Rabu, 14 Mei 2025

Banjarmasin, 14 Mei 2025 — Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nonbar) Film "Sayap-Sayap Patah 2: Olivia" pada Rabu (14/05) di Studio XXI Duta Mall Banjarmasin.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., Wakapolres Tanah Laut Kompol Andri Hutagalung, S.Ab, M.Ap, para pejabat utama Polres TanahLaut, personel Polres Tanah Laut, serta berbagai elemen masyarakat seperti komunitas, OKP (Organisasi Kepemudaan), dan Ormas dari Kabupaten Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memupuk jiwa kebangsaan, meningkatkan toleransi, serta menanamkan semangat antiterorisme di tengah masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya mencegah radikalisme dengan cara membangun kesadaran kolektif akan bahaya terorisme.

"Melalui film ini, kami ingin masyarakat memahami betapa pentingnya peran bersama dalam mencegah terorisme. Film ini menyampaikan pesan yang kuat mengenai nilai-nilai kebangsaan dan pentingnya hidup dalam keberagaman," ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun citra positif Polri di tengah masyarakat, serta mempererat sinergi antara kepolisian dan warga.

"Kegiatan Nonbar ini merupakan bentuk pendekatan humanis Polri, sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban," tambahnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta yang hadir. Film "Sayap-Sayap Patah 2: Olivia" sendiri mengangkat kisah inspiratif yang menyentuh aspek kemanusiaan dan nilai-nilai perjuangan dalam menghadapi ancaman terorisme di tanah air.

Selasa, 13 Mei 2025



Jakarta. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ahmad Fahrur Rozi atau yang akrab disapa Gus Fahrur, menilai langkah Polri menangguhkan penahanan mahasiswi ITB berinisial SSS sebagai keputusan yang positif. 

SSS sebelumnya ditahan karena mengunggah meme yang menyangkut Presiden Prabowo Subianto dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo.

“Saya kira itu langkah yang positif. Yang bersangkutan juga sudah menyampaikan permintaan maaf. Ini bisa menjadi pelajaran agar tidak terulang di masa mendatang,” ujar Gus Fahrur, Senin (12/5/2025).

Gus Fahrur menekankan pentingnya menghormati pemimpin negara, seraya menambahkan bahwa kritik tetap diperbolehkan, selama disampaikan dengan cara yang beradab.

“Siapa pun pemimpinnya, wajib kita hormati. Ini merupakan ajaran dalam Al-Qur’an dan hadis. Ketaatan kepada pemimpin yang sah adalah bagian dari menjaga ketertiban dan keamanan demi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri memutuskan untuk menangguhkan penahanan SSS. Keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan aspek kemanusiaan dan agar yang bersangkutan bisa melanjutkan pendidikannya.


Tanah Laut – Dalam upaya meningkatkan disiplin dan kepatuhan internal, Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh personel Polres Tanah Laut, Rabu (14/5/2025). 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Tanah Laut, Iptu Suriani, dan dilaksanakan oleh personel Si Propam Polres Tanah Laut, bertempat di depan Mako Polres Tanah Laut.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini menyasar sejumlah kelengkapan pribadi dan kendaraan yang digunakan oleh anggota, meliputi pemeriksaan Kartu Tanda Anggota (KTA), KTP, NPWP, SIM, dan STNK.

Selain itu, penertiban juga dilakukan terhadap penggunaan strobo, rotator, sirene, serta STNK/TNKB dinas khusus maupun rahasia yang digunakan tidak sesuai peruntukannya. Tak kalah penting, kendaraan anggota juga diperiksa untuk memastikan tidak menggunakan knalpot brong yang melanggar ketentuan dan mengganggu ketertiban umum.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Propam Iptu Suriani menegaskan bahwa kegiatan Gaktibplin ini merupakan bentuk pengawasan dan pembinaan internal terhadap seluruh personel agar tetap disiplin, tertib administrasi, dan menjadi contoh bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota Polres Tanah Laut mematuhi aturan dan standar operasional, baik dari segi administrasi maupun penggunaan kendaraan dinas. Ini adalah langkah konsisten untuk menjaga citra positif institusi,” ujar Iptu Suriani.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan internal secara berkelanjutan demi menciptakan personel Polri yang profesional, berintegritas, dan patuh terhadap aturan hukum.

Tanah Laut – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Sikat I Intan Tahun 2025, Polsek Jorong melaksanakan kegiatan razia terhadap peredaran minuman beralkohol ilegal di wilayah hukumnya. Kegiatan ini merupakan upaya preventif dan represif dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, telah diketahui bahwa di sebuah warung yang beralamat di Jalan A. Yani, Desa Jorong RT.11, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, terdapat aktivitas penjualan minuman beralkohol berkadar tinggi tanpa izin yang sah.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Ps. Kanit Reskrim Polsek Jorong, Aiptu Fredy Oktoviandy, S.H., bersama tim Reskrim dan anggota jaga, langsung melakukan razia dan penggeledahan di warung milik Sdri. Maridah, Selasa (13/5).

Dari hasil penggeledahan, ditemukan sebanyak 8 (delapan) botol minuman beralkohol merek Tjap Gadjah dengan kadar alkohol 95% ukuran 100 ml, yang disimpan di dalam kamar warung tersebut. Barang bukti tersebut langsung diamankan dan Sdri. Maridah dibawa ke Mako Polsek Jorong untuk dilakukan pembinaan serta pendataan lebih lanjut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Jorong Iptu Joko Sulistiyo Sriyono, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan razia ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menindak peredaran miras ilegal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan serta membahayakan keselamatan masyarakat.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak menjual atau mengedarkan minuman beralkohol tanpa izin, serta turut aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui aktivitas serupa,” tegas Kapolsek.

Polsek Jorong akan terus mengintensifkan kegiatan patroli dan razia selama pelaksanaan Ops Sikat I Intan 2025 demi menciptakan situasi yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran barang berbahaya.

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin langsung kegiatan apel pagi yang dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Tanah Laut, Rabu (14/5). Kegiatan ini dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres, seluruh Perwira, Bintara, serta ASN di lingkungan Polres Tanah Laut.

Dalam arahannya, Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa bersyukur atas kehidupan yang dijalani setiap hari, sebagai bentuk kesadaran spiritual yang menjadi dasar dalam melaksanakan tugas kepolisian.

“Jangan lupa bersyukur setiap hari atas hidup yang telah diberikan. Dengan rasa syukur, semangat dan keikhlasan dalam bekerja akan semakin kuat,” ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

Kapolres juga menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia mengingatkan agar seluruh anggota senantiasa menerapkan prinsip 3S: Senyum, Sapa, Salam dalam setiap interaksi, sebagai wujud nyata pelayanan yang humanis.

Selain itu, keselamatan berlalu lintas menjadi salah satu poin penting dalam arahan beliau. Kapolres mengajak seluruh anggota untuk menjadi teladan dalam berkendara dan menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat.

“Selalu utamakan keselamatan di jalan raya. Lebih baik terlambat daripada membahayakan diri. Jangan sampai kita atau keluarga menjadi korban. Sampaikan pesan ini juga kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

Menanggapi meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan fatalitas di wilayah Kabupaten Tanah Laut, Polres Tanah Laut juga akan melaksanakan kegiatan shalat hajat, sebagai bentuk ikhtiar dan doa agar musibah serupa tidak terulang kembali.

Tak lupa, Kapolres juga mengingatkan pentingnya ketertiban dalam administrasi. Ia meminta setiap personel untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memastikan setiap pekerjaan administratif dilakukan secara baik dan benar.

Kegiatan apel pagi ini merupakan salah satu sarana penyampaian arahan dan evaluasi yang rutin dilakukan, guna meningkatkan kedisiplinan, etos kerja, serta pelayanan prima kepada masyarakat Kabupaten Tanah Laut.

Senin, 12 Mei 2025



Jakarta. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memberikan penangguhan penahanan terhadap mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial SSS. 


Mahasiswi tersebut sebelumnya ditahan terkait unggahan meme yang menyinggung Presiden Prabowo Subianto dan Presiden RI ke-7, Joko Widodo.


“Sangat baik yang dilakukan Pak Kapolri, karena sebelumnya saya juga telah menyampaikan agar diselesaikan melalui pendekatan restorative justice,” ujar Sahroni, Senin (12/5/2025).


Menurut Sahroni, tindakan mahasiswi itu dalam menyampaikan kritik sudah melampaui batas kewajaran.

“Bagaimanapun, apa yang dilakukan mahasiswi tersebut sudah keterlaluan. Kritik yang disampaikan justru membuat orang jijik melihatnya. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi, kepada siapa pun,” katanya.


Meski demikian, Sahroni menegaskan bahwa mahasiswa tetap berhak mengkritik, namun harus dilakukan secara santun dan bertanggung jawab. 


“Silakan menyampaikan kritik, tapi gunakan cara yang baik dan sopan,” tegasnya.


Sebelumnya, Bareskrim Polri resmi menangguhkan penahanan terhadap SSS. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan penangguhan diberikan dengan pertimbangan kemanusiaan dan pendidikan.

Minggu, 11 Mei 2025

 


Satgas Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pengecekan terhadap sejumlah bahan pokok yang berada di Pasar Pandu Banjarmasin, Senin (12/5/2025) pagi. 

Pengecekan oleh AKP Sufian Noor, S.E., M.M. didampingi oleh AKP Widodo Saputro, S.H. bersama anggota Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar Nabrian, S.H., M.M., dan Brigadir David Kornianto, S.H. ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga komoditas pangan yang ada dipasaran.  

AKP Sufian pun menjelaskan bahwa pengecekan yang dilakukan tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kalsel ini dalam rangka pelaksanaan instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang kemudiaan ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel dipimpin Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Amin Rovi, S.H.

Sejumlah bahan kebutuhan pokok yang dilakukan pemeriksaan harga dan kualitas meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, daging dan daging ayam, serta bawang. Selain itu, petugas juga memverifikasi izin edar dan keabsahan label pada kemasan produk.  

"Kami ingin memastikan tidak ada praktik penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat," tegas AKP Sufian. "Pasar Pandu Banjarmasin menjadi salah satu lokasi prioritas karena merupakan salah satu pusat distribusi pangan di Kota Banjarmasin."  

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan harga bahan pokok masih stabil sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Masyarakat diimbau untuk dapat melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau kenaikan harga tidak wajar melalui hotline kepolisian 110 atau mendatangi kantor kepolisian terdekat. Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus melakukan pengawasan secara rutin untuk menjaga stabilitas pasokan.

Pelaihari – Polres Tanah Laut melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah Perayaan Hari Trisuci Waisak Tahun 2025 / 2569 BE yang berlangsung di Vihara Buddha Sasana Pelaihari, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Senin (12/5).

Kegiatan ibadah yang dilaksanakan adalah Puja Bhakti, sebuah ritual sebagai bentuk penghormatan dan peribadatan kepada Buddha, Dhamma (ajaran Buddha), dan Sangha (komunitas Biksu/Bikuni). Prosesi ini berlangsung dengan penuh khidmat, dihadiri oleh umat Buddha dari berbagai wilayah di Tanah Laut.

Hari Waisak sendiri merupakan hari suci yang dirayakan setiap tahun oleh umat Buddha di seluruh dunia, termasuk di Kabupaten Tanah Laut. Perayaan ini memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddharta Gautama: kelahiran, pencapaian pencerahan sempurna, dan wafatnya (parinirvana), yang semuanya terjadi pada bulan Vesakha.

Vihara Buddha Sasana Pelaihari, sebagai satu-satunya tempat ibadah umat Buddha di Kabupaten Tanah Laut, menjadi pusat perayaan dan ibadah utama bagi komunitas umat Buddha di daerah ini.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. mengatakan bahwa dalam upaya menjaga kelancaran dan keamanan jalannya kegiatan, Polres Tanah Laut menurunkan personel untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup di sekitar lokasi vihara. 

“Kegiatan pengamanan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, hingga seluruh rangkaian perayaan selesai” Ujar Kapolres.

Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus mendukung setiap kegiatan keagamaan demi terciptanya kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Statistik Pembaca