Sabtu, 06 September 2025



Tanah Laut – Pada hari Jumat, 05 September 2025, sekitar pukul 21.00 WITA, jajaran Polsek Kurau berhasil mengungkap dugaan tindak pidana (TP) Peredaran Gelap Narkotika Golongan I Bukan Tanaman jenis sabu di sebuah rumah yang beralamat di Desa Kurau, RT. 01 RW. 01, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.


Keberhasilan ini berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan bahwa di lokasi tersebut sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Kurau bersama anggota segera melakukan penyelidikan. Setelah memastikan kebenaran informasi, petugas kemudian melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga pelaku, NH.


Dalam penggeledahan, petugas menemukan 13 paket kecil narkotika jenis sabu, yang sebagian ditemukan tergeletak di lantai di hadapan pelaku dan sebagian lainnya berada di dinding rumah. Barang bukti yang diamankan memiliki berat kotor 3,63 gram dan berat bersih 1,03 gram.


Kapolsek Kurau Iptu Bambang Hariansyah, S.H., menyampaikan bahwa pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Mako Polsek Kurau untuk proses hukum lebih lanjut. Tindakan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polsek Kurau dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Kecamatan Kurau.


“Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang telah memberikan informasi, sehingga kami dapat segera menindaklanjuti dan mengamankan pelaku beserta barang bukti. Polsek Kurau berkomitmen untuk terus memerangi narkotika yang merusak generasi bangsa,” tegas Kapolsek Kurau.


Atas perbuatannya, pelaku diduga melanggar Pasal 114 Ayat (1) Sub Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur tentang larangan peredaran dan kepemilikan narkotika jenis sabu.


Polsek Kurau menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

Jumat, 05 September 2025



Sebuah drone jenis UAV-VTOL (Unmanned Aerial Vehicle - Vertical Take-Off and Landing) milik Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengalami jatuh dalam operasi pencarian helikopter BK 117-D3 yang hilang di kawasan pegunungan Mangkilang, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (3/9/2025).


Insiden terjadi ketika drone tersebut melakukan penerbangan di Area Terbuka KM. 80 Desa Emil Baru Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanah Bumbu menuju titik koordinat oleh KNKT yang diduga titik tersebut sebagai posisi jatuhnya helikopter BK 117-D3.


"Benar, salah satu alat pendukung kita, sebuah Drone UAV-VTOL Dit Samapta Polda Kalsel, mengalami insiden dan jatuh saat menjalankan misi pencarian," ujar Kabid Humas Polda Kalsel, Jumat (5/9/2025).


Dia menegaskan bahwa meskipun mengalami insiden dengan jatuhnya drone, operasi pencarian sama sekali tidak terhenti. Tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, Basarnas, TNI, dan relawan terus melanjutkan upaya dengan intensitas yang tinggi menggunakan metode penyisiran darat dan udara.


Jatuhnya drone ini tidak menghambat pencarian helikopter dan korban. "Fokus utama kita adalah menemukan helikopter BK 117-D3 dan para korban," pungkas Kombes Pol Adam Erwindi.


Diketahui di lokasi jatuhnya helikopter BK 117-D3 dan Drone UAV-VTOL Dit Samapta Polda Kalsel terdapat adanya perubahan cuaca dan medan magnet yang besar.

Kamis, 04 September 2025



Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Banjarmasin menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan proses Disaster Victim Identification (DVI) atau identifikasi terhadap 8 korban kecelakaan helikopter BK117 D3 yang jatuh di kawasan Pegunungan Meratus, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu.


Kesiapan ini disampaikan Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Muhammad El Yandiko, Sp-An-TI, M.M., MARS, QHIA. melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. pada Kamis (4/9/2025) setelah mendapat konfirmasi mengenai penemuan lokasi jatuhnya pesawat. Sebagai rumah sakit kepolisian, RS Bhayangkara telah mengaktivasi protokol penanganan korban massal.


Untuk mempercepat dan memastikan keakuratan identifikasi, sejumlah langkah strategis telah disiapkan. Berikut adalah poin-poin utamanya:


1. Pembukaan Posko Antemortem oleh RS Bhayangkara untuk pengumpulan data dan informasi guna membantu proses identifikasi.

2. Penyiapan Tim Antemortem untuk menggali informasi spesifik dari keluarga meliputi kekhasan tanda fisik serta properti yang melekat pada korban.

3. Penggalian Informasi Holistik yang tidak hanya fokus pada data fisik tetapi juga informasi lain yang berhubungan dengan korban.

