Minggu, 01 Juni 2025


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar upacara memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang berlangsung khidmat di Lapangan Apel Polres Tanah Laut, Senin (2/6). Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin langsung pelaksanaan upacara tersebut.

Upacara ini turut dihadiri oleh Para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Para Kapolsek jajaran, serta seluruh Perwira, Bintara dan ASN Polres Tanah Laut, yang dengan penuh semangat mengikuti jalannya kegiatan dalam suasana yang penuh nasionalisme.

Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang dibacakan oleh Kapolres Tanah Laut, disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum pengingat akan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila.

"Jika kita ingin mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan," ucap AKBP Ricky Boy Siallagan saat membacakan amanat.

Beliau juga mengajak seluruh anggota Polres Tanah Laut dan masyarakat luas untuk terus bergotong-royong, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, serta menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan.

"Jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa dan bernegara," tambahnya.

Upacara ini menjadi wujud nyata komitmen Polres Tanah Laut dalam meneguhkan semangat kebangsaan serta memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Tanah Laut — Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, pada Minggu  (1/6). Seorang pengendara sepeda motor Suzuki Satria FU meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dengan sebuah truk yang hendak berbelok ke arah kanan.

Menurut Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K melalui Kasi Humas AKP Hari Setiawan, A.Md "dari hasil keterangan saksi di lokasi kejadian, peristiwa bermula ketika sepeda motor yang dikendarai oleh korban, Ian Yosafat Butar Butar, dari arah banjarmasin menuju pelaihari mencoba menyalip sebuah mobil toyota Avanza warna hitam. Namun, setelah berhasil menyalip, korban tidak menyadari bahwa di depan mobil tersebut terdapat sebuah truk dengan no pol KT-8916-KD yang hendak berbelok kanan ke arah sebuah bengkel".

Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan kecepatan sepeda motor yang cukup tinggi, korban tidak sempat mengerem atau menghindar, sehingga tabrakan pun tak terhindarkan. Benturan keras mengakibatkan korban terjatuh dan mengalami luka robek pada kaki kanan serta luka serius di bagian kepala.

"Korban sempat dibawa ke rumah sakit umum daerah boejasien, namun nyawanya tidak tertolong," ungkap Kasi Humas..

Sementara itu, sopir truk merak dengan bak kuning no.pol KT-8916-KD sempat mengikuti Ambulance yang membawa korban namun dalam perjalanan mobil truk melarikan diri. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti kronologi dan pihak yang terkait dalam insiden tersebut.

Dalam akhir keteranganya kasi humas mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak melakukan manuver berisiko seperti menyalip di tempat yang tidak aman.

Kamis, 29 Mei 2025



Jakarta 30 Mei 2025 -Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) POLRI, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.M., atas nama Kapolri menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polri. "Terima kasih kepada petugas lapangan yang bekerja dengan penuh dedikasi, mengutamakan keselamatan warga dan penegakan HAM dalam setiap operasi pemberantasan premanisme," ujarnya.  


Indikator Keberhasilan operasi premanisme ini tertuang dalam  survei Indikator Politik Indonesia (27/5/2025) menjadi bukti dukungan publik:  

- **67% masyarakat puas** (8,1% sangat puas + 59,3% cukup puas) terhadap kinerja Polri.  

- **50,7% publik menyadari aksi nyata** pemberantasan premanisme.  

(Sampel: 1.286 responden; *margin of error* ±2,8%).  


Irwasum menegaskan Fokus Strategis Polri untuk terus komitmen Polri tidak akan berhenti bekerja dari tingkat Mabes hingga Polsek untuk mencegah kejahatan jalanan, khususnya premanisme. “Operasi sistematis akan terus diperkuat guna menciptakan ekosistem keamanan yang berkelanjutan sesuai harapan masyarakat,"  ujar Irwasum. 


Sebagai pengawas internal, Itwasum POLRI memastikan:  

1. Keselamatan masyarakat sebagai prinsip tertinggi (*salus populi suprema lex*).  

2. Pelibatan seluruh jajaran dari Mabes hingga Polsek dalam pencegahan kejahatan berbasis ilmiah.  

3. Konsistensi penegakan hukum yang berkeadilan dan proporsional.  


"Kepuasan 67% ini bukan akhir perjalanan. Kami akan terus mengawal profesionalisme personel hingga tingkat polsek," tegas Prof. Dedi Prasetyo.



