Minggu, 09 Februari 2025


Tanah Laut - Polres Tanah Laut menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Kewilayahan "Keselamatan Intan 2025" di Lapangan Apel Polres Tanah Laut, Senin (10/2). Bertindak selaku Inspektur Apel, Wakapolres Tanah Laut, Kompol Andri Hutagalung, S.Ab., M.A.P., yang memimpin jalannya apel dengan penuh khidmat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Tanah Laut membacakan amanat Kapolda Kalimantan Selatan. Operasi Kepolisian Kewilayahan "Keselamatan Intan 2025" akan berlangsung selama 14 hari, dimulai dari tanggal 10 hingga 23 Februari 2025. Operasi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Kalimantan Selatan dengan mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Guna Terwujudnya Asta Cita”.

Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan lalu lintas. Dalam pelaksanaannya, kegiatan operasi akan difokuskan pada upaya preemtif dan preventif melalui imbauan edukatif dan persuasif, serta penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas.

Beberapa sasaran utama operasi ini antara lain Menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan mengurangi jumlah kecelakaan, fatalitas, dan korban akibat pelanggaran lalu lintas, Penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas melalui sistem tilang elektronik (ETLE) baik statis maupun mobile, serta teguran simpatik terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, Fokus penindakan pada kendaraan bus yang menggunakan klakson tidak sesuai standar, kendaraan dengan over dimension dan over load (ODOL), serta kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan penumpang umum atau travel gelap, Memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas melalui sosialisasi dan kampanye keselamatan, Pengawasan terhadap titik-titik rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas melalui patroli serta tindakan preventif lainnya, Pengaturan lalu lintas untuk menciptakan ketertiban, terutama di daerah rawan macet dan kecelakaan.

Dengan adanya Operasi "Keselamatan Intan 2025", diharapkan tercipta kondisi lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan lancar, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama. 



Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. melakukan kunjungan ke Green House yang terletak di Markas Komando (Mako) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Banjarbaru, pada Minggu (9/2/2025). Kunjungan ini untuk meninjau langsung perkembangan dan pemanfaatan Green House sebagai bagian dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang diinisiasi oleh Polda Kalsel dibawah kepemimpinan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H.


Green House merupakan salah satu wujud nyata Polda Kalsel dalam mendukung ketahanan pangan. Fasilitas ini digunakan Polda Kalsel bersama Bhayangkari Daerah Kalsel untuk menanam Pakcoy, Caisim, Bayam, Kangkung, Cabai, dan Melon jenis Varietas Honeyglobe.


Selain itu, dengan adanya Green House ini juga dapat memberikan edukasi bagi anggota Polri dan masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga ketahanan pangan.  


Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam kunjungannya, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Kalsel dalam mengembangkan Green House. "Ini adalah langkah konkret yang sejalan dengan visi Polri untuk mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan. Kami berharap Green House ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain," ujarnya.  


Selain meninjau fasilitas Green House, Karo Penmas juga berkesempatan berdialog dengan petugas yang bertanggung jawab mengelola Green House. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan berkelanjutan.  


Polda Kalsel berkomitmen untuk terus mengembangkan Green House sebagai pusat kegiatan lingkungan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Ke depan, diharapkan Green House ini tidak hanya menjadi tempat pembibitan tanaman, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pelatihan bagi generasi muda dalam bidang pertanian dan lingkungan.  


Kunjungan Karo Penmas Divhumas Polri ini menjadi momentum penting dalam upaya menjaga kelestarian alam serta mendukung program-program pemerintah di bidang ketahanan pangan.


Dalam kunjungan Karo Penmas Divhumas Polri itu, turut hadir Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., Koorspripim Polda Kalsel AKBP Rengga Puspo Saputro, S.I.P., S.I.K., M.H., dan Kasubbid Provos Bid Propam Polda Kalsel AKBP Afri Darmawan, S.I.K., M.H.

Sabtu, 08 Februari 2025



Sesosok mayat laki-laki ditemukan dalam kondisi sulit dikenali di wilayah Bacan Timur, Halmahera Selatan, pada Sabtu (8/2) sekitar pukul 10.00 WIT. Korban ditemukan mengenakan kaos hitam bertuliskan "WAPENA MALUKU UTARA".


