Senin, 27 Juli 2026

 


Tanah Laut – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Tanah Laut bersama Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Kalimantan melaksanakan Patroli Bersama Pencegahan Karhutla di wilayah Desa Martadah, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, pada Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut merupakan langkah nyata dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau yang berisiko meningkatkan titik-titik rawan kebakaran.

Selama patroli, petugas tidak hanya melakukan pemantauan di kawasan yang berpotensi terjadi karhutla, tetapi juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta mencegah dampak buruk kebakaran hutan dan lahan terhadap kesehatan, ekosistem, dan aktivitas masyarakat.

Melalui sinergi antara Polri dan Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Kalimantan, diharapkan upaya pencegahan karhutla dapat berjalan lebih efektif serta mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

Selain bertujuan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Tambang Ulang, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan rasa aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polres Tanah Laut.

Polres Tanah Laut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan. Melalui kepedulian dan kerja sama semua pihak, diharapkan Kabupaten Tanah Laut dapat terbebas dari bencana karhutla dan tetap menjadi lingkungan yang aman, sehat, serta lestari.

Tanah Laut – Polsek Tambang Ulang Polres Tanah Laut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada para petani. Kali ini, personel Polsek Tambang Ulang melaksanakan monitoring kegiatan panen jagung di lahan Poktan Binaan Polri, Poktan Kupang Barumbai, milik Bahrian yang berada di Desa Sungai Jelai RT 05, Kecamatan Tambang Ulang. Selasa (28/7).

Panen dilakukan di lahan seluas sekitar 3 hektare dengan hasil mencapai kurang lebih 6 ton jagung. Kegiatan monitoring ini bertujuan memastikan proses panen berlangsung aman dan lancar, sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Selain memantau jalannya panen, personel Polsek Tambang Ulang juga berdialog dengan kelompok tani mengenai hasil produksi, kendala yang dihadapi selama masa budidaya, serta upaya meningkatkan kualitas dan hasil panen pada musim tanam berikutnya. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari sinergi Polri bersama masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian.

Kapolsek Tambang Ulang IPTU Mangasa Siagian mengatakan, Polri akan terus hadir mendampingi para petani mulai dari tahap penanaman hingga panen sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

"Kami berharap pendampingan yang dilakukan dapat memberikan semangat kepada para petani untuk terus meningkatkan hasil produksi. Keberhasilan panen ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut," ujar IPTU Mangasa Siagian.

Polsek Tambang Ulang berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan kelompok tani dan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan sektor pertanian yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada para petani. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan melaksanakan monitoring panen jagung di lahan milik Turiman yang berlokasi di Jalan Raya Takisung, Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari. Selasa (28/).

Kegiatan panen berlangsung di lahan seluas kurang lebih 2 hektare dengan hasil mencapai sekitar 10 ton jagung. Capaian tersebut menjadi bukti produktivitas lahan yang dikelola petani sekaligus menunjukkan potensi sektor pertanian di wilayah Pelaihari yang terus berkembang.

Selain memantau jalannya panen, personel Polsek Pelaihari juga berdialog dengan pemilik lahan mengenai hasil produksi, proses budidaya, serta berbagai upaya untuk meningkatkan produktivitas pada musim tanam berikutnya. Kehadiran Polri di lapangan menjadi bentuk dukungan nyata kepada petani sekaligus mempererat sinergi dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan.

Kapolsek Pelaihari IPDA Karia Jaya mengatakan, Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, mulai dari tahap penanaman hingga panen.

"Pendampingan ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap hasil panen yang baik dapat meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat perekonomian masyarakat, dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Tanah Laut," ujar IPDA Karia Jaya.

Polsek Pelaihari berkomitmen untuk terus bersinergi dengan kelompok tani dan seluruh elemen masyarakat guna mendorong sektor pertanian yang semakin produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Minggu, 26 Juli 2026


Tanah Laut – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah pesisir, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Sambang Desa, Binmas Air, dan Polisi Masyarakat (Polmas) di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Tanah Laut.

Pada kegiatan Sambang Desa yang dilaksanakan di Desa Muara Asam-Asam, anggota Sat Polairud Polres Tanah Laut menjalin silaturahmi dan berdialog langsung dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, petugas mengajak warga untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) agar tetap kondusif, serta mengimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaks) yang dapat memicu keresahan dan mengganggu stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat.

Selanjutnya, melalui kegiatan Binmas Air, personel Sat Polairud memberikan edukasi kepada para nelayan di perairan Desa Muara Asam-Asam dan Desa Sungai Rasau. Petugas mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan saat melaut dengan selalu menggunakan alat pelindung diri, seperti life jacket, serta memastikan perlengkapan keselamatan lainnya dalam kondisi baik.

Selain itu, para nelayan juga diimbau untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca dari BMKG sebelum beraktivitas di laut. Mengingat kondisi cuaca yang belakangan sering berubah-ubah, disertai hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi, kewaspadaan sangat diperlukan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Para nelayan juga diingatkan agar memperhatikan alur pelayaran dan keberadaan kapal-kapal yang melintas guna mencegah terjadinya kecelakaan di laut.

Dalam kegiatan Polmas di Desa Muara Asam-Asam, anggota Sat Polairud turut memberikan penyuluhan kepada masyarakat pesisir tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan minuman keras oplosan. Warga diajak untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan obat-obatan terlarang maupun minuman beralkohol ilegal yang dapat merusak kesehatan dan memicu gangguan kamtibmas.

Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila mengetahui adanya peredaran narkoba, miras oplosan, maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu keamanan

 


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin Apel Pagi Jam Pimpinan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Tanah Laut pada Senin (27/7). Kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat utama, perwira, bintara, ASN Polri, serta seluruh personel Polres Tanah Laut.

Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan sejumlah penekanan penting sebagai pedoman bagi seluruh personel dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sehari-hari. Mengawali arahannya, AKBP Ricky Boy mengajak seluruh anggota untuk senantiasa memulai hari dengan pikiran yang positif, selalu mengingat hal-hal baik, serta tidak lupa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan. Menurutnya, rasa syukur dan pola pikir yang positif akan menjadi bekal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolres juga menyoroti kondisi musim kemarau yang tengah berlangsung dan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Oleh karena itu, seluruh personel diminta meningkatkan kesiapsiagaan serta kewaspadaan dalam mengantisipasi terjadinya Karhutla di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Secara khusus, Kapolres menginstruksikan para Bhabinkamtibmas agar semakin mengintensifkan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya Karhutla. Upaya pencegahan melalui pendekatan kepada masyarakat dinilai menjadi langkah yang sangat penting guna meminimalisir terjadinya kebakaran lahan selama musim kemarau.

Selain itu, Kapolres mengingatkan seluruh satuan fungsi agar mempersiapkan administrasi dengan baik dalam rangka menghadapi kegiatan Pengawasan Operasi (Wasops) yang akan datang. Kelengkapan administrasi dan tertib pelaksanaan tugas diharapkan dapat mencerminkan profesionalisme Polres Tanah Laut dalam setiap kegiatan operasional.

Di akhir arahannya, AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan dari tokoh agama (Toga) maupun tokoh masyarakat (Tomas) kepada Polri, khususnya Polres Tanah Laut. Apresiasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga sinergi dengan masyarakat, serta mempertahankan kepercayaan publik melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Melalui Apel Jam Pimpinan ini, diharapkan seluruh personel Polres Tanah Laut semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas, khususnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut – Polsek Kintap Polres Tanah Laut terus mengoptimalkan pendampingan kepada para petani melalui kegiatan monitoring penanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan kali ini dilaksanakan di lahan milik Suprat yang berlokasi di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Senin (27/7).

Monitoring dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare guna memastikan proses budidaya jagung berjalan sesuai tahapan. Personel Polsek Kintap meninjau langsung kondisi tanaman di lapangan sekaligus memantau perkembangan pertumbuhan jagung agar tetap optimal hingga memasuki masa panen.

Selain melakukan pengecekan, personel juga berdiskusi dengan pemilik lahan mengenai perawatan tanaman, pemupukan, pengendalian hama, serta berbagai kendala yang dihadapi selama masa tanam. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan dukungan nyata kepada para petani.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan, sehingga Polri terus berupaya memberikan pendampingan sejak tahap penanaman hingga panen.

"Monitoring ini bertujuan memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik sehingga nantinya mampu menghasilkan panen yang maksimal. Polri akan terus bersinergi dengan para petani untuk mendukung keberhasilan program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar AKP Ahmad Baysory.

Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, Polsek Kintap berharap produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Kintap terus meningkat. Sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan sektor pertanian yang semakin maju, produktif, dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Batu Ampar Polres Tanah Laut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada para petani. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melaksanakan kegiatan pengecekan lahan milik Sujoyo yang berada di Desa Jilatan, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Senin (27/7).

Pengecekan dilakukan di lahan seluas kurang lebih 4 hektare yang dipersiapkan untuk mendukung budidaya tanaman jagung. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Batu Ampar meninjau langsung kondisi lahan guna memastikan kesiapan area tanam, mulai dari kondisi tanah, akses menuju lokasi, hingga kesiapan pengolahan lahan sebelum memasuki tahapan penanaman.

Selain melakukan pengecekan, personel juga berdialog dengan pemilik lahan mengenai rencana penanaman, kebutuhan sarana pendukung, serta berbagai langkah yang diperlukan agar proses budidaya jagung dapat berjalan optimal. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan Polri kepada masyarakat dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Batu Ampar AKP Munadi mengatakan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui sektor pertanian.

"Pengecekan lahan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung program ketahanan pangan. Kami ingin memastikan lahan yang dipersiapkan benar-benar siap untuk ditanami, sehingga proses budidaya jagung dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan panen yang optimal. Sinergi antara Polri dan para petani akan terus kami perkuat demi mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut," ujar AKP Munadi.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polsek Batu Ampar berharap semakin banyak lahan produktif yang dimanfaatkan untuk budidaya jagung. Kolaborasi antara Polri, petani, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Sabtu, 25 Juli 2026

Tanah Laut – Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut terus mengintensifkan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dengan melakukan pengecekan kesiapan lahan untuk penanaman jagung Kuartal II Tahun 2026. Kegiatan kali ini dilaksanakan di lahan milik Suwardi yang berada di Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (26/7).

Lahan seluas kurang lebih 1 hektare tersebut dipersiapkan sebagai lokasi penanaman jagung pada musim tanam Kuartal II. Dalam kegiatan monitoring, personel Polsek Panyipatan melakukan pengecekan kondisi lahan, memastikan kesiapan area tanam, serta berdialog dengan pemilik lahan terkait tahapan pengolahan tanah dan kebutuhan pendukung sebelum proses penanaman dimulai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan yang dilakukan Polri kepada masyarakat untuk memastikan setiap tahapan budidaya pertanian dapat berjalan dengan baik. Kehadiran personel di lapangan juga menjadi sarana mempererat komunikasi dengan petani sekaligus memberikan motivasi agar lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.

Kapolsek Panyipatan IPTU Wanda Satriadi mengatakan bahwa kesiapan lahan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan musim tanam.

"Polri berkomitmen mendukung program ketahanan pangan mulai dari tahap persiapan lahan hingga masa panen. Dengan memastikan lahan siap ditanami, kami berharap proses tanam jagung Kuartal II dapat berjalan lancar, menghasilkan produksi yang optimal, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan para petani," ujar IPTU Wanda Satriadi.

Melalui sinergi antara Polri, kelompok tani, dan masyarakat, Polsek Panyipatan akan terus melakukan pendampingan terhadap sektor pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca