Selasa, 12 Agustus 2025

Pelaihari – Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menghadiri kegiatan Apel Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Tanah Laut Tahun 2025, yang berlangsung di Lapangan Kodim 1009/TLA, Rabu (13/8).

Apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, selaku Inspektur Apel, dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Tanah Laut, Kepala Satpol PP, Kepala BPBD, Kepala Manggala Agni, Kesatuan Pengelola Hutan, para Camat se-Kabupaten Tanah Laut, serta Ketua Kerukunan Relawan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tanah Laut.

Peserta apel terdiri dari pleton Kodim 1009/TLA, pleton Polres Tanah Laut, pleton Satpol PP dan Damkar, pleton BPBD, pleton Dinas Perhubungan, pleton Manggala Agni, pleton PMI, pleton Pemadam Kebakaran Dunia Usaha, dan pleton Relawan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tanah Laut.

Dalam amanatnya, Bupati Tanah Laut menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan, mengingat potensi ancaman yang meningkat pada musim kemarau. Beliau juga mengapresiasi kesiapan seluruh personel dan relawan yang telah berkomitmen untuk menjaga wilayah Tanah Laut dari ancaman Karhutla.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa Polres Tanah Laut akan terus mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla melalui patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Kegiatan apel berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat, menjadi wujud kesiapan bersama dalam menghadapi tantangan Karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.


Tanah Laut – Personel Polsek Kintap, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengamanan pawai tolak bala yang digelar oleh masyarakat Desa Pandansari, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (12/8) malam.

Kegiatan pawai ini berpusat di halaman Masjid Darulmuttaqin Desa Pandansari RT.06 hingga RT.07, yang diikuti oleh ratusan warga dari berbagai lapisan masyarakat. Pawai tolak bala tersebut merupakan tradisi keagamaan yang rutin dilaksanakan oleh warga setempat sebagai bentuk doa bersama memohon keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat desa.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory, S.E., M.M. menuturkan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan jalannya kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Personel Polsek Kintap ditempatkan di sejumlah titik jalur pawai untuk mengatur arus lalu lintas dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

“Pengamanan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan. Kami juga menghimbau peserta pawai untuk tetap tertib dan menjaga keselamatan selama acara berlangsung,” tutur Kapolsek.

Kegiatan pawai berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Usai pawai, acara dilanjutkan dengan doa bersama di halaman Masjid Darulmuttaqin. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi kamtibmas terpantau aman dan kondusif.

 


Tanah Laut – Wakapolres Tanah Laut Kompol Andri Hutagalung, S.Ab., M.A.P., menghadiri kegiatan Panen Raya Padi IP 200 sekaligus Penanaman Padi IP 300 yang dipimpin oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, bertempat di Desa Tambak Sarinah, Kecamatan Kurau, Selasa (12/08).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto menyampaikan rasa syukur atas capaian hasil panen yang menunjukkan potensi luar biasa di wilayahnya. Menurutnya, dari total 363.000 hektare luas wilayah Tanah Laut, sekitar 264.000 hektare atau 72 persen merupakan lahan pertanian dan perkebunan.

"Kami memacu para petani kita dan brigade pangan untuk terus melaksanakan penanaman pangan. Kita targetkan panen padi tiga kali dalam setahun ini," ungkapnya.

Wakapolres Tanah Laut Kompol Andri Hutagalung, S.Ab., M.A.P., juga memberikan apresiasi kepada seluruh petani, pemerintah daerah, dan pihak terkait yang telah bersinergi untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. "Polres Tanah Laut siap mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengamanan, pendampingan, dan sinergi lintas sektor," ujarnya.

Usai kegiatan di Desa Tambak Sarinah, rombongan melanjutkan peninjauan lahan oplah dan penanaman padi IP 300 di Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati.

Turut hadir dalam agenda tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Sesditjen PSP) Kementan RI Mulyono, S.P., M.M., Kepala BPSB-DTPH Kalsel Zainul Arifin, Perwira Pengawas Swasembada Pangan Kalsel, Forkopimda Tala, Kepala Distanhorbun Tala M. Faried Widyatmoko, para petani, dan brigade pangan setempat.

Senin, 11 Agustus 2025

Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pengecekan ketersediaan dan harga barang kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting) di Pasar Ahad Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Senin (11/8/2025). Operasi ini bertujuan memastikan stabilitas harga dan kelancaran distribusi pangan menjelang musim tertentu serta mencegah praktik penimbunan dan spekulasi yang merugikan masyarakat.  

Pengecekan ini dilakukan dalam rangka melaksanakan instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Zaenal Arifien, S.H., M.Ag.

Dipimpin langsung oleh Panit 1 Unit 4 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Kalsel AKP Krismandra N.W., S.Hut., S.H., M.P., tim melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah kios pedagang beras, minyak goreng, gula, telur, bawang, dan daging ayam. Pengecekan mencakup ketersediaan stok dan harga eceran.

"Kami ingin memastikan tidak ada gejolak harga atau kelangkaan barang. Masyarakat berhak mendapatkan bahan pokok dengan harga wajar," tegas AKP Krismandra. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan sebagian besar pedagang mematuhi aturan.

Satgas Pangan Polda Kalsel juga mengimbau masyarakat dapat melaporkan jika menemui praktik tidak wajar melalui hotline 110 Polda Kalsel atau langsung mendatangi kantor kepolisian terdekat. Operasi serupa akan digelar secara rutin di pasar-pasar tradisional dan modern di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam pengecekan tersebut, AKP Krismandra didampingi oleh anggota Iptu Andreas Oktanda, S.H., M.M., Aiptu Noor Ipansyah, S.H., Aiptu Ade Putera, S.Sos., M.Ap., M.H., Aipda Tenny Oki Librawan, S.H., dan Aipda Glery Ferdinan H, S.H., M.M. dan Direktorat Samapta Polda Kalsel.

Tanah Laut – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pembinaan masyarakat perairan (Binmas Air) kepada para nelayan di wilayah perairan Kabupaten Tanah Laut, Selasa (12/8). 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para nelayan akan pentingnya keselamatan saat melaut.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud memberikan himbauan agar nelayan selalu menggunakan perlengkapan keselamatan diri, seperti life jacket, saat melakukan aktivitas di laut. 

Petugas juga menekankan pentingnya memantau prakiraan cuaca melalui BMKG sebelum berangkat melaut, mengingat kondisi cuaca akhir-akhir ini kerap berubah, disertai hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Selain itu, nelayan diminta memperhatikan jalur pelayaran yang aman serta mewaspadai lalu lintas kapal-kapal besar yang melintas, guna menghindari kecelakaan di perairan.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., mengungkapkan bahwa kegiatan ini akan rutin dilakukan sebagai langkah pencegahan dan edukasi kepada masyarakat pesisir, sehingga para nelayan dapat bekerja dengan aman dan selamat.

Tanah Laut – Polsek Bati-Bati, jajaran Polres Tanah Laut, melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan mendistribusikan beras kepada masyarakat Kecamatan Bati-Bati. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 11 Agustus 2025, mulai pukul 09.30 WITA hingga selesai, bertempat di halaman Mako Polsek Bati-Bati, Jalan A. Yani Km. 40, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam program tersebut, Polsek Bati-Bati menyediakan 100 sak beras ukuran 5 kilogram yang dijual kepada warga dengan harga Rp 60.000 per sak. Harga ini lebih murah dibandingkan harga pasaran, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan biaya yang lebih terjangkau di tengah situasi kenaikan harga sejumlah bahan pangan.

Kapolsek Bati-Bati AKP Winarto, S.Sos menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan komitmen Polri dalam mendukung stabilitas pangan, sekaligus mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat. 

“Gerakan pangan murah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang terdampak kenaikan harga sembako. Kami ingin masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok tanpa harus terbebani harga yang tinggi,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga. Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan untuk membeli beras yang dijual di lokasi. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Panitia pelaksana dari Polsek Bati-Bati juga mengatur jalannya distribusi dengan tertib, mulai dari antrean hingga pembayaran, agar kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Selain membantu masyarakat, kegiatan Gerakan Pangan Murah ini juga menjadi salah satu langkah Polri untuk menjaga kestabilan harga di pasaran. Dengan adanya penjualan beras murah, diharapkan dapat menjadi penyeimbang dan menekan potensi kenaikan harga yang berlebihan.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Kehadiran Polsek Bati-Bati di tengah masyarakat melalui program ini semakin menguatkan peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan warga.

Minggu, 10 Agustus 2025

 


Tanah Laut – Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut bersama Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Laut melaksanakan patroli sekaligus penindakan terhadap aktivitas penangkapan ikan ilegal di perairan Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (10/8).

Kegiatan ini merupakan respons cepat atas laporan masyarakat yang resah dengan adanya aktivitas penangkapan ikan menggunakan alat setrum, yang diketahui dapat merusak ekosistem perairan dan mengancam keberlanjutan populasi ikan.

Dari hasil patroli, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku berinisial AH dan MA, warga Desa Pandahan RT.04 RW.02 Kecamatan Bati-Bati, yang tertangkap tangan melakukan penangkapan ikan dengan metode terlarang tersebut.

Barang bukti yang berhasil disita di antaranya 11 buah accu merk FB, 1 buah accu merk GS, 4 buah inverter dan 8 stick bambu dengan ujung serok ikan.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut, Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menjelaskan bahwa penggunaan alat setrum tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak buruk bagi ekosistem perairan.

“Kami mendapati adanya masyarakat yang melakukan kegiatan menangkap ikan dengan alat setrum. Terhadap para pelaku, kami lakukan pembinaan, meminta mereka membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, serta memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian sumber daya perairan,” tegasnya.

Pihak kepolisian menekankan bahwa tindakan ini diharapkan dapat memberikan efek jera, sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak melakukan praktik penangkapan ikan yang dilarang. Ke depan, Sat Polairud bersama Dinas Perikanan akan terus meningkatkan patroli perairan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya ikan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan, Polres Tanah Laut, melaksanakan kegiatan patroli, penyisiran, serta pelayanan dan penjagaan di objek wisata Pantai Batakan Baru, Kecamatan Panyipatan, Minggu (10/8).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung, sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun tindak kejahatan di kawasan wisata. 

Patroli menyasar area parkir, jalur masuk dan keluar, serta titik-titik rawan di sekitar pantai.

Petugas juga menyampaikan imbauan kepada pengunjung untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di area pantai, menjaga barang bawaan, dan mematuhi aturan keselamatan yang berlaku.

Kapolsek Panyipatan Iptu M. Firmansyah Baso, S.Tr.K., M.H.menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan penjagaan di objek wisata akan terus dilaksanakan terutama pada hari libur atau akhir pekan, mengingat tingginya jumlah wisatawan yang datang. 

“Kami ingin memastikan bahwa Pantai Batakan Baru tetap menjadi destinasi wisata yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Statistik Pembaca