4. Koordinasi antar RS Bhayangkara dengan stakeholder terkait untuk pemeriksaan DNA.

5. Dukungan Psikologis bagi keluarga korban, dan layanan trauma healing oleh tenaga psikolog dan psikiater.


“Diperkirakan malam ini para korban sampai di Banjarmasin. Tim Ante Mortem sudah kami kerahkan untuk mengumpulkan data, ciri khas, serta petunjuk yang dibutuhkan untuk proses pemeriksaan,” jelasnya.


Dalam tragedi ini, diketahui ada tiga korban berkewarganegaraan asing (WNA). Karena itu, Polda Kalsel akan menjalin koordinasi dengan pihak imigrasi untuk mempermudah proses penyelidikan dan pemulangan jenazah.


Data yang dikumpulkan tim Ante Mortem nantinya akan dicocokkan dengan hasil tim rekonsiliasi. Hasil tersebut menjadi dasar penentuan identitas masing-masing korban.


Namun, proses ini tidak bisa ditentukan waktunya secara pasti. Jika kondisi jenazah masih memungkinkan, proses identifikasi bisa lebih cepat. Sebaliknya, jika ditemukan kerusakan berat akibat terbakar atau pembusukan, maka identifikasi hanya bisa dilakukan melalui tes DNA, yang memakan waktu lebih lama.


“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah ini. Prioritas kami adalah mengidentifikasi setiap korban dengan tepat dan menghormati martabat mereka, serta memberikan dukungan penuh kepada keluarga yang berduka. Kami memohon doa dan dukungan dari semua pihak agar proses ini dapat berjalan lancar,” ucap Kabid Humas Polda Kalsel.

Rabu, 03 September 2025

 


Tanah Laut – Suasana penuh khidmat menyelimuti Masjid Nuruddin Mapolres Tanah Laut pada Kamis (4/9) saat Polres Tanah Laut menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Kita Wujudkan Polri Presisi Guna Mendukung Asta Cita”.

Acara ini menghadirkan penceramah Ustadz H. Ahmad Anir, L.C., yang menyampaikan tausiyah mengenai keteladanan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman hidup, khususnya bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. beserta Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy, Wakapolres, para Pejabat Utama Polres, Kapolsek jajaran, serta seluruh Perwira, Bintara, dan ASN serta Pengurus Bhayangkari Cabang Tanah Laut. Kehadiran jajaran pimpinan dan anggota Polres ini menandakan kebersamaan dan semangat untuk meneladani ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari maupun pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan. 

“Dengan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, kita berharap dapat mewujudkan Polri Presisi yang profesional, humanis, dan berintegritas, sekaligus mendukung terwujudnya Asta Cita yang menjadi program pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Ustadz H. Ahmad Anir, L.C. dalam ceramahnya mengingatkan bahwa Rasulullah SAW adalah suri teladan terbaik dalam hal kejujuran, kesabaran, amanah, dan keadilan. Nilai-nilai inilah yang menurutnya harus terus ditanamkan dalam diri setiap personel Polri agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga keamanan dengan penuh tanggung jawab.

Acara ditutup dengan doa bersama memohon keselamatan, keberkahan, serta kelancaran tugas bagi seluruh personel Polres Tanah Laut dan keamanan bagi masyarakat Kabupaten Tanah Laut.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antaranggota Polres Tanah Laut serta meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

 


Tanah Laut – Sat Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli presisi di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Rabu (3/8).

Kegiatan patroli ini dipimpin oleh tiga personel Sat Samapta Polres Tanah Laut, yakni Aiptu Tri Cahyo, Bripda M. Rijal, dan Bripda Reza Ramadhoni, dengan menyusuri area Pasar Terpandang menggunakan metode patroli jalan kaki untuk memantau langsung situasi kamtibmas.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi menjelaskan patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus meminimalisir potensi gangguan kamtibmas di kawasan pusat keramaian. Dengan hadirnya personel kepolisian di tengah masyarakat, diharapkan dapat menciptakan situasi yang lebih kondusif.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Tanah Laut dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum kami,” ujarnya.

Vietnam — Tim bola voli Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) sukses mengharumkan nama Indonesia dengan menjuarai International Police Volleyball Tournament 2025 yang digelar pada 26–30 Agustus 2025 di National Defense Sports Stadium II, Military Region 7, Ho Chi Minh City.

Dalam turnamen yang diikuti enam tim dari empat negara ASEAN ini, JBP tampil dominan sejak babak penyisihan hingga final, tanpa sekalipun mengalami kekalahan. Di partai puncak, mereka menaklukkan tim tuan rumah Vietnam Public Security (CAND) dengan skor 3-1 (18-25, 25-20, 27-25, 25-23).

Turnamen ini diikuti oleh:

* Vietnam: Public Security (CAND), Army “The Cong – Tan Cang”, dan Hanoi Club

* Indonesia: Jakarta Bhayangkara Presisi

* Laos: Lao Ministry of Public Security

* Kamboja: Ministry of Interior / Visakha

Selain meraih gelar juara, dua pemain JBP juga berhasil membawa pulang penghargaan individu:

* Best Setter: Nizar Zulfikar

* Best Outside Hitter: Agil Angga Anggara

Keberhasilan ini tak lepas dari kepemimpinan Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., selaku Ketua PBV Polri sekaligus Manajer Tim, yang aktif membina dan memotivasi para atlet voli di lingkungan Polri.

“Kemenangan bukan hanya soal siapa yang tercepat, tetapi siapa yang tidak pernah menyerah. Prestasi ini menjadi bukti bahwa Polri mampu membawa harum nama bangsa di kancah internasional melalui jalur olahraga,” ujar Irjen Pol. Pipit Rismanto dalam keterangannya.

Ia juga menambahkan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana diplomasi olahraga untuk mempererat hubungan antarnegara ASEAN, khususnya di lingkup institusi keamanan.

Dengan prestasi ini, Jakarta Bhayangkara Presisi kembali membuktikan eksistensinya sebagai klub voli profesional yang tak hanya berprestasi di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing dan unggul di tingkat internasional. Selain itu, capaian ini turut memperkuat citra positif Polri sebagai institusi yang mendukung kemajuan olahraga nasional.

Selasa, 02 September 2025

 


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyambut langsung kunjungan kerja Direktur Binmas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Sri Damar Alam, S.I.K., S.H., dalam rangka pelaksanaan Workshop bersama para Bhabinkamtibmas Polres Tanah Laut yang berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Rabu (3/9).

Workshop ini diikuti oleh seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Tanah Laut dengan tujuan meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan dalam pembinaan kamtibmas di desa binaan masing-masing. Kegiatan diawali dengan sambutan Kapolres Tanah Laut yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dir Binmas Polda Kalsel atas kunjungan dan arahan yang diberikan.

“Workshop ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah,” ujar Kapolres Tanah Laut.

Dalam arahannya, Kombes Pol Sri Damar Alam menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas harus mampu beradaptasi dengan perkembangan situasi dan mampu memberikan solusi di tengah masyarakat. Ia juga mengapresiasi peran aktif para Bhabinkamtibmas yang selama ini menjadi jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat di desa.

Usai pelaksanaan workshop, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan Pilot Project Desa Percontohan di Jalan Mawar, Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari. Desa ini dijadikan model dalam pengembangan program pembinaan masyarakat dan ketahanan pangan melalui sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat setempat.

Sebagai bentuk dukungan, Dir Binmas Polda Kalsel bersama Kapolres Tanah Laut menyerahkan bantuan alat pertanian kepada Gapoktan Tani Maju Desa Panggung. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di desa percontohan tersebut.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan penuh kebersamaan, mencerminkan sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang tangguh dan mandiri.

Tanah Laut – Polres Tanah Laut bersama instansi terkait terus mengintensifkan kegiatan patroli terpadu dalam rangka pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa (2/9/2025) di kawasan Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan ini melibatkan unsur Polri, TNI, Manggala Agni, BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat peduli api (MPA).

Dalam patroli tersebut, personel menyusuri area rawan karhutla, melakukan pengecekan terhadap lahan perkebunan dan semak belukar, serta memastikan tidak adanya aktivitas pembakaran lahan oleh warga. Selain itu, tim gabungan juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat dampaknya dapat menimbulkan bencana kabut asap yang merugikan kesehatan dan perekonomian.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan patroli terpadu ini merupakan bentuk sinergitas lintas sektoral dalam menekan potensi terjadinya karhutla di wilayah Tanah Laut.

“Patroli ini tidak hanya sebatas pengecekan lapangan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat. Kami terus mengingatkan agar bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membakar lahan sembarangan, serta segera melapor jika melihat adanya tanda-tanda kebakaran,” ujarnya.

Selama kegiatan patroli, situasi di wilayah Desa Gunung Raja terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya titik api maupun hotspot yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Statistik Pembaca