Tim Dokpol dan Inafis Polres Halmahera Selatan yang tiba di lokasi segera melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad tersebut. Namun, kondisi mayat yang sudah membusuk menyulitkan proses identifikasi melalui sidik jari karena jari tangan dan kaki serta raut wajah telah terkelupas dan tidak utuh lagi.


Saat ini, jenazah telah dibawa ke RSUD Labuha untuk proses identifikasi lebih lanjut dengan metode post-mortem dan ante-mortem. Berdasarkan keterangan keluarga, mereka meyakini bahwa mayat tersebut adalah Sahril, seorang awak media yang sebelumnya dilaporkan hilang saat insiden meledaknya speedboat Basarnas Kota Ternate dalam operasi evakuasi nelayan yang hilang.


Pihak kepolisian kini tengah mencocokkan data ante-mortem dari keluarga dengan ciri-ciri fisik dan properti yang dikenakan korban sebelum hilang. Proses ini melibatkan pemeriksaan tinggi badan, tanda lahir, bekas luka, susunan gigi, serta pakaian atau aksesoris terakhir yang digunakan.


Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa kepolisian akan memastikan identitas jenazah dengan prosedur yang tepat.


"Saat ini, proses identifikasi tengah berlangsung. Kami mencocokkan data fisik serta properti yang dikenakan korban sebelum hilang. Jika hasilnya sesuai, jenazah akan segera diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Brigjen Trunoyudo.


Keluarga korban saat ini sedang dalam perjalanan menuju Halmahera Selatan untuk menunggu hasil identifikasi resmi. Kepolisian berjanji akan terus memberikan informasi terkini terkait perkembangan kasus ini. Awak Media yang Hilang Saat Insiden Speedboat Basarnas



Sesosok mayat laki-laki ditemukan dalam kondisi sulit dikenali di wilayah Bacan Timur, Halmahera Selatan, pada Sabtu (8/2) sekitar pukul 10.00 WIT. Korban ditemukan mengenakan kaos hitam bertuliskan "WAPENA MALUKU UTARA".


Tim Dokpol dan Inafis Polres Halmahera Selatan yang tiba di lokasi segera melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad tersebut. Namun, kondisi mayat yang sudah membusuk menyulitkan proses identifikasi melalui sidik jari karena jari tangan dan kaki serta raut wajah telah terkelupas dan tidak utuh lagi.


Saat ini, jenazah telah dibawa ke RSUD Labuha untuk proses identifikasi lebih lanjut dengan metode post-mortem dan ante-mortem. Berdasarkan keterangan keluarga, mereka meyakini bahwa mayat tersebut adalah Sahril, seorang awak media yang sebelumnya dilaporkan hilang saat insiden meledaknya speedboat Basarnas Kota Ternate dalam operasi evakuasi nelayan yang hilang.


Pihak kepolisian kini tengah mencocokkan data ante-mortem dari keluarga dengan ciri-ciri fisik dan properti yang dikenakan korban sebelum hilang. Proses ini melibatkan pemeriksaan tinggi badan, tanda lahir, bekas luka, susunan gigi, serta pakaian atau aksesoris terakhir yang digunakan.


Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa kepolisian akan memastikan identitas jenazah dengan prosedur yang tepat.


"Saat ini, proses identifikasi tengah berlangsung. Kami mencocokkan data fisik serta properti yang dikenakan korban sebelum hilang. Jika hasilnya sesuai, jenazah akan segera diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Brigjen Trunoyudo.


Keluarga korban saat ini sedang dalam perjalanan menuju Halmahera Selatan untuk menunggu hasil identifikasi resmi. Kepolisian berjanji akan terus memberikan informasi terkini terkait perkembangan kasus ini.

Jumat, 07 Februari 2025

TANAH LAUT - Kasi Humas Polres Tanah Laut AKP Hari Setiawan, A.Md menghadiri Seminar Nasional bertajuk "Transformasi Publikasi Media Berbasis Birokrasi Digital". Kegiatan ini diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2025. Acara berlangsung ini Jumat, 7 Februari 2025, bertempat di Neptunus Ballroom Lantai 3 Galaxy Hotel Banjarmasin.

