Sabtu, 09 November 2024



Siber Bareskrim Polri kembali mencatatkan keberhasilan besar dalam upaya pemberantasan judi online dengan menyita aset senilai 13,8 miliar rupiah yang terkait dengan situs perjudian slot8278. 


Menindaklanjuti proses perjudian online dengan website slot yang telah dilakukan pengungkapan beberapa waktu lalu dengan tersangka R.A., A.F., R.H., R.A.P., H.J., F.H., F.Q. (WNA), H.A.J., C.A.S., dan E.L serta menyita aset sejumlah Rp. 70.1 Miliar


Tanggal 8 November 2024 Penyidik Siber Bareskrim Polri kembali menyita aset senilai Rp. 13.8 Miliar. Aset ini disita setelah penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh Penyidik terhadap aliran dana dari aktivitas perjudian online website Slot8278 yang dikenal sebagai salah satu situs judi online jaringan internasional yang dikendalikan oleh warga negara China. Dalam pengungkapan ini, Penyidik Siber Bareskrim Polri menemukan keterlibatan beberapa pihak, termasuk penyedia jasa pembayaran yang memfasilitasi operasional situs tersebut.


Direktur Tipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji menyebut bahwa 13,8 miliar rupiah yang disita dari Tersangka F.H dan A.F yang merupakan bagian dari Penyedia Jasa Pembayaran yang digunakan untuk memfasilitasi operasional website judi online slot8278. Kedua Tersangka tersebut saat ini sudah ditahan di Rutan Bareskrim Polri.


Direktur Tipidsiber Bareskrim Polri menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari tindakan tegas Bareskrim dalam menindak aktivitas judi online, mengingat banyaknya korban dari kalangan masyarakat yang terjerat dalam perangkap perjudian online. Langkah penyitaan aset ini diharapkan dapat menekan perkembangan situs judi di Indonesia serta memutus rantai kejahatan siber yang kerap memanfaatkan teknologi untuk aktivitas ilegal.


Dalam waktu dekat, Penyidik Siber Bareskrim Polri akan terus melacak aset-aset lain yang masih tersebar di berbagai akun dan penyedia jasa pembayaran yang terhubung dengan slot8278, serta meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap judi online sebagai bentuk respons cepat dari komitmen Polri untuk melaksanakan program kerja Asta Cita ke-7 yang dicanangkan Presiden Prabowo terkait pemberantasan perjudian.

Kamis, 07 November 2024

 

Tanah Laut — Dalam upaya mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Polsek Kintap, Polres Tanah Laut, menggelar kegiatan penanaman bibit cabai pada hari ini, Jumat (8/11). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kintap, AKP Ahmad Baysory, S.E., M.M., dengan memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan yang tersedia di sekitar lingkungan kantor Polsek.

Penanaman bibit cabai ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang diinisiasi oleh pemerintah pusat dan dijalankan secara serentak oleh berbagai instansi di seluruh Indonesia. Dalam kegiatan ini, Kapolsek Kintap bersama anggotanya menunjukkan komitmen untuk berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat setempat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory, S.E., M.M.,  menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan kosong yang ada disekitar pekarangan Polsek Kintap ini merupakan langkah efektif dalam menambah ketersediaan bahan pangan lokal. 

Selain itu, penanaman bibit cabai ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk ikut memanfaatkan lahan-lahan yang kurang produktif menjadi lebih bernilai bagi ketahanan pangan.

"Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap bisa memberikan contoh kepada masyarakat bahwa pemanfaatan pekarangan untuk bercocok tanam, khususnya tanaman cabai, dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan di tingkat lokal dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar," ujar AKP Ahmad Baysory.

Polsek Kintap juga menyampaikan harapannya agar program serupa dapat diperluas ke berbagai wilayah Tanah Laut, sehingga lebih banyak masyarakat yang terlibat dalam gerakan ketahanan pangan ini.

