Minggu, 16 Februari 2025

 


Ajang Tour of Kemala 2025 resmi dimulai, Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo secara langsung melepas para peserta Tour of Kemala 2025 yang berlangsung di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Event balap sepeda yang digelar selama dua hari sejak 15 - 16 Februari 2025 ini diikuti sebanyak 2.399 peserta. Tidak hanya berasal dari Indonesia, para peserta juga datang dari 7 negara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Cina, Selandia Baru dan Prancis.

Salah satu peserta balap sepeda Tour of Kemala 2025 itu adalah Bripda Yunia Angelly Sahdat salah satu Polwan asal Polda Kalimantan Selatan (Kalsel). Bripda Yunia yang ikut berpartisipasi dalam ajang ini berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara.

Keberhasilan Bripda Yunia yang meraih Juara 1 kategori Criterium Women Open Amatir & Women Open TNI-POLRI ini pun mendapatkan apresiasi oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bripda Yunia yang berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang balap sepeda bergengsi Tour of Kemala 2025.

Bripda Yunia, yang merupakan salah satu atlet berbakat Polda Kalsel yang berdinas di Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalulintas (Ditlantas), berhasil menunjukkan dedikasi dan kemampuan terbaiknya dalam kompetisi tersebut. Prestasi yang diraihnya tidak hanya membawa nama harum bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi Polda Kalsel dan institusi Kepolisian secara keseluruhan.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan rasa bangga dan penghargaan atas pencapaian Bripda Yunia. "Prestasi yang diraih oleh Bripda Yunia Angelly Sahdat adalah bukti nyata bahwa anggota Polri, khususnya Polwan, tidak hanya handal dalam menjalankan tugas pokok, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional di bidang olahraga," ujarnya.

Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan juga menekankan pentingnya dukungan dan motivasi bagi seluruh anggota Polri untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang tugas kepolisian maupun di luar tugas, seperti olahraga. "Ini adalah contoh nyata bahwa semangat dan kerja keras akan membuahkan hasil yang membanggakan," tambahnya.

Prestasi Bripda Yunia Angelly Sahdat di ajang ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anggota Polri lainnya untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Polda Kalsel berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan bakat dan prestasi anggotanya, baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya, sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.

Tour of Kemala 2025 sendiri merupakan salah satu ajang balap sepeda yang digelar oleh Polri dan Bhayangkari, yang diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah dan negara.

Selain itu Tour of Kemala 2025 ini juga diikuti Tim Bhayangkari Daerah Kalsel yang dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha.

Event ini bukan hanya kompetisi balap sepeda saja namun untuk melahirkan bibit baru atlet balap sepeda Indonesia, dan juga menghadirkan dampak positif bagi sektor ekonomi maupun pariwisata.

Sabtu, 15 Februari 2025



Jakarta. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menanam jagung bersama di Dusun Klaras, Canden, Jetis, Bantul, Yogyakarta.


Kegiatan ini bagian dari Gugus Tugas Polri Dukung Ketahanan Pangan.


Penanaman jagung bersama dilaksanakan di lahan tidur yang akan diubah menjadi lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan nasional.


Kapolri tampak didampingi Astamarena Kapolri Komjen Pol Wahyu Hadiningrat, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol M.H. Ritonga, Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, Kapusdokkes Polri Irjen Pol dr Asep Hendradiana serta Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan.


“Alhamdulillah, pada hari ini kita, bisa bersama-sama dengan masyarakat kelompok tani di Dusun Kralas, Jetis, Kabupaten Bantul melaksanakan kegiatan menanam jagung,” ujar Kapolri, Sabtu (15/2/2025).


Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan rangkaian dari program penanaman jagung seluas satu juta hektar. 


“Kita juga berterima kasih bahwa hari ini kita bisa menanam di tanah kas desa dan tentunya ini merupakan kerjasama yang baik antara masyarakat, pemerintah desa dan Bapak Gubernur Ngarso Dalem yang banyak membantu menyediakan lahan yang ada di wilayah Jogja yang menjadi bagian dari program penanaman jagung yang dilaksanakan oleh rekan-rekan di wilayah,” jelas Kapolri.


"Harapan kita, kerja keras kita semua ini betul-betul bisa menghasilkan hasil yang optimal. Kita menargetkan bahwa pada tahun 2025 tidak ada lagi impor jagung,” tambah Kapolri.


Selain itu, Kapolri menyoroti peran penting Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam membantu petani serta memastikan penyerapan hasil panen oleh Bulog berjalan optimal. 


Ia juga menegaskan perlunya peningkatan fasilitas pengeringan jagung agar kualitas hasil panen lebih baik dan dapat diserap dengan harga yang menguntungkan bagi petani.


“Kami berharap upaya ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung pertumbuhan ekonomi desa. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mendukung kebutuhan pakan ternak, sehingga harga pakan lebih terjangkau dan kualitas gizi ternak semakin baik,” ungkap Kapolri.


Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para petani dan pemangku kepentingan di daerah. Diharapkan, dengan adanya program ini, Indonesia dapat mewujudkan swasembada jagung dan mengurangi ketergantungan pada impor dalam beberapa tahun ke depan.

Jumat, 14 Februari 2025



Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, beserta jajaran. Turut mendampingi Kapolri, yakni Kabaintelkam, Kabareskrim Polri, dan sejumlah pejabat lainnya.


Dalam audiensi tersebut, dibahas mengenai keamanan di dalam lapas yang masih perlu ditingkatkan. Tak dipungkiri Menteri Imipas, keamanan di dalam lapas yang masih kerap diwarnai peredaran gelap narkoba, membutuhkan peran Polri.


 “Razia yang kami lakukan butuh dukungan dari jajaran Kepolisian, karena personel kami sangat terbatas,” ungkap Menteri Imipas dalam pertemuan, Jumat (14/2/25).


Menurut Menteri Imipas, kolaborasi tersebut harus dilakukan untuk semakin menyukseskan tugas dengan berorientasi pada Asta Cita Presiden, terutama dalam pemberantasan peredaran narkoba di dalam lingkungan Lapas. Saat ini, data menunjukkan terdapat 313 Napi yang dipindahkan ke UPT Maximum Security Nusa kambangan karena diduga mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lapas.


“Kami juga menyelenggarakan kegiatan ketahanan pangan, Nusakambangan nantinya dapat menjadi model pembinaan dan pelatihan kepada warga binaan. Kami juga membuat program perikanan, pertanian dan peternakan terpadu. Selanjutnya, akan dikembangkan pembudidayaan tambak udang,” jelasnya.


Lebih lanjut Menteri Imipas mengerangkan, surat edaran seluruh Lapas mengenai tindakan kooperatif dengan aparat penegak hukum yang melakukan pengembangan penyelidikan tindak pidana, terutama Narkoba, telah dikeluarkan. Diakui, Menteri Agus, jajaran telah diperintahkan untuk tidak apatis dan harus membangun hubungan dengan Forkopimda.


Kapolri pun menyambut baik dan menyatakan bahwa Polri siap membantu pemberantasan narkoba hingga ke dalam lapas. Terlebih, tak bisa dipungkiri bahwa Indonesia dapat dikatakan darurat Narkoba.


“Terkait dengan razia Lapas, kami siap memberikan dukungan 1x24 jam. Kita juga akan melakukan evaluasi 3 bulan ke depan terkait pemindahan napi ke Nusakambangan dan semoga grafik penyebarannya dapat menurun,” ujar Kapolri.

Kamis, 13 Februari 2025



Medan, 13 Februari 2025 – Divisi Humas Mabes Polri menggelar Dialog Penguatan Internal Polri bertema “Merajut Kebhinnekaan dengan Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan bagi Generasi Muda Sumut Guna Menuju Indonesia Emas.” Acara yang berlangsung di Hotel Emerald Garden Internasional, Medan, ini dihadiri berbagai tokoh penting, termasuk akademisi, budayawan, tokoh adat, serta para mahasiswa.


Acara ini dibuka oleh Kadiv Humas Polri melalui Karo Penmas, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., yang menegaskan pentingnya dialog kebangsaan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.


Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., yang diwakili oleh Plt. Kabid Humas Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, menyampaikan bahwa stabilitas keamanan menjadi faktor utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.


“Pemerintah memiliki visi besar menjadikan Indonesia sebagai negara maju dengan ekonomi kuat, kesejahteraan merata, serta sumber daya manusia yang berkualitas. Stabilitas keamanan adalah pondasi utama untuk mencapai tujuan ini,” ujar Kombes Yudhi.


Ia juga memaparkan data gangguan Kamtibmas di Sumatera Utara dalam enam minggu terakhir yang mengalami peningkatan sebesar 7,37%, dengan 7.492 kejadian. Selain itu, ia juga menyampaikan upaya Polda Sumut dalam mengatasi berbagai tantangan keamanan, mulai dari penindakan geng motor hingga pengungkapan kasus narkoba.


Budayawan Prof. Dr. Ibrahim Gultom, M.Pd., menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai budaya sebagai perekat bangsa. “Kita hidup dalam keberagaman, dan budaya adalah alat pemersatu. Jika generasi muda memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai kebangsaan, maka keutuhan Indonesia akan tetap terjaga,” ujarnya.


Sementara itu, akademisi Prof. Dr. Agussani, M.AP., menyoroti kesiapan Indonesia menghadapi tantangan global di tahun 2045. “Bonus demografi yang akan dialami Indonesia pada 2045 adalah peluang sekaligus tantangan. Jika kita tidak menyiapkan generasi muda yang berdaya saing tinggi, maka kita akan kesulitan mencapai visi Indonesia Emas,” jelasnya.


Ia juga menekankan bahwa perguruan tinggi harus menjadi motor penggerak dalam membentuk karakter dan kompetensi generasi muda agar siap menghadapi dunia yang semakin kompetitif.


Motivator nasional Putra Andica Siagian memberikan pemaparan inspiratif mengenai Pancasila sebagai identitas bangsa “Pancasila bukan sekadar slogan, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial harus menjadi pedoman dalam bertindak,” tegasnya.


Ia menekankan bahwa generasi muda harus memahami bahwa keberagaman bukanlah ancaman, melainkan kekuatan. “Gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air adalah kunci utama dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Kita tidak boleh terpecah hanya karena perbedaan,” lanjutnya.


Acara ini juga menyoroti keberhasilan Polda Sumut dalam berbagai aspek, termasuk penegakan hukum, mitigasi bencana, serta pengamanan event nasional dan internasional.


Dengan dialog ini, diharapkan generasi muda Sumatera Utara semakin memahami perannya dalam menjaga kebhinnekaan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan demi mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.

TANAH LAUT - Dalam upaya mencegah kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan berkendara, Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, bersama warga setempat melakukan kegiatan penambalan jalan berlubang di Jalan A. Yani Km 103, Desa Jorong, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (13/2).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengendara yang melintas di jalur tersebut. Jalan berlubang yang dibiarkan tanpa perbaikan berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua. Oleh karena itu, Polsek Jorong berinisiatif mengajak masyarakat setempat untuk bergotong royong menambal jalan yang rusak.

Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Jorong Iptu Joko Sulistiyo Sriyono, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan nyaman bagi pengguna jalan. 

“Kami berharap dengan adanya perbaikan ini, risiko kecelakaan bisa berkurang dan masyarakat dapat berkendara dengan lebih aman,” harap Kapolsek.

Warga Desa Jorong yang turut serta dalam kegiatan ini menyambut baik inisiatif dari Polsek Jorong. Mereka mengungkapkan bahwa jalan tersebut memang sering dikeluhkan karena membahayakan, terutama saat musim hujan yang membuat lubang-lubang jalan semakin dalam dan sulit terlihat.

Dengan adanya kerja sama antara pihak kepolisian dan masyarakat, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga infrastruktur jalan semakin meningkat. Polsek Jorong juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta segera melaporkan jika ada jalan yang mengalami kerusakan serius agar dapat ditindaklanjuti.

Kegiatan penambalan jalan ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kepedulian dan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.



Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menyambut kunjungan kerja spesifik Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada masa persidangan II tahun sidang 2024-2025. Acara ini digelar di Ruang Rupatama Polda Kalsel, Banjarbaru, Kamis (13/2/2025), pukul 10.00 WITA.  


Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam kesempatan tersebut Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi III DPR RI. "Kami sangat menghargai kunjungan ini sebagai bentuk sinergi antara lembaga legislatif dan kepolisian dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.  


Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan pun menerangkan keberhasilan-keberhasilan Polda Kalsel dalam penanganan kasus, mendukung Asta Cita Presiden RI dalam program ketahanan pangan, serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di bidang hukum dan keamanan di wilayah Kalimantan Selatan.


Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Moh.Rano Alftah, S.H.,M.H.  menerangkan kedatangan Komisi III DPR RI ke Polda Kalimantan Selatan ini sebagai fungsi pengawasan dan untuk mendengar apakah ada perkara-perkara yang dianggap viral ataupun menjadi perbincangan di masyarakat.


"Ini kunjungan biasa sebagai anggota Komisi III DPR RI fungsi pengawasan kepada mitra nya yaitu Polri dan Kejaksaan," terang Rano Alftah.


Rano Alftah menambahkan, Polda Kalsel telah menyampaikan banyak hal kepada Komisi III DPR RI, apa yang telah dilakukan Polda Kalsel dan Kejaksaan Tinggi sudah baik, termasuk peningkatan SDM, dan penanganan-penanganan perkara yang dianggap mencuri perhatian publik.


Beliau pun berpesan jangan sampai laporan-laporan masyarakat menunggu viral dulu baru ditangani. "No Viral No Justice" itu tidak ada di Kalimantan Selatan sebagaimana yang disampaikan Kapolda Kalsel dan Kajati Kalsel dalam rapat tadi," ucapnya.


Dalam kunjungan kerja Komisi III DPR RI tersebut turut hadir Kapolda Kalsel, Kajati Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kasatwil Jajaran Polda Kalsel dan Kajari se Kalsel.


Sementara Tim Komisi III DPR RI yang hadir diantaranya Moh.Rano Alftah, S.H.,M.H. (Wakil Ketua Komisi III DPR RI / Ketua Tim), Dr. Sarifuddin Sudding, S.H., M.H., Dr. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum., Andi Muzakkir Aqil, S.H., M.H., H. Nazaruddin Dek Gam, S.I.P., Endang Agustina,

S.Sos., M.H., Habib Aboebakar Al Habsyi, S.E., Nabil Husien Said Amin Alrasydi, Gilang Dhielafararez, S.H., LL.M. dan Lola Nelria Oktavia.

Rabu, 12 Februari 2025

 


Jayapura – Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 kembali menunjukkan keseriusan dalam menindak tegas kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Pada Kamis (13/2), tim Investigasi Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 resmi menggiring tersangka Nikson Matuan alias Okoni Siep, komplotan KKB pimpinan Aske Mabel, ke Polda Papua guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Proses pemindahan tersangka dimulai pukul 08.15 WIT dari Posko Satgas ODC-2025. Tersangka didampingi langsung oleh tim investigasi yang dipimpin Kasubsatgas Investigasi ODC-2025, KOMPOL Suheriadi, S.H., S.I.K., M.M., bersama IPTU Kamaruddin, S.H., serta dua anggota lainnya, BRIPKA Jefri Januar Thomas dan BRIPDA Apriadi Widiansyah.

Pada pukul 08.16 WIT, tim berangkat menuju Bandara Udara Elelim dan tiba sepuluh menit kemudian. Kemudian sebuah helikopter jenis P3003 mendarat di bandara untuk menjemput tersangka. Proses evakuasi berjalan cepat dan lancar. Helikopter pun lepas landas menuju Bandara Udara Jayapura.

Pernyataan Kaops Damai Cartenz

Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. didampingi Wakaops Damai Cartenz 2025 Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menegaskan bahwa langkah ini merupakan bukti keseriusan aparat dalam memberantas aktivitas KKB di Papua.

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi kelompok-kelompok yang mengganggu stabilitas keamanan di Papua. Setiap simpatisan maupun komplotan KKB yang terlibat dalam aksi-aksi terorisme akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," ujar Brigjen Pol. Faizal.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan operasi intensif guna menekan pergerakan KKB di berbagai wilayah rawan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dan tetap bekerja sama dengan aparat dalam menjaga situasi keamanan di Papua," tambahnya.

Himbauan Satgas Humas Ops Damai Cartenz

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian serta tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memperkeruh situasi keamanan.

"Kami meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh oleh berita bohong atau propaganda yang sengaja disebarkan untuk memprovokasi. Percayakan proses hukum kepada kepolisian, karena setiap tindakan akan diproses secara profesional dan transparan sesuai aturan yang berlaku," ujar Kombes Pol. Yusuf.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga situasi kondusif dengan melaporkan setiap potensi ancaman yang dapat mengganggu keamanan.

"Jika ada informasi terkait keberadaan kelompok kriminal bersenjata atau aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada aparat terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti. Keamanan Papua adalah tanggung jawab kita bersama," tegasnya.

Dengan langkah ini, Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua serta menindak tegas setiap ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok kriminal bersenjata.


Tim Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri melaksanakan Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada satuan kerja dan satuan wilayah jajaran Polda Kalimantan Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Polres Tanah Laut dan diikuti oleh Polres Batola, Polres Banjarbaru, Polres Banjar, Polres Tanah Bumbu, Polres Kota Baru, serta Polres Tanah Laut sendiri, pada Kamis (13/2).

Audit ini dilaksanakan di Joglo Wicaksana Leghawa Polres Tanah Laut dengan tujuan untuk memastikan pengelolaan dan penggunaan PNBP sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan di lingkungan kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, tim audit dari Itwasum Polri melakukan pemeriksaan secara mendetail terhadap laporan keuangan, prosedur penerimaan, serta pengelolaan dana PNBP di masing-masing polres yang terlibat. Selain itu, tim juga memberikan arahan dan rekomendasi guna meningkatkan efektivitas serta efisiensi dalam pengelolaan PNBP.

Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan audit ini, yang diharapkan dapat memberikan evaluasi serta perbaikan dalam sistem pengelolaan keuangan di lingkup kepolisian. 

“Kami siap menerima masukan dan arahan demi meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan PNBP, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Diharapkan melalui audit ini, seluruh satuan kerja dan satuan wilayah yang terlibat dapat terus menjaga transparansi serta kepatuhan terhadap regulasi yang telah ditetapkan, demi terciptanya tata kelola keuangan yang lebih baik di lingkungan Polri.

Statistik Pembaca