Minggu, 24 November 2024

 


Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Winarto, S.H., M.H. melepas 1000 personel yang akan bertugas mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam rangka Pilkada serentak 2024. Upacara pelepasan berlangsung di Lapangan Polda Kalsel, Senin (25/11/2024) pukul 08.00 WITA.

Dalam upacara tersebut, turut dihadiri oleh Plh Gubernur Provinsi Kalsel, Kabinda Kalsel, Kasi Intel Korem 101/Antasari, Kadisops Lanud Sjamsudin Noor, Pasops Lanal Banjarmasin, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua KPU Provinsi Kalsel, dan Kejari Banjarbaru.

Sebanyak 1000 personel terdiri 935 anggota dan 65 Perwira Pengendali (Padal) yang dilepas disebar ke berbagai daerah di Kalimantan Selatan untuk membackup pengamanan tahapan pemungutan suara Pilkada serentak 2024.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam pernyataannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto menyampaikan pelepasan ratusan personel ini untuk membantu pengamanan TPS di 13 Kabupaten/Kota diwilayah hukum Polda Kalsel.

"Pelepasan personel ini untuk mengamankan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada serentak 2024 yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang," terang Kapolda Kalsel.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto menegaskan, pihaknya telah mempersiapkan segala kemungkinan terjadi untuk mengantisipasi potensi kerawanan. 

"Dengan segala tehnis yang ada, kami telah persiapan, termasuk juga mengantisipasi blind spot (titik buta) tidak ada sinyal dengan memanfaatkan spot-spot terdekat atau memakai handphone satelit," ucapnya.

Kapolda berpesan kepada seluruh personel yang melaksanakan Serpas (pergeseran pasukan) ke Satwil jajaran hendaknya menyadari sepenuhnya bahwa, tugas mengamankan Pilkada 2024 adalah kehormatan dan kebanggaan, karena sama nilainya dengan menjaga keutuhan bangsa atau menjamin terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat. 

"Laksanakan tugas ini secara profesional, penuh tanggung jawab, pedomani prosedur tetap yang berlaku, sehingga tindakan-tindakan yang dilakukan senantiasa terukur sesuai aturan hukum. Serta tetap berkomitmen untuk bersikap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis," himbaunya.

"Kemudian setibanya di tempat, agar segera menyesuaikan dengan lingkungan satuan yang menerima BKO dan dapat bersinergi dengan seluruh pihak, serta tetap memperhatikan kearifan lokal di lokasi TPS dan tetap jaga kondisi kesehatan dan keamanan diri selama pelaksanaan pengamanan," tambahnya.


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar Apel Pergeseran Pasukan dalam rangka pengamanan tahap pemungutan dan perhitungan suara Pilkada Serentak 2024. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Apel Polres Tanah Laut dengan Inspektur Apel Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., Senin (25/11).

Kapolres dalam amanatnya menegaskan pentingnya kesiapan seluruh personel dalam mendukung pelaksanaan Pilkada yang aman, lancar, dan damai. 

"Kita harus memastikan bahwa seluruh tahapan Pilkada berjalan dengan tertib. Tugas pengamanan ini adalah amanah besar yang harus kita jalankan secara profesional dan penuh tanggung jawab," Ungkap Kapolres.

Kapolres kembali mengingatkan personel untuk selalu menjaga netralitas, melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan dan kelengkapan perorangan yang dilakukan langsung oleh Kapolres. Pemeriksaan ini meliputi kesiapan fisik, perlengkapan, hingga peralatan yang akan digunakan oleh personel di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan TFG (Tactical Floor Game) yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Tanah Laut, Kompol Abdul Fatah, S.Pd., M.M. TFG bertujuan untuk memetakan potensi kerawanan, mensimulasikan strategi pengamanan, dan memastikan setiap personel memahami tugasnya secara detail.

Kegiatan ini dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Kapolsek jajaran, serta seluruh perwira dan bintara yang terlibat dalam pengamanan TPS. Polres Tanah Laut siap mengawal jalannya pesta demokrasi dengan optimal demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Bumi Tuntung Pandang.

Kamis, 21 November 2024

Jakarta. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Kamis (21/11/24).

Kunjungan kerja itu dilakukan untuk meninjau langsung kesiapan jajaran Polda Jateng dan Pangdam Kodam IV/Diponegoro terkait program ketahanan pangan. 

"Hari ini saya dan Panglima mendapat kesempatan untuk berkunjung dan bersama-sama melaksanakan program dari Bapak Presiden Prabowo Subianto terkait dengan upaya Polri-TNI dalam mendukung program ketahanan pangan dan support system dari makan bergizi," ujar Kapolri di Kecamatan Tembalang Semarang, Kamis (21/11/24).

"Alhamdulillah kami diberikan pinjaman lahan untuk dikelola bersama-sama, di Kodam IV ini, untuk bisa kami tanami jagung. Ini menjadi bagian dan komitmen dari Polri-TNI untuk terus mendukung apa yang menjadi program Bapak Presiden," lanjut Kapolri.

Kapolri menyatakan, Polri juga memiliki tugas khusus lainnya yakni mengawasi distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran. Ia berharap sinergitas dan kerja sama antara Polri-TNI bisa dilaksanakan oleh seluruh jajaran di seluruh wilayah.

"Sehingga program ketahanan pangan betul-betul bisa terlaksana dengan maksimal, optimal," harap Kapolri.

Selain meninjau, Kapolri dan Panglima TNI juga menyalurkan bantuan sebanyak 300 paket sembako kepada masyarakat.

Sebelumnya, Kapolri dan Panglima TNI telah meluncurkan Gugus Tugas Polri. Adapun Gugus Tugas ini akan menjalankan program sebagai berikut:

1. Program pekarangan lahan bergizi, yang dilaksanakan dengan mengedepankan Bhabinkamtibmas untuk mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan menjadi lahan produktif. Sampai dengan saat ini, di 34 wilayah polda terdapat 7.471 pekarangan yang siap dialihfungsikan menjadi lahan produktif.

2. Program pemanfaatan lahan produktif, dilaksanakan melalui kerja sama antara Polri dengan kelompok tani dan sukarelawan. Sampai dengan saat ini, terdapat lahan tidur seluas 13.217 Ha yang tersebar di seluruh Indonesia dan siap digunakan sebagai lokasi pertanian, peternakan, dan perikanan.

TANAH LAUT - Seorang Pemuda Berinisial (FS) terjerat Kasus persetubuhan Anak dibawah umur yang masih terikat hubungan keluarga. Dia menyerahkan diri ke Polres Tanah Laut setelah sehari sebelumnya di Laporkan oleh kakak kandung korban.(22/11). 

"Benar Unit PPA Satreskrim Polres Tanah Laut mengamankan seorang pria yang melakukan tindak pidana asusila atas korban yang merupakan cucu tiri pelaku. Dia menyerahkan diri pada Kamis (21/11/2024) lalu ke Sat Reskrim Polres Tanah Laut," kata Kapolres Tanah Laut AKBP M. Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H.

Kejadian bermula ketika Korban Melati (nama samaran) tidak datang bulan selama 2 bulan sehingga tante korban merasa curiga, kemudian mengabari kakak korban untuk melakukan test pack kepada korban.

Dari hasil Tes Pack  menunjukan garis 2 (dua) yang artinya korban dalam kondisi positif hamil, setelah didesak oleh keluarga korban baru mengaku bahwa telah disetubuhi oleh Kakek tiri korban yang berinisial (FS).

Mendengar keterangan korban pihak keluarga korban melakukan pertemuan dengan pelaku untuk bertemu didampingi oleh ketua RT, dari hasil pertemuan itu pelaku akhirnya mengakui perbuatan bejatnya.

"Atas kejadian tersebut keluarga korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut kepolres tanah laut, dan pelaku akan dijerat Pasal 81 Ayat (3), Ayat (2), dan Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Perpu No. 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Ke Dua Atas Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang dan/atau Pasal 82 Ayat (2) dan Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Perpu No. 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Ke Dua Atas Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang tentang Tindak Pidana Persetubuhan dan/atau Pencabulan Terhadap Anak Di Bawah Umur" tutur Kapolres. 

"sekarang Pelaku sudah diamankan di Polres Tanah Laut beserta barang bukti Pakain yang digunakan Korban pada saat kejadian tersebut" tutup Kapolres.

Rabu, 20 November 2024



Tanah Laut – Dalam upaya menjaga kondusivitas menjelang Pilkada 2024, Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., menggelar kegiatan "Ngopi Bareng Bersama Awak Media" di Fellas Cafe, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Rabu (20/11/2024) malam.


Acara ini dihadiri oleh para pejabat utama Polres Tanah Laut dan seluruh awak media yang bertugas di wilayah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dan media sebagai bagian dari langkah menciptakan "cooling system" demi menjaga situasi tetap kondusif selama tahapan Pilkada berlangsung.


Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media atas kerja sama yang selama ini terjalin baik. Ia menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang benar dan edukatif kepada masyarakat.


"Media memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kami di kepolisian dengan masyarakat. Kami berharap dukungan media untuk membantu mendinginkan suasana di tengah potensi isu-isu yang dapat memecah belah jelang Pilkada," ujar Kapolres.


Kegiatan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Berbagai masukan dan diskusi terkait tantangan di lapangan dibahas secara terbuka. Kapolres juga mengajak semua pihak untuk tetap mengutamakan etika dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.


Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara Polres Tanah Laut dan insan media, serta komitmen untuk terus bekerja sama menjaga Tanah Laut tetap aman, damai, dan sejuk menjelang Pilkada 2024.

Selasa, 19 November 2024

 

Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, melaksanakan kegiatan Launching Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan di Jl. Sido Rukun Rt.10/03, Desa Bajuin, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (20/11).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., bersama Forkopimda Tanah Laut, Kepala Dinas ATR/BPN, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan, para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, personel Polres Tanah Laut, tokoh masyarakat, serta kelompok tani Desa Bajuin.

Acara dimulai dengan kegiatan penanaman bibit jagung di lokasi setempat sebagai simbol komitmen mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. Kapolres Tanah Laut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Polri dengan masyarakat dan instansi terkait dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Usai penanaman bibit, kegiatan dilanjutkan dengan mengikuti Zoom Meeting bersama Kapolri dan Panglima TNI, yang secara serentak memimpin koordinasi program ketahanan pangan di seluruh Indonesia.

Kapolres Tanah Laut berharap, "Dengan adanya Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan ini, kita dapat membantu mewujudkan kemandirian pangan di masyarakat dan mendukung peningkatan kesejahteraan para petani."

Antusiasme masyarakat Desa Bajuin, khususnya kelompok tani, terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam kegiatan ini. Diharapkan program ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat demi ketahanan pangan yang berkelanjutan.

 

Tanah Laut – Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, menerima kunjungan dari Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Kalsel dalam rangka pelaksanaan audit tahap II Tahun Anggaran 2024. Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (20/11) ini difokuskan pada evaluasi aspek pelaksanaan dan pengendalian di jajaran Polres Tanah Laut.

Tim Audit Kinerja dipimpin langsung oleh Kombes Pol Temmangnganro Machmud, S.I.K., M.H., bersama anggota tim yang memiliki keahlian di bidang pengawasan dan evaluasi. Kehadiran tim disambut hangat oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., beserta jajaran pejabat utama Polres. 


Dalam sambutannya, Kombes Pol Temmangnganro Machmud menekankan pentingnya audit sebagai alat untuk memastikan bahwa pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di Polres telah berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. "Audit ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas kerja sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik," ujarnya.

Selama kegiatan audit, tim memeriksa berbagai dokumen administrasi, laporan kegiatan, serta pelaksanaan operasional di Polres Tanah Laut. Selain itu, dialog interaktif antara auditor dan personel Polres dilakukan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait temuan dan rekomendasi.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut. "Kami siap menerima segala masukan dan rekomendasi dari tim audit. Hal ini akan menjadi acuan untuk terus memperbaiki kinerja dan pelayanan kami kepada masyarakat," katanya.

Audit tahap II ini merupakan bagian dari upaya Polda Kalsel untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Kalimantan Selatan. Hasil audit ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, khususnya dalam pengendalian internal di lingkungan Polres Tanah Laut.




Senin, 18 November 2024

 

Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mengungkap tindak pidana pembuangan limbah B3 atau limbah medis. Penggebrekan dilakukan oleh Ditreskrimsus di sebuah lahan kosong di Jalan Tatah Cina, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Senin (18/11/2024). 

Penggrebekan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, S.H., M.H. didampingi Dirreskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K., dan Kasubdit IV Tipidter Dit Reskrimsus Polda Kalsel AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. Lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan limbah medis tersebut berada di sekitaran komplek atau permukiman warga. 

Di lokasi tersebut terlihat sebuah areal yang sudah ditimbun dengan tanah merah, namun di bawah timbunan tanah tersebut ternyata banyak terdapat limbah medis. 

Sementara jenis limbah medis yang ditemukan di lokasi itu antara lain alat suntik yang sudah dipakai, hingga botol-botol infus. Ada juga bekas bungkusan obat yang dibakar. Selain itu, petugas juga menemukan rumah kosong yang dijadikan gudang penyimpanan limbah B3.

"Berdasarkan informasi yang kami terima, di sekitar lokasi ini ada penimbunan limbah medis," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto di lokasi penggrebekan.

“Sebanyak 162 kotak limbah medis ditemukan di dalam rumah, sementara 160 kotak lainnya berada di lahan kosong, ” lanjutnya.

Penjaga gudang, FZ (47), mengungkapkan bahwa limbah tersebut berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Utara dan diangkut menggunakan mobil boks Isuzu Traga.

Polisi mengamankan tiga saksi yaitu J (46), sopir truk pengangkut limbah medis, FZ (47), penjaga sekaligus buruh yang bertugas menimbun limbah, YR, pemilik lahan kosong yang digunakan untuk pembuangan.

Sementara itu, pelaku utama yang diduga bertanggung jawab atas tindakan ini adalah RR (39), karyawan PT HG.

Dalam operasi ini, Ditreskrimsus Polda Kalsel menyita sejumlah barang bukti, termasuk 322 kotak limbah medis B3 dalam plastik, 1 unit mobil boks Isuzu Traga beserta dokumen kendaraan, alat bantu seperti dua sekop, satu arko merah, dan timbangan besi.

“Tersangka RR dijerat Pasal 104 dan/atau Pasal 98 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pelanggaran ini mencakup pembuangan limbah tanpa izin serta tindakan yang merusak lingkungan,” jelasnya.

Polda Kalimantan Selatan memastikan para saksi, pelaku, dan barang bukti telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

“Masyarakat dihimbau untuk melaporkan aktivitas serupa agar kerusakan lingkungan dapat dicegah dan kualitas hidup bersama tetap terjaga,” tambah Kapolda Kalsel.

Statistik Pembaca