Kamis, 22 Mei 2025


Tanah Laut, 23 Mei 2025 — Guna memastikan keamanan dan keselamatan di wilayah perairan, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Pol Airud) Polres Tanah Laut melaksanakan giat patroli rutin di perairan Asam-Asam. Kegiatan ini menggunakan Kapal Polisi XIII-2003-38 dengan menyasar kapal-kapal nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan Kabupaten Tanah Laut.

Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang melintas, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas melalui kegiatan pembinaan masyarakat perairan (Binmas Air). Petugas mengimbau para nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, seperti menggunakan alat keselamatan diri berupa life jacket, serta rutin memeriksa prakiraan cuaca dari BMKG.

Hal ini penting mengingat kondisi cuaca yang belakangan ini sering berubah-ubah, disertai hujan, angin kencang, dan gelombang laut yang tinggi. Nelayan juga diingatkan agar senantiasa memperhatikan alur pelayaran dan memperhatikan keberadaan kapal-kapal besar yang melintas di jalur yang sama.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Tanah Laut untuk meminimalisir risiko kecelakaan laut dan meningkatkan kesadaran keselamatan di kalangan masyarakat pesisir.

"Kami terus mengedukasi para nelayan agar selalu waspada, menggunakan alat keselamatan saat bekerja di laut, dan tidak mengabaikan faktor cuaca serta jalur pelayaran. Keselamatan jiwa adalah prioritas utama," ujar Kapolres.

Dengan giat patroli dan pembinaan ini, diharapkan masyarakat nelayan dapat lebih disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di laut. Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus hadir menjaga 


Tanah Laut — Personel Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan kurvei secara serentak di lingkungan Markas Komando (Mako) Polres Tanah Laut pada Jumat (23/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin dalam menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan lingkungan kerja.

Kurvei ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga sebagai bentuk nyata kedisiplinan dan tanggung jawab bersama seluruh personel Polres Tanah Laut. Dengan semangat kebersamaan, seluruh anggota turut serta membersihkan berbagai sudut lingkungan Mako, mulai dari halaman depan, area parkir, hingga fasilitas umum lainnya.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan kurvei ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran personel terhadap pentingnya kebersihan lingkungan, serta mencerminkan sikap profesional dan peduli terhadap tempat kerja.

“Lingkungan kerja yang bersih dan tertib akan menciptakan suasana kerja yang nyaman, sekaligus menjadi cerminan kedisiplinan institusi,” ujar Kapolres.

Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari komitmen Polres Tanah Laut dalam menjaga kualitas pelayanan dan ketertiban internal.

Rabu, 21 Mei 2025

Tanah Laut – Polsek Panyipatan jajaran Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan panen bersama masyarakat di lahan jagung milik warga, Kamis (22/5). Kegiatan berlangsung di lahan pertanian seluas 2 hektar milik Ari Wibowo yang terletak di Desa Batu Mulya, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan panen ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta mendorong semangat gotong royong di wilayah Kecamatan Panyipatan. Dari hasil panen tersebut, diperoleh sekitar 12 ton jagung, yang menunjukkan keberhasilan petani lokal dalam memanfaatkan lahan secara produktif.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melaui Kapolsek Panyipatan, Ipda M. Firmansyah Baso, S.Tr.K., M.H., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Batu Mulya atas semangat kebersamaan dan keberhasilan dalam mengelola lahan pertanian.

“Kegiatan panen bersama ini bukan hanya sekadar memetik hasil, tetapi juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat. Kami dari Polsek Panyipatan siap mendukung program ketahanan pangan dan terus mendorong partisipasi aktif warga dalam memajukan sektor pertanian,” ujarnya.

Dia juga menambahkan bahwa hasil panen sekitar 12 ton dari lahan seluas 2 hektar ini menunjukkan potensi besar wilayah Panyipatan dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi antara aparat kepolisian dan warga serta memperkuat kolaborasi dalam membangun ketahanan ekonomi berbasis pertanian di wilayah hukum Polsek Panyipatan.



Tanah Laut – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Pelatihan Khusus (Binpolsus) kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tanah Laut, Kamis (22/5) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Satpol PP Kabupaten Tanah Laut ini diawali dengan pelaksanaan apel bersama sebagai wujud sinergitas antar instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Binmas Polres Tanah Laut memberikan arahan yang menekankan pentingnya koordinasi dan peran aktif Satpol PP serta Damkar sebagai mitra Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Kasat Binmas Polres Tanah Laut, AKP Subardi menyampaikan bahwa kegiatan Binpolsus ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dengan instansi pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, rekan-rekan dari Satpol PP dan Damkar dapat semakin siap dan profesional dalam menjalankan tugas di lapangan. Sinergitas ini penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut,” ujarnya.

Kasat Binmas juga menambahkan bahwa penyerahan sarana kontak berupa borgol merupakan bentuk dukungan Polres Tanah Laut terhadap peningkatan kapasitas personel Satpol PP dan Damkar dalam menjalankan fungsi penegakan peraturan daerah dan penanganan gangguan ketertiban umum.

Kegiatan Binpolsus ini merupakan bagian dari upaya Polres Tanah Laut untuk memperkuat kemitraan strategis dengan instansi terkait guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Selasa, 20 Mei 2025

 


Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri bersama Direktorat Siber Polda Metro Jaya tengah melakukan penyelidikan intensif terhadap sejumlah grup di platform media sosial Facebook yang memuat konten penyimpangan seksual, termasuk hubungan sedarah (incest), yang saat ini ramai menjadi perhatian publik.

Beberapa grup yang disorot di antaranya bernama Grup Fantasi Sedarah dan Grup Suka Duka, yang diketahui memiliki ribuan anggota aktif. Dalam hasil pemantauan awal, ditemukan adanya unggahan bermuatan pornografi anak dan perempuan, yang jelas melanggar hukum dan norma kesusilaan.

Pihak kepolisian telah berhasil mengidentifikasi profil beberapa pelaku yang terlibat aktif di grup tersebut, dan saat ini sedang dilakukan proses pengejaran di sejumlah lokasi.

“Kami sedang melakukan upaya penegakan hukum secara maksimal. Profil pelaku sudah kami identifikasi dan tim kami sedang melakukan pengejaran. Kami juga berkomitmen untuk terus menelusuri dan menindak grup-grup serupa di berbagai platform media sosial,” tegas Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, saat dikonfirmasi, Selasa (20/5).

Lebih lanjut, Kombes Pol. Erdi menegaskan bahwa Polri tidak akan mentolerir segala bentuk penyebaran konten seksual menyimpang, terlebih yang melibatkan anak di bawah umur. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan temuan atau aktivitas mencurigakan di dunia maya.

“Kami mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga ruang digital yang sehat dan aman, serta melaporkan bila menemukan konten-konten yang menyimpang dan berpotensi melanggar hukum,” tambahnya.

Polri menyatakan komitmennya untuk terus melakukan patroli siber secara masif dan konsisten guna menciptakan ruang digital yang bersih, aman, dan bermartabat.

Tanah Laut – Dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Shalat Hajat dan Doa Bersama pada Selasa (20/6) malam. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Masjid Nuruddin Polres Tanah Laut.

Shalat hajat dan doa bersama ini dipimpin oleh Pimpinan Pondok Pesantren Sirajul Huda Pelaihari, KH Abdurrahman Husein, dan dihadiri langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi momentum untuk memohon keselamatan dan kelancaran lalu lintas di wilayah Tanah Laut.

“Dengan kegiatan ini, apa yang kita doakan dan harapkan dapat terwujud. Semoga situasi Kamseltibcar Lantas di Tanah Laut tetap kondusif dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Hati-hati di jalan serta selalu patuhi peraturan lalu lintas,” pesan Kapolres.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Tanah Laut, para pejabat utama Polres, para Kapolsek, perwakilan Dinas Kesehatan, perwakilan UPTD Samsat, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut, perwakilan dari PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Selatan, serta para perwira, bintara, ASN Polres Tanah Laut, dan 30 santri dari Ponpes Sirajul Huda Pelaihari.

Kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan spiritual dan doa bersama demi terciptanya lingkungan lalu lintas yang aman dan tertib di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Senin, 19 Mei 2025


Tanah Laut – Dalam upaya memperkuat hubungan dan sinergitas antara Polri dengan unsur masyarakat strategis, Kapolres Tanah Laut menggelar kegiatan Silaturahmi bersama para tokoh masyarakat Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan berlangsung pada Selasa (20/5), bertempat di Joglo Wicaksono Polres Tanah Laut.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, antara lain Ketua beserta anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ketua dan anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Ketua dan anggota Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tanah Laut, Ketua LDII Tanah Laut, Ketua Muhammadiyah Tanah Laut dan Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Tanah Laut

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menegaskan pentingnya kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Menurutnya, komunikasi dua arah dan keterlibatan tokoh masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan harmonis.

“Sinergitas ini bukan hanya sekadar kerja sama, tetapi sebuah kemitraan yang strategis untuk mencegah potensi konflik sosial dan menjaga Tanah Laut tetap kondusif,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, masing-masing perwakilan dari FKUB, FKDM, FPK, dan MUI turut menyampaikan profil serta tugas pokok organisasi mereka. Selain itu, mereka juga memberikan apresiasi atas kepemimpinan Kapolres dan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Polri dalam menjaga stabilitas dan membangun kerukunan masyarakat.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat Kapolres dalam membangun komunikasi yang terbuka dan inklusif dengan unsur masyarakat strategis. Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap fungsi dan peran masing-masing organisasi, Polres Tanah Laut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dalam deteksi dini serta penyelesaian persoalan sosial dan keagamaan.

Apresiasi dan dukungan yang diberikan oleh para tokoh menjadi indikator positif meningkatnya kepercayaan terhadap kepemimpinan dan kinerja Polres Tanah Laut, yang menjadi modal sosial penting dalam menjalankan tugas kepolisian ke depan.


Manokwari — Sebanyak 66 personel gabungan dari Polres Pegunungan Arfak (28 personel), Kodim 1218 Pegaf (13 personel), Basarnas (12 personel), BPBD Provinsi Papua Barat (10 personel), dan BPBD Kabupaten Pegaf (3 personel) dikerahkan dalam operasi pencarian dan evakuasi korban bencana banjir bandang yang terjadi di kawasan Kali Meyof, Kampung Jim (Meyes), Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Kapolres Pegunungan Arfak, Kompol Bernadus Okoka, S.E., M.H., pada Senin (19/5/2025) pukul 08.00 WIT memimpin apel gabungan sebelum tim melakukan pencarian di lokasi terdampak. Dalam operasi pencarian tersebut, tim berhasil menemukan dan mengevakuasi enam korban banjir bandang. Dari enam korban yang ditemukan, satu orang dikembalikan ke pihak keluarga, sementara lima lainnya langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat untuk proses identifikasi.

Pada pukul 13.00 WIT, proses pencarian terpaksa dihentikan sementara karena cuaca buruk dan potensi longsor susulan yang dapat membahayakan tim. Kapolres Pegunungan Arfak memerintahkan penarikan seluruh personel ke posko induk. Sebelumnya, satu korban telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan demikian, dari total 19 korban yang dilaporkan hilang, hingga sore hari itu telah ditemukan enam orang.

Kapolres Pegunungan Arfak menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang telah bekerja keras di tengah keterbatasan fasilitas. Ia memastikan bahwa operasi pencarian hari kedua akan dilanjutkan pada Selasa (20/5/2025) pagi.

“Kami mengapresiasi semangat dan dedikasi seluruh personel gabungan. Meskipun cuaca dan kondisi medan cukup berat, semangat tetap terjaga,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Papua Barat, Kombes Pol. dr. Iskandar, Sp.B, QHIA, MARS, menyampaikan bahwa tim DVI (Disaster Victim Identification) telah disiagakan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat untuk melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban.

“Mengantisipasi kejadian korban hanyut di Kabupaten Pegunungan Arfak, kami segera membentuk tim DVI dan saat ini telah membuat posko mortem untuk kamar jenazah serta posko antemortem guna menggali data korban semasa hidup dari keluarga terdekat, karena data yang dikirim kemungkinan dapat diidentifikasi secara visual,” ujar Kabid Dokkes.

“Namun jika tidak bisa diidentifikasi secara visual, kami telah menyiapkan tim DVI untuk melakukan verifikasi identitas, bekerja sama dengan Karoops Polda Papua Barat dan lintas sektoral seperti Basarnas Provinsi Papua Barat serta stakeholder terkait,” lanjutnya.

“Kami telah menyiapkan tim DVI untuk melakukan identifikasi secara menyeluruh terhadap korban tanah longsor. Proses ini melibatkan pemeriksaan forensik, sidik jari, dan pencocokan data antemortem dari pihak keluarga korban,” imbuh Kabid Dokkes.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menambahkan bahwa Polda Papua Barat menerjunkan 36 personel untuk membackup proses evakuasi dan identifikasi korban pasca longsor tersebut. Proses identifikasi akan terus dilakukan seiring ditemukannya korban baru dalam operasi pencarian.

Statistik Pembaca