Bengkulu, 29 Mei 2025 - Polda Bengkulu menerima bantuan sosial dari Kapolri berupa 5.000 paket sembako untuk korban bencana gempa bumi di Provinsi Bengkulu. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.


Bantuan yang diterima Polda Bengkulu terdiri dari beras 5 kg, gula pasir 1 kg, susu kental manis 1 kaleng, minyak goreng 1 liter, kecap manis 1 botol, mie instan 4 pcs, biskuit 1 pcs, dan teh celup 1 pcs. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan 6,3 SR yang terjadi pada 23 Mei 2025.


Polda Bengkulu telah menyerahkan bantuan dari Kapolri tersebut kepada BPBD Provinsi Bengkulu, untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana. Penyaluran dilaksanakan pada Kamis, 29 Mei 2025 pukul 09.00 WIB, dengan sasaran utama warga terdampak di Perumahan Rafflesia Asri, Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu.


Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, S.I.K.,M.Si. (tautan tidak tersedia), menyampaikan terima kasih kepada Kapolri atas bantuan yang diberikan. "Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan," ujarnya.


Dengan bantuan ini, Polda Bengkulu dan BPBD Provinsi Bengkulu berharap dapat membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi untuk kembali bangkit dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. Bantuan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk peduli dan membantu korban bencana.


Bantuan sosial ini juga menunjukkan komitmen Polri dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Polri akan terus berupaya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


Dalam kesempatan ini, Kapolda Bengkulu juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu korban bencana. "Kami berharap masyarakat dapat membantu korban bencana dengan cara apa pun yang mereka bisa. Bantuan ini dapat berupa materi, tenaga, atau doa," ujarnya.


Dengan kerja sama dan kepedulian dari semua pihak, diharapkan proses pemulihan pasca-bencana dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat kembali hidup normal.

Rabu, 28 Mei 2025



Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menghadiri kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) dengan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bertempat di Aula GKT (Gedung Kuliah Terpadu) Politeknik Negeri Tanah Laut, Rabu (28/5). Kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.


Penandatanganan dilakukan oleh Dr. Mufrida Zein, S.Ag., M.Pd., selaku Direktur Politeknik Negeri Tanah Laut yang bertindak atas nama institusi pendidikan vokasi tersebut, dan Inspektur Jenderal Polisi Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., selaku Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.


Nota kesepahaman ini merupakan wujud komitmen kedua belah pihak dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperluas peran institusi pendidikan tinggi dan kepolisian dalam pembangunan masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan. 


Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan keamanan, penelitian bersama dalam bidang sosial, hukum, dan teknologi, serta pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat secara terpadu.


Direktur Politala, Dr. Mufrida Zein, menyampaikan harapannya agar kerja sama ini tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi mahasiswa, dosen, serta masyarakat luas. 


Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membentuk lingkungan yang aman, berdaya saing, dan berbudaya ilmu pengetahuan.


Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini, diharapkan terbentuk sinergi strategis antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemajuan bersama.


Kegiatan dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Karo Ops Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Nurhandono, S.I.K., M.H., Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., Ketua Bhayangkari Cab. Tanah Laut, Guru Besar bidang ilmu Kesehatan Masyarakat pada Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Prof. Dr. Husaini, SKM., M.Kes, seluruh pejabat dan staff di Politeknik Negeri Tanah Laut, Pimpinan Ponpes Nurul Hijrah KH. M. Mukeri Yunus, Pejabat Utama Polres Tanah Laut, serta Mahasiswa dan Mahasiswi Politeknik Negeri Tanah Laut.

Selasa, 27 Mei 2025

Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. telah mengonfirmasi kepada Kapolres Hulu Sungai Tengah (HST) bahwa enam anggota Polres HST yang terlibat pelanggaran hukum terkait penyalahgunaan narkoba telah diproses hukum. Hal itu disampaikan Kabid Humas pada Rabu (28/5/2025) di Banjarbaru.

Selain itu, sebagai bentuk pendisiplinan, anggota tersebut juga diberikan hukuman tambahan berupa pembinaan spiritual, termasuk pelaksanaan shalat 5 waktu yang merupakan terobosan dari Kapolres HST.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi anggota yang melanggar hukum, terlebih jika terkait penyalahgunaan narkoba. "Ini menjadi peringatan keras bagi seluruh personel agar selalu menjaga integritas dan ketaatan terhadap hukum," tegas Kapolda.

"Dengan penindakan tegas kepada anggota yang melakukan pelanggaran membuktikan bahwa Polri Polda Kalsel pada umumnya tidak pandang bulu dalam proses hukum, karena masih banyak anggota yang berprestasi dan melakukan kebaikan bagi masyarakat," tambahnya.

Pernyataan ini disampaikan untuk mencegah kesalahpahaman masyarakat terkait beredarnya informasi adanya 6 anggota Polres HST melakukan pelanggaran penyalahgunaan narkoba yang dihukum shalat saja. Kabid Humas juga memastikan bahwa proses hukum berjalan transparan dan sesuai aturan.

"Masyarakat diharapkan tidak salah tanggap. Setiap pelanggaran akan ditindak tegas tanpa pandang bulu, termasuk bagi oknum kepolisian," pungkasnya.  

Langkah ini diambil sebagai upaya memulihkan kepercayaan publik serta menjaga citra institusi Polri yang profesional dan berintegritas.

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung terwujudnya Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., turut mendampingi Kapolda Kalimantan Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., dalam kegiatan pembukaan pembangunan kolam Bioflok di Pondok Pesantren Nurul Hijrah, Desa Alur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, pada Selasa (27/5).

Pembangunan ini mencakup 20 unit kolam Bioflok yang dirancang untuk budidaya ikan gabus, nila, dan patin. Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesantren, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mendorong kemandirian pesantren berbasis agroekonomi.

Kapolda Kalsel dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan kolam Bioflok merupakan bagian dari program strategis kepolisian dalam mendukung pembangunan nasional, sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian Polri dalam sektor sosial-ekonomi. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, pesantren, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem yang produktif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif pesantren dalam menyambut program ini. Ia berharap kolam Bioflok ini dapat menjadi sarana edukasi dan pelatihan keterampilan bagi santri serta memberikan dampak ekonomi positif bagi lingkungan sekitar.

Program ini sejalan dengan salah satu poin utama Asta Cita Presiden RI, yakni mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis domestik. Kehadiran kolam Bioflok di lingkungan pesantren merupakan bentuk inovasi yang mendorong terciptanya pesantren produktif dan mandiri.

Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan akan tercipta pusat budidaya perikanan yang tidak hanya mendukung kebutuhan lokal, tetapi juga menjadi contoh pengembangan ekonomi berbasis komunitas yang sukses di Tanah Laut.

Tanah Laut – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menggelar kegiatan bakti sosial yang dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Hijrah, Desa Alur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (27/5).

Kegiatan dimulai pukul 11.00 WITA hingga selesai, dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., dan turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Rektor Universitas Lambung Mangkurat Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si., Kapolres Tanah Laut, Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut, KH. Mukeri Yunus selaku pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hijrah, serta Bupati dan jajaran Forkopimda Kabupaten Tanah Laut.

Acara diawali dengan penyerahan bantuan sosial sebanyak 1.000 paket sembako kepada masyarakat yang diserahkan secara simbolis oleh Kapolda Kalsel beserta Ibu, Bupati, Kapolres, Forkopimda, dan Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel beserta pengurus.

Selain pembagian sembako, juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan kolam bioflok sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi pesantren melalui budidaya perikanan. Pembangunan kolam bioflok ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan dan pemberdayaan santri.

Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian sumur bor oleh Kapolda Kalsel yang secara simbolis diserahkan kepada KH. Mukeri Yunus, guna mendukung kebutuhan air bersih bagi para santri dan masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Kapolda Kalsel menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat serta sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi sarana untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan bakti sosial ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat serta diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Statistik Pembaca