbuka maupun tertutup, serta patroli dialogis guna menjalin komunikasi dengan pengurus rumah ibadah dan jemaat yang hadir.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Hari Setiawan, A.Md menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan tempat ibadah ini rutin dilakukan setiap akhir pekan dan hari besar keagamaan.

“Tujuan kami adalah memastikan setiap umat dapat melaksanakan ibadah dengan rasa aman dan tenang. Kehadiran polisi di tempat ibadah juga merupakan bentuk pelayanan dan komitmen kami dalam menjaga kerukunan antarumat beragama,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif. Para jemaat dan pengurus rumah ibadah pun mengapresiasi kehadiran aparat kepolisian yang turut serta menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan ibadah.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hari ini menggelar silaturahmi dengan siswa terpilih SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Jenderal Sigit mengatakan SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan upaya Polri dalam mendukung hadirnya pendidikan berkualitas di Tanah Air.

"Hari ini kami bisa ikut bergabung untuk mewujudkan apa yang menjadi program Bapak Presiden yaitu bagaimana kita mewujudkan kualitas SDM (sumber daya manusia) unggul dan salah satunya melalui bagaimana kita mendorong dan membangun sekolah unggulan," kata Jenderal Sigit kepada wartawan, Minggu (18/5/2025).

Jenderal Sigit mengatakan proses seleksi pendaftaran calon siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara diikuti oleh 11.765 calon peserta didik. Seleksi yang ketat itu akhirnya menghasilkan 119 siswa terpilih SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan pertama.

"Kita akhirnya bisa mendapatkan 119 totalnya awalnya 120. Namun kemudian yang berlanjut 119 menjadi siswa angkatan pertama untuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara," ujar Jenderal Sigit.

Jenderal Sigit memastikan proses seleksi di SMA Kemala Taruna Bhayangkara berlangsung transparan dan ketat. Sebagai pimpinan Polri, kata Jenderal Sigit, ia pun tidak memiliki wewenang melakukan intervensi.

"Artinya yang terpilih ini semuanya adalah karena hasil sendiri dan terpilih dari anak-anak terbaik bangsa Indonesia. Karena ini memang diselenggarakan test-nya hampir di 38 provinsi," katanya.

Lebih lanjut Jenderal Sigit mengatakan 119 siswa terpilih SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan pertama harus serius dalam mengenyam pendidikan. Dia optimistis sekolah itu bisa membantu menciptakan lulusan berkualitas.

"Ini betul-betul bisa kita persiapkan menjadi generasi calon pemimpin-pemimpin masa depan. Karena di usia mereka nanti mereka ada di puncak bonus demografi dan sampai dengan tahun 2045 kita harapkan mereka adalah aktor-aktor utama, penggerak-penggerak utama sebagai penggerak dalam mewujudkan Indonesia Emas dan mereka adalah pemimpin-pempimpin di depan," tutur Jenderal Sigit.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara dibangun atas kolaborasi tiga yayasan besar yaitu Yayasan Kemala Bhayangkari, Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara, dan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia. 

Sekolah ini berdiri di atas lahan seluas 13,5 hektar di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan berbagai fasilitas pendidikan dan penunjang kegiatan siswa yang lengkap, mulai dari ruang kelas modern, perpustakaan, dormitori, hingga GOR, kolam renang, dan lapangan panahan.

Rekrutmen siswa dilakukan melalui proses seleksi ketat meliputi tes potensi akademik, mata pelajaran inti seperti IPA, Matematika, Bahasa Inggris, hingga tes kesehatan, psikologi, dan jasmani. Seleksi dilakukan dengan prinsip Need Blind Admission, yang berarti kemampuan finansial calon siswa tidak menjadi pertimbangan karena semua siswa yang diterima akan mendapatkan beasiswa penuh.

Tahun ajaran pertama akan dilaksanakan di Global Darussalam Academy, Yogyakarta, hingga gedung utama di Gunung Sindur rampung. Hal ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar bisa segera dimulai tanpa harus menunggu pembangunan fisik selesai.

Kegiatan silaturahmi hari ini juga dimaksudkan untuk memperkuat ikatan antara Yayasan, sekolah, siswa, dan orang tua sejak awal. Harapannya, kolaborasi ini bisa menciptakan lingkungan belajar yang mendukung terciptanya SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Sabtu, 17 Mei 2025



Blitar – Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. beserta jajaran pimpinan Lemhannas RI melakukan ziarah dan tabur bunga ke Makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur pada Jumat (16/05). Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke-60 Lemhannas RI yang mengusung tema “Ketahanan Nasional Wujudkan Indonesia Maju”. 


Ziarah dan tabur bunga di Makam Bung Karno, menjadi agenda rutin tahunan menjelang HUT Lemhannas RI. Bung Karno selain sebagai tokoh proklamator bersama Bung Hatta pencetus gagasan mengenai Pancasila,  presiden pertama Republik Indonesia, beliau juga menjadi tokoh penting yang melalui gagasannya mendirikan serta meresmikan Lemhannas RI pada 20 Mei 1965. 


Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan bagi Bung Karno sebagai sosok yang sangat berjasa dan penting bagi Lemhannas RI, serta salah satu bentuk upaya untuk menghormati dan merawat semangat, ide, serta pemikiran Bung Karno, terutama dalam bidang ketahanan nasional sebagai entitas bangsa dan negara.  


“Ziarah kami ke Blitar ini adalah bagian dari kami menghormati dan menghargai jasa-jasa dari Bung Karno sebagai pendiri Lemhannas dan kami berkomitmen untuk terus meneruskan perjuangan beliau,” imbuh Ace. 


Menurut Ace, Bung Karno merupakan sosok yang sangat visioner. Pembentukan Lemhannas RI merupakan warisan dari beliau untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara yang kuat dan maju. 


Pada saat pembentukan Lemhannas RI, di kuliah pertamanya Bung Karno menekankan pentingnya pengetahuan tentang geopolitik dan geostrategi bagi pemimpin nasional. 


Bung karno juga menginginkan Lemhannas menjadi kawah candradimuka bagi para pemimpin nasional untuk dididik, disatukan, dan diintegrasikan agar memiliki pemahaman geopolitik, geostrategi, dan geoekonomi di tengah tantangan lingkungan strategis global yang sangat dinamis, tak hanya itu Bung Karno bahkan menjadikan Lemhannas RI sebagai lembaga think tank yang berlandaskan pada posisi strategis geopolitik Indonesia.


“Karena tidak mungkin bangsa ini akan maju kalau para pemimpin-pemimpin nasionalnya tidak disatukan, tidak memiliki wawasan negawaran, tidak memiliki jiwa patriotik untuk mempertahankan dan memajukan bangsa ini,” tambah Ace. 


Pada kegiatan tersebut, Ace didampingi oleh Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksamana Muda TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H.; Sekretaris Utama Lemhannas RI Komisaris Jenderal Polisi Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si.; Deputi Kebangsaan Mayor Jenderal TNI Rido Hermawan, M.Sc.; Segenap Tenaga Ahli Pengkaji, Tenaga Ahli Pengajar, dan Tenaga Profesional Lemhannas RI, serta Segenap Pejabat Struktural Lemhannas RI dan Perista Lemhannas RI. 


Turut hadir pula dalam kesempatan tersebut Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto; Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya Madiun Kolonel Arm Untoro Hariyanto, S.I.P., M.I.P.; Walikota Blitar H. Syauqul Muhibbin, S.H.I.; Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M.; Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si.; Kapolres Blitar Kabupaten AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si.; dan Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Malang Kolonel Laut (P) Hartanto, M.Tr.Hanla. 

Jumat, 16 Mei 2025



SULSEL - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Mentan Amran Sulaiman meninjau Gudang Bulog Cabang Bone di Tanete Riattang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (16/5/2025). Hal ini terkait dengan komitmen mendukung program ketahanan pangan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. 


"Polri tentunya sangat mendukung terkait dengan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu dari program Asta Cita," kata Sigit. 


Terkait peninjauan ini, Sigit menegaskan bahwa, ingin memperkuat keterlibatan kelompok masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan. Selain itu, Sigit juga menginstruksikan ke seluruh personel Kepolisian di lapangan untuk melakukan pendampingan. 


"Ini tentunya kita wujudkan untuk mendorong kelompok-kelompok masyarakat termasuk juga personel-personel di lapangan agar melakukan pendampingan," ujar Sigit. 


Lebih dalam, Sigit mengungkapkan, untuk semakin memantapkan ketahanan pangan di Indonesia, disiapkan juga penguatan teknologi. Dengan begitu, cita-cita kemandirian pangan dapat terwujud dengan cepat dan maksimal. 


"Termasuk juga mendorong teknologi. Sehingga kemudian swasembada pangan ini bisa terwujud," ucap Sigit. 


Menurut Sigit, Polri sejak awal sampai dengan saat ini fokus mengawal ketahanan pangan dengan melakukan penanaman jagung. Untuk sekarang, sudah mrmasuki masa panen kuartal II di Bulan Mei dan Juni. 


"Alhamdulillah tadi Pak Menteri Pertanian menyampaikan kabar gembira bahwa Bapak Presiden menyiapkan anggaran Rp5 triliun untuk menyerap. Kami juga sudah mendorong untuk teman-teman baik swasta dari kami kepolisian, pemerintah daerah untuk membantu mempersiapkan gudang-gudang yang bisa digunakan untuk membantu menyimpan terhadap hasil panen dari rekan-rekan petani," papar Sigit.


Di sisi lain, Sigit menyerap aspirasi para kelompok tani dan stakeholder terkait lainnya. Salah satunya permintaan soal alat pengering. 


"Akan kita dorong untuk dipersiapkan. Sehingga petani bisa mendapatkan kualitas jagung dengan lebih baik karena sudah ada pengering saat disimpan," tutur Sigit. 


Lebih jauh, Sigit menyatakan, dirinya sudah melakukan peninjauan secara langsung untuk mengawal serta menyerap aspirasi guna percepatan keberhasilan ketahanan pangan. 


"Tentunya ini juga perjalanan dari beberapa wilayah yang saya kelilingi. Saya sudah berkunjung ke daerah-daerah baik yang basisnya wilayah pertanian, wilayah industri, wilayah perkebunan dan saya melihat bahwa rata-rata di wilayah yang basis pendapatnya dari pertanian ekonominya meningkat," papar Sigit. 


"Tentunya ini kabar gembira untuk kita semua kita dorong petani untuk terus menanam dan mari kita sama-sama wujudkan kemandirian pangan dan swasembada pangan seperti apa yang dicita-citakan dan menjadi harapan Bapak Presiden," tambah Sigit mengakhiri.

Statistik Pembaca