Senin, 03 Februari 2025


Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, melaksanakan kegiatan panen jagung bersama Kelompok Tani Sinar Harapan 3 di Desa Ujung Baru, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, pada Selasa (5/2).

Panen jagung ini dilakukan di lahan seluas 18 hektar dengan hasil panen mencapai sekitar 85 ton. Hasil panen tersebut nantinya akan dijual ke perusahaan PT. Japfa Comfeed Tbk, yang menjadi mitra dalam pemasaran hasil pertanian lokal.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Bati-Bati AKP Winarto beserta para Kanit dan anggota Polsek Bati-Bati. Selain itu, turut hadir Ketua Kelompok Tani Sinar Harapan 3, Sdr. Agus, serta anggota kelompok tani lainnya.

Kapolsek Bati-Bati AKP Winarto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Bati-Bati.

"Kami berharap hasil panen yang melimpah ini dapat meningkatkan kesejahteraan para petani dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Polsek Bati-Bati akan terus mendukung program pertanian demi kemajuan bersama," ujar AKP Winarto.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sinar Harapan 3, Sdr. Agus, mengapresiasi kehadiran serta dukungan dari pihak kepolisian dalam kegiatan pertanian mereka. Ia berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan hasil yang lebih baik di masa mendatang.

 


Jakarta – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menggelar acara silaturahmi bersama para wartawan di Jakarta, Senin (3/1). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan media sebagai mitra strategis dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Irjen Pol. Sandi Nugroho menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini berperan aktif dalam menyebarkan informasi yang akurat dan berimbang. Ia menekankan bahwa media memiliki peran vital dalam menjaga transparansi dan membangun komunikasi antara Polri dan masyarakat.

"Kami sangat menghargai kerja keras rekan-rekan wartawan yang selalu berusaha menyajikan berita yang kredibel dan bertanggung jawab. Media adalah mitra utama kami dalam menyampaikan informasi kepada publik secara terbuka dan transparan," ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho.

Kadiv Humas Polri juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi di era digital, di mana arus berita begitu cepat dan dinamis. Ia memastikan bahwa Polri siap berkolaborasi dengan media untuk menghindari penyebaran hoaks dan disinformasi yang dapat menyesatkan masyarakat.

"Kami ingin memastikan bahwa komunikasi antara Polri dan media berjalan lancar. Jika ada kendala dalam akses informasi, kami selalu terbuka untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama agar masyarakat mendapatkan berita yang benar dan faktual," tambahnya.

Acara ini juga menjadi wadah bagi para wartawan untuk menyampaikan berbagai masukan terkait mekanisme penyampaian informasi dari Polri. Beberapa jurnalis mengungkapkan harapan agar akses terhadap data dan klarifikasi dari Polri bisa lebih cepat dan responsif.

Momen silaturahmi ini berlangsung dalam suasana yang hangat dengan diskusi ringan seputar isu-isu terkini. Kadiv Humas Polri menutup pertemuan dengan harapan agar sinergi antara Polri dan insan pers semakin erat sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat lebih akurat, terpercaya, dan mendukung stabilitas nasional.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan baik antara Polri dan media terus terjalin dengan erat, serta menjadi fondasi untuk komunikasi yang lebih efektif dalam menyampaikan informasi yang berimbang kepada masyarakat.

 


Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel), Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. meresmikan Gedung Presisi 2 Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Kalsel yang berada di Banjarbaru, Senin (3/2/2025). Peresmian gedung ini menandai peningkatan kapasitas dan modernisasi fasilitas penegakan hukum di wilayah Kalsel.

Gedung Presisi 2 yang memiliki luas area 2.000 M² ini dibangun untuk mendukung kelancaran tugas serta menjadi pusat operasional yang efektif bagi Dit Reskrimum Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan dalam sambutan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan gedung ini tidak hanya sekadar tempat untuk ruang perkantoran atau aktivitas fungsi Reskrim Polda Kalsel, tetapi juga menjadi simbol dari komitmen kita untuk melengkapi dan memperkuat keberadaan Polda Kalsel dalam menjalankan tugas mulia sebagai penegak hukum serta pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

"Gedung baru Dit Reskrimum ini, diharapkan tidak hanya memberikan suasana kerja yang lebih baik bagi

seluruh personel Dit Reskrimum, tetapi juga menjadi wadah yang mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih produktif dan inovatif," ucap Kalolda Kalsel.

Beliau pun mengingatkan kepada seluruh personel Dit Reskrimum yang akan menempati gedung ini, agar dapat menjaga dan merawat fasilitas ini dengan sebaik-baiknya.

Dengan diresmikannya Gedung baru Dit Reskrimum ini, maka seluruh personel dan aktifitas kegiatan pekerjaan Dit Reskrimum juga berpindah dari Kota Banjarmasin ke Kota Banjarbaru.

Peresmian Gedung Presisi 2 ini dihadiri oleh Kapolda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Penguruh Bhayangkari Daerah Kalsel, Prof. DR. Mujiburrahman, M.A., KH. M. Mukri Yunus, Guru Burhan, dan Owner PT. JMA selaku Pengembang Gedung Presisi 2 Dit Reskrimum Polda Kalsel. Acara ditutup dengan peninjauan fasilitas gedung oleh Kapolda dan tamu undangan.

Dengan diresmikannya Gedung Presisi 2, diharapkan Polda Kalsel dapat semakin sigap dan responsif dalam menangani berbagai tantangan keamanan di masa depan.

Minggu, 02 Februari 2025

 


Untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Polres Tanah Laut melaksanakan penyebaran personel berseragam di berbagai pusat keramaian pada jam rawan Kamtibmas. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari di sejumlah lokasi strategis, seperti Taman RTH Hasan Basri, Taman RTH Kijang Mas, dan Pendestrian Jalan Haji Boejasin, Pelaihari.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran anggota kepolisian di titik-titik keramaian bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di ruang publik.

"Kami terus berupaya menciptakan kondisi yang kondusif dengan meningkatkan kehadiran personel di lokasi-lokasi strategis. Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi preemtif dan preventif dalam mencegah tindak kriminalitas," ujar Kapolres.

Selain melakukan pengawasan, personel yang bertugas juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu waspada serta turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan penyebaran anggota berseragam guna memastikan situasi yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Tanah Laut melaksanakan patroli presisi dengan pendekatan dialogis serta himbauan cipta kondisi Kamtibmas di Terminal Tanah Habang, Minggu (2/2) malam.

Kegiatan patroli ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak pidana di wilayah hukum (Wilkum) Polres Tanah Laut. Selain itu, kehadiran personel Polri berseragam di titik-titik rawan diharapkan dapat meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.

Petugas memberikan himbauan kepada masyarakat dan para pengguna jasa transportasi di terminal untuk selalu waspada terhadap tindak kriminalitas, serta mengajak mereka untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli rutin ini merupakan salah satu langkah strategis dalam upaya pencegahan kejahatan serta mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.

"Dengan adanya patroli ini, kami berharap dapat menekan angka kriminalitas serta menciptakan situasi yang kondusif di seluruh wilayah hukum Polres Tanah Laut," ujar Kapolres.

Patroli yang dilakukan oleh Sat Samapta ini akan terus ditingkatkan, terutama di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi gangguan Kamtibmas, guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.

Sabtu, 01 Februari 2025

 


Tim Gabungan BKO Polda NTB, SAT BRIMOB POLDA NTB, POLRES LOMBOK TENGAH dan TNI hari Kamis (30/01/25) menggerebek kampung narkoba di kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.


Tim Polisi Satwa (Polsatwa) Direktorat Samapta Polda NTB juga dilibatkan dalam penggerebekkan ini. 


Enam personel Polsatwa beserta 3 ekor anjing pelacak khusus (Caksus) narkoba atau K-9 diturunkan untuk melakukan pencarian barang bukti barang haram perusak anak bangsa di kampung tersebut. 


Hasilnya, 29,72 gram barang bukti berupa Narkotika golongan l bukan tanaman jenis sabu ditemukan di 6 TKP Desa Beleke Daye, Praya Timur. 


“Anjing pelacak memiliki peran penting dalam berbagai operasi kepolisian, seperti pengamanan bandara, terminal, hingga razia narkotika,” kata Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Irjen Mulia Hasudungan Ritonga dalam keterangannya, Sabtu (1/2). 


Oleh karenanya, kata Irjen Mulia, pihaknya akan terus meningkatkan kemampuan satwa dengan latihan rutin agar kemampuan mereka tetap optimal. 


“Anjing pelacak ini juga turut membantu dalam setiap pencarian korban-korban bencana alam, mereka kami terus tingkatkan kemampuannya,” tegas Irjen Mulia. 


Dalam penggerebekan itu, 25 orang berhasil diamankan yang terdiri dari 17 laki-laki dan 8 orang perempuan, dari 6 lokasi di Desa Beleke Daye. 


Kemudian, anjing K-9 Ditsamapta menemukan sejumlah lokasi penyimpanan narkoba jenis sabu di beberapa rumah di Dusun Beleka II, Praya Timur. 


Dari TKP pertama, anjing pelacak menemukan 1 klip transparan yang berisikan sabu seberat 4,28 gram. 


Kemudian TKP kedua ditemukan dua bungkus sabu dengan total 20,12 gram. Sementara di TKP ketiga, ditemukan 2,65 gram sabu dalam 1 bungkus klip. 


Di TKP kelima, ditemukan 1 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 1,21 gram. Dan di TKP keenam anjing pelacak khusus menemukan 1,46 gram sabu yang disimpan dalam 1 bungkus plastik klip. 


Sehingga total barang bukti sabu yang berhasil ditemukan seberat 29,72 gram. Selain narkoba jenis sabu, polisi juga turut mengamankan sejumlah timbangan digital, alat hisap sabu dan uang tunai sebanyak Rp 26 juta.


Penindakan ini merupakan salah satu upaya penguatan Asta Cita ke 7 Presiden Prabowo Subianto, khususnya penindakan terhadap kampung narkoba.

Jumat, 31 Januari 2025



Jakarta – Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2025, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya ketulusan, kerja keras, serta sinergi dalam menjalankan tugas kepolisian. Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang terus berkomitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Ini bukan pekerjaan mudah, ini butuh ketulusan, ini butuh kerja keras," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya.


Rapim Polri 2025 turut dihadiri berbagai pihak yang berperan dalam mendukung tugas kepolisian. Kapolri mengungkapkan harapannya agar soliditas dan sinergisitas antara institusi kepolisian dan berbagai elemen terkait semakin kuat demi menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia.


"Semoga soliditas dan sinergisitas kita ke depan akan semakin solid, dan kita semua bersama-sama menjaga institusi yang kita cintai," tegas Kapolri.


Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kapolri dengan Kepala Badan Gizi Nasional dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Republik Indonesia. MoU ini menandai kerja sama strategis dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program kolaboratif antara Polri dan instansi terkait.


Rapim Polri 2025 menjadi momentum penting bagi jajaran kepolisian untuk mengevaluasi capaian dan merancang strategi ke depan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Masyarakat pada Rapim Polri 2025



Jakarta – Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2025, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya ketulusan, kerja keras, serta sinergi dalam menjalankan tugas kepolisian. Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang terus berkomitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Ini bukan pekerjaan mudah, ini butuh ketulusan, ini butuh kerja keras," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya.


Rapim Polri 2025 turut dihadiri berbagai pihak yang berperan dalam mendukung tugas kepolisian. Kapolri mengungkapkan harapannya agar soliditas dan sinergisitas antara institusi kepolisian dan berbagai elemen terkait semakin kuat demi menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia.


"Semoga soliditas dan sinergisitas kita ke depan akan semakin solid, dan kita semua bersama-sama menjaga institusi yang kita cintai," tegas Kapolri.


Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kapolri dengan Kepala Badan Gizi Nasional dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Republik Indonesia. MoU ini menandai kerja sama strategis dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program kolaboratif antara Polri dan instansi terkait.


Rapim Polri 2025 menjadi momentum penting bagi jajaran kepolisian untuk mengevaluasi capaian dan merancang strategi ke depan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kamis, 30 Januari 2025



Jakarta. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan TNI-Polri membuat program-program bersama untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini meliputi pemanfaatan lahan produktif untuk menanam padi dan jagung.


"Kami laporkan bahwa dalam mendukung ketahanan pangan, TNI-Polri memiliki program pekarangan makan bergizi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis dan pemanfaatan lahan produktif, khususnya padi dan jagung," ujar Kapolri, Kamis (30/1/25).


Ia mengatakan Polri juga merekrut anggota yang memiliki keahlian khusus untuk mendukung program ketahanan pangan.


"Serta program rekrutmen personel yang berkompetensi khusus di bidang pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan masyarakat, dan gizi," kata Kapolri.


Selain itu, Kapolri menyampaikan, sepanjang 2024, TNI-Polri telah berhasil menyukseskan berbagai kegiatan, baik nasional maupun internasional. Hasilnya, keberhasilan ini pun memberikan efek ganda (multiplier effect) terhadap roda perekonomian yang berkelanjutan.


"Sebagaimana kita ketahui bersama, pada 2024, TNI-Polri telah berhasil menyukseskan berbagai agenda internasional dan nasional. Keberhasilan ini telah membangun di multiplier effect dengan mengeratkan roda perekonomian melalui peningkatan investasi dan perputaran uang yang baik, serta berkelanjutan," jelas Kapolri.


"Untuk itu, kami akan terus mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan sepanjang 2024 dan menjadikan capaian yang tersebut sebagai standar, yang selanjutnya akan terus kami optimalkan dalam pelaksanaan tugas di tahun 2025," lanjut Kapolri.


Rapim TNI-Polri, Kapolri Bahas Penguatan Ekonomi-Ketahanan Pangan

Dia menyebut keberhasilan ini tentu didasari pada kokohnya sinergisitas yang terjalin antara TNI dan Polri. Dia memastikan TNI-Polri terus mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045.


"Kami, TNI-Polri, bertekad untuk selalu memperkokoh sinergisitas dan soliditas dalam mempertahankan kedaulatan serta keamanan negara demi meraih cita-cita besar berbangsa menuju Indonesia Emas 2045," ungkap Kapolri.


Rapim TNI-Polri kali ini mengangkat tema 'Sinergitas TNI-Polri Guna Mendukung Terwujudnya Asta Cita. Presiden Prabowo Subianto turut hadir dan menyampaikan amanatnya dalam acara ini.


Rapim ini diikuti oleh 631 perwira tinggi dan menengah TNI-Polri yang terdiri dari 49 orang pejabat Mabes TNI, 148 orang pejabat Mabes Polri, 183 orang pejabat utama dan komandan satuan TNI Angkatan Darat, 66 orang pejabat utama dan komandan satuan TNI Angkatan Laut, 63 orang pejabat utama dan Angkatan Udara, 36 orang kapolda dan seluruh jajaran, 75 orang pati TNI-Polri di luar struktur, dan 11 serdik sespimti Polri.

Statistik Pembaca