Rabu, 01 Juli 2026


Tanah Laut – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Sebagai bentuk soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri, jajaran Polsek di bawah naungan Polres Tanah Laut menerima kejutan berupa penyerahan tumpeng sinergitas dari masing-masing Koramil dan Posramil jajaran Kodim 1009/Tanah Laut, Rabu (1/7/2026).

Penyerahan tumpeng dilaksanakan secara serentak di masing-masing Polsek jajaran Polres Tanah Laut. Kehadiran para Danramil beserta anggota TNI disambut hangat oleh para Kapolsek dan personel Polri dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Momentum tersebut menjadi simbol eratnya hubungan dan kerja sama antara TNI dan Polri yang selama ini terus terjalin dengan baik dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.

Dalam suasana sederhana namun penuh makna, prosesi penyerahan tumpeng diikuti dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, serta ramah tamah antara personel TNI dan Polri. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud penghormatan dan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada keluarga besar Polri.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kejutan yang diberikan oleh jajaran Kodim 1009/Tanah Laut melalui Koramil dan Posramil di setiap wilayah.

"Sinergitas TNI-Polri merupakan kekuatan utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kejutan berupa tumpeng ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol kuatnya kebersamaan, kekompakan, dan soliditas yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik. Semoga hubungan harmonis ini terus terpelihara demi memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Kapolres.

Kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen bersama antara TNI dan Polri untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan. Dengan semangat kebersamaan, kedua institusi bertekad menjaga persatuan, mempererat koordinasi, serta terus hadir memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Momen penuh keakraban ini menjadi salah satu rangkaian yang semakin menguatkan makna Hari Bhayangkara ke-80, bahwa sinergi TNI-Polri merupakan fondasi penting dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat.

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang Bripka Febrian Anggara melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan masyarakat/swasta binaan Polri milik Jono, warga Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (2/7).

Kegiatan monitoring dilakukan sebagai bentuk pendampingan dan dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya para petani, guna memastikan perkembangan tanaman berjalan dengan baik hingga memasuki masa panen. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 10 hektar dengan usia tanaman kurang lebih 110 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman jagung terlihat tumbuh dengan baik dan diperkirakan akan memasuki masa panen dalam beberapa hari ke depan. Hal ini menjadi kabar positif bagi para petani serta menunjukkan hasil yang baik dari proses perawatan dan pengelolaan lahan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan bahwa kegiatan monitoring yang dilakukan jajaran Bhabinkamtibmas merupakan bentuk kehadiran Polri dalam mendukung sektor pertanian serta menjaga sinergi bersama masyarakat.

“Kami akan terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya para petani, agar program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik. Diharapkan hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani dan masyarakat,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Melalui kegiatan pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan, Polsek Bati-Bati berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan sektor pertanian sebagai salah satu langkah memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Selasa, 30 Juni 2026

 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 secara sederhana namun penuh makna di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Rabu (1/7). Kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus momentum mempererat sinergi antara Polri dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tanah Laut.

Acara syukuran dihadiri oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, unsur Forkopimda Kabupaten Tanah Laut, Wakapolres Tanah Laut, para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy beserta pengurus, para sesepuh dan purnawirawan Polri, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pimpinan perbankan dan perusahaan, serta pimpinan universitas dan perguruan tinggi.

Suasana penuh keakraban terasa ketika Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I., beserta jajaran memberikan kejutan berupa kue ucapan Hari Bhayangkara ke-80 kepada Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. Momen tersebut menjadi simbol eratnya soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Rangkaian syukuran dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Kapolres Tanah Laut didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy. Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada personel Polres Tanah Laut yang tertua dan termuda sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi, semangat pengabdian, serta simbol estafet pengabdian dari generasi senior kepada generasi penerus Polri.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya Polsubsektor Asam-Asam Polsek Jorong Polres Tanah Laut. Peresmian ini diharapkan semakin mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat serta meningkatkan efektivitas pemeliharaan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Suasana syukuran semakin semarak dengan penampilan seni budaya khas Banua berupa Madihin yang dibawakan oleh personel Polres Tanah Laut serta persembahan tarian adat dari ibu-ibu Bhayangkari Cabang Tanah Laut. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari seluruh tamu undangan dan semakin mempererat suasana kekeluargaan dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara sekaligus menjadi penanda arah masa depan institusi Polri.

Kapolres menjelaskan bahwa Polri saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan yang semakin kompleks, mulai dari pesatnya perkembangan teknologi digital, meningkatnya kejahatan lintas negara, perubahan pola ancaman keamanan, hingga tingginya harapan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kepolisian. Oleh karena itu, Polri dituntut untuk terus beradaptasi, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan yang Presisi, humanis, dan berintegritas.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tanah Laut juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh Forkopimda, stakeholder, mitra strategis, dan seluruh elemen masyarakat atas dukungan, kerja sama, komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik.

"Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder, mitra strategis, dan seluruh elemen masyarakat atas segala bentuk dukungan serta kolaborasi yang telah terjalin. Sinergi inilah yang menjadi kekuatan bersama dalam menjaga stabilitas daerah, memperkuat ketahanan sosial, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut," ungkap Kapolres.

Mengakhiri sambutannya, Kapolres mengajak seluruh jajaran dan masyarakat menjadikan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum untuk meneguhkan komitmen bahwa Polri bukan hanya tentang kewenangan, tetapi tentang pelayanan; bukan hanya tentang struktur organisasi, tetapi tentang kepercayaan masyarakat; serta bukan hanya tentang sejarah masa lalu, melainkan tentang membangun masa depan yang lebih baik.

Melalui semangat "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat," Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045.

 


Tanah Laut – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), khususnya Polres Tanah Laut, untuk terus memperkuat transformasi menuju institusi yang semakin profesional, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Halaman Mapolres Tanah Laut, Rabu (1/7).

Upacara berlangsung dengan khidmat dan dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, Ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut, Dandim 1009/Tanah Laut, Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Ketua Pengadilan Negeri Tanah Laut, Wakapolres Tanah Laut, para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut beserta pengurus, para sesepuh dan purnawirawan Polri, segenap kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pimpinan perbankan dan perusahaan, pimpinan universitas serta perguruan tinggi, serta seluruh personel Polres Tanah Laut yang terdiri dari para perwira, brigadir, dan ASN Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tanah Laut membacakan amanat Kapolda Kalimantan Selatan yang menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar penanda perjalanan usia institusi Polri, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara.

Disampaikan bahwa delapan puluh tahun merupakan usia kematangan yang membawa tanggung jawab besar bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat profesionalisme, menjaga integritas, serta memperkokoh kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Kapolda Kalimantan Selatan juga menekankan makna tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini, "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat." Tema tersebut menjadi penegasan bahwa seluruh tugas, kewenangan, dan pengabdian Polri harus senantiasa berorientasi pada kepentingan masyarakat. Polri dituntut untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang responsif, humanis, serta mampu menjawab berbagai tantangan perkembangan zaman.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga semangat kebangsaan, mempererat toleransi dan kerukunan antarumat beragama, serta mengawal perjalanan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

"Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini bukan sekadar peringatan atas perjalanan waktu, tetapi juga menjadi sarana refleksi atas perjalanan panjang pengabdian tersebut. Delapan puluh tahun merupakan usia kematangan yang mengandung tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat profesionalisme, menjaga integritas, dan memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri," demikian amanat Kapolda Kalimantan Selatan yang dibacakan Kapolres Tanah Laut.

Mengakhiri amanatnya, Kapolda Kalimantan Selatan mengajak seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan, sekaligus memohon doa agar Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat.

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tanah Laut berlangsung dengan tertib, penuh semangat kebersamaan, dan menjadi wujud nyata komitmen Polri untuk terus bertransformasi menuju institusi yang Presisi, profesional, modern, dan terpercaya. Melalui sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, unsur Forkopimda, serta seluruh komponen masyarakat, Polres Tanah Laut berkomitmen memberikan pelayanan terbaik guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Takisung melaksanakan kegiatan monitoring panen jagung di lahan jagung binaan Polri milik H. Sunardi yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Gadi Makmur, Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (01/7).

Kegiatan monitoring dilakukan sebagai bentuk dukungan dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya para petani, dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Pada kegiatan tersebut, lahan dengan luas kurang lebih 1,2 hektar berhasil menghasilkan panen jagung sekitar 5 ton.

Hasil panen tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan menjadi salah satu bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian. Selain melakukan pemantauan kegiatan panen, personel Polsek Takisung juga terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan para petani guna mengetahui perkembangan serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan bahwa kegiatan pendampingan dan monitoring terhadap lahan binaan merupakan salah satu bentuk dukungan Polri dalam menyukseskan program ketahanan pangan.

“Kami akan terus mendukung para petani melalui kegiatan pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan. Diharapkan hasil pertanian dapat terus meningkat sehingga mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Duki.

Melalui sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Takisung dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

 

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Batu Ampar Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Sujoyo yang berlokasi di Desa Gunung Melati, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (01/7).

Kegiatan panen dilaksanakan di lahan seluas kurang lebih 6 hektar dengan hasil panen mencapai sekitar 18 ton jagung atau rata-rata 3 ton per hektar. Hasil tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik serta menjadi bukti nyata semangat para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Batu Ampar.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam mendorong peningkatan sektor pertanian sebagai salah satu langkah memperkuat ketahanan pangan. Selain melakukan pemantauan kegiatan panen, personel Polsek Batu Ampar juga terus menjalin komunikasi dan sinergi dengan masyarakat guna mendukung berbagai program yang bermanfaat.

Kapolsek Batu Ampar AKP Munadi mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Kami akan terus mendukung para petani melalui pendampingan dan sinergi yang baik dengan masyarakat. Harapannya hasil pertanian dapat terus meningkat, memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat, serta mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Munadi.

Polres Tanah Laut melalui jajaran kewilayahan akan terus mendukung berbagai program ketahanan pangan dan memperkuat kerja sama bersama masyarakat, sehingga sektor pertanian dapat berkembang lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut - Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian bersama masyarakat. Seperti yang dilakukan Ps. Kanit Binmas Polsek Kintap Aipda Syamsul Arifin yang melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Sidodadi di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap. Selasa (30/6).

Kegiatan panen berlangsung di lahan milik Santoso yang berada di Desa Sumber Jaya. Lahan dengan luas sekitar 2,5 hektar tersebut diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 8 ton jagung. Hasil tersebut menjadi kabar positif bagi para petani sekaligus menunjukkan perkembangan sektor pertanian yang cukup baik di wilayah Kintap.

Selain melakukan monitoring dan pendampingan, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat juga menjadi bentuk dukungan terhadap para petani agar terus bersemangat dalam meningkatkan hasil pertanian.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa pendampingan kepada kelompok tani merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kami akan terus mendukung dan hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani agar sektor pertanian terus berkembang. Diharapkan hasil panen yang baik ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus membantu memperkuat ketahanan pangan,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Dengan adanya sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan hasil pertanian di wilayah Kecamatan Kintap dapat terus meningkat dari waktu ke waktu. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


 

Tanah Laut - Semangat mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Kayu Abang Aipda Nur Yudi Agung Prasetyo melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus panen jagung di lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera Bersama, RT 03 Desa Tambang Ulang, Kecamatan Tambang Ulang. Selasa (30/6).

Panen kali ini cukup menggembirakan. Dari lahan seluas kurang lebih 20 hektar, petani berhasil memperoleh hasil panen sekitar 90 ton jagung atau rata-rata mencapai 4,5 ton per hektar. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat mampu memberikan dampak positif bagi sektor pertanian serta mendukung program ketahanan pangan.

Di sela kegiatan, Aipda Nur Yudi Agung Prasetyo juga melakukan pemantauan perkembangan hasil pertanian sekaligus berinteraksi dengan para petani untuk mengetahui kondisi di lapangan.

Kapolsek Tambang Ulang Iptu Mangasa Siagian mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan pihak kepolisian merupakan bentuk dukungan nyata kepada masyarakat, khususnya para petani.

“Kami terus mendukung masyarakat dalam sektor pertanian melalui pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan. Harapannya, hasil panen dapat terus meningkat sehingga mampu membantu kesejahteraan petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Iptu Mangasa Siagian.

Dengan hasil panen yang cukup memuaskan ini, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Tambang Ulang. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca