Minggu, 01 Maret 2026

Tanah Laut – Polsek Bati bati melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan binaan Polsek yang berlokasi di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati bati. Lahan seluas 1 hektar yang digarap oleh kelompok Tani Mandreh berhasil menghasilkan panen sekitar 4 ton jagung berkualitas.

Panen ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara aparat kepolisian dan masyarakat. Sejak tahap penanaman hingga masa panen, jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Bati bati aktif melakukan pendampingan dan monitoring guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal.

Menariknya, hasil panen jagung tersebut langsung dibeli oleh tengkulak dengan harga Rp4.200,- per kilogram. Selanjutnya, jagung akan dikirim ke pabrik pakan ternak milik PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk yang berada di Kecamatan Bati-Bati. Hal ini menunjukkan adanya rantai distribusi yang jelas dan memberikan kepastian pasar bagi petani.

Kapolsek Bati bati, AKP Muhammad Afianoor, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras dan kolaborasi yang terjalin antara pihak kepolisian dan petani binaan.

“Kegiatan panen ini bukan hanya tentang hasil produksi, tetapi tentang semangat kebersamaan dan kepercayaan. Polsek Bati bati berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat dalam sektor pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di wilayah hukum kami,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa program lahan binaan merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan panen ini diharapkan dapat memotivasi petani lainnya untuk terus mengembangkan potensi pertanian yang ada, sehingga Tanah Laut semakin kuat dalam mendukung ketahanan pangan daerah,” ungkap Kapolres.

Dengan hasil panen yang memuaskan serta dukungan pemasaran yang terjamin, kegiatan ini menjadi simbol sinergitas yang produktif antara Polri dan masyarakat. Ke depan, Polsek Bati bati berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan serta mendorong inovasi pertanian demi kesejahteraan bersama.


Tim Satgas Pangan Polda Kalsel menyambangi pasar tradisional untuk melakukan pengecekan harga beras dan barang kebutuhan pokok penting (Bapokting). Kegiatan ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Pengecekan dipusatkan di Pasar Kuripan, Kota Banjarmasin, pada Senin (2/3/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh AKP Krismandra N.W., S.Hut., S.H., M.P., didampingi Iptu Andreas Oktanda, S.H., M.M., serta sejumlah personel lainnya, yakni Aiptu Noor Ipansyah, S.H., Aiptu Ade Putera, S.Sos., M.Ap., M.H., Aipda Tenny Oki Librawan, S.H., dan Aipda Glery Ferdinan H, S.H., M.M.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemantauan langsung terhadap harga beras berbagai kualitas, minyak goreng, gula, telur, daging ayam, serta komoditas Bapokting lainnya. Selain itu, petugas juga berdialog dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi pasokan, distribusi, dan potensi kendala di lapangan.

AKP Krismandra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi lonjakan harga dan praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat. “Kami memastikan harga tetap stabil dan pasokan aman, sehingga kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Hasil sementara pengecekan menunjukkan harga relatif stabil dan stok kebutuhan pokok masih mencukupi. Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala di sejumlah pasar tradisional lainnya guna menjaga iklim perdagangan yang sehat dan kondusif selama RamadhMIa menambahkan, pihaknya juga mengimbau para pedagang untuk tidak menimbun barang dagangan yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga.

"Kami mengingatkan pedagang agar tidak melakukan penimbunan. Jika ada indikasi permainan harga atau kelangkaan barang, masyarakat maupun pedagang dapat segera melapor kepada pihak berwajib," tegasnya.

Tanah Laut - Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Patroli Sahur on the Road di wilayah hukum Polres Tanah Laut pada Senin (2/3) pagi. Kegiatan patroli ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama bulan suci Ramadhan, khususnya pada waktu menjelang sahur yang rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban lalu lintas.

Patroli dipimpin oleh Pamapta dan anggota piket fungsi Polres Tanah Laut dengan menyasar kawasan Jl. Raya Matah, Bekatung yang kerap menjadi titik aktivitas masyarakat pada dini hari. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan arus lalu lintas sekaligus memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar tetap tertib dan mengutamakan keselamatan berkendara.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemberian imbauan Kamseltibcarlantas demi tercapainya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas guna menekan fatalitas kecelakaan. Selain itu, patroli juga difokuskan untuk mencegah terjadinya aksi balap liar yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lain serta menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa kegiatan Patroli Sahur on the Road merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama bulan Ramadhan, khususnya pada waktu menjelang sahur yang rawan terjadi pelanggaran lalu lintas dan aksi balap liar.

“Patroli ini kami laksanakan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas pada dini hari sekaligus mengingatkan pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas. Kami juga berupaya mencegah balap liar serta menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tanah Laut,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengintensifkan patroli pada jam-jam rawan guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman.

Melalui kegiatan Patroli Sahur on the Road ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sahur dengan aman dan nyaman, serta semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Tanah Laut - Polres Tanah Laut mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Tahun 2026 yang digelar di Lounge Parama Satwika Mapolres Tanah Laut, Senin (28/3). Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan langkah dan strategi pengamanan menjelang perayaan Idul Fitri, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas, kelancaran arus lalu lintas, serta keselamatan masyarakat selama periode mudik dan arus balik.

Rapat koordinasi dipimpin secara virtual oleh Astamaops Kapolri dan diikuti oleh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia. Di tingkat daerah, kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, bersama perwakilan Forkopimda Tanah Laut, para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, dinas terkait, serta Kapolsek jajaran.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai kesiapan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, mulai dari kesiapan personel, sarana prasarana, pendirian pos pengamanan dan pos pelayanan, hingga pola pengaturan arus lalu lintas pada titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Selain itu, juga ditekankan pentingnya sinergitas antarinstansi guna memastikan pengamanan berjalan optimal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektoral ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri. 

Ia menegaskan bahwa Polres Tanah Laut siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dengan mengedepankan pendekatan humanis, pelayanan prima, serta respons cepat terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh instansi terkait dapat bersinergi secara maksimal sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah hukum Polres Tanah Laut berjalan aman, tertib, dan lancar, serta mampu memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri maupun yang melaksanakan perjalanan mudik.

Sabtu, 28 Februari 2026

Tanah Laut– Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak mewarnai kegiatan panen jagung di lahan binaan Polsek Batu Ampar yang berlokasi di Desa Tajau Mulya, Kecamatan Batu Ampar. Lahan seluas 1 hektar milik Sdr. Tony Putra tersebut berhasil menghasilkan panen sekitar 5 ton jagung berkualitas. Minggu (01/03)

Panen ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara aparat kepolisian dan masyarakat. Sejak tahap penanaman hingga masa panen, jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Batu Ampar aktif melakukan pendampingan dan monitoring guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal.

Menariknya, hasil panen jagung tersebut langsung dibeli oleh tengkulak dengan harga Rp4.200,- per kilogram. Selanjutnya, jagung akan dikirim ke pabrik pakan ternak milik PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk yang berada di Kecamatan Bati-Bati. Hal ini menunjukkan adanya rantai distribusi yang jelas dan memberikan kepastian pasar bagi petani.

Kapolsek Batu Ampar, AKP Munadi, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras dan kolaborasi yang terjalin antara pihak kepolisian dan petani binaan.

“Kegiatan panen ini bukan hanya tentang hasil produksi, tetapi tentang semangat kebersamaan dan kepercayaan. Polsek Batu Ampar berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat dalam sektor pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di wilayah hukum kami,” ujar AKP Munadi.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa program lahan binaan merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan panen ini diharapkan dapat memotivasi petani lainnya untuk terus mengembangkan potensi pertanian yang ada, sehingga Tanah Laut semakin kuat dalam mendukung ketahanan pangan daerah,” ungkap Kapolres.

Dengan hasil panen yang memuaskan serta dukungan pemasaran yang terjamin, kegiatan ini menjadi simbol sinergitas yang produktif antara Polri dan masyarakat. Ke depan, Polsek Batu Ampar berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan serta mendorong inovasi pertanian demi kesejahteraan bersama. 

Jumat, 27 Februari 2026

 



Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) gencar melakukan pemantauan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di pasar tradisional. Pada Sabtu (28/2/2026) pagi, Satgas Pangan menyambangi Pasar Pandu, Banjarmasin, untuk melakukan pengecekan langsung terhadap pasokan beras serta komoditas penting lainnya.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kompol Suryanthi, S.H., yang didampingi sejumlah personel, antara lain AKP Suparli, S.H., M.H., Aiptu Taufan Eriwibowo, S.H., Bripka Rizal G, S.H., M.M., Bripka Fathi, S.H., dan Brigadir Andreanus Manalu, S.H. Pengecekan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan dan gejolak harga yang kerap terjadi pada momen hari besar keagamaan.


"Di bulan Ramadhan ini, kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang wajar dan stok yang aman. Hari ini kami mengecek langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil harga dan ketersediaan barang," ujar Kompol Suryanthi di sela-sela kegiatan.


Dari hasil pemantauan di lapangan, Tim Satgas Pangan mencatat sejumlah temuan terkait harga komoditas. Untuk komoditas beras, harga beras premium berada di kisaran Rp.15.400 hingga Rp.16.000 per kilogram, atau tercatat di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Meski demikian, stok beras premium di Pasar Pandu dipastikan aman.


Sementara itu, beras medium masih berada di bawah HET dengan harga Rp.12.000 hingga Rp.14.000 per kilogram dan ketersediaannya pun tergolong aman.


Untuk komoditas sayuran, harga cabai keriting tercatat Rp.50.000 per kilogram, sesuai dengan Harga Acuan Penjualan (HAP). Namun, cabai rawit merah terpantau mengalami kenaikan dengan harga mencapai Rp.90.000 per kilogram, atau berada di atas HAP. Meski harga lebih tinggi, stok cabai rawit merah di pasaran masih tergolong aman.


Komoditas protein hewani juga menjadi perhatian. Harga telur ayam ras stabil di angka Rp.30.000 per kilogram (sesuai HAP) dengan stok aman. Daging ayam ras dijual dengan kisaran harga Rp.38.000 hingga Rp.40.000 per kilogram (sesuai HAP), sedangkan daging sapi berada di level Rp.140.000 hingga Rp.150.000 per kilogram, atau tercatat di atas HAP, namun stoknya masih aman.


Untuk bumbu dapur, harga bawang merah dan bawang putih masing-masing tercatat Rp.39.000 per kilogram dan Rp.38.000 per kilogram, yang mana keduanya masih sesuai dengan HAP dan stok aman.


Sementara itu, harga gula pasir berada di angka Rp.17.500 per kilogram (sesuai HAP), minyak goreng Minyakita Rp.15.700 per liter (sesuai HET), dan kacang kedelai Rp.13.000 per kilogram yang tercatat di atas HAP. Untuk seluruh komoditas tersebut, stok di Pasar Pandu dipastikan dalam kondisi aman.


Kompol Suryanthi menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala selama bulan Ramadhan. "Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat, kami tidak akan segan untuk menindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.


Kegiatan ini disambut baik oleh para pedagang dan pengunjung pasar. Mereka berharap kehadiran Satgas Pangan dapat menjaga iklim perdagangan yang sehat dan stabil selama bulan puasa.


Tanah Laut - Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., diampingi Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol. Dr. Golkar Pangarso Rahardjo, W., S.H., S.I.K., M.H., bersama rombongan PJU Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan dan silaturahmi Di Poktan Budidaya Desa Pulau Sari Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (28/2).

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Dr. Golkar Pangarso Rahardjo W., S.H., S.I.K., M.H.,  beserta rombongan Pejabat Utama Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Kelompok Tani (Poktan) Budidaya di Desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (28/2).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mendorong peningkatan produksi jagung di wilayah Tanah Laut sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada jagung serta meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya para petani jagung di Desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang.

Dalam sambutannya, Kapolda Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, kepolisian, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan kelompok tani sangat penting untuk mewujudkan swasembada jagung yang berkelanjutan.

“Kami berharap melalui dukungan dan kolaborasi semua pihak, produksi jagung di Kabupaten Tanah Laut dapat terus meningkat sehingga swasembada jagung dapat terwujud dan para petani semakin sejahtera, khususnya di Desa Pulau Sari Kecamatan Tambang Ulang,” ujar Kapolda.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat, kelompok tani, serta para PPL yang telah memberikan sambutan hangat dan menunjukkan komitmen dalam mengembangkan sektor pertanian di wilayahnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Budidaya Desa Pulau Sari, Balot, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Kalimantan Selatan beserta rombongan. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai inovasi untuk mendukung peningkatan produksi pertanian, termasuk pembuatan pupuk organik yang diproduksi secara mandiri oleh kelompok tani.

Menurutnya, dukungan dan perhatian dari Polda Kalimantan Selatan menjadi motivasi bagi para petani untuk terus berinovasi dan meningkatkan hasil produksi, sehingga mampu berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat petani di Desa Pulau Sari.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, menyampaikan bahwa kunjungan Kapolda Kalimantan Selatan ke Poktan Budidaya Desa Pulau Sari merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam peningkatan produksi jagung di Kabupaten Tanah Laut.

“Kami jajaran Polres Tanah Laut siap mendukung penuh setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan mewujudkan swasembada jagung di wilayah Tanah Laut. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani sangat penting agar produktivitas pertanian terus meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kamis, 26 Februari 2026

Tanah Laut – Jajaran Polsek Kintap melaksanakan panen raya jagung di lahan binaan Polri milik Poktan Sidodadi atas nama Sdr. Supratman yang berlokasi di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut.

Panen raya tersebut dilakukan di lahan seluas 1 hektar dengan hasil produksi mencapai kurang lebih 2 ton jagung. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan kelompok tani dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta ketahanan pangan di wilayah setempat.

Kapolsek Kintap, AKP Ahmad Baysory, S.E., M.M, menyampaikan bahwa pendampingan terhadap kelompok tani merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat.

“Panen raya ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Polri dan kelompok tani. Kami akan terus memberikan pendampingan guna mendorong peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan petani,” ujar Kapolsek.

 

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K, mengapresiasi keberhasilan panen raya tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah.

“Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polres Tanah Laut dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Sinergi antara Polri dan masyarakat akan terus kami perkuat demi terciptanya kemandirian pangan dan peningkatan ekonomi warga,” tegas Kapolres.

 

Diharapkan panen raya jagung ini dapat memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat Desa Sumber Jaya sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

Statistik Pembaca