Rabu, 17 September 2025

 


Tanah Laut,– Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tanah Laut kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat pesisir dengan menggelar kegiatan Klinik Terapung atau Klinik Apung pada Kamis (18/9) pagi. Kegiatan ini dilaksanakan di Markas Unit (Marnit) Satpolairud Desa Muara Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, mulai pukul 10.00 Wita hingga selesai.

Program Klinik Terapung ini ditujukan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir yang akses kesehatannya relatif terbatas. Pada pelaksanaan kali ini, sekitar 15 orang warga Desa Muara Asam-Asam hadir untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan medis secara cuma-cuma.

Personel Satpolairud Polres Tanah Laut bersama tim medis memberikan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kondisi kesehatan umum, hingga pemberian obat-obatan ringan bagi warga yang membutuhkan. Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi kesehatan tentang pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat.

Masyarakat Desa Muara Asam-Asam menyambut positif kegiatan ini. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan gratis yang diselenggarakan Satpolairud Polres Tanah Laut, mengingat tidak semua warga memiliki kemudahan akses ke fasilitas kesehatan.

Melalui program Klinik Terapung ini, Satpolairud Polres Tanah Laut berharap dapat semakin mendekatkan diri dengan masyarakat pesisir, sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan wilayah yang sehat, aman, dan kondusif.

 


Tanah Laut – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Pembinaan Ketertiban Masyarakat (Bintibmas) di SMKS Intan Bara Husada Pelaihari, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (18/9) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita ini diikuti oleh para pelajar serta dewan guru SMKS Intan Bara Husada dengan penuh antusias. Turut hadir dan terlibat dalam kegiatan ini Kasat Binmas Polres Tanah Laut, KBO Sat Binmas, Kaurmintu Sat Binmas, para Kanit Sat Binmas, serta seluruh personel Sat Binmas Polres Tanah Laut.

Dalam pelaksanaan Bintibmas kali ini, Sat Binmas Polres Tanah Laut mengusung sejumlah materi penting yang menyentuh langsung kehidupan remaja di era modern, antara lain bahaya bullying, kenakalan remaja, pelanggaran lalu lintas, penyalahgunaan narkoba, serta bijak menggunakan media sosial.

Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiono, dalam penyampaiannya menekankan bahwa bullying atau perundungan, baik secara fisik maupun verbal, dapat berdampak buruk terhadap perkembangan psikologis dan masa depan korban. Oleh sebab itu, diharapkan para pelajar tidak hanya menghindari perilaku tersebut, tetapi juga berani melaporkannya kepada pihak sekolah atau kepolisian jika menemui kasus serupa.

Selain itu, kenakalan remaja dan pelanggaran lalu lintas juga menjadi perhatian penting. Sat Binmas mengingatkan bahwa usia remaja adalah masa pembentukan karakter, sehingga setiap tindakan yang melanggar norma atau hukum dapat berpengaruh negatif di kemudian hari. Para pelajar juga dihimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas, mengingat banyaknya kasus kecelakaan yang melibatkan pengendara usia muda.

Materi lain yang tak kalah penting adalah pencegahan penyalahgunaan narkoba dan bijak dalam menggunakan media sosial. Di era digital, informasi begitu cepat tersebar, sehingga pelajar diharapkan mampu menyaring konten dengan baik dan tidak mudah terprovokasi berita hoaks yang beredar.

Melalui kegiatan ini, Polres Tanah Laut berharap tercipta generasi muda yang disiplin, taat hukum, bebas dari narkoba, serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan Bintibmas ini sekaligus menjadi wujud kepedulian Polri terhadap pembinaan mental dan karakter pelajar, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul dan berakhlak mulia.

Tanah Laut – Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut terus meningkatkan sinergitas dengan masyarakat melalui kegiatan Pembinaan Keamanan Swakarsa (Binkamsa). Pada Rabu (17/9/2025) malam, Unit Binmas Polsek Pelaihari melaksanakan Binkamsa di Poskamling RT 10 Desa Bajuin, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 21.00 Wita hingga selesai ini dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Aiptu Mujianto bersama Bhabinkamtibmas Aipda Waluyo R dan Bripka Andri Parlin.

Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan pembinaan serta motivasi kepada masyarakat agar lebih aktif menjaga keamanan lingkungan melalui Poskamling. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan rasa aman, nyaman, dan tertib di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terwujud situasi kamtibmas yang kondusif, terbangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, serta tercipta hubungan sinergi antara Bhabinkamtibmas dengan warga,” ujar Aiptu Mujianto.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Masyarakat menyambut positif kehadiran Polri yang terus mendukung peningkatan keamanan swakarsa di wilayah hukum Polsek Pelaihari.

Selasa, 16 September 2025

 


TANAH LAUT – Jajaran Polres Tanah Laut berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang sempat menggegerkan warga Desa Bajuin. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar pada Rabu (17/9), Kapolres AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., didampingi Kasat Reskrim AKP Cahya Prasada Tuhuteru, S.Tr.K., S.I.K., M.H., secara rinci membeberkan kronologi penangkapan dua pelaku dan motif di balik kejahatan tersebut.

Konferensi pers yang dihadiri oleh para wartawan Tanah Laut ini dilaksanakan di Joglo Wicaksana Laghawa, Mapolres Tanah Laut.

Kapolres Ricky Boy Siallagan menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan warga pada Selasa pagi, 16 September 2025, sekitar pukul 06.30 Wita. Seorang warga bernama Sdri. Rafiah menemukan sesosok jenazah laki-laki dalam posisi telentang di jalan setapak kebun sawit yang berada di Desa Bajuin, RT 06, Dusun 3. Penemuan ini langsung ditindaklanjuti oleh tim Satreskrim Polres Tanah Laut.

"Setelah olah TKP, kami mendapati adanya dugaan tindak pidana pembunuhan. Kami segera melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas korban dan pelaku," jelas AKBP Ricky.

Penyelidikan polisi kemudian mengarah pada telepon seluler korban. Dari bukti digital yang ditemukan, terungkap bahwa korban telah dipancing untuk datang ke lokasi kejadian melalui aplikasi percakapan daring, MiChat. Modus ini digunakan kedua pelaku, yang diketahui berinisial M dan D, untuk menjebak korban.

"Motifnya adalah ingin menguasai barang milik korban," tegas Kapolres.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada, terutama saat berinteraksi dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial atau aplikasi daring," tutup AKBP Ricky Boy Siallagan.

AKP Cahya Prasada Tuhuteru menambahkan, saat tiba di lokasi yang sepi, korban merasa curiga dan berusaha melarikan diri dengan sepeda motornya. Namun, kedua pelaku telah bersiap. "Tersangka atas nama M langsung menahan sepeda motor korban dari depan, sementara D menusuk korban dari belakang berkali-kali sampai korban terjatuh dan tewas di tempat," tambahnya.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan bukti percakapan di telepon korban yang sangat kuat, tim Satreskrim berhasil mengidentifikasi kedua tersangka. Kurang dari 6 jam setelah penemuan jenazah, kedua pelaku berhasil diringkus di rumah kontrakan mereka di Kampung Pokok, Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari. Penangkapan dilakukan pada Selasa, 16 September 2025, sekitar pukul 14.40 Wita.

Kedua tersangka beserta barang bukti, termasuk alat yang digunakan untuk menusuk korban, kini telah diamankan di Polres Tanah Laut untuk proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, mereka akan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, yang menetapkan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.

 

Jakarta, 17 September 2025 – Mabes Polri melalui Slog Polri menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan bersinergi bersama Bulog sebagai bagian dari program pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Slog Polri ini menghadirkan beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga terjangkau, serta diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, selaku Karopenmas Divhumas Polri menjelaskan, "Gerakan ini merupakan program pemerintah sebagai bentuk nyata untuk memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat. Polri turut serta dalam program ini dengan menyediakan beras SPHP sebanyak 50 ton, minyak goreng 5.000 pot, dan gula pasir 5.000 kantong."

