Selasa, 14 Juli 2026

 


Tanah Laut – Dalam upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas antarinstansi, Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Coffee Morning dan Latihan Menembak Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanah Laut beserta jajaran, bertempat di Lapangan Tembak Tantya Sudhirajadi yang berlokasi di Mapolsek Pelaihari, Rabu (15/7/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, Ketua DPRD Tanah Laut H. Khairil Anwar, Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf. Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I., Kajari Tanah Laut Lutvi Tri Cahyanto, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari Bayu Agung Kurniawan, S.H., beserta jajaran dari masing-masing instansi, serta para Pejabat Utama Polres Tanah Laut.

Kegiatan diawali dengan coffee morning yang berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh kebersamaan. Momen tersebut dimanfaatkan sebagai sarana untuk mempererat komunikasi serta memperkuat koordinasi lintas sektoral antara unsur Forkopimda. Berbagai hal terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pembangunan daerah, hingga penguatan kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi bagian dari pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa komunikasi yang terjalin secara baik antar pimpinan daerah merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran pelaksanaan program-program pembangunan di Kabupaten Tanah Laut.

"Sinergi yang selama ini telah terbangun harus terus dipelihara dan ditingkatkan. Melalui kegiatan coffee morning ini, kita dapat saling bertukar informasi, memperkuat koordinasi, serta menyamakan persepsi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat. Dengan kebersamaan yang kuat, kita optimistis dapat terus menjaga situasi Kabupaten Tanah Laut tetap aman, damai, dan kondusif," ujar Kapolres.

Setelah coffee morning, kegiatan dilanjutkan dengan latihan menembak bersama di Lapangan Tembak Tantya Sudhirajadi. Sebelum pelaksanaan latihan, seluruh peserta terlebih dahulu menerima arahan dari instruktur mengenai prosedur keamanan, tata cara penggunaan senjata api, teknik dasar menembak, serta standar keselamatan yang wajib dipatuhi selama kegiatan berlangsung.

Latihan menembak dilaksanakan secara bergantian dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan. Selain menjadi sarana olahraga dan rekreasi, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, konsentrasi, ketelitian, serta mempererat hubungan emosional antar pimpinan daerah dalam suasana yang santai namun tetap profesional.

Suasana penuh keakraban tampak mewarnai jalannya kegiatan. Para peserta saling memberikan semangat dan berbagi pengalaman selama mengikuti latihan menembak. Interaksi yang terjalin semakin memperkuat hubungan harmonis antar unsur Forkopimda yang selama ini telah bekerja sama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Tanah Laut.

Kapolres berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai wadah memperkuat soliditas dan sinergitas antarinstansi.

"Keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan dukungan, koordinasi, dan kolaborasi seluruh unsur Forkopimda. Melalui kebersamaan ini, kami berharap sinergi yang telah terjalin semakin kokoh sehingga mampu memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman yang maksimal kepada masyarakat," tambah Kapolres.

Kegiatan Coffee Morning dan Latihan Menembak Bersama Forkopimda Kabupaten Tanah Laut ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan, melalui kegiatan yang dikemas dalam suasana penuh keakraban tersebut, hubungan antarinstansi semakin solid sehingga mampu memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan serta mewujudkan Kabupaten Tanah Laut yang aman, nyaman, kondusif, dan semakin maju.

Tanah Laut – Komitmen Polsek Jorong Polres Tanah Laut dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di wilayah hukumnya. Kali ini, monitoring dilakukan di lahan milik Sahabudin Basir, S.Sos yang berada di Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (15/7).

Lahan jagung seluas kurang lebih 2 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 79 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman terlihat tumbuh dengan baik dan berkembang secara optimal. Memasuki fase akhir pertumbuhan, tanaman terus mendapatkan perawatan agar mampu menghasilkan panen yang maksimal.

Selain melakukan pemantauan perkembangan tanaman, personel Polsek Jorong juga berdialog langsung dengan pemilik lahan mengenai kondisi tanaman, perawatan, serta kesiapan menghadapi masa panen. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan Polri kepada para petani sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif mendukung program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk di bidang pertanian.

“Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, kami ingin memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik hingga memasuki masa panen. Harapannya hasil panen nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong akan terus memperkuat kolaborasi bersama masyarakat dalam mendukung kemajuan sektor pertanian. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polsek Takisung Polres Tanah Laut terus melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri. Kali ini, monitoring dilakukan di lahan milik Kalimi yang berlokasi di Jalan Pendayung, Desa Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (15/7).

Lahan jagung seluas kurang lebih 3 hektare tersebut kini telah memasuki usia tanam sekitar 85 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung tumbuh dengan baik dan berada pada fase perkembangan yang menjanjikan menuju masa panen. Kondisi ini menjadi indikator positif bahwa proses budidaya berjalan sesuai harapan berkat perawatan yang dilakukan secara optimal.

Selain melakukan pengecekan perkembangan tanaman, personel Polsek Takisung juga berinteraksi langsung dengan pemilik lahan untuk mengetahui kondisi budidaya, perawatan tanaman, serta kesiapan menghadapi masa panen. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan Polri kepada para petani sekaligus mempererat komunikasi dan kerja sama dalam mendukung sektor pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan sekaligus memberikan motivasi kepada para petani.

“Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, melalui kegiatan monitoring dan pendampingan secara berkelanjutan. Kami berharap tanaman jagung yang saat ini berkembang dengan baik dapat menghasilkan panen yang optimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan,” ujar AKP Duki.

Melalui sinergi yang terus terjalin antara Polri dan masyarakat, Polsek Takisung berkomitmen mendukung kemajuan sektor pertanian agar semakin produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Senin, 13 Juli 2026

Tanah Laut – Polsek Kintap Polres Tanah Laut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada para petani. Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan monitoring panen jagung di lahan milik Tugiman, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sambilulungan, yang berlokasi di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Selasa (14/7).

Kegiatan panen dilakukan di lahan seluas kurang lebih 0,75 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 1,5 ton jagung. Meski berada di lahan yang tidak terlalu luas, hasil panen tersebut mencerminkan semangat dan kerja keras petani dalam mengelola lahan pertanian serta mendukung peningkatan produksi jagung di wilayah Kecamatan Kintap.

Selain melakukan monitoring proses panen, personel Polsek Kintap juga berdialog dengan petani mengenai hasil produksi, teknik budidaya, hingga berbagai kendala yang dihadapi selama masa tanam. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung sektor pertanian.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Polri akan terus memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani melalui kegiatan monitoring secara berkelanjutan. Kami berharap hasil panen ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani, mendorong produktivitas pertanian, serta memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Melalui kolaborasi yang erat antara Polri, kelompok tani, dan masyarakat, Polsek Kintap berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan sektor pertanian agar semakin produktif, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan kepada para petani di wilayah hukum Polres Tanah Laut. Kali ini, Polsek Batu Ampar melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Wahyudi yang berlokasi di Desa Durian Bungkuk, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Selasa (14/7).

Panen dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1 hektare dengan hasil mencapai sekitar 4 ton jagung. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian di wilayah Batu Ampar terus menunjukkan perkembangan yang positif berkat kerja keras para petani serta dukungan berbagai pihak dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Selain memantau proses panen, personel Polsek Batu Ampar juga berdialog dengan petani mengenai hasil produksi, kondisi lahan, serta upaya yang dilakukan untuk menjaga kualitas tanaman. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan Polri kepada masyarakat guna mendorong keberhasilan program ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan para petani.

Kapolsek Batu Ampar AKP Munadi mengatakan bahwa Polri akan terus hadir memberikan dukungan kepada masyarakat, khususnya di sektor pertanian, melalui kegiatan monitoring dan pendampingan secara berkelanjutan.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kami terus mendukung para petani agar dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Harapannya, hasil panen yang diperoleh mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut,” ujar AKP Munadi.

Melalui sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, Polsek Batu Ampar berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan sektor pertanian agar semakin produktif, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat serta keberhasilan program ketahanan pangan nasional. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

 


Tanah Laut – Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Police Goes to School sebagai upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada para pelajar, Senin (13/7/2026).

Kegiatan dilaksanakan di SMK Negeri 2 Pelaihari dan diikuti oleh para siswa-siswi baru dengan antusias. Hadir sebagai narasumber dan pelaksana kegiatan yakni IPTU Abd. Goni selaku KBO Sat Lantas, AIPTU Felix selaku Kanit Kamsel, BRIPTU Dina Detasya Amelia, dan BRIPTU Nur Afifah.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Para peserta juga diberikan informasi mengenai angka kecelakaan lalu lintas serta berbagai faktor penyebabnya, sekaligus diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan Police Goes to School merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam membangun kesadaran hukum dan budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada para pelajar bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Dengan disiplin mematuhi aturan, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, sehingga tercipta budaya berlalu lintas yang aman dan tertib sejak usia sekolah," ujar Kapolres.

Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan para siswa-siswi dapat menjadi generasi yang sadar hukum, disiplin, dan berperan

 


Tanah Laut – Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel dalam penanganan kebakaran, Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi memimpin langsung kegiatan latihan penggunaan IFEX Fire Extinguisher bagi personel Sat Samapta, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan latihan dilaksanakan di Halaman Kantor Sat Samapta dan Lapangan Apel Polres Tanah Laut, dengan materi praktik penggunaan IFEX Fire Extinguisher sebagai salah satu peralatan pemadam api yang efektif untuk penanganan kebakaran pada tahap awal.

Dalam pelaksanaannya, latihan dipandu langsung oleh AKP Haryadi selaku Kasat Samapta didampingi IPTU Totok Sudarto selaku KBO Samapta. Seluruh personel diberikan pembekalan mengenai teknik pengoperasian alat, prosedur keselamatan, serta praktik langsung memadamkan api menggunakan IFEX Fire Extinguisher.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi personel merupakan bagian dari upaya Polres Tanah Laut dalam menghadirkan personel yang profesional dan siap menghadapi berbagai situasi di lapangan.

"Kemampuan mengoperasikan peralatan pemadam kebakaran seperti IFEX Fire Extinguisher menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki personel Sat Samapta. Dengan latihan yang rutin dan terarah, personel diharapkan mampu bertindak cepat, tepat, dan aman dalam penanganan kebakaran maupun kondisi darurat lainnya," ujar Kapolres.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Sat Samapta mampu mengoperasikan IFEX Fire Extinguisher dengan benar sesuai prosedur, sehingga semakin siap memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mewujudkan profesionalisme anggota Polri dalam menjalankan tugas di lapangan.

 


Tanah Laut – Dalam upaya mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau, Polsek Tambang Ulang, Polres Tanah Laut, melaksanakan kegiatan patroli terpadu bersama Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Kalimantan pada Senin (13/7/2026) .

Patroli dilaksanakan di wilayah Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, yang merupakan salah satu wilayah yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya pencegahan karhutla.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Polsek Tambang Ulang Bripda M. Rafli Krisna, Kepala Desa Sungai Pinang A. Gunardi, Babinsa Serda Wahyudi, serta personel Manggala Agni Nasrudin dan Kasran.

Selama patroli, tim melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan, memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dari potensi kebakaran hutan dan lahan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. mengatakan bahwa sinergi antara Polri, TNI, pemerintah desa, dan instansi terkait merupakan langkah penting dalam mencegah terjadinya karhutla.

"Upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama melalui patroli rutin, edukasi kepada masyarakat, serta deteksi dini terhadap potensi titik api. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun demi menjaga keselamatan lingkungan dan kesehatan bersama," tegas Kapolres.

Melalui kegiatan patroli terpadu ini, diharapkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Tambang Ulang dapat dicegah sejak dini, sehingga situasi kamtibmas tetap aman, lingkungan tetap terjaga, serta masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman.

Statistik Pembaca