Rabu, 27 Agustus 2025

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy menghadiri Karnaval Seni Budaya Nusantara bertema “Tempoe Dulu dan Indonesia Masa Depan” yang berlangsung meriah di halaman Mal Pelayanan Publik Jalan Boejasin, Rabu (27/08).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Tanah Laut tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 Tahun 2025.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto beserta istri, Wakil Bupati Tanah Laut H. Muhammad Zazuli, S.H., Forkopimda Tanah Laut, para Kepala SKPD, para Camat se-Kabupaten Tanah Laut, dewan juri, peserta lomba karnaval seni budaya, serta tamu undangan lainnya.

Karnaval ini menampilkan berbagai atraksi seni budaya dari peserta yang berasal dari kalangan pelajar, komunitas, hingga perwakilan instansi, dengan menonjolkan keunikan busana, kreativitas, serta semangat persatuan. Kehadiran masyarakat yang memadati lokasi kegiatan menambah semarak suasana, sekaligus menjadi bukti nyata antusiasme dalam menyambut perayaan kemerdekaan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan karnaval yang dinilai mampu mempererat kebersamaan serta menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui seni dan budaya.

“Momentum ini bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi generasi muda untuk terus menjaga persatuan bangsa, melestarikan budaya, dan menatap Indonesia masa depan dengan optimisme,” ungkap Kapolres.

Dengan penuh kebersamaan, acara berlangsung lancar, tertib, dan aman hingga selesai, mencerminkan semangat gotong royong dan kebanggaan masyarakat Tanah Laut dalam merayakan kemerdekaan Republik Indonesia.

Selasa, 26 Agustus 2025

 


Tanah Laut – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Majelis Taklim Al Mu’awanah asuhan Habib Ali Murtadho Barakwan menggelar Tabligh Akbar di Lapangan Pondok Pesantren Daar Ash Sholihin RT 09, Desa Gunung Mas, Kecamatan Batu Ampar, Selasa (26/8) malam.

Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai wilayah sekitar. Tercatat sekitar 500 orang hadir memenuhi lapangan, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta unsur pemerintah dan aparat keamanan.

Hadir sebagai penceramah utama Lora Muhammad Ismail Amin Al Kholili, cucu ulama kharismatik Syaikhona Kholil Bangkalan Madura. Sementara lantunan syair shalawat dibawakan oleh Munsyid Sayyid Abdullah bin Abdurrahman Ba’ali, menambah kekhusyukan suasana peringatan.

Turut hadir Camat Batu Ampar Hendro Cahyoko, S.E., M.AP. mewakili Bupati Tanah Laut, Kapolsek Batu Ampar Iptu Munadi bersama anggota yang melaksanakan pengamanan, Danposramil Batu Ampar Pelda Kormen beserta anggota, serta Kepala Desa Gunung Mas Muji Slamet bersama perangkat desa.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan dari perwakilan Bupati dan Khodimul Majelis, kemudian ceramah agama oleh Lora Muhammad Ismail Amin Al Kholili. Doa bersama menutup acara penuh makna tersebut.

Kapolsek Batu Ampar Iptu Munadi menyampaikan, kegiatan Tabligh Akbar sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H ini berjalan aman, tertib, dan lancar. “Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan, situasi tetap kondusif berkat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah desa, serta dukungan masyarakat,” ucapnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, selain mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kecintaan umat kepada Rasulullah SAW, juga terwujud kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat.

Tanah Laut – Polres Tanah Laut bersama instansi terkait melaksanakan Patroli Terpadu Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polres Tanah Laut. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkesinambungan sejak tanggal 25 Agustus hingga 09 September 2025 sebagai langkah antisipasi terhadap potensi terjadinya kebakaran lahan di musim kemarau.

Pada hari Selasa (26/08) sekitar pukul 16.00 Wita, patroli dilaksanakan di sekitar Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. Personel gabungan dari Polres Tanah Laut, TNI, BPBD, Manggala Agni, serta perangkat desa turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Dalam pelaksanaan patroli, tim melakukan pemantauan langsung ke titik-titik rawan kebakaran serta mendatangi lokasi sumber air yang dapat dimanfaatkan apabila terjadi kebakaran. Selain itu, personel juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak Karhutla, serta mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui personel di lapangan menyampaikan bahwa patroli terpadu ini merupakan wujud komitmen Polres Tanah Laut dalam mencegah terjadinya Karhutla serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua. Dengan patroli terpadu ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga Tanah Laut tetap aman dari bencana kabut asap,” ujarnya.

Masyarakat Desa Gunung Raja menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah dampak buruk Karhutla bagi kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

Tanah Laut – Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis dan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pelaihari, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Selasa (26/08).

Patroli ini dilaksanakan sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Pelaihari menyambangi warga di wilayah Desa Bajuin untuk memberikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kapolsek Pelaihari Iptu Benny Wishnu Wardhany, S.E., S.H., M.M.menyampaikan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta mengimbau warga agar segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar lingkungan.

“Patroli dialogis ini merupakan sarana komunikasi yang efektif antara polisi dengan masyarakat, sekaligus mempererat kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar salah satu personel di lapangan.

Masyarakat Desa Bajuin menyambut positif kegiatan ini dan berharap patroli semacam ini dapat terus rutin dilaksanakan, sehingga rasa aman dan nyaman dapat terus terjaga di wilayah Kecamatan Pelaihari.

Dengan adanya kegiatan Patroli Dialogis ini, Polsek Pelaihari berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat demi terciptanya lingkungan yang tertib, aman, dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut.

Senin, 25 Agustus 2025

 


Tanah Laut - Pada hari Selasa, 26 Agustus 2025, pukul 10.00 WITA bertempat di Aula Pengadilan Agama Negeri Pelaihari, dilaksanakan kegiatan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pengamanan dan Administrasi Perceraian serta Pemenuhan Hak Anak dan Perempuan Pasca Perceraian bagi Anggota Polres Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., Kabag SDM Polres Tala Kompol Muhammad Yusuf, S.H., M.M., Kasi Hukum Polres Tala Iptu Sulaimi, S.H., Kasi Propam Polres Tala Iptu Suriani, Ketua Pengadilan Agama Negeri Pelaihari H. Mawardi, S.Ag., M.H.I., serta Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin Drs. Mahmudin, S.H., M.H.

Penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergitas antara Polres Tanah Laut dengan Pengadilan Agama. Tujuannya adalah untuk memberikan jaminan hukum dan kepastian administrasi terkait proses perceraian anggota Polri, sekaligus memastikan pemenuhan hak-hak anak dan perempuan pasca perceraian tetap terlindungi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa MoU ini menjadi wujud komitmen bersama antara Polres Tanah Laut dan Pengadilan Agama untuk menegakkan aturan sekaligus memberikan perlindungan terhadap keluarga anggota Polri.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus menjadi teladan dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Apabila terjadi perceraian, maka prosesnya harus dilakukan sesuai aturan hukum, serta tetap memperhatikan hak anak dan perempuan agar tidak terabaikan,” tegas Kapolres.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Negeri Pelaihari H. Mawardi, S.Ag., M.H.I. menyambut baik penandatanganan MoU ini. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap aspek keadilan dan perlindungan hukum bagi keluarga anggota Polri yang menghadapi proses perceraian.

Dengan terselenggaranya penandatanganan MoU tersebut, diharapkan tercipta mekanisme kerja sama yang lebih efektif antara Polres Tanah Laut dan Pengadilan Agama dalam menangani perkara perceraian, khususnya terkait administrasi, pengamanan proses persidangan, serta pemenuhan hak-hak anak dan perempuan pasca perceraian.

Acara penandatanganan MoU berjalan lancar, ditutup dengan penyerahan dokumen kerja sama serta foto bersama sebagai simbol penguatan sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga peradilan dalam mendukung terciptanya keadilan dan kepastian hukum di Kabupaten Tanah Laut.

 

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy menghadiri kegiatan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Acara tersebut berlangsung khidmat di Gedung Balairung Kabupaten Tanah Laut, Senin (25/8).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Tanah Laut beserta istri, Wakil Bupati Tanah Laut, unsur Forkopimda Kabupaten Tanah Laut, para Kepala SKPD, serta para Camat se-Kabupaten Tanah Laut. Suasana acara berlangsung penuh kekhidmatan, dimana para pejabat yang dilantik secara resmi mengucapkan sumpah jabatan sebagai wujud komitmen dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah serta tugas pemerintahan.

Dalam prosesi pelantikan, Bupati Tanah Laut menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu bekerja profesional, berintegritas, serta mendukung visi dan misi pembangunan daerah menuju Tanah Laut yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Kehadiran Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy merupakan bentuk dukungan serta sinergitas Polri dengan Pemerintah Daerah dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, kuat, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kami dari Polres Tanah Laut siap mendukung program-program Pemerintah Daerah, khususnya dalam menjaga stabilitas kamtibmas yang kondusif sehingga para pejabat yang baru dilantik dapat melaksanakan tugasnya dengan optimal demi kepentingan masyarakat Tanah Laut,” ujar Kapolres.

Acara pelantikan ini ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik, disertai sesi foto bersama seluruh tamu undangan. Kehadiran Forkopimda, termasuk Kapolres Tanah Laut, semakin menegaskan bahwa sinergitas antar lembaga di Kabupaten Tanah Laut terus terjaga dengan baik demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Tanah Laut - Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Latihan Menembak Bersama Forkopimda bertempat di Lapangan Tembak Tantya Sudhirajati Polres Tanah Laut, Selasa (26/8). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mempererat sinergitas, membangun kekompakan, serta meningkatkan keterampilan dasar menembak bagi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanah Laut.

Latihan menembak ini diikuti oleh sejumlah pimpinan daerah, antara lain Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., Wakil Bupati Tanah Laut H.M. Zazuli, Dandim 1009/Tla, Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Kepala Pengadilan Negeri Pelaihari, Kepala Pengadilan Agama Tanah Laut, Kadispora Tanah Laut, para Hakim Pengadilan Negeri Pelaihari, serta Pejabat Utama Polres Tanah Laut.

Kegiatan diawali dengan pengarahan dari instruktur lapangan mengenai tata cara penggunaan senjata api, standar keamanan, hingga teknik dasar menembak. Selanjutnya, para peserta diberikan kesempatan untuk mencoba menembak dengan senjata laras pendek (pistol) dan laras panjang. Suasana latihan berlangsung penuh antusiasme, diiringi suasana keakraban dan kebersamaan antar pimpinan daerah.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan latihan menembak ini bukan semata untuk melatih keterampilan, tetapi juga sebagai sarana menjalin silaturahmi, meningkatkan komunikasi, serta memperkokoh soliditas Forkopimda.

“Latihan menembak ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan seluruh jajaran Forkopimda. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Tanah Laut dapat berjalan semakin optimal,” ujar Kapolres.

Selain melatih konsentrasi, disiplin, dan keterampilan menembak, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen bersama seluruh unsur Forkopimda dalam mendukung terciptanya suasana kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Acara berlangsung hingga siang hari dengan penuh keakraban. Setiap peserta berkesempatan menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus saling memberikan dukungan dan motivasi. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen Forkopimda Tanah Laut dalam menjaga persatuan, kekompakan, dan keamanan wilayah.

Minggu, 24 Agustus 2025

 


Tanah Laut - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan ke-77 Tahun 2025, Polwan Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan “Rise and Speak, Berani Bicara untuk Jadi Pelopor dan Pelapor” yang digelar di kawasan Pasar Tuntung Pandang, Kecamatan Pelaihari, Senin (25/08).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Pakord Polwan Polres Tanah Laut AKP Hj. Nor Laila ini diikuti oleh seluruh personel Polwan Polres Tanah Laut. Dengan penuh semangat, para Polwan turun langsung menyapa masyarakat, baik para pedagang maupun pengunjung pasar, sambil menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Fokus utama kegiatan ini adalah mengajak masyarakat untuk berani bicara dan tidak takut melapor apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) maupun tindakan perundungan (bullying). Menurut AKP Hj. Nor Laila, keberanian masyarakat dalam menyampaikan informasi merupakan langkah awal yang penting dalam upaya pencegahan tindak pidana serta mewujudkan lingkungan yang aman dan sehat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat agar tidak ragu untuk berani bicara, baik menjadi pelopor maupun pelapor. Dengan begitu, kita semua dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari tindak kekerasan maupun kejahatan lainnya,” ujar AKP Hj. Nor Laila dalam keterangannya.

Selain memberikan edukasi, para Polwan juga membagikan bingkisan sederhana kepada masyarakat yang berada di sekitar pasar. Hal ini disambut dengan antusias dan penuh kegembiraan oleh warga. Banyak pedagang dan pengunjung pasar yang mengaku senang dengan kehadiran Polwan yang tidak hanya memberikan sosialisasi tetapi juga menyapa mereka dengan ramah, menciptakan suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa Polwan Polres Tanah Laut tidak hanya menjalankan tugas kepolisian secara formal, tetapi juga berperan aktif dalam mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pendekatan humanis. Kehadiran Polwan di ruang publik diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri masyarakat, khususnya kaum perempuan dan anak-anak, untuk berani berbicara dan melaporkan setiap tindakan yang dapat mengancam keselamatan maupun martabat mereka.

Dengan mengusung semangat Hari Jadi Polwan ke-77 yang bertemakan “Polwan Siap Mendukung Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan “Rise and Speak” ini diharapkan mampu menjadi momentum penting dalam menguatkan peran Polwan sebagai garda terdepan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Masyarakat menyampaikan apresiasi kepada Polwan Polres Tanah Laut atas inisiatif yang inspiratif ini, sekaligus berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan di berbagai lokasi. Dengan demikian, Polwan bukan hanya hadir sebagai simbol penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat yang selalu siap mendengar, melindungi, dan menjadi teladan.

Statistik Pembaca