Rabu, 08 Oktober 2025

 


Tanah Laut – Subbid Paminal Bidpropam Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan pengecekan Material Barang Milik Negara (BMN) milik Polri di Polres Tanah Laut, dengan fokus pemeriksaan pada bidang logistik, khususnya administrasi serta pengecekan fisik senjata api (Senpi), amunisi, dan kendaraan dinas Polri, Kamis (9/10).

Kegiatan pengecekan tersebut dipimpin oleh Ipda Y. Krisna Pandu Buana, S.H. selaku Ketua Tim dari Subbid Paminal Bidpropam Polda Kalsel. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kelengkapan administrasi, kondisi fisik, serta kesesuaian data inventaris barang milik negara yang tercatat dengan kondisi aktual di lapangan.

Langkah ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan internal Polri untuk memastikan tertib administrasi, akuntabilitas, dan transparansi dalam pengelolaan BMN, sekaligus untuk mencegah potensi penyalahgunaan aset dinas.

Dalam pelaksanaannya, tim turut melakukan pemeriksaan terhadap kelayakan serta penyimpanan Senpi dan amunisi sesuai prosedur, serta memastikan kendaraan dinas terawat dengan baik dan digunakan sesuai peruntukannya.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pengecekan tersebut.

“Kami mendukung penuh kegiatan pengawasan dan pengecekan BMN ini sebagai bentuk pengendalian internal. Hal ini penting untuk memastikan seluruh aset Polri dikelola dengan baik, tertib administrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Kegiatan pengecekan berjalan lancar dan tertib, serta diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan aset BMN Polri secara profesional dan transparan.

Tanah Laut – Dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Sat Binmas Polres Tanah Laut menggelar kegiatan GPM (Gerakan Pasar Murah) di Desa Kayu Abang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (8/10).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif. Melalui Gerakan Pasar Murah, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar pada umumnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas Sat Binmas berkoordinasi dengan perangkat desa setempat dan masyarakat, serta turut menyampaikan imbauan Kamtibmas agar warga tetap menjaga keamanan lingkungan selama kegiatan berlangsung.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan GPM ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu meringankan beban masyarakat.

“Gerakan Pasar Murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Warga Desa Kayu Abang tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain berbelanja kebutuhan pokok, mereka juga mendapat kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan personel Polri, sehingga tercipta suasana yang akrab dan penuh kehangatan.


Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali menggerakkan program ketahanan pangan dengan menanam jagung di lahan rawa seluas 16 hektar. Kegiatan tanam perdana kuartal IV ini dipusatkan di Lahan Ketahanan Pangan Polda Kalsel, Jalan Gubernur Syarkawi KM 17, Kabupaten Banjar, pada Rabu (8/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. kepada seluruh jajaran untuk aktif berkontribusi dalam ketahanan pangan nasional. Penanaman jagung di lahan marginal seperti rawa ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lahan yang kurang produktif.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam keterangannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan Polda Kalsel mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Pusat, Kapolri, dan ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan Forkopimda Kalsel agar produksi jagung kita terus bertambah terutama di kuartal IV ini.

Di kuartal IV ini, seiring dengan penambahan lahan jagung di Kalimantan Selatan, diharapkan hasil panennya dua kali lipat dari Kuartal sebelumnya.

Ucapan terimakasih pun disampaikan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha kepada Gubernur Kalsel dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel yang telah memberikan bantuan berupa Corn Combine. 

"Tentunya sejalan dengan bertambahnya lahan dan produksi jagung di Kalimantan Selatan, ini sangat diperlukan untuk percepatan proses penanaman dan pemanenan," tutur Kapolda Kalsel.

Selain Corn Combine, Polda Kalsel juga mendapat bantuan berupa 2 unit Traktor, yang tentunya alat ini akan kita dorong ke para petani yang membutuhkan alat ini diseluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Kedepannya, Polda Kalsel kembali akan melakukan pemanenan seluas 70 hektar di wilayah Sungai Danau, Kabupaten Tanah Bumbu. Dan tentunya bantuan 2 unit Corn Combine dari Gubernur Kalsel akan digunakan untuk pemanenan tersebut.

"Saat ini pengepul dan tengkulak jagung, sudah membeli hasil produksi jagung dari para petani dengan harga yang tinggi diatas 3.800 dengan kadar air diatas 25%," pungkas Kapolda Kalsel.

Kapolda pun menjelaskan bahwa, pihaknya berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalsel dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melakukan penelitian terhadap batu korea, dan dari unsur-unsur yang ada pada dalam batu tersebut dapat dimodifikasi dan dibuat menjadi Biomassa Teraktivasi.

Tentunya, hal itu dapat mempercepat naiknya pH tanah ini, selain itu dapat mempermurah dibandingkan treatment menggunakan Dolomit ataupun kotoran ayam.

Sementara itu, Gubernur Kalsel H. Muhidin mengatakan dalam zoom meeting bersama Wakil Presiden RI, Menteri Pertanian, dan Kapolri, Provinsi Kalimantan Selatan menjadi acuan karena wilayah ini berhasil merubah lahan basah atau lahan rawa menjadi lahan produktif penanaman jagung.

"Kalimantan Selatan adalah satu-satunya wilayah di Indonesia yang membuat lahan rawa menjadi lahan produktif untuk ditanami jagung," terang Gubernur Kalsel.

Gubernur juga menyampaikan Pemerintah Provinsi Kalsel mendukung penuh kegiatan Polda Kalsel, apapun yang diperlukan seperti alat Corn Combine untuk panen jagung.

Dalam penanaman jagung kuartal IV tersebut, turut hadir Gubenur Kalsel, Sekda Provinsi Kalsel, Kapolda Kalsel, Kabinda Kalsel, Ka BNNP Kalsel, Danlanud Syamsuddin Noor, Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Pimpinan Wilayah Bulog Kalsel, Kadis Pertanian Provinsi Kalsel, Tokoh Agama Guru Adam Noor Syarkawi, dan Tokoh Agama Guru KH. Mukri Yunus.

Tanah Laut – Tim Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan pengecekan di SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Tanah Laut yang beralamat di Jalan Rahayu, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (9/10).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kombes Pol Dr. Siswoyo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Tim Itwasda Polda Kalsel, bersama anggota tim pengawas lainnya. Kehadiran tim ini bertujuan untuk melakukan pengecekan, pemantauan, serta memastikan pelaksanaan program pelayanan pemenuhan gizi di lingkungan Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Tanah Laut berjalan sesuai dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan peninjauan ke lokasi SPPG untuk melihat secara langsung proses pelayanan gizi yang diberikan kepada anak-anak usia dini, serta melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi dan fasilitas penunjang yang ada. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari fungsi pengawasan internal guna meningkatkan mutu pelayanan serta mendukung program pemerintah dalam pencegahan dan penanganan stunting.

Kombes Pol Dr. Siswoyo menyampaikan bahwa pengecekan ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen Polri untuk mendukung program-program kemanusiaan, khususnya dalam pemenuhan gizi anak-anak melalui wadah Yayasan Kemala Bhayangkari.

“Kegiatan ini penting untuk memastikan program SPPG berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak dalam masa pertumbuhan,” ujarnya.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan pengecekan yang dilaksanakan oleh Tim Itwasda Polda Kalsel.

“Kami menyambut baik kegiatan pengecekan SPPG ini sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan yang konstruktif. Kehadiran Tim Itwasda membantu kami memastikan bahwa program pelayanan pemenuhan gizi yang dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Tanah Laut berjalan sesuai standar dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak usia dini,” ujar Kapolres.

 

Komitmen jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di provinsi ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Pemerintah Daerah. Kapolda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel menerima penghargaan langsung dari Gubernur Kalsel atas kinerja Satgas Pangan yang dinilai sukses berkontribusi dalam mewujudkan swasembada jagung.

Penghargaan diserahkan dalam sebuah acara Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV yang bertempat di Lahan Ketahanan Pangan Polda Kalsel, Jalan Gubernur Syarkawi KM 17, Kabupaten Banjar,  Rabu (8/10/2025).

Para penerima penghargaan tersebut yakni Kapolda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Karo SDM Polda Kalsel, Dir Binmas Polda Kalsel, Dir Reskrimsus Polda Kalsel, Dir Samapta Polda Kalsel, Dir Lantas Polda Kalsel, Dir Intelkam Polda Kalsel, serta Dansat Brimob Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam kesempatannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan motivasi bagi seluruh jajarannya untuk terus berkarya dan berinovasi.

“Ini bukan akhir, melainkan awal dari komitmen kami untuk terus mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Keberadaan Lahan Ketahanan Pangan Polda Kalsel ini kami optimalkan tidak hanya untuk budidaya jagung, tetapi juga sebagai pusat pelatihan dan edukasi bagi para petani,” tegas Kapolda.

Ia menjelaskan, keterlibatan personel kepolisian dalam bercocok tanam adalah bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat dan turut serta dalam pembangunan daerah di sektor non-konvensional.

Keberhasilan program ini mencatatkan kontribusi signifikan dari Polda Kalsel terhadap peningkatan produksi jagung provinsi, yang pada akhirnya mendorong tercapainya status swasembada. Penghargaan ini diharapkan dapat memacu semangat untuk turut serta dalam gerakan ketahanan pangan nasional.

Selasa, 07 Oktober 2025

Densus 88 AT Polri melalui Direktorat Pencegahan menggelar kegiatan Capacity Building untuk seluruh Kepala SMA se-Kabupaten Langkat dan Binjai pada Kamis, 2 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan kepala sekolah dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme di lingkungan sekolah.

Kombespol Dr. Didik Novi Rahmanto, selaku ketua tim Pencegahan Densus 88 AT Polri, menyampaikan tentang strategi mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme di sekolah, antara lain melalui pendidikan karakter bangsa, penegakan sistem moralitas, dan sistem pembelajaran, toleransi. Ia juga mengajak seluruh sekolah untuk menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang toleran dan cinta tanah air.

Sesi tanya jawab juga dilakukan, di mana salah satu kepala sekolah SMA 1 Babalan Langkat, Pak Purwito, bertanya tentang tindakan apa yang harus dilakukan apabila ditemukan anak siswa/siswi yang terpapar radikalisme. Kasatgaswil Sumut Densus 88 AT Polri menyampaikan bahwa jika ditemukan siswa/siswi yang terpapar radikalisme dan terorisme, kepala sekolah dapat menghubungi Tim Pencegahan Densus 88 atau Bhabinkamtibmas/Kantor Polisi terdekat.

Densus 88 AT Polri berencana melaksanakan kegiatan vaksin pencegahan IRET terhadap siswa/siswi di sekolah-sekolah se-Kabupaten Langkat dan Binjai.

 


Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal IV Tahun 2025, bertempat di lahan milik Reyand Bramaldo Siagian di Desa Kayu Abang RT. 03 Jl. Rantau Bujur, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (8/10). Kegiatan ini dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih 10 hektare sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., dan dihadiri oleh Wakil Bupati Tanah Laut H.M. Zazuli, jajaran Forkopimda Kabupaten Tanah Laut, Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Forkopimcam Tambang Ulang, Petugas Penyuluh Pertanian, serta Kelompok Tani Sejahtera Bersama Desa Kayu Abang.

Pelaksanaan kegiatan penanaman jagung ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang digelorakan pemerintah pusat. Polres Tanah Laut bersama jajaran Forkopimda berkomitmen untuk turut serta dalam mendukung ketersediaan bahan pangan strategis, khususnya komoditas jagung, yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa sinergitas antara aparat keamanan dan masyarakat petani merupakan salah satu kunci keberhasilan program ketahanan pangan.

“Kami telah berkomunikasi dengan kelompok tani setempat, dan Polres Tanah Laut siap melaksanakan penanaman jagung pada Kuartal IV ini. Langkah ini merupakan wujud dukungan kami terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya di bidang pertanian. Harapan kami, hasil dari penanaman ini nantinya tidak hanya memperkuat stok pangan nasional, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa program ketahanan pangan ini juga menjadi bentuk optimalisasi pemanfaatan lahan tidur agar dapat bernilai ekonomis dan produktif. Selain itu, kegiatan ini mempererat hubungan sinergis antara TNI–Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, khususnya para petani.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Laut H.M. Zazuli dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut terhadap kegiatan ini.

“Kami sangat mendukung langkah Polres Tanah Laut yang berinisiatif melaksanakan penanaman jagung serentak ini. Ini merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah daerah bersama Forkopimda dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Program seperti ini sangat bermanfaat, tidak hanya dalam memperkuat stok pangan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah terus mendorong masyarakat untuk aktif mengelola lahan pertanian secara produktif. Dengan kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah, dan petani, diharapkan hasil pertanian akan meningkat dan memberikan dampak ekonomi positif di tingkat lokal maupun nasional.

Senin, 06 Oktober 2025

  


Jakarta, 6 Oktober 2025 - Sebanyak 27 Perwira Tinggi (Pati) Polri resmi naik pangkat dalam Upacara Kenaikan Pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri yang digelar di Rupattama Mabes Polri pada Senin malam, 6 Oktober 2025.

Dalam upacara tersebut, empat Pati Polri naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal (Komjen), delapan Pati Polri naik menjadi Inspektur Jenderal (Irjen), dan lima belas lainnya menyandang pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen).

Adapun keempat Pati yang menerima kenaikan pangkat menjadi Komjen Pol adalah:

1. Komjen Pol Ramdani Hidayat, S.H., menjabat sebagai Dankorbrimob Polri

2. Komjen Pol Yuda Gustawan, S.I.K., S.H., M.H., menjabat sebagai Kabaintelkam Polri

3. Komjen Pol Yudhiawan, S.I.K., S.H., M.H., M.Si., menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian ESDM RI

4. Komjen Pol Dr. Dwiyono, S.I.K., M.Si., menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Kadivhumas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, integritas, dan pengabdian para perwira tinggi tersebut terhadap institusi dan negara.

“Kenaikan pangkat ini bukan sekadar simbol kehormatan, tapi juga amanah untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat. Ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.

Kenaikan pangkat juga diberikan kepada 8 personel yang kini berpangkat Irjen Pol, di antaranya adalah Irjen Pol Reza Arief Dewanto, S.I.K. (Wadankorbrimob Polri), Irjen Pol Nanang Rudi Supriatna, S.H., M.H. (Wakabaintelkam Polri), serta Irjen Pol Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.Si., M.H. (Dosen Kepolisian Utama TK. I Akpol Lemdiklat Polri).

Sementara itu, 15 Pati Polri lainnya yang menerima kenaikan pangkat menjadi Brigjen Pol berasal dari berbagai satuan dan instansi, termasuk di antaranya Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak, S.I.K., M.Si. (Dirtipideksus Bareskrim Polri), dan Brigjen Pol Dra. AA Sagung Dian Kartini (Karokerma KL Stamaops Polri).

Lebih lanjut, Irjen Sandi Nugroho berharap para perwira tinggi yang baru saja menerima kenaikan pangkat dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi dan masyarakat.

“Kami percaya para perwira yang naik pangkat ini akan semakin memperkuat soliditas dan kapasitas organisasi Polri dalam menjalankan tugas-tugasnya di berbagai sektor, baik di dalam struktur Polri maupun di lembaga pemerintahan lainnya,” pungkasnya.

Upacara ini berlangsung khidmat dan merupakan bagian dari agenda rutin institusi dalam rangka pembinaan karier personel Polri.

Statistik Pembaca