Selasa, 20 Januari 2026


Tanah Laut - Dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, Polsek Batu Ampar melaksanakan kegiatan Patroli Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Batu Ampar, Selasa (20/1/2026) malam.

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada pukul 21.30 Wita hingga selesai dengan menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Batu Ampar. Patroli ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Batu Ampar juga melakukan dialog dengan masyarakat, memberikan imbauan kamtibmas, serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan patroli rutin ini, diharapkan dapat terwujud situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Batu Ampar serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat.

Tanah Laut - Sat Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Drill Borgol 1, 2, dan 3 bagi personel Dalmas, bertempat di depan Ruang Sat Samapta Polres Tanah Laut, Rabu (21/1/2026) pagi.

Kegiatan diikuti oleh seluruh personel Sat Samapta Polres Tanah Laut. Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalisme personel dalam penggunaan peralatan perorangan, khususnya borgol, sebagai salah satu perlengkapan utama dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh personel Dalmas Sat Samapta Polres Tanah Laut mampu menggunakan borgol secara tepat, terukur, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Selain itu, personel juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bertindak sesuai perintah komandan lapangan serta menghindari tindakan arogansi guna mencegah terjadinya pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Pelatihan drill borgol ini juga bertujuan untuk membentuk kesiapan fisik, mental, serta kesehatan rohani dan jasmani personel, sehingga dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan maupun penegakan hukum, personel Sat Samapta dapat bertindak secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi menyampaikan bahwa pelatihan peningkatan kemampuan drill borgol ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan profesionalisme personel Sat Samapta.

“Pelatihan ini bertujuan agar seluruh personel Dalmas Sat Samapta benar-benar terampil dan mahir dalam menggunakan peralatan perorangan, khususnya borgol, sehingga dalam pelaksanaan tugas di lapangan dapat bertindak secara tepat, terukur, dan sesuai dengan SOP yang berlaku,” ujar AKP Haryadi.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman aturan dan kedisiplinan dalam bertugas selalu mengedepankan sikap humanis, tidak bertindak arogan, serta melaksanakan perintah sesuai arahan” tambahnya.

Senin, 19 Januari 2026

 


Banjir rob yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan beberapa waktu terakhir menjadi perhatian sejumlah kalangan, salah satunya adalah Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang turun langsung ke lokasi banjir di Kecamatan Sei Tabuk dan Kabupaten Martapura Barat Kabupaten Banjar.

Tidak hanya Kapolda Kalsel, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka beserta sejumlah Menteri dan Forkopimda Kalsel juga turun meninjau dan memberikan bantuan.

Saat meninjau lokasi banjir, Kapolda Kalsel bertemu dengan dua anak yatim piatu bernama Felina Delfi (11) atau yang biasa dipanggil Adel dan adiknya bernama Jailani (5).

Diketahui kakak beradik ini tinggal dan dirawat oleh neneknya pasca orang tuanya meninggal dalam insiden kecelakaan lalu lintas tiga tahun lalu di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.

Kecelakaan itu membuat Adel tidak bisa menggerakan dan menggunakan tangannya untuk beraktivitas sedangkan sang adik Jailani tidak bisa menggerakan atau meluruskan kakinya.

Melihat kondisi kedua anak tersebut, Kapolda Kalsel berempati memberikan perhatian khusus berupa pengobatan operasi gratis untuk keduanya. 

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, saat meninjau Adel dan Jailani yang sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, pada Senin (19/1/2026), Kapolda Kalsel menyampaikan akibat laka lantas tersebut keduanya mengalami luka-luka yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

Menyikapi hal ini, Polda Kalsel melalui dokter-dokter jajarannya segera melakukan tindakan penanganan operasi terhadap keduanya. Operasi dilakukan untuk memastikan kesembuhan dan pemulihan fisik korban setelah insiden itu.

Pengobatan ini dilakukan sampai kedua kakak beradik ini normal kembali. "Kita akan lakukan operasi kepada keduanya, untuk sang Kakak akan dilajukan pemeriksaaan lebih detail yang akan dikaji oleh para dokter apakah bisa dilakukan operasi di Banjarmasin atau dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta," terang Kapolda Kalsel.

Beliau menjelaskan bahwa, pasca 3 tahun kecelakaan yang menimpa kedua orang tuanya, saat ini, luka kedua anak tersebut hanya meninggalkan bekas saja atau fraktur dan akan diambil tindakan oleh dokter di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin yang dipimpin oleh Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Muhammad El Yandiko, Sp-An-TI, M.M., MARS, QHIA.

"Kita melihat masa depan kedua anak ini, kita ingin mengembalikan masa depan mereka agar kedepannya lebih baik lagi," harap Kapolda.

Namun, pemulihan tidak hanya fisik. Menyadari besarnya trauma psikologis yang dialami Adel dan Jailani setelah kehilangan kedua orang tua secara mendadak, Bhayangkari Daerah Kalsel juga turun tangan memberikan pendampingan psikologis.

Sebelum menjalani tindakan operasi, Bhayangkari Daerah Kalsel dengan penuh kelembutan memberikan trauma healing kepada kakak beradik tersebut. Pendekatan yang dilakukan berupa komunikasi yang menenangkan untuk mengurangi kecemasan, ketakutan, dan rasa sedih mendalam yang mereka alami.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha menyampaikan bahwa Bhayangkari memberikan trauma healing kepada Adel dan Jailani sebelum dilakukan tindakan operasi.

"Semoga Kakak beradik ini diberikan kesembuhan, kepulihan sehingga luka mereka dapat disembuhkan, dan trauma atas kejadian yang merenggut kedua orang tuanya bisa teratasi," harap Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha.

Kedepannya Kapolda, Pejabat Utama Polda Kalsel, dan Bhayangkari Daerah Kalsel akan berdiskusi untuk masa depan Adel dan Jailani kedua anak korban kecelakaan yang mengakibatkan orang tuanya meninggal dunia.

Kepedulian Polda Kalsel ini pun mendapatkan respon positif dari pihak keluarga, dan tahap awal adalah perawatan sebelum dilakukan tindakan operasi.

Tanah Laut – Personel Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan BKO Pengamanan Aksi Unjuk Rasa yang berlangsung di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (19/1).

Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan Polres Tanah Laut dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan, khususnya di sekitar Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam pelaksanaan tugas BKO ini, Polres Tanah Laut menurunkan 43 personel yang tergabung dalam Sprin, dipimpin oleh IPTU Totok Sudarto selaku KBO Samapta Polres Tanah Laut. Selain personel, turut dikerahkan sarana pendukung berupa 1 unit kendaraan R-4 Pam Obvit, 1 unit R-6 truk box, serta 1 unit R-6 bus guna mendukung kelancaran dan mobilitas personel selama kegiatan berlangsung.

Selama kegiatan pengamanan, personel Polres Tanah Laut melaksanakan tugas secara profesional dan humanis dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada para peserta aksi. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di sekitar Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan terpantau aman, tertib, dan kondusif, tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. mengatakan bahwa keterlibatan personel Polres Tanah Laut dalam kegiatan BKO pengamanan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, serta sesuai dengan standar operasional prosedur, dengan tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.” Pungkasnya.

Tanah Laut – Polsek Pelaihari, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengamanan Eksekusi Perkara Perdata terkait objek sengketa yang berlokasi di Komplek Bajuin Raya RT 04 RW 01, Desa Atu-Atu, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Senin (19/1).

Kegiatan eksekusi tersebut dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Pelaihari dan berjalan dengan aman serta kondusif. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Pengadilan Negeri Pelaihari yang diwakili oleh Panitera Muda Ahmad Jailani, S.H., M.H., Wakapolsek Pelaihari IPTU Madansyah, Kepala Desa Atu-Atu M. Rabbani Assegaf, personel Polsek Pelaihari, serta masyarakat sekitar lokasi sengketa.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan yakni pemasangan plang tanda penyitaan di lokasi objek sengketa sebagai bentuk pelaksanaan putusan pengadilan. Selain itu, dilakukan pula pembacaan putusan Pengadilan Negeri Pelaihari Nomor: 4/Pdt.Eks/2025/PN Pli jo 6/Pdt.G/2025/PN Pli tanggal 24 Desember 2025.

Kapolsek Pelaihari IPTU Benny W. Wardhani yang dapat digunakan dalam keterangan mengatakan bahwa Polsek Pelaihari telah melaksanakan pengamanan dalam kegiatan eksekusi perkara perdata yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Pelaihari. 

“Kehadiran personel Polri bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif serta mencegah terjadinya potensi gangguan kamtibmas.” Ungkapnya.

Kami mengedepankan pendekatan humanis dan profesional, serta mengimbau kepada seluruh pihak untuk menghormati dan mematuhi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum. 

“Alhamdulillah, kegiatan eksekusi dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan keamanan” Ujar Kapolsek.

Minggu, 18 Januari 2026

 


Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memastikan kesiapsiagaan penuh dalam penanganan banjir yang melanda Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar. Berbagai upaya dilakukan untuk membantu kebutuhan dasar warga yang terdampak dan harus mengungsi akibat genangan air.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, disela peninjauannya membantu warga yang terdampak banjir, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan, sejak awal terjadinya banjir, Polda Kalsel telah mengerahkan personel serta sarana pendukung, termasuk kendaraan dapur lapangan (Randurlap) dan unit water treatment untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan air bersih masyarakat.

“Kami sudah menurunkan personel untuk membantu masyarakat, termasuk mengoperasikan Randurlap dan kendaraan water treatment. Sarana ini sudah sekitar 17 hari berada di lokasi banjir,” terangnya, Sabtu (17/1/2026).

Kapolda menjelaskan, dapur lapangan milik Polda Kalsel setiap harinya menyiapkan sekitar 3.500 hingga 4.000 porsi makanan bagi warga terdampak banjir yang berada di pengungsian maupun masyarakat sekitar.

Selain pemenuhan kebutuhan pangan, Polda Kalsel juga menyiagakan unit water treatment yang mampu memproduksi hingga 6.000 liter air bersih per hari. Air tersebut dimanfaatkan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah yang kesulitan akses air bersih akibat banjir.

“Tadi kita juga menyaksikan langsung air bersih hasil water treatment dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini sangat membantu warga di tengah kondisi banjir,” tambah Kapolda Kalsel.

Beliau menegaskan, selain fokus pada aspek kemanusiaan, pihak kepolisian juga memastikan keamanan lingkungan permukiman yang ditinggalkan warga. Personel dari Polsek Martapura Barat dan Polres Banjar terus melaksanakan patroli rutin guna menjaga keamanan rumah-rumah warga yang kosong.

“Patroli tetap berjalan agar rumah warga yang ditinggalkan tetap aman, sehingga masyarakat yang mengungsi merasa tenang,” tegasnya.

Polda Kalsel memastikan seluruh dukungan tersebut akan terus diberikan hingga kondisi banjir di wilayah Martapura Barat benar-benar teratasi dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti semula.


Tanah Laut – Polsek Jorong, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan penindakan balap liar (bali) di wilayah hukum Polsek Jorong sebagai upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Hari Minggu, 18 Januari, mulai pukul 16.00 Wita hingga selesai, bertempat di Jalan Pelabuhan Pelaihari, Dusun Sungai Pampan RT/RW 010/005, Desa Swarangan, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

Dari hasil kegiatan penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan 24 (dua puluh empat) orang pelaku balap liar beserta 27 (dua puluh tujuh) unit sepeda motor roda dua. Selanjutnya, para pelaku beserta kendaraan yang digunakan diamankan ke Polsek Jorong untuk dilakukan pendataan dan diproses sesuai ketentuan hukum melalui tindakan tilang.

Selain melakukan penegakan hukum, petugas juga memberikan pemahaman dan edukasi hukum terkait aturan berlalu lintas kepada para pelaku balap liar agar tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari. Kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka pelanggaran lalu lintas serta mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani menyampaikan bahwa penindakan balap liar ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polsek Jorong dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Penindakan balap liar ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serta gangguan kamtibmas yang dapat membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Balap liar sangat berisiko dan tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga orang lain,” ujar Kapolsek Jorong.

Ia menambahkan, selain penegakan hukum berupa tilang, pihaknya juga memberikan edukasi dan pemahaman hukum kepada para pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para generasi muda, agar mematuhi aturan berlalu lintas dan tidak melakukan aksi balap liar. Polsek Jorong akan terus melakukan patroli dan penindakan secara berkelanjutan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Jorong,” pungkasnya.

 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., bertempat di Lapangan Apel Polres Tanah Laut, Senin (19/1).

Dalam upacara tersebut, Kapolres Tanah Laut membacakan Amanat Kapolda Kalimantan Selatan yang menyoroti kondisi terkini terkait meningkatnya intensitas bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, dan angin kencang yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan. Fenomena ini merupakan dampak nyata dari perubahan iklim global yang semakin dirasakan dan memengaruhi kehidupan masyarakat secara luas.

Disampaikan bahwa bencana hidrometeorologi tidak hanya menimbulkan kerugian materiil dan korban jiwa, tetapi juga berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), konflik sosial, serta terganggunya aktivitas ekonomi dan pelayanan publik. Oleh karena itu, kehadiran Polri dalam penanggulangan bencana menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas pemeliharaan kamtibmas.

Kapolda Kalimantan Selatan melalui amanatnya menekankan kepada seluruh jajaran Polda Kalimantan Selatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya yang berkaitan dengan kondisi hidrometeorologi. Jajaran Polri diminta untuk melakukan langkah-langkah mitigasi, memperkuat deteksi dini, serta membangun koordinasi yang solid dengan TNI, pemerintah daerah, BNPB/BPBD, dan seluruh unsur terkait.

Selain itu, Polri diharapkan hadir tidak hanya pada saat bencana terjadi, tetapi juga aktif dalam upaya pencegahan, edukasi kepada masyarakat, serta pemulihan pascabencana dengan mengedepankan pendekatan humanis dan empati, guna memberikan rasa aman dan membantu percepatan pemulihan kondisi masyarakat.

Upacara Hari Kesadaran Nasional ini dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran Polres Tanah Laut, serta seluruh perwira, bintara, dan ASN Polres Tanah Laut, dan berlangsung dengan khidmat serta tertib.

Statistik Pembaca