Kegiatan Seminar ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala Dinas Kominfo dan Bidang Komunikasi Publik dari seluruh Indonesia, perwakilan PWI, Humas dari instansi vertikal, BUMN, perbankan, perusahaan swasta, akademisi, serta organisasi kemasyarakatan. Turut hadir pula perwakilan dari Polda Kalsel dan Kasi Humas Polres jajaran Polda Kalsel.

Dalam Seminar ini dihadirkan beberapa narasumber dari berbagai bidang antara lain Fifi Aleyda Yahya, Dirjen Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Deputi Transformasi Digital Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Muhammad Faisal, Ketua Asosiasi Dinas Kominfo se-Indonesia sekaligus Kadis Kominfo Kaltim, Penasihat Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum dan Penelitian (LKBPH) PWI dan Agung Dharma Jaya, Wakil Ketua Dewan Pers.

Adapun tujuan diadakanya seminar kali ini adalah untuk Mengidentifikasi batasan dan standar bagi insan pers (jurnalis/wartawan) serta perusahaan pers yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab sesuai dengan Peraturan Dewan Pers, Merumuskan kesepahaman dan kesepakatan formula kerja sama publikasi media berdasarkan Peraturan Dewan Pers untuk mewujudkan pers yang bertanggung jawab dan Mendorong terciptanya pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berintegritas melalui pelayanan berbasis elektronik, salah satunya melalui instrumen katalog elektronik (e-katalog) dalam kerja sama publikasi media.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat lagi dilaksanakan pada masa yang akan datang, karena sangat membantu kami selaku pemangku tugas kehumasan polri ditingkat polres dalam menghadapi tuntutan era transformasi digital 4.0' tutur Kasi Humas.

Kamis, 06 Februari 2025

 


Yalimo, Papua – Personel  Ops Damai Cartenz AKP Safri melaksanakan kegiatan sambang dan komunikasi dengan warga di Kampung Hobakma, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo. Dalam kesempatan ini, dirinya menyampaikan pesan-pesan (Kamtibmas) keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut. (5/2/2025)

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan persuasif aparat keamanan dalam membangun kepercayaan dan kerja sama dengan masyarakat setempat,” ucapnya.

Kehadiran aparat diharapkan dapat menciptakan situasi yang kondusif serta meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga stabilitas keamanan.

Sementara itu, Waka Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi salah satu strategi dalam upaya menjaga Papua tetap aman dan damai. 

“Kami terus berupaya membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat agar tercipta hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan warga,” ujarnya.

Kepolisian melalui Operasi Damai Cartenz 2025 juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan keamanan di lingkungan masing-masing serta segera melaporkan jika ada potensi gangguan kamtibmas.

Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan dan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Mako Satpolairud Polres Tanah Laut, Desa Swarangan, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (6/2).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., serta diikuti oleh seluruh personel Satpolairud Polres Tanah Laut.

Sebanyak 360 bibit pohon ditanam dalam kegiatan ini, yang terdiri dari 100 bibit cempedak, 100 bibit alpukat, 100 bibit kelengkeng, dan 60 bibit jengkol. Penanaman pohon ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kelestarian lingkungan di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Kasat Polairud Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan. 

“Melalui penanaman pohon ini, kami berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik dari segi ketahanan pangan maupun ekosistem lingkungan yang lebih hijau dan lestari,” ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa keterlibatan personel Satpolairud dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam dan ketahanan pangan nasional.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan dan ketahanan pangan sebagai bagian dari kesejahteraan bersama.

Rabu, 05 Februari 2025


Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo meminta jajarannya agar menyiapkan alat ukur yang baik dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2025. Hal ini diungkapkan Dedi saat rapat video conference (vicon) dengan jajaran jelang pendaftaran penerimaan anggota Polri tahun 2025 di gedung SSDM Polri, Rabu (5/2/2015).

Dedi mengatakan, dengan alat ukur yang baik maka ke depan akan menghasilkan calon-calon anggota Polri yang terbaik.

"Alat ukur yang digunakan kita selalu update dan disertifikasi serta diverifikasi dengan baik secara berkala. Dengan tools-tools rekrutmen yang baik harapan saya memiliki calon anggota polri yang lebih baik dari tahun sebelumnya," kata Dedi.

Pada proses rekrutmen tahun 2024, Dedi menjelaskan ada penguatan item tes rekrutmen anggota Polri, diantaranya pemeriksaan treadmil, kesehatan tes kesehatan jiwa, pemeriksaan kepadatan tulang, pemeriksaan rontgen tulang belakang dan pemeriksaan USG abdomen.

Nantinya pada tahun 2025 akan ada update fitur metode 2024 diantaranya UKJ digital, CAT (Computer Assisted Test), satu data SDM dan E-Patma.

Lalu ada juga penguatan item tes yaitu tes psikologi dengan menggunakan metode SJT, EEG (pemeriksaan syaraf) dan EKG sebelum tes jasmani untuk Akpol.

Adapun peningkatan kualitas saat rekrutmen menghasilkan hal yang baik yaitu nilai Evaluasi Hasil Belajar (EHB). Pada tahun 2024, nilainya EHB predikat memuaskan meningkat sebesar 44,17 persen. Sementara yang predikat cukup dan kurang tidak ada. Lalu nilai tertinggi EHB meningkat dari 816,52 pada tahun 2023 menjadi 839,23 pada tahun 2024.

"Peningkatan kualitas rekrutmen berbanding lurus dengan peningkatan kualitas siswa yang sedang melakukan pendidikan," katanya.

Ia pun meminta jajaran panitia rekrutmen dari tingkat Polres, Polda dan pusat untuk mempersiapkan semaksimal mungkin baik peralatan pendukung, regulasi dan personel yang dilibatkan dalam proses rekrutmen.

"Pastikan proses rekrutmen bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Clean dan clear sehingga harapan kita mendapat calon anggota Polri terbaik bisa terwujud," ujarnya.

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Dedi Prasetyo memimpin rapat persiapan pembukaan pendaftaran anggota baru Polri. Dia meminta kepada seluruh jajaran Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) baik di tingkat pusat dan polda, memberikan informasi terus-menerus pada masyarakat bahwa Polri tidak memungut biaya sepeserpun alias gratis dalam penerimaan anggota baru.

Untuk diketahui SSDM adalah satuan kerja di Polri yang memiliki tugas untuk melakukan rekrutmen anggota baru, baik tamtama, bintara, perwira hingga perwira sumber sarjana. Komjen Dedi tak ingin jajaran berdiam diri dengan anggapan 'masuk Polri bayar'.

"Jangan sampai ada anggapan dari masyarakat 'masuk polisi bayar, kalau nggak bayar nggak bisa masuk polisi'. Makanya dari awal dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis itu merupakan nafas kita dalam proses rekrutmen," ujar Komjen Dedi saat Launching Pembukaan Pendaftaran Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2025, Jakarta, Rabu (5/2/2025).

"Kita harus meng-clear-kan kepada masyarakat bahwa masuk polisi itu gratis," imbuh Komjen Dedi.

Kegiatan yang dipimpinnya ini diikuti seluruh pejabat SSDM Polri, pejabat Biro SDM masing-masing polda, dan perwakilan dari tiap-tiap satuan yang terlibat pada proses rekrutmen seperti Lemdiklat Polri, Densus 88 Antiteror Polri, Pusdokkes Polri, Divisi Propam Polri dan lainnya.

"Tolog sampaikan kepada masyarakat, 'Masuk polisi gratis'. Kalau masih ada masyarakat yang dibujuk, dirayu masuk polisi bayar, tolong ingatkan betul-betul kepada masyarakat untuk jangan percaya," pinta Komjen Dedi.

Komjen Dedi berkali-kali menegaskan panitia penerimaan Polri harus memberikan pemahaman utuh kepada masyarakat. Jangan sampai, lanjutnya, masyarakat jadi korban pihak-pihak tak bertanggung jawab yang menipu masyarakat. 

"Kegiatan rekrutmen harus betul-betuk bersih, transparan, akuntabel dan humanis, dan tidak dipungut biaya seperser apapun dari tahap administrasi, seleksi sampai tahap akhir, itu betul-betul gratis. Sampaikan berulang kali sama masyarakat agar masyarakat betul-betul paham," tegas Komjen Dedi.

Terakhir dia mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya proses rekrutmen terpadu adalah tanggung jawab bersama seluruh panitia penerimaan dan pihak-pihak yang terlibat proses ini.

"Ini tanggung jawab kita semua," pungkas dia.

Statistik Pembaca