Rabu, 24 September 2025

Tanah Laut  – Dalam rangka mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukumnya, Posko Terpadu Karhutla Polres Tanah Laut melaksanakan patroli terpadu pencegahan Karhutla.

Patroli ini menyasar titik-titik rawan kebakaran di sekitar Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. Selain melakukan pengecekan langsung di lahan-lahan kering, tim patroli juga mendatangi titik-titik sumber air yang berada di wilayah desa setempat sebagai antisipasi bila terjadi kebakaran.

Tidak hanya itu, petugas juga memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan serta tidak melakukan pembakaran lahan, karena kondisi cuaca yang panas dan kering dapat memicu terjadinya kebakaran dengan cepat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.  menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Tanah Laut bersama instansi terkait dalam meminimalisir risiko Karhutla di wilayahnya.

“Patroli terpadu ini kami lakukan secara rutin agar masyarakat semakin sadar akan bahaya Karhutla. Kami juga mengimbau warga untuk segera melapor apabila melihat titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran,” ujarnya.

Dengan adanya patroli terpadu ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dan kejadian Karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut dapat dicegah sejak dini.


Tanjung Balai, 24 September 2025 – Tim Subdit Patroli Air Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 29 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Perairan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Dalam operasi penegakan hukum yang berlangsung di laut, petugas mengamankan sejumlah individu yang hendak diberangkatkan secara ilegal menuju Malaysia.

Sebanyak 19 WNI, 9 warga negara Bangladesh, serta 1 bayi ditemukan dalam kondisi siap diberangkatkan oleh sindikat pengiriman PMI ilegal. Selain itu, polisi juga berhasil menangkap seorang tekong kapal berinisial MFL (21), warga Teluk Nibung, Tanjung Balai, bersama dengan barang bukti berupa 1 unit kapal motor tanpa nama bermesin Hyundai 4 silinder dan 1 unit telepon genggam Redmi.

Direktur Polisi Perairan Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Pol Idil Tabransyah, SH., M.M., menegaskan komitmen Polri untuk menindak tegas praktik perdagangan manusia dan pengiriman PMI ilegal, khususnya melalui jalur laut. "Kami akan terus berupaya memberantas sindikat pengiriman pekerja migran ilegal. Ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga tentang perlindungan terhadap warga negara Indonesia dan kedaulatan negara," tegas Brigjen Pol Idil.

Tersangka MFL dijerat dengan Pasal 83 jo Pasal 68 dan Pasal 81 jo Pasal 69 UU No. 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, serta Pasal 120 UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yang telah diubah dengan UU No. 63 Tahun 2024, jo Pasal 55 atau Pasal 56 KUHP. Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman penjara hingga 10 tahun dan denda maksimal Rp15 miliar.

Saat ini, seluruh PMI ilegal yang berhasil diselamatkan telah diserahkan kepada instansi terkait untuk pendataan dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Selasa, 23 September 2025

 


Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bidpropam Polda Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Penanaman Jagung Tahap II di lahan binaan seluas 57 hektar yang berlokasi di kawasan Gunung Khayangan, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (24/9).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Dr. Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi, S.H., S.I.K., M.H., Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol. Hery Purnomo, S.I.K., para Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolres Tanah Laut, Forkopimda Kabupaten Tanah Laut, serta Kelompok Tani Berkah Mandiri Desa Ambungan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Kabid Propam Polda Kalsel, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan bibit dan paket sembako secara simbolis kepada masyarakat oleh Kapolda Kalsel. Selanjutnya, para pejabat dan undangan melakukan penanaman jagung secara langsung di lahan binaan, yang diakhiri dengan sesi foto bersama serta ramah tamah.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Hery Purnomo, S.I.K., menyampaikan bahwa total lahan binaan Bidpropam Polda Kalsel yang berada di kawasan Gunung Khayangan ini mencapai 57 hektar. 

“Pada penanaman tahap pertama, kita sudah berhasil memanen jagung seluas 57 hektar dengan hasil sekitar 160 ton. Alhamdulillah, hasil ini sangat membanggakan dan menjadi semangat bagi kita semua untuk melanjutkan penanaman tahap kedua,” ujarnya.

Sementara itu, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Dr. Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat meningkatkan produktivitas jagung dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. 

“Kita berharap program ini mampu mendorong perekonomian warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Kegiatan penanaman jagung tahap kedua ini merupakan bagian dari komitmen Polda Kalsel dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat kemitraan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil mengungkap praktik penjualan rokok ilegal. Pengungkapan ini menghasilkan penyitaan puluhan ribu bungkus rokok tanpa pita cukai dan penangkapan tiga orang tersangka.

Hal ini disampaikan dalam Press Release Ditpolairud Polda Kalsel, pada Selasa (23/9/2025) yang dihadiri Dir Polairud Polda Kalsel Kombes Pol Andi Adnan Syafruddin, S.H., S.I.K., M.M., Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., Kepala BEA Cukai Banjarmasin Tonny Riduan P. Simorangkir, S.T., M.T., Kasubdit Gakkum Dit Polairud Polda Kalsel AKBP Rengga Puspo Saputro, S.I.P., S.I.K., M.H., dan Kasi Penindakan II Kanwil DJBC Kalbagsel Heru Nugroho, SAP.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, dalam keterangannya, Dir Polairud Polda Kalsel Kombes Pol Andi Adnan menjelaskan bahwa terungkap kasus ini berdasarkan berawal dari informasi, bahwa disekitar bantaran sungai Martapura tepatnya di bawah Jembatan Benua Anyar Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin akan dilakukan penjualan rokok ilegal.

"Kami berhasil mengamankan barang bukti berupa rokok ilegal dalam jumlah yang sangat signifikan. Ini merupakan upaya kami untuk menertibkan peredaran produk tembakau yang tidak memenuhi kewajiban cukai, sehingga merugikan negara dan masyarakat," ujar Direktur Polairud Polda Kalsel.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:

- 33.879 bungkus atau setara 677.580 batang rokok ilegal, dengan rincian merek:

   · Rossmild: 33.600 bungkus (672.000 batang).

   · BSJ Cengkeh Abadi: 279 bungkus (5.580 batang).

- 1 unit mobil Grandmax berwarna putih dengan nomor polisi DA 8740 CT yang digunakan untuk mengangkut dan mendistribusikan rokok ilegal tersebut.

Dalam operasi tersebut, jajaran Dit Polairud Polda Kalsel juga mengamankan tiga orang tersangka yang berperan aktif dalam jaringan penjualan rokok ilegal. Ketiganya berinisial:

· MS (38), berperan sebagai pemilik barang/pengelola.

· MA (32), berperan sebagai karyawan yang membantu distribusi.

· AB (28), berperan sebagai karyawan yang membantu penjualan.

"Ketiga tersangka kami amankan dan saat ini menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan dan modus operandi yang lebih luas lagi. Mereka dijerat Pasal 29 ayat (2a) Undang-Undang 39 Tahun 2007 tentang Cukai, dan atau Pasal 58 Undang-Undang 39 Tahun 2007 tentang Cukai," tambah Kombes Pol Andi Adnan.

Pada kesempatan itu dilakukan pelimpahan berkas ketiga tersangka dari Dit Polairud Polda Kalsel kepada BEA Cukai Banjarmasin.

Senin, 22 September 2025

 


Tanah Laut – Polwan Polres Tanah Laut Polda Kalimantan Selatan turut hadir dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-77 Polwan Republik Indonesia Tahun 2025 yang digelar di Gedung Auditorium Polda Kalsel pada Selasa (23/9).

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Pembinaan Personel (Binpers) dan tatap muka bersama Ibu Asuh Polwan Polda Kalsel yang memberikan arahan serta motivasi kepada seluruh personel Polwan agar terus meningkatkan profesionalisme, soliditas, serta peran aktif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan momen syukuran penuh kebersamaan sebagai bentuk rasa syukur dan peringatan hari bersejarah bagi Polwan Republik Indonesia yang telah mengabdi selama 77 tahun untuk bangsa dan negara.

Pada kesempatan ini, Polwan Polres Tanah Laut berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara II dalam Lomba Kampanye Anti Kekerasan yang mengusung tema “Rise and Speak – Jadilah Pelopor dan Pelapor”. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Ibu Asuh Polwan Polda Kalsel.

Prestasi ini menjadi bukti dedikasi Polwan Polres Tanah Laut dalam mendukung kampanye anti kekerasan sekaligus mengajak masyarakat untuk berani bersuara dan melaporkan segala bentuk tindak kekerasan demi terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.  mengatakan melalui momen bersejarah ini, diharapkan Polwan Polres Tanah Laut dapat terus menginspirasi dan memperkuat komitmen dalam memberikan kontribusi positif bagi institusi Polri, masyarakat, serta peran aktif dalam upaya pencegahan tindak kekerasan di wilayah Kalimantan Selatan.

“Kami sangat bangga atas capaian Polwan Polres Tanah Laut yang berhasil meraih Juara II dalam lomba kampanye anti kekerasan pada peringatan Hari Jadi ke-77 Polwan RI Tahun 2025. Prestasi ini bukan hanya membawa nama baik Polres Tanah Laut, tetapi juga menjadi bukti bahwa Polwan memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat, khususnya dalam isu-isu kemanusiaan seperti pencegahan kekerasan” ungkap Kapolres.


Jakarta — Polri mencanangkan agenda transformasi dan reformasi secara menyeluruh. Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri, Kalemdikpol Komjen. Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, menegaskan bahwa perubahan ini tidak hanya menyentuh aspek fisik maupun struktur birokrasi, tetapi juga diarahkan pada transformasi nilai.

Transformasi tersebut meliputi moral, kemanusiaan, keterbukaan, serta peningkatan pelayanan publik. Chryshnanda menekankan, langkah ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus menghadirkan kebaikan, melakukan perbaikan, dan meningkatkan kualitas pemolisian.

“Transformasi ini adalah keberanian untuk belajar dari masa lalu, memperbaiki kesalahan, menghadapi tantangan dan harapan masyarakat di masa kini, serta menyiapkan masa depan yang lebih baik,” ujar Komjen. Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana.

Ia menambahkan, polisi dalam pemolisiannya harus mampu menunjukkan kualitas kerja yang presisi. 

“Menegakkan hukum bukan sekadar menghukum, tetapi membangun peradaban dan menyelesaikan konflik secara beradab,” ungkapnya.

Lebih jauh, Chryshnanda menekankan pentingnya peran polisi dalam menjaga stabilitas. 

“Polisi juga hadir untuk mencegah agar konflik tidak meluas, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada para korban maupun pencari keadilan,” ujarnya.

Transformasi Polri, lanjutnya, juga merupakan bagian dari pembangunan budaya tertib dan kepastian hukum. Dengan demikian, Polri diharapkan semakin profesional, humanis, dan mampu menjawab tuntutan zaman.

 


Tanah Laut – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut. Dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 Tahun 2025, Sat Lantas Polres Tanah Laut berhasil meraih penghargaan sebagai Juara III Lomba Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas tingkat Polda Kalimantan Selatan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. kepada Kasat Lantas Polres Tanah Laut Iptu Adhitya Rizki Ridhotomo, S.Tr.K., S.I.K., M.H. pada puncak peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 yang berlangsung di Gedung Auditorium Polda Kalsel, Senin (22/9).

Kegiatan lomba ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada jajaran Sat Lantas di seluruh wilayah Kalimantan Selatan yang telah bekerja keras dalam menangani permasalahan kecelakaan lalu lintas. Penilaian dilakukan berdasarkan kecepatan, ketepatan, serta inovasi dalam penanganan kecelakaan, mulai dari pertolongan pertama di lokasi kejadian hingga penanganan lanjutan untuk meminimalisir korban jiwa.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Lantas Polres Tanah Laut, Iptu Adhitya Rizki Ridhotomo, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini. 

“Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Sat Lantas Polres Tanah Laut, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, kecepatan respon, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menangani kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tanah Laut,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan inovasi dalam bidang keselamatan lalu lintas, termasuk edukasi kepada masyarakat, penegakan hukum yang humanis, serta kolaborasi dengan instansi terkait untuk menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Sat Lantas Polres Tanah Laut berharap dapat semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di Tanah Laut.

 


Tanah Laut – Polsek Tambang Ulang Polres Tanah Laut menerima kunjungan siswa-siswi SDN Pulau Sari 1 Kecamatan Tambang Ulang dalam rangka kegiatan ekstrakurikuler untuk pengenalan hukum tentang tata tertib berlalu lintas dan pencegahan kenakalan remaja. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (22/9/2025), bertempat di Aula Polsek Tambang Ulang.

Kunjungan ini disambut langsung oleh jajaran Polsek Tambang Ulang yang memberikan pembekalan materi edukasi hukum dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak sekolah dasar. Materi yang disampaikan meliputi tata tertib berlalu lintas, pentingnya keselamatan di jalan raya, serta pengenalan dini tentang bahaya dan dampak kenakalan remaja.

Kapolsek Tambang Ulang Iptu Mangasa Siagian, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menanamkan kesadaran hukum sejak usia dini. Dengan cara ini diharapkan para siswa dapat mengenal aturan-aturan dasar berlalu lintas dan memiliki pemahaman tentang pentingnya disiplin serta perilaku positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Dengan memberikan edukasi sejak dini, kita harapkan mereka tumbuh menjadi generasi yang tertib berlalu lintas, taat hukum, dan menjauhi perilaku menyimpang yang dapat merugikan masa depan mereka,” pungkas Kapolsek.

Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana para siswa diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan seputar tata tertib berlalu lintas maupun permasalahan yang berkaitan dengan kenakalan remaja. Suasana berlangsung interaktif dan penuh antusiasme dari para peserta.

Melalui kegiatan ini, Polsek Tambang Ulang berharap terjalin hubungan yang baik antara pihak kepolisian dengan masyarakat, khususnya di kalangan pelajar, sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mematuhi aturan hukum sejak dini.

Statistik Pembaca