Menurut Brigjen Trunoyudo, kegiatan pasar murah ini diselenggarakan secara simultan dan berkelanjutan di beberapa lokasi, termasuk di Polres Jakarta Timur, agar distribusinya lebih luas. Ia menambahkan, "Harga yang kami tetapkan sangat terjangkau, yaitu beras seharga Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp20.000 per liter, dan gula pasir Rp10.000 per kilogram. Pembelian minyak goreng dan gula pasir harus dilakukan dalam paket bersama beras agar dapat tersalurkan dengan baik."

Lebih lanjut, Brigjen Trunoyudo menjelaskan mekanisme pembelian yang telah disiapkan agar masyarakat dapat dilayani dengan efisien tanpa harus menunggu lama. "Masyarakat membeli kupon terlebih dahulu, lalu menukarkannya dengan paket sembako yang telah disediakan di tenda-tenda khusus. Kami juga mengatur pintu keluar agar tidak terjadi antrean yang panjang."

Program ini juga menjadi sarana komunikasi yang positif antara Polri dan masyarakat. Brigjen Trunoyudo menegaskan, "Sebagai abdi masyarakat, Polri menggelar pasar murah ini sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah menjaga situasi keamanan dan ketertiban."

Ke depan, Polri berencana menghadirkan metode layanan yang lebih mudah, seperti layanan drive-thru yang dapat dimanfaatkan oleh pengemudi ojek online dan mitra transportasi lainnya. "Kami berkomitmen mempercepat dan memperluas akses agar manfaat pasar murah ini dapat segera dirasakan masyarakat secara merata," tutup Brigjen Trunoyudo.

Senin, 15 September 2025

Tanah Laut – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme anggota Polri dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan, Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, melaksanakan Simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) dan Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota), Selasa (16/9). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., bertempat di Mapolres Tanah Laut, dengan melibatkan seluruh pejabat utama, perwira, serta personel Polres Tanah Laut.

Kegiatan simulasi yang berlangsung dengan penuh kedisiplinan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata kepada seluruh personel mengenai tata cara penanganan situasi kontinjensi, baik di lingkungan markas komando Polres maupun di wilayah perkotaan yang berada dalam naungan Polres Tanah Laut.

Dalam arahannya sebelum simulasi dimulai, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis Polres Tanah Laut dalam mengantisipasi dan merespon secara cepat apabila terjadi gangguan keamanan yang dapat mengancam keselamatan personel, masyarakat, maupun objek vital di wilayah Tanah Laut.

“Simulasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap personel Polres Tanah Laut memahami tugas, peran, dan prosedur yang harus dilakukan dalam situasi darurat. Baik pengamanan markas komando dari potensi ancaman eksternal, maupun pengamanan wilayah kota dalam menghadapi potensi gangguan Kamtibmas, semua harus sesuai dengan SOP yang berlaku,” ungkap Kapolres.

Adapun jalannya simulasi dibagi ke dalam dua skenario utama. Pertama, Sispam Mako, yang berfokus pada penanganan potensi ancaman terhadap markas komando, seperti serangan bersenjata, percobaan perusakan fasilitas, hingga penyusupan yang dapat mengganggu operasional Polres Tanah Laut. Seluruh personel dituntut untuk sigap, terkoordinasi, dan mampu mengambil langkah-langkah pengamanan sesuai dengan protokol keamanan yang telah ditetapkan.

Skenario kedua adalah Sispam Kota, yang melibatkan simulasi penanganan gangguan keamanan skala besar di wilayah perkotaan, seperti aksi unjuk rasa, kerusuhan, atau bencana yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat. Personel dilatih untuk menerapkan manajemen pengamanan kota, termasuk penempatan pasukan, penggunaan sarana dan prasarana taktis, hingga koordinasi lintas fungsi dalam menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat.

Pelaksanaan simulasi ini mendapat apresiasi dari Kapolres, mengingat seluruh personel mampu melaksanakan setiap tahapan dengan baik dan penuh tanggung jawab. “Latihan seperti ini akan terus kita lakukan secara berkala agar kesiapan personel Polres Tanah Laut selalu terjaga. Harapannya, kita dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif,” tegas AKBP Ricky Boy Siallagan.

Dengan adanya simulasi ini, diharapkan Polres Tanah Laut semakin siap dalam menghadapi setiap tantangan di lapangan, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Minggu, 14 September 2025

 


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menghadiri undangan sebagai pemateri dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Kesehatan Borneo Citra Medika Tahun 2025 dengan tema “Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara”. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (15/9/2025) pukul 11.00 WITA hingga selesai, bertempat di Aula Rumah Sakit Borneo Citra Medika Tanah Laut.

Kegiatan PKKMB ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Politeknik Kesehatan Borneo Citra Medika, dosen, serta jajaran civitas akademika, dengan tujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pentingnya wawasan kebangsaan, bela negara, serta penanaman nilai-nilai kebhinekaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam penyampaiannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menekankan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, memegang peran penting dalam menjaga keutuhan NKRI. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kesadaran bela negara, cinta tanah air, serta pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Mahasiswa adalah calon pemimpin bangsa di masa depan. Dengan memahami jati diri bangsa, wawasan kebangsaan, dan bela negara, kita berharap lahir generasi muda yang berintegritas, cinta tanah air, serta mampu menghadapi tantangan global dengan tetap memegang teguh nilai-nilai kebangsaan,” ujar Kapolres.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan pemahaman kepada mahasiswa baru untuk membangun karakter, disiplin, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari pembinaan kesadaran bela negara sejak dini.

Dengan terselenggaranya kegiatan PKKMB ini, diharapkan mahasiswa Politeknik Kesehatan Borneo Citra Medika Tanah Laut dapat menjadi generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara.

 


Tanah Laut – Usai pelaksanaan Apel Pagi, Polres Tanah Laut melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin) terhadap seluruh personel Polres Tanah Laut. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., didampingi Wakapolres Tanah Laut Kompol Andri Hutagalung, S.Ab., M.A.P., dan Kasi Propam Polres Tanah Laut IPTU Suriani, serta dilaksanakan oleh personel Si Propam Polres Tanah Laut, Senin (15/9/2025) di Lapangan Apel Polres Tanah Laut.

Ops Gaktibplin menyasar pemeriksaan kelengkapan administrasi personel, kerapian sikap tampang, pemeriksaan senjata api dinas, serta pemeriksaan ponsel personel guna mencegah penyalahgunaan aplikasi pinjaman online (pinjol) maupun judi online di lingkungan Polres Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan Ops Gaktibplin ini merupakan upaya untuk menegakkan disiplin dan meminimalisir pelanggaran di lingkungan Polri, sekaligus meningkatkan profesionalisme personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui Ops Gaktibplin, kita ingin memastikan seluruh personel mematuhi aturan, menjaga sikap tampang, kelengkapan administrasi, dan tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat merusak citra institusi, seperti judi online maupun pinjaman online ilegal,” tegas Kapolres.

Wakapolres Tanah Laut Kompol Andri Hutagalung menambahkan bahwa kegiatan ini akan dilakukan secara rutin dan berkesinambungan untuk menciptakan personel Polres Tanah Laut yang disiplin, profesional, dan berintegritas.

Sementara itu, Kasi Propam Polres Tanah Laut IPTU Suriani menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Apabila ditemukan pelanggaran, maka akan diberikan pembinaan hingga penindakan sesuai aturan yang berlaku.

Dengan dilaksanakannya Ops Gaktibplin ini, diharapkan seluruh personel Polres Tanah Laut semakin sadar akan pentingnya menjaga kedisiplinan, profesionalisme, serta mampu memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.

Statistik Pembaca