 


Jakarta. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan misinformasi atau disinformasi menjadi ancaman tertinggi Pilkada serentak 2024. 

Ia menyoroti soal potensi kerawanan di media sosial. "Kemudian juga ada satu tambahan yang mungkin juga harus rekan-rekan ikuti terkait dengan potensi kerawanan yang terjadi di media sosial. Karena saat ini kalau kita ikuti ada 33 miliar interaksi media sosial, 38% isinya positif, 23% netral, dan 29% negatif," ujar Kapolri, Kamis (7/11/24). 

Kapolri juga menyampaikan salah satu ancaman tertinggi Pilkada tahun ini adalah hoax. Menurutnya,  tidak semua masyarakat bisa membedakan informasi yang benar dan yang hoax.

"Karena saat ini salah satu ancaman tertinggi adalah adanya misinformasi dan disinformasi terkait dengan penyebaran berita hoax. Dan ini tentunya harus diantisipasi, karena tidak semua masyarakat kemudian bisa membedakan apakah ini hoax apakah ini berita yang benar," beber Kapolri.

"Namun yang pasti akan menimbulkan reaksi, mulai hanya sekedar dibaca, kemudian dishare ke rekan yang lain, namun juga bisa menimbulkan aksi di lapangan karena masalah hoax ini," lanjut Kapolri.

Ia pun meminta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) siap mengatasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan di Pilkada 2024. Apalagi, Pilkada kali ini dilakukan secara serentak.

"Tentunya ini membutuhkan kesiapan rekan-rekan dalam hal menghadapi potensi polarisasi yang tentunya akan lebih tinggi dibandingkan dengan Pilpres. Karena ini dilaksanakan serentak tentunya rekan-rekan harus mampu melihat mendalami potensi konflik yang terjadi sehingga kekuatan yang rekan-rekan miliki kita semua siap menghadapi potensi permasalahan apa pun," jelas Kapolri.

 


Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung sebagai anggota Polri melalui rekrutmen Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) tahun anggaran 2025. Pendaftaran ini berlangsung mulai tanggal 11 hingga 17 November 2024.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa dalam pernyataannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, S.H., M.H. mengatakan seleksi Bakomsus ini terbuka untuk umum dengan persyaratan tertentu, termasuk usia, kesehatan, serta keterampilan khusus sesuai bidang yang dibutuhkan. "Kami berharap masyarakat Kalimantan Selatan yang memenuhi kualifikasi dan memiliki minat di bidang kompetensi khusus dapat memanfaatkan kesempatan ini," ujarnya.

Rekrutmen Bakomsus ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di berbagai bidang yang mendukung tugas kepolisian, seperti Bakomsus Gizi, Bakomsus Kesehatan Masyarakat, Bakomsus Perikanan, Bakomsus Peternakan dan Bakomsus Pertanian.

“Bakomsus ada yang baru, khusus untuk bidang pertanian. Terkait dengan ketahanan pangan maka diperlukan anggota kepolisian yang belatar belakang pendidikan pertanian,” terang Kapolda Kalsel.

Dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI, melalui rekrutmen ini, Polda Kalsel berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan mendukung personel yang memiliki keahlian di bidang-bidang khusus yang relevan.

Nantinya, para peserta yang lolos seleksi akan menjalani pendidikan dan pelatihan yang disesuaikan dengan kompetensi khusus masing-masing.

Sementara itu Karo SDM Polda Kalsel Kombes Pol Muhammad Arif Sugiarto, S.I.K., M.P.P., M.H. melalui Kasubbag Diapers Bag Dalpers Ro SDM Polda Kalsel Kompol Irawan, S.H., M.M. menyampaikan dari lima jurusan yang ada, dua diperuntukan bagi wanita yakni Bakomsus Gizi dan Bakomsus Kesehatan Masyarakat sedangkan tiga jurusan lainnya diperuntukan bagi laki-laki dan wanita.

Para Bintara yang lulus nanti akan di didik selama 5 bulan dan akan dibekali selama 1 bulan untuk pelatihan.



Jakarta. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mewanti-wanti potensi polarisasi di Pilkada 2024, khusus wilayah dengan paslon tunggal dan 2 paslon.

"Fenomena-fenomena yang harus kita perhatikan pasangan calon hanya satu ini di 37 daerah tolong ini diantisipasi kemudian ada pasangan dua calon di 202 daerah. Ini juga menjadi perhatian kita pasti situasinya akan hangat," ujar Kapolri, Kamis (7/11/24). 

Kapolri meminta peristiwa-peristiwa yang terjadi di Pilkada terdahulu bisa menjadi pembelajaran. Terutama terkait reaksi atas ketidakpuasan hasil Pilkada.

"Peristiwa ketidakpuasan dalam hasil-hasil dari Pilkada tersebut tentunya akan menimbulkan memunculkan mulai dari sengketa sampai dengan kerusuhan karena memang isunya ini terjadi di daerah," ungkap Kapolri.

Untuk itu, ia meminta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) siap mengatasi kejadian tersebut. Apalagi, Pilkada kali ini dilakukan secara serentak.

"Tentunya ini membutuhkan kesiapan rekan-rekan dalam hal menghadapi potensi polarisasi yang tentunya akan lebih tinggi dibandingkan dengan Pilpres," ujar Kapolri.

"Karena ini dilaksanakan serentak tentunya rekan-rekan harus mampu melihat mendalami potensi konflik yang terjadi sehingga kekuatan yang rekan-rekan miliki kita semua siap menghadapi potensi permasalahan apa pun," lanjut Kapolri.

Rabu, 06 November 2024

 


Tanah Laut – Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Seksi Propam Polres Tanah Laut mengadakan pemeriksaan handphone (HP) seluruh anggota kepolisian usai apel pagi di halaman Mapolres Tanah Laut, Kamis (7/11), Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah keterlibatan personel kepolisian dalam praktik judi online.

Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., melalui Kasi Propam Polres Tanah Laut, Iptu Suriani, menegaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi dan mencegah potensi keterlibatan anggota dalam aktivitas judi online.

“Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan tidak ada anggota yang bermain atau terlibat dalam aktivitas judi online,” ujar Iptu Suriani.

Lebih lanjut, Iptu Suriani menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Tanah Laut dalam mendukung Program Asta Cita Presiden, yang salah satu fokusnya adalah pemberantasan judi online. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan hari ini, tidak ditemukan adanya handphone anggota yang digunakan untuk aktivitas judi online.

"Dari hasil pemeriksaan kali ini, tidak ditemukan adanya handphone anggota yang digunakan untuk aktivitas judi online," tegas Iptu Suriani.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan pengecekan seperti ini akan dilaksanakan secara rutin sebagai upaya pencegahan. Jika ditemukan pelanggaran, akan diambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami akan terus melakukan pemeriksaan secara rutin. Apabila ada pelanggaran anggota terkait judi online akan dilakukan tindakan tegas sesuai ketentuan,” pungkasnya.

Selasa, 05 November 2024

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melalui Direktorat Reskrimsus Polda Kalsel berhasil mengungkap kasus peredaran pupuk ilegal di wilayah Kota Banjarbaru. Pengungkapan ini dilakukan di sebuah gudang yang berlokasi di Jalan Tambak Tarap, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin.

Dalam operasi yang dipimpin oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. dan Kasubdit 1 Indagsi Dit Reskrimsus Polda Kalsel AKBP Amien Rovi, S.H., petugas berhasil mengamankan pupuk tidak memiliki izin edar resmi. Pupuk Phospate Organic Natural merek Gajah Hitam Sakti produksi PT. Satria Gunung Sakti tersebut disinyalir tidak memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah dan berpotensi merugikan petani serta konsumen di daerah tersebut.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, S.H., M.H. dalam konferensi persnya mengatakan, bahwa pihaknya telah mengungkap kasus pupuk ilegal tidak terdaftar di Kementerian Pertanian RI dengan jumlah sebanyak 600 ton di sebuah gudang yang beralamat di Jalan Tambak Tarap Kelurahan Syamsuddin Noor Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru.

Beliau menjelaskan bahwa Polda Kalsel telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian RI melalui Dinas Pertanian Provinsi Kalsel dan diketahui bahwa pupuk tersebut memang tidak terdaftar. 

"Untuk kandungan yang ada pada pupuk ilegal ini, Polda Kalsel bersama Dinas Pertanian akan melakukan pengecekan lebih lanjut, berdasarkan pemeriksaan awal dari bungkusan tersebut memang tidak terdaftar," ucap Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto didampingi Dir Reskrimsus Kombes Pol Gafur Aditya dan Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi.

Kapolda menerangkan bahwa dari keterangan pemilik gudang berinisial NH, bahwa selama 2 bulan dan sudah ada 30 kontainer yang telah masuk ke lokasi penyimpanan sedangkan untuk pendistribusian pupuk ilegal ini sudah ada beberapa truck ke wilayah Tanah Laut (Kalsel) hingga ke Kalteng.

Dari pengakuan NH juga pupuk ilegal tersebut dibeli dengan harga Rp. 200.000 dan kemudian dijual dengan harga Rp. 250.000 per karung.

Beliau menambahkan pengungkapan ini merupakan bukti Polda Kalsel tindaklanjut mendukung program Asta Cita Presiden RI yang implementasikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dengan menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk menindaklanjuti barang ekspor impor barang lokal yang tidak sesuai dengan aturan.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalsel Ir. H. Syamsir Rahman, MS. mengatakan bahwa pemilik gudang tidak ada melaporkan ke Dinas Pertanian maupun ke Dinas Pendistribusian Perdagangan terkait merek dan masuknya barang pupuk illegal tersebut.

"Pupuk yang tidak terdaftar di Kementerian Pertanian, maka pupuk tersebut dinyatakan illegal dan barang tersebut memang tidak diperbolehkan beredar di masyarakat khususnya para petani," pungkas Kadis Pertanian Kalsel Syamsir Rahman.

Beliau menambahkan, bilamana pupuk illegal ini beredar akan dapat merugikan para petani meskipun harga turun/lebih murah dari pupuk non subsidi namun sudah terdaftar.

Selain itu, jika pupuk ini beredar/di distribusikan, maka akan menyebabkan tanaman tersebut tumbuh tidak maksimal, tanah menjadi haus/kering dan bilamana pupuk asli/original datang maka pupuk illegal ini tidak akan mempan lagi buat tanaman tersebut.

Senin, 04 November 2024


Tanah Laut – Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Winarto, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (5/11), dalam rangka pengecekan lokasi lahan dan tatap muka dengan kelompok tani. Kunjungan ini sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Dansat Brimob Polda Kalsel Kombes Pol Pria Premos, S.I.K., M.M., Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Laut, Manager Inhutani III Kabupaten Tanah Laut, Pembina dan Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, serta anggota gabungan kelompok tani sebanyak 40 orang.

Dalam kunjungan ini, Irjen Pol Winarto berdialog dengan para petani dan kelompok tani setempat untuk mengetahui kondisi lahan serta mendiskusikan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan lahan pertanian. 

Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan dan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam mengoptimalkan penggunaan lahan agar bermanfaat bagi ketahanan pangan lokal.

“Kami berharap sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan para petani dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian, mendukung kesejahteraan petani, dan menciptakan ketahanan pangan yang kuat di wilayah Tanah Laut,” ujar Irjen Pol Winarto.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan kerjasama antara pihak kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani dapat semakin solid untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

Statistik Pembaca