Selasa, 11 Agustus 2026

Tanah Laut – Kehadiran Polri di tengah masyarakat terus diperkuat melalui pendampingan sektor pertanian. Polsek Takisung Polres Tanah Laut melaksanakan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Subari, anggota Poktan Sinar Muda, di Desa Gunung Makmur RT 15, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (12/8).

Monitoring dilakukan oleh Brigadir Aris, personel Polsek Takisung, pada lahan jagung seluas sekitar 3 hektare. Kegiatan tersebut tidak hanya untuk melihat perkembangan tanaman, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi langsung dengan petani terkait kondisi lahan dan proses budidaya yang sedang berjalan.

Dalam pemantauan tersebut, personel Polsek Takisung berdialog dengan petani mengenai berbagai kebutuhan dan kendala yang mungkin dihadapi selama mengelola tanaman jagung. Kehadiran polisi di lokasi diharapkan memberikan rasa aman sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan, kegiatan monitoring merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir secara langsung dalam aktivitas masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

"Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk para petani. Melalui monitoring dan komunikasi secara langsung, kami dapat mengetahui kondisi di lapangan sekaligus memberikan dukungan agar kegiatan pertanian berjalan aman dan lancar," ujar AKP Duki.

Polsek Takisung akan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan terhadap petani dan lahan binaan Polri sebagai bentuk dukungan terhadap produktivitas pertanian, ketahanan pangan, serta terciptanya hubungan yang semakin baik antara Polri dan masyarakat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Pemahaman petani terhadap harga hasil panen menjadi perhatian Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut. Melalui Bhabinkamtibmas Desa Bentok Kampung, Aipda Tarji, polisi memberikan sosialisasi mengenai Tabel Rafaksi kepada masyarakat di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (12/8).

Sosialisasi tersebut membahas indeks harga jagung yang disesuaikan dengan kadar air. Informasi ini diberikan agar masyarakat, khususnya petani, memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai salah satu dasar yang digunakan dalam menentukan nilai jual jagung.

Aipda Tarji mengajak warga memahami isi Tabel Rafaksi dan tidak ragu berkomunikasi apabila masih terdapat hal yang belum dipahami. Edukasi ini diharapkan dapat membantu petani lebih siap ketika hasil panen dipasarkan serta mengetahui kualitas jagung yang mereka hasilkan.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, penyampaian informasi kepada petani merupakan bagian dari peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung masyarakat di wilayah binaannya.

"Kami berharap sosialisasi ini menambah wawasan petani mengenai keterkaitan kadar air dengan indeks harga jagung. Dengan informasi yang cukup, masyarakat dapat lebih memahami hasil panennya dan proses penjualan dapat berjalan secara terbuka," ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus mendorong kegiatan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dengan petani dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

TANAH LAUT – Kepolisian Sektor (Polsek) Panyipatan, Polres Tanah Laut, melaksanakan patroli antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Panyipatan, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan patroli dilaksanakan mulai pukul 09.15 WITA hingga selesai dengan melibatkan personel Polsek Panyipatan, yakni Aipda M. Ade S. dan Aipda Dwi Ipung S.

Patroli tersebut merupakan langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi potensi terjadinya Karhutla sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Selain melakukan pemantauan di wilayah hukum Polsek Panyipatan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan patroli akan terus dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mencegah terjadinya Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan.

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan,” ujarnya.

Dari hasil kegiatan, situasi di wilayah hukum Polsek Panyipatan terpantau aman, tertib dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Panyipatan.

Polres Tanah Laut terus berkomitmen melakukan langkah-langkah pencegahan Karhutla melalui patroli, pemantauan dan edukasi kepada masyarakat guna mewujudkan lingkungan yang aman serta situasi Kamtibmas yang kondusif.
TANAH LAUT – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, menggelar kegiatan Apel Fungsi di halaman Mapolres Tanah Laut. Langkah ini dilakukan guna mengoptimalkan kedisiplinan serta meningkatkan efektivitas kinerja di masing-masing satuan kerja (satker) jajaran. Rabu (12/08).

Apel fungsi diikuti oleh seluruh personel yang dikelompokkan berdasarkan unit kerja masing-masing, mulai dari Bagian, Satuan (Sat), hingga Seksi. Dalam pelaksanaannya, barisan diambil alih langsung oleh para Kepala Bagian (Kabag), Kepala Satuan (Kasat), dan Kepala Seksi (Kasi) guna memberikan pengarahan teknis yang lebih spesifik.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kegiatan apel fungsi merupakan sarana vital untuk memastikan setiap program kerja berjalan presisi dan akuntabel.

"Apel fungsi ini kita laksanakan agar konsolidasi internal di setiap satuan kerja berjalan lebih efektif dan terarah. Setiap kasatker dapat melakukan evaluasi mendalam, menyampaikan petunjuk teknis secara detail, sekaligus menyerap kendala yang dihadapi personel di lapangan," ujar Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.

Lebih lanjut, AKBP Ricky Boy Siallagan menekankan pentingnya penguatan fungsi internal demi mendukung iklim pelayanan publik yang prima di wilayah hukum Kabupaten Tanah Laut.

"Dengan komunikasi internal yang solid di masing-masing fungsi, saya berharap seluruh personel dapat meningkatkan profesionalisme dan kedisiplinan. Target kita jelas: kualitas pelayanan masyarakat semakin optimal dan situasi kamtibmas di Tanah Laut tetap aman serta kondusif," tambahnya.

Melalui kegiatan rutinitas ini, pimpinan satuan menyampaikan beberapa poin arahan strategis.

Evaluasi Program Kerja, Mengulas capaian serta hambatan pelaksanaan tugas operasional mingguan. Pengarahan Teknis. Penyampaian strategi dan panduan operasional spesifik sesuai bidang fungsi. Penetapan Sasaran Prioritas, Menyusun langkah taktis untuk mempercepat penanganan pelayanan masyarakat serta pemeliharaan kamtibmas.

Dengan pelaksanaan apel fungsi ini, diharapkan koordinasi linier di tubuh Polres Tanah Laut semakin solid, transparan, dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.

Tanah Laut – Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut kembali melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui edukasi mengenai Tabel Rafaksi jagung. Kegiatan tersebut disampaikan Aipda Tarji selaku Bhabinkamtibmas Desa Bentok Kampung kepada warga di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Selasa (10/8).

Sosialisasi ini memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai indeks harga jagung yang disesuaikan dengan kadar air. Informasi tersebut menjadi penting bagi petani karena kualitas hasil panen dapat menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan nilai jual jagung.

Dalam penyampaiannya, Aipda Tarji menjelaskan fungsi Tabel Rafaksi serta pentingnya petani memahami informasi tersebut sebelum melakukan penjualan hasil panen. Warga juga diajak untuk aktif berkomunikasi dan menanyakan hal-hal yang belum dipahami terkait penentuan harga jagung berdasarkan kadar air.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung sektor pertanian.

"Kami berharap sosialisasi ini dapat menambah wawasan masyarakat, khususnya petani jagung, mengenai Tabel Rafaksi. Dengan memahami kadar air dan indeks harga, petani diharapkan lebih mengetahui kualitas serta nilai hasil panennya saat dipasarkan," ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam memberikan edukasi dan membangun komunikasi dengan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan turut memperkuat sinergi antara Polri dan petani dalam mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Pemahaman mengenai kualitas dan harga hasil panen menjadi perhatian Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut. Melalui Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, masyarakat diberikan edukasi mengenai Tabel Rafaksi sebagai acuan indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Selasa (11/8).

Sosialisasi yang berlangsung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, tersebut bertujuan agar petani memiliki pengetahuan yang lebih baik sebelum memasarkan hasil panennya. Warga dijelaskan bahwa kadar air menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan penentuan harga jagung sesuai Tabel Rafaksi.

Bripka Febrian Anggara menyampaikan materi secara langsung kepada masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi mengenai mekanisme penentuan harga jagung. Edukasi ini diharapkan dapat membantu petani memahami kualitas hasil panen dan mengetahui dasar perhitungan harga secara lebih jelas.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, sosialisasi Tabel Rafaksi merupakan bagian dari upaya Polri mendampingi masyarakat, khususnya petani jagung.

"Kami ingin petani memiliki pemahaman yang cukup mengenai Tabel Rafaksi, sehingga mengetahui keterkaitan kadar air dengan indeks harga jagung. Pengetahuan ini penting agar masyarakat lebih siap dan memahami nilai hasil panennya ketika dipasarkan," ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus mendorong kegiatan edukasi dan pendampingan di tengah masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap petani serta penguatan program ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Senin, 10 Agustus 2026

Tanah Laut – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Takisung Polres Tanah Laut bersama petugas pencegahan kebakaran lahan PT. KJW melaksanakan patroli terpadu di wilayah Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan patroli dilaksanakan mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai, dengan menyasar areal HGU PT. KJW di Desa Ranggang, Kecamatan Takisung.

Patroli tersebut melibatkan personel Polsek Takisung, yakni Aipda Sunarno dan Brigadir Aris, bersama Koordinator Keamanan PT KJW Mukiyat serta Askep PT KJW Erik.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan dan pendataan terhadap sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi rawan terjadinya Karhutla. Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan sumber maupun cadangan air yang dapat digunakan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran.

Kapolsek Takisung melalui kegiatan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pihak perusahaan dalam melakukan pencegahan Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran.

“Patroli terpadu ini merupakan langkah preventif untuk memastikan titik-titik rawan Karhutla dapat terpantau sekaligus memastikan ketersediaan sumber air sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran,” ujar petugas di lapangan.

Selain mencegah Karhutla, kegiatan patroli juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah Kecamatan Takisung.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Takisung berharap sinergi dengan pihak perusahaan dapat terus ditingkatkan sehingga upaya pencegahan Karhutla dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar serta kondusif.
Tanah Laut – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Jorong Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli dialogis dan sambang di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, kriminalitas, maupun berbagai potensi gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Jorong.

Patroli dilaksanakan oleh personel Polsek Jorong, dengan menyasar sejumlah lokasi, di antaranya Alfamart Jorong, pelaku UMKM di wilayah Jorong, serta Rest Area Jorong.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian melakukan pemantauan situasi sekaligus berdialog dengan masyarakat dan para pelaku usaha. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman serta mendorong masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga Kamtibmas.

Kapolsek Jorong menyampaikan bahwa patroli dialogis dan sambang merupakan bagian dari upaya Polri untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sekaligus mempererat komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat.

Dari kegiatan tersebut, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Jorong terpantau aman dan terkendali. Kegiatan juga berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Melalui kegiatan patroli secara rutin dan berkesinambungan, Polsek Jorong berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Statistik Pembaca