Kamis, 06 Agustus 2026

Tanah Laut – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan A Yani, RT 012, Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 08.10 WITA. Insiden yang dilaporkan masyarakat melalui layanan darurat Polri 110 itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Usai menerima laporan, personel Polsek Jorong langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan, mengamankan lokasi, serta mengevakuasi para korban.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan awal, kecelakaan melibatkan sebuah mobil Ford Ranger warna silver bernomor polisi DA 9387 HD yang dikemudikan Faruk dengan sepeda motor Yamaha Mio M3 warna hitam tanpa pelat nomor yang dikendarai Muliana, berboncengan dengan Muhammad Abidzar.

Peristiwa bermula saat mobil Ford Ranger melaju dari arah Kintap menuju Pelaihari. Ketika memasuki ruas jalan yang menikung ke kiri, pengemudi diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan berusaha mendahului sebuah minibus yang belum diketahui identitasnya. Saat kendaraan mengambil jalur kanan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Yamaha Mio M3 sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Benturan keras menyebabkan bagian depan mobil Ford Ranger mengalami kerusakan, sementara sepeda motor rusak parah di seluruh bagian. Pengendara sepeda motor, Muliana, dan penumpangnya, Muhammad Abidzar, meninggal dunia di tempat akibat luka berat yang diderita.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan melalui layanan 110 dengan mendatangi lokasi, mengamankan TKP, serta melakukan penanganan awal terhadap kecelakaan tersebut.

"Begitu menerima laporan dari masyarakat melalui layanan 110, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, olah TKP, dan membantu proses evakuasi korban. Kami juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, tidak mendahului di tikungan maupun pada kondisi yang membahayakan, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Saat ini penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan seluruh penyebab kecelakaan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian. 

Tanah Laut – Polsek Jorong Polres Tanah Laut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan sektor pertanian. Kali ini, personel Polsek Jorong melaksanakan monitoring panen jagung di lahan PT CMAL yang digarap oleh Afandi dari Puskoppol Polda Kalimantan Selatan, berlokasi di Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (7/8).

Panen dilakukan di lahan seluas sekitar 50 hektare dengan hasil mencapai kurang lebih 32 ton jagung. Kegiatan monitoring bertujuan memastikan proses panen berlangsung aman dan lancar, sekaligus melihat perkembangan produktivitas lahan binaan yang menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan.

Selain memantau jalannya panen, personel Polsek Jorong juga berdialog dengan pengelola lahan mengenai proses budidaya, kendala di lapangan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil produksi pada musim tanam berikutnya. Kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, Polri akan terus memberikan pendampingan kepada para petani sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ketahanan pangan.

"Kami berkomitmen mendampingi masyarakat mulai dari proses penanaman hingga panen. Melalui monitoring ini, kami berharap produktivitas pertanian terus meningkat, hasil panen semakin optimal, dan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong akan terus memperkuat kolaborasi dengan kelompok tani dan seluruh pemangku kepentingan guna mendorong sektor pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Batu Ampar Polres Tanah Laut terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan sosialisasi Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air (Tabel Rafaksi) kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai mekanisme penentuan harga jagung berdasarkan kadar air hasil panen. Jumat (7/8).

Dalam sosialisasi tersebut, personel Polsek Batu Ampar menjelaskan isi Tabel Rafaksi yang menjadi acuan dalam penetapan harga jagung sesuai kualitas dan kadar air. Edukasi ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar memahami faktor-faktor yang memengaruhi nilai jual jagung serta pentingnya menjaga kualitas hasil panen sebelum dipasarkan.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab bersama warga. Para petani diberikan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai standar kadar air, mekanisme penjualan, hingga upaya meningkatkan kualitas jagung agar memperoleh harga yang lebih kompetitif.

Kapolsek Batu Ampar AKP Munadi mengatakan, sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani.

"Kami berharap masyarakat semakin memahami mekanisme penentuan harga jagung berdasarkan Tabel Rafaksi. Dengan pengetahuan tersebut, petani dapat menjual hasil panennya secara lebih transparan, memperoleh harga yang sesuai, dan semakin termotivasi meningkatkan kualitas produksi," ujar AKP Munadi.

Polsek Batu Ampar akan terus melaksanakan kegiatan edukasi dan pendampingan kepada petani sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan serta membangun kemitraan yang semakin erat dengan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

TANAH LAUT – Dalam rangka menjaga kebugaran jasmani serta meningkatkan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, melaksanakan kegiatan olahraga bersama di Lapangan Apel Mapolres Tanah Laut, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan olahraga bersama dilaksanakan usai pelaksanaan apel pagi dan diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara, serta ASN Polres Tanah Laut.

Kegiatan diawali dengan pemanasan dan dilanjutkan olahraga bersama yang berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Selain menjaga kondisi fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kekompakan dan kebersamaan antarpersonel.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa kesehatan dan kebugaran fisik merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian yang membutuhkan kesiapsiagaan dan mobilitas tinggi.

Dengan tubuh yang sehat dan bugar, diharapkan seluruh personel Polres Tanah Laut senantiasa memiliki stamina dan kesiapan yang optimal dalam melaksanakan tugas, baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan, maupun dalam merespons berbagai situasi yang membutuhkan kehadiran Polri.

“Melalui olahraga bersama ini, kami ingin menjaga kebugaran sekaligus membangun semangat dan kekompakan personel. Dengan kondisi fisik yang prima, tentunya personel akan lebih siap dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Kapolres.

Kegiatan olahraga bersama ini juga merupakan bagian dari upaya Polres Tanah Laut dalam membangun pola hidup sehat di lingkungan kerja. Diharapkan kegiatan tersebut dapat meningkatkan semangat, disiplin, serta produktivitas personel dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Melalui tubuh yang sehat, jiwa yang kuat, dan soliditas yang terjaga, Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan personel dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tanah Laut.

Polri untuk Masyarakat.

Rabu, 05 Agustus 2026

Tanah Laut – Upaya meningkatkan minat baca dan memperluas akses literasi bagi anak-anak di wilayah pesisir terus dilakukan Sat Polairud Polres Tanah Laut. Melalui program Perpustakaan Apung, masyarakat dan anak-anak di Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, kini dapat memanfaatkan Kapal Polisi XIII-2002-38 sebagai sarana membaca dan belajar. Kamis (6/8).

Program ini menghadirkan berbagai koleksi buku yang dapat diakses secara gratis oleh anak-anak pesisir. Kehadiran perpustakaan di atas kapal polisi tersebut menjadi alternatif ruang belajar yang diharapkan mampu menambah pengetahuan, memperluas wawasan, serta menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Sejak dibuka, anak-anak tampak antusias memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk membaca berbagai buku, sementara warga mengapresiasi inovasi Sat Polairud yang dinilai mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Selain mendorong peningkatan literasi, Perpustakaan Apung juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat pesisir. Melalui pendekatan edukatif, Sat Polairud Polres Tanah Laut berupaya membangun kedekatan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut, IPTU Alamsyah Sugiarto, S.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Prioritas Kabaharkam Polri yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan perairan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan literasi.

"Perpustakaan Apung ini merupakan wujud komitmen Polri untuk hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami ingin anak-anak di wilayah pesisir memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan memperluas wawasan melalui budaya membaca. Semoga program ini dapat meningkatkan minat baca sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat," ujar IPTU Alamsyah Sugiarto.

Ke depan, Sat Polairud Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan serupa sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, sehingga kehadiran Polri di wilayah perairan tidak hanya dirasakan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kontribusi dalam bidang pendidikan dan pembangunan karakter generasi muda.  

Banjarbaru - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama Polres jajaran sukses menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan "Sikat II Intan 2026" dan pengungkapan tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) sebagaimana instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. Dari hasil operasi maraton selama dua pekan tersebut, petugas berhasil mengamankan sedikitnya 126 orang tersangka dari puluhan kasus kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Hasil pengungkapan besar-besaran ini dipaparkan langsung oleh Dir Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol. Frido Situmorang, S.H., S.I.K., bersama Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. dan Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Kalsel Kompol Dedy Yudanto, S.H., S.I.K., M.A. dalam Konferensi Pers yang digelar di Depan Kantor Ditreskrimum Polda Kalsel Banjarbaru, Kamis (6/8/2026).

Dir Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol Frido Situmorang, menyatakan bahwa Operasi Sikat II Intan 2026 berlangsung selama 15 hari, terhitung mulai 17 Juli hingga 31 Juli 2026.

"Operasi ini melibatkan kekuatan gabungan sebanyak 333 personel, yang terdiri dari 182 personel Polda Kalsel dan 151 personel dari Polres jajaran," terangnya saat konferensi pers.

Beliau menerangkan sasaran daerah operasi (TO) difokuskan pada lima wilayah hukum Polres jajaran, yakni Polresta Banjarmasin, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Polres Tanah Laut (Tala), Polres Tanah Bumbu (Tanbu), dan Polres Kotabaru.

Dari total 94 Laporan Polisi (LP) yang ditangani, polisi berhasil menciduk 126 tersangka yang terdiri dari 118 pria dan 8 wanita.

Rinciannya, sebanyak 114 tersangka ditangkap dalam rangka Operasi Sikat II Intan 2026 (89 LP), sedangkan 12 tersangka lainnya diringkus dari pengungkapan kasus tindak pidana kejahatan jalanan/3C (5 LP).

Selain menangkap para pelaku, jajaran Ditreskrimum Polda Kalsel juga menyita sejumlah barang bukti berukuran besar yang diduga kuat digunakan untuk tindak kejahatan maupun hasil kejahatan, di antaranya Sajam 22 bilah, Sabu 153 paket dengan total berat 251,83 gram, Ekstasi 44 butir, Miras 2.574 botol, Tuak 8 jerigen, Sepeda motor 19 unit, Mobil 2 unit, STNK 7 lembar, BPKB 2 buku, Handphone 29 unit, Laptop 1 unit, dan uang tunai sebesar Rp.14.422.000, serta 65 unit barang bukti lainnya.

"Pengungkapan besar ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian atas laporan serta informasi dari masyarakat yang ditindaklanjuti melalui proses analisis dan penyelidikan mendalam oleh tim penyidik," pungkas Dir Reskrimum Polda Kalsel.

Polda Kalsel menegaskan bahwa melalui Operasi Sikat II Intan 2026 ini, pihaknya berkomitmen penuh untuk Menindak tegas dan memberantas aksi-aksi premanisme, pemalakan, serta pungli di lokasi keramaian, Memutus rantai peredaran gelap narkotika dan obat-obatan terlarang.

Kemudian Menindak pelaku pencurian spesialis kendaraan bermotor, barang elektronik, dan perhiasan yang kerap meresahkan warga, serta Menertibkan peredaran minuman keras tanpa izin serta memberantas praktik perjudian di wilayah Kalimantan Selatan.  

Tanah Laut – Polsek Batu Ampar Polres Tanah Laut terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan sosialisasi Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air (Tabel Rafaksi) kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai mekanisme penentuan harga jagung berdasarkan kadar air hasil panen. Kamis (6/8).

Dalam sosialisasi tersebut, personel Polsek Batu Ampar menjelaskan isi Tabel Rafaksi yang menjadi acuan dalam penetapan harga jagung sesuai kualitas dan kadar air. Edukasi ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar memahami faktor-faktor yang memengaruhi nilai jual jagung serta pentingnya menjaga kualitas hasil panen sebelum dipasarkan.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab bersama warga. Para petani diberikan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai standar kadar air, mekanisme penjualan, hingga upaya meningkatkan kualitas jagung agar memperoleh harga yang lebih kompetitif.

Kapolsek Batu Ampar AKP Munadi mengatakan, sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani.

"Kami berharap masyarakat semakin memahami mekanisme penentuan harga jagung berdasarkan Tabel Rafaksi. Dengan pengetahuan tersebut, petani dapat menjual hasil panennya secara lebih transparan, memperoleh harga yang sesuai, dan semakin termotivasi meningkatkan kualitas produksi," ujar AKP Munadi.

Polsek Batu Ampar akan terus melaksanakan kegiatan edukasi dan pendampingan kepada petani sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan serta membangun kemitraan yang semakin erat dengan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut terus mendorong peningkatan pemahaman petani terhadap tata niaga jagung melalui sosialisasi Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air (Tabel Rafaksi). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas, Aiptu Nyoto, kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (6/8).

Dalam sosialisasi tersebut, Aiptu Nyoto menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi merupakan acuan yang digunakan untuk menentukan harga jagung berdasarkan kadar air hasil panen. Pemahaman terhadap mekanisme tersebut dinilai penting agar petani mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi nilai jual jagung serta dapat meningkatkan kualitas hasil panennya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui dialog dan sesi tanya jawab. Warga diberikan kesempatan untuk memahami cara membaca Tabel Rafaksi, proses penentuan harga, hingga pentingnya menjaga kadar air jagung agar sesuai dengan standar yang ditetapkan pembeli.

Kapolsek Panyipatan IPTU Wanda Satriadi mengatakan, edukasi kepada petani menjadi salah satu bentuk dukungan Polri dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional.

"Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami dasar penentuan harga jagung sesuai kadar air. Dengan pengetahuan tersebut, petani dapat menjual hasil panennya secara lebih transparan, memperoleh harga yang sesuai, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka," ujar IPTU Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat melalui kegiatan edukasi dan pembinaan di sektor pertanian sebagai upaya memperkuat kemitraan dengan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca