Kamis, 02 Oktober 2025

Pelaihari – Dalam rangka menjaga kebugaran tubuh sekaligus meningkatkan semangat kerja, Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Senam Kesamaptaan Jasmani Polri (SKJP) pada Jum’at (03/10/2025), bertempat di Lapangan Apel Polres Tanah Laut.

Kegiatan senam dimulai pukul 07.40 WITA dan diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, anggota Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres Tanah Laut. Dengan dipandu instruktur, seluruh peserta mengikuti gerakan senam secara berirama dan penuh semangat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kabag SDM Kompol M. Yusuf menjelaskan bahwa senam Kesamaptaan Jasmani Polri rutin dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan jasmani bagi anggota Polri dan ASN, guna menunjang kesiapan fisik dalam melaksanakan tugas sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta pola hidup sehat, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mempererat kebersamaan dan solidaritas antar personel.

Tanah Laut – Polres Tanah Laut bersama jajaran turut mendukung penuh pelaksanaan kegiatan World Cleanup Day Indonesia (WCDI) Tahun 2025 yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan upaya mendorong kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Indonesia yang bersih melalui kampanye massif gerakan pemilahan dan pembersihan sampah.

Pada tahun 2025, WCDI mengusung tema “Menuju Indonesia Bersih 2029”, yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, sejuk, dan indah. Di Kabupaten Tanah Laut, kegiatan puncak WCDI akan dilaksanakan pada Jum’at (3/10) dengan aksi gotong royong massal membersihkan area Tapandang Berseri Pelaihari.

Titik kumpul peserta ditentukan di Terminal Lama Tanah Habang, Pelaihari, di mana seluruh peserta dari unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum akan bergabung. Para peserta dihimbau untuk membawa perlengkapan kerja bakti seperti sapu, cangkul, dan sekop.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa dukungan Polres Tanah Laut terhadap kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup.

“Melalui momentum World Cleanup Day, mari bersama-sama kita tumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menjaga kebersihan mulai dari sekitar kita. Kolaborasi lintas elemen masyarakat menjadi kunci terciptanya Indonesia yang bersih menuju 2029,” ungkap Kapolres.

Dengan semangat gotong royong dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat, diharapkan kegiatan WCDI 2025 di Kabupaten Tanah Laut dapat memberikan dampak positif, sekaligus menjadi inspirasi dalam membangun budaya bersih yang berkelanjutan. 

Jakarta – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri menerapkan standar sanitasi yang ketat demi memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) aman dan higienis bagi siswa penerima manfaat. Proses pencucian alat masak hingga ompreng atau food tray dilakukan berlapis, mulai dari pembersihan sisa makanan, pencucian dengan tiga tahap, hingga pengeringan menggunakan oven steril.

Kepala SPPG Polri Pejaten, M Iqbal Salim, menjelaskan setiap alat masak dan wadah makanan baru dibawa ke tempat cuci setelah melalui pemilahan sisa makanan. Di tempat pencucian, tersedia tiga keran untuk membilasnya.

"Sink pertama itu sink air panas dan sabun. Jadi fungsinya air panas dan sabun itu untuk melunturkan sisa-sisa lemak, minyak, gitu. Jadi setelah diproses pembersihan yang pertama digeser lagi ke sink yang kedua untuk disikat, dibilas, menghilangkan noda sabunnya. Kemudian pindah lagi ke sink sebelahnya dengan air mengalir. Dibersihkan lebih detail lagi tanpa sabun," ujar Iqbal di SPPG Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (2/10/2025).

Setelah itu, kata Iqbal, alat masak dilap tipis lalu dimasukkan ke dalam oven pengering.

"Baru setelah itu kita lap sedikit, baru kita masukkan ke dalam oven pengering. Jadi fungsi oven pengering itu selain mengeringkan, diharapkan proses oven ini bisa membunuh bakteri juga," sambungnya.

Iqbal menegaskan, sanitasi di SPPG Polri diawasi secara berkala oleh Dinas Kesehatan melalui Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL). SPPG Polri juga telah mengantongi berbagai sertifikasi.

"Kemudian untuk higiene sanitasi tentu didukung juga dengan sertifikat laik higiene sanitasi dan juga beberapa sertifikat seperti ISO 2018. Kemudian, ada penerapan HCCP, GMP, dan BRC. Kemudian dari SPPG Polri sendiri juga alhamdulillah sudah terbit sertifikat halalnya," ungkapnya.

Selain itu, penyimpanan bahan makanan juga diatur ketat dengan pemisahan bahan basah, kering, maupun bumbu.

Anggota Bidang Pengawasan Gizi dan Makanan Gugus Tugas MBG Mabes Polri, drg. Tetty Seppriyanti, mengingatkan bahwa potensi keracunan bisa muncul dari ompreng yang tidak bersih atau penggunaan air sumur yang terkontaminasi mikroba berbahaya.

"Di Pejaten ini ditemukan juga banyak mikroorganismenya, ada E. coli, akhirnya kita minta ganti itu sumurnya, maksudnya digali lebih dalam lagi. Setelah diperiksa oke, tapi masih agak keruh, jadi dipakai cuci aja. Untuk masak tetap pakai air isi ulang, air galon, nggak pakai air sumur. Kalau cuci dipakai, dengan syarat saringannya diganti tiap hari. Biar sama-sama ngawasin aja. Penyebab keracunan diare itu kan E. coli itu kan, kotor gitu" jelas Tetty.

Menurutnya, langkah ini penting agar siswa tidak mengalami keracunan akibat bakteri E. coli.

Sejak beroperasi pada Maret 2025, SPPG Polri Pejaten menyalurkan sekitar 3.400 porsi makanan setiap hari ke 10 sekolah. Jumlah tersebut masih dalam kisaran ambang minimal 3.000 porsi dan maksimal 4.000 porsi.

"Sementara sih belum ya karena kami fokus juga ke pembenahan SPPG. Karena saya rasa memang ada beberapa poin yang harus kita kejar untuk mendekati standardisasi yang sudah diterapkan oleh Polri maupun BGN. Jadi nanti setelah semuanya tercapai baru kami concern lagi ke penambahan penerima manfaatnya," kata Iqbal.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memuji langkah Polri dalam menjaga mutu program MBG. Ia menilai fasilitas dan prosedur yang diterapkan SPPG Polri dapat menjadi contoh bagi dapur MBG lainnya.

"Pertama, seluruh bangunan yang dibangun oleh Polri itu kan standarnya bagus ya. Kemudian, yang kedua, mereka melakukan rapid test sebelum makanan itu diedarkan," kata Dadan di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10).

Menurutnya, berdasarkan instruksi presiden, seluruh dapur SPPG nantinya juga akan dilengkapi alat rapid test untuk menjaga kualitas makanan.

Rabu, 01 Oktober 2025

Tanah Laut, 1 Oktober 2025 – Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Laut kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana peredaran gelap narkotika dan mengamankan satu orang pelaku di wilayah Kecamatan Panyipatan.

Pelaku diketahui bernama Asmuni alias Muni Bin (Alm) Anang Boslem, seorang pria berstatus swasta dengan alamat sesuai KTP di Jalan Mercusuar, RT.19 RW.03, Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut.

Penangkapan dilakukan pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 13.15 WITA di sebuah rumah di Desa Batakan. Berawal dari informasi masyarakat bahwa pelaku kerap menyimpan narkotika jenis sabu, anggota Satresnarkoba Polres Tanah Laut segera melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti.

Dalam penggeledahan yang disaksikan warga setempat, petugas menemukan 1 paket narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip transparan dengan berat kotor 1,42 gram dan berat bersih 1,19 gram.

Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang bernama Agus Tato (DPO).

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Sub Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara yang berat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Resnarkoba menegaskan bahwa jajaran Polres Tanah Laut akan terus melakukan upaya pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Pengungkapan kasus ini merupakan wujud komitmen kami dalam menindak setiap bentuk peredaran narkotika. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian demi terciptanya lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Selanjutnya, pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Mapolres Tanah Laut untuk proses hukum lebih lanjut.

 


Tanah Laut - Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menghadiri kegiatan kunjungan kerja Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, M.A.P., M.Sc. di Makodim 1009/Tanah Laut, Kamis (2/10/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh rombongan Pangdam XXII/Tambun Bungai, Forkopimda Tanah Laut, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Bupati Tanah Laut, dilanjutkan sambutan Pangdam XXII/Tambun Bungai, kemudian pemberian cinderamata, penyerahan tali asih secara simbolis, serta diakhiri dengan ramah tamah bersama seluruh undangan.

Kehadiran Kapolres Tanah Laut dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, mempererat persatuan, serta mendukung pembangunan di Kabupaten Tanah Laut.

Selasa, 30 September 2025

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 secara khidmat. Upacara yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Kalsel, Rabu (1/10/2025) pagi, diikuti secara tertib oleh seluruh Wakapolda, Pejabat Utama Polda Kalsel, personel Polri dan ASN Polda Kalsel.

Dengan mengenakan pakaian dinas lengkap upacara, Kapolda bertindak sebagai Inspektur Upacara. Suasana khidmat terasa seiring dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih, diiringi alunan lagu Indonesia Raya oleh korps musik Polri, dan pembacaan naskah Pancasila serta Pembukaan UUD 1945.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. menekankan pentingnya mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya sebagai pengingat sejarah, tetapi lebih sebagai momentum untuk memperkuat ketahanan nasional dan persatuan bangsa di tengah tantangan global.

“Pancasila telah terbukti sebagai fondasi dan ideologi yang mampu menyatukan kita semua dalam keberagaman. Nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan, khususnya dalam menjalankan tugas pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas.

Upacara ini juga menjadi momen untuk mendoakan para pahlawan dan para pendahulu bangsa yang telah gugur dalam mempertahankan ideologi Pancasila, khususnya dalam peristiwa G30S/PKI.

Keikutsertaan dalam upacara ini diharapkan dapat memperdalam pemahaman dan komitmen seluruh jajaran Polda Kalsel terhadap Pancasila. Dengan semangat Hari Kesaktian Pancasila, Polda Kalsel bertekad untuk terus meningkatkan profesionalisme dan dedikasi dalam menjaga kamtibmas, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.

Upacara ditutup dengan doa dan laporan dari Komandan Upacara kepada Kapolda Kalsel, menandai berakhirnya rangkaian acara dengan lancar dan penuh khidmat.

 


Tanah Laut – Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melaksanakan upacara di Halaman Kantor Bupati Tanah Laut, Rabu (01/10/2025).

Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, M.Si., M.Han. bertindak selaku Inspektur Upacara dan memimpin jalannya kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut.

Upacara turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pejabat Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, TNI, Polri, serta berbagai elemen masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. hadir didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy, bersama para pejabat utama Polres Tanah Laut.

Momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi sarana refleksi bagi seluruh komponen bangsa untuk terus meneguhkan komitmen dalam menjaga, mengamalkan, dan mempertahankan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

Melalui upacara tersebut, diharapkan seluruh peserta dan masyarakat dapat meneladani semangat para pahlawan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman.

Kegiatan upacara berlangsung tertib, lancar, dan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan para pahlawan bangsa.

Tanah Laut – Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Polres Tanah Laut menggelar upacara pada Rabu (01/10/2025), bertempat di Lapangan Apel Polres Tanah Laut. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, diikuti oleh seluruh jajaran personel Polres Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. bertindak sebagai Inspektur Upacara, memimpin langsung jalannya peringatan yang sarat akan makna sejarah perjuangan bangsa. Upacara ini dihadiri oleh Wakapolres Kompol Andri Hutagalung, S.Ab., M.A.P., para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, serta seluruh perwira, bintara, dan ASN Polres Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober merupakan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi serta meneguhkan kembali komitmen bangsa Indonesia dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Peringatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Polri maupun dalam berinteraksi dengan masyarakat.

“Pancasila adalah ideologi pemersatu bangsa, yang telah terbukti mampu menjaga keutuhan NKRI di tengah berbagai tantangan. Sebagai anggota Polri, kita harus meneguhkan komitmen untuk menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan, serta meningkatkan rasa nasionalisme dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas,” Ungkap Kapolres.

Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila, pelaksanaan upacara ini juga dimaknai sebagai wujud refleksi dan penguatan jiwa nasionalisme di kalangan personel Polres Tanah Laut. Dengan semangat Hari Kesaktian Pancasila, diharapkan seluruh anggota Polri semakin solid, profesional, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan upacara berlangsung tertib, lancar, dan penuh khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan sikap disiplin, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, hingga penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 di Polres Tanah Laut ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel Polri bahwa nilai-nilai luhur Pancasila harus senantiasa dipegang teguh, baik dalam menjalankan tugas kepolisian maupun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Statistik Pembaca