Sabtu, 15 Agustus 2026

Tanah Laut – Polsek Tambang Ulang Polres Tanah Laut terus memperkuat pendampingan kepada petani melalui sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Poktan Sejahtera Bersama di Desa Kayu Abang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (16/8).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai Tabel Rafaksi Kapolda Kalsel yang memuat informasi terkait harga dasar jagung pipil. Sosialisasi diharapkan membantu petani memahami acuan harga serta faktor yang berkaitan dengan kualitas hasil panen sebelum jagung dipasarkan.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Tambang Ulang berdialog langsung dengan para petani dan menjelaskan pentingnya mengetahui informasi harga dasar jagung. Pemahaman ini dinilai dapat membantu masyarakat lebih siap dalam menghadapi proses penjualan hasil panen.

Kapolsek Tambang Ulang IPTU Mangasa Siagian mengatakan, sosialisasi Tabel Rafaksi merupakan bentuk kepedulian dan pendampingan Polri terhadap petani di wilayah hukumnya.

"Kami berharap para petani memahami informasi yang disampaikan dalam Tabel Rafaksi, khususnya mengenai harga dasar jagung pipil. Dengan pengetahuan tersebut, masyarakat memiliki informasi yang lebih jelas saat memasarkan hasil pertaniannya," ujar IPTU Mangasa Siagian.

Menurutnya, komunikasi langsung dengan kelompok tani juga menjadi langkah penting untuk mengetahui berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi petani di lapangan.

Polsek Tambang Ulang akan terus melakukan edukasi dan pendampingan kepada kelompok tani sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Kintap Polres Tanah Laut melakukan monitoring lahan binaan Polri milik Poktan Sidodadi di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Lahan yang dipantau merupakan milik Sdr. Supratman dengan luas sekitar 1,5 hektare. Minggu (16/8).

Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung di lahan tersebut mengalami gagal panen. Tanaman tidak tumbuh secara sempurna dan tidak mengeluarkan bonggol jagung, sehingga produksi yang diharapkan petani tidak dapat tercapai.

Personel Polsek Kintap melakukan pengecekan langsung sekaligus berdialog dengan petani untuk mengetahui kondisi lahan dan perkembangan tanaman. Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi agar berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan jagung dapat diperhatikan pada musim tanam berikutnya.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan, pendampingan tetap dilakukan meski hasil budidaya kali ini belum sesuai harapan.

"Kami tetap memberikan pendampingan kepada petani. Hasil yang belum maksimal ini menjadi evaluasi bersama untuk mengetahui kendala yang terjadi, sehingga ke depan pengelolaan lahan dan proses budidaya dapat dilakukan lebih baik," ujar AKP Ahmad Baysory.

Menurutnya, kegagalan panen tidak boleh membuat petani kehilangan semangat. Polri akan terus hadir untuk membantu memantau perkembangan lahan binaan serta membangun komunikasi dengan kelompok tani.

Polsek Kintap berkomitmen melanjutkan pendampingan sektor pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap petani dan program ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca