Minggu, 27 April 2025

 


Tanah Laut – Dalam rangka meningkatkan pemahaman hukum dan menjaga moralitas personel, Tim Bidang Hukum (Bidkum) Polda Kalsel menggelar penyuluhan tentang bahaya LGBT terhadap kesehatan dan moralitas, serta sanksi bagi anggota yang terlibat, sekaligus memberikan sosialisasi mengenai mekanisme perceraian di lingkungan Polri. Kegiatan ini berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Senin (28/4).

Kegiatan penyuluhan ini dipimpin langsung oleh AKP Purnoto, S.H., yang menjabat sebagai P.S. Kaur Luhkum Bidkum Polda Kalsel, bersama tim. Dalam paparannya, AKP Purnoto menegaskan pentingnya menjaga moralitas sebagai anggota Polri, karena setiap pelanggaran, termasuk keterlibatan dalam aktivitas LGBT, akan dikenakan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri.

Selain itu, disampaikan pula prosedur dan mekanisme perceraian bagi anggota Polri, dengan tujuan memberikan pemahaman hukum agar proses perceraian dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku dan menghindari potensi pelanggaran disiplin.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Tanah Laut memahami pentingnya menjaga kehormatan diri dan institusi, serta mematuhi ketentuan hukum yang berlaku di lingkungan Polri," ujar AKP Purnoto.

Kegiatan berjalan dengan lancar, penuh antusiasme, dan diakhiri dengan sesi tanya jawab untuk memberikan kesempatan kepada personel mendalami materi yang disampaikan.


Tanah Laut – Dalam rangka memastikan kondisi kesehatan personel tetap prima, Polres Tanah Laut, Polda Kalsel, menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala yang bertempat di Aula Satya Brata Mapolres Tanah Laut, Senin (28/4).

Pemeriksaan ini dilaksanakan oleh tim medis dari Biddokkes Polda Kalsel, dengan berbagai rangkaian pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, tes laboratorium, pemeriksaan jantung (EKG), dan konsultasi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan anggota, sehingga bisa segera ditangani apabila ditemukan keluhan atau gangguan kesehatan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Rikcy Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kabag SDM Polres Tanah Laut, menyampaikan bahwa pemeriksaan berkala ini sangat penting untuk menjaga kesiapan fisik dan kesehatan anggota dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat.

"Melalui pemeriksaan rutin ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh personel dalam kondisi sehat dan siap dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian, terutama dalam menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Tanah Laut," ungkapnya.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan diikuti antusias oleh seluruh personel Polres Tanah Laut, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan diri dan kesiapsiagaan dalam bertugas.

Tanah Laut – Dalam rangka mempererat hubungan sinergitas antara Polri dan tokoh masyarakat, Kapolres Tanah Laut AKBP Rikcy Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melaksanakan silaturahmi ke kediaman Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tanah Laut, H. Drs. Al Makmun.

Kunjungan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Kapolres Tanah Laut menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama serta memperkuat komunikasi antara kepolisian dan tokoh agama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai di wilayah Tanah Laut.

"Kami berharap sinergi antara Polri dan FKUB terus terjalin dengan baik, demi menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat," ujar AKBP Rikcy Boy Siallagan.

H. Drs. Al Makmun menyambut hangat kedatangan Kapolres dan menyatakan kesiapan FKUB untuk terus berkolaborasi dengan Polres Tanah Laut dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama di daerah ini.

Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya Polres Tanah Laut untuk mendekatkan diri dengan tokoh-tokoh masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Tanah Laut – Dalam upaya memastikan keamanan dan kelayakan ruang tahanan, Kapolres Tanah Laut AKBP Rikcy Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melaksanakan kontrol dan pengecekan langsung ke ruang tahanan Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Tanah Laut.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polres Tanah Laut. Ia meninjau kondisi fisik ruang tahanan, mengecek kebersihan, sarana prasarana, serta memastikan kesehatan para tahanan tetap terjaga dengan baik. Selain itu, AKBP Rikcy Boy Siallagan juga memberikan arahan kepada petugas jaga untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Kontrol ini kita lakukan untuk memastikan tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan untuk pelanggaran keamanan, serta menjamin hak-hak para tahanan tetap terpenuhi," ujar Kapolres.

Beliau juga menekankan pentingnya pemeriksaan rutin dan pengawasan ketat demi mencegah kejadian yang tidak diinginkan, serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, khususnya di lingkungan Polres Tanah Laut.

Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan ruang tahanan Sat Tahti Polres Tanah Laut tetap dalam kondisi aman, bersih, dan layak huni sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.

Sabtu, 26 April 2025

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Rikcy Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menghadiri kegiatan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Halal Bihalal dan Tasyakuran Bupati dan Wakil Bupati Tanah Laut, yang digelar di Pantai LCM RT 013 RW 003 Desa Muara Kintap, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (26/4) malam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Tanah Laut H. Rahmad Trianto, jajaran Forkopimda, Forkopimcam, para Kepala Desa se-Kecamatan Kintap, serta tamu undangan lainnya.

Acara berlangsung meriah dengan pergelaran wayang kulit yang dibawakan oleh Dalang Ki Anom Dwi Jokangko, S.Sn., dari Karanganyar, Jawa Tengah. Kehadiran masyarakat yang antusias menambah semarak suasana, dalam momentum penuh keakraban dan rasa syukur tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Tanah Laut mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran semua pihak serta mengajak masyarakat untuk terus mempererat silaturahmi dan menjaga persatuan demi kemajuan Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Rikcy Boy Siallagan juga menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini, yang dinilai mampu mempererat hubungan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

Acara berlangsung hingga larut malam dengan penuh khidmat, ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan Kabupaten Tanah Laut.



Teluk Bintuni (26/4) — Pencarian terhadap IPTU Tomi Samuel Marbun yang hilang dalam pelaksanaan Operasi AB Moskona 2025 kini memasuki tahapan krusial. Tim gabungan dari Mabes Polri dan Polda Papua Barat tengah melakukan persiapan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan perwira muda tersebut.


Kasubbid Dokidenkrim Pusident Bareskrim Polri sekaligus Kasubsatgas Identifikasi, Dr. Adek Candra, S.H., M.H., menyampaikan bahwa tim identifikasi telah tiba di TKP. “Kami telah melakukan pengecekan awal menggunakan drone untuk mendapatkan gambaran situasi di lapangan. Hasilnya akan kami kembangkan untuk investigasi lebih lanjut,” jelasnya.


Ia menambahkan, dalam proses olah TKP, tim membawa perlengkapan teknologi tinggi, seperti Faro Tripod dan Faro Monopod, yang mampu memvisualisasikan kondisi di lokasi dalam bentuk tiga dimensi. “Kami juga menggunakan kamera digital, drone, dan alat ukur lainnya untuk menggambarkan kondisi lapangan secara visual dan detail,” ujar Dr. Adek.


Dari unsur kewilayahan, Direktur Kriminal Umum Polda Papua Barat, Kombes Pol Nuvia Jaya, S.H., M.M., menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mempersiapkan rekonstruksi kejadian. “Kami akan melakukan pemotretan lokasi tempat korban dilaporkan hanyut, kemudian melakukan rekonstruksi dengan menempatkan rekan-rekan yang berada di lokasi saat kejadian sesuai dengan posisi mereka waktu itu,” ungkapnya.


Namun, persiapan teknis turut menghadapi tantangan dari kondisi cuaca. “Sekarang sudah pukul 13.17 WIT, dan cuaca mendung. Sementara peralatan kami sebagian besar menggunakan tenaga surya, sehingga ini mempengaruhi optimalisasi kerja alat,” jelas Kombes Nuvia.


Selain tim identifikasi dan kriminal umum, kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari tim Sops Polri yang dipimpin langsung oleh Karobinops Sops Polri, Brigjen Pol Auliansyah Lubis, S.I.K., M.H. “Tugas kami dari Sops adalah melakukan asistensi dan supervisi terhadap seluruh rangkaian kegiatan operasi, agar berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” ujar Brigjen Auliansyah di lokasi.


Olah TKP ini merupakan bagian dari tahap ketiga operasi pencarian dan pertolongan, yang dilakukan sebagai upaya maksimal dalam menemukan keberadaan IPTU Tomi Samuel Marbun serta memberikan kepastian bagi keluarga dan institusi Polri.

Jumat, 25 April 2025



Siak, 25 April 2025 – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) beserta Menteri Kehutanan RI secara resmi membuka Jambore Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2025 yang diselenggarakan di Kabupaten Siak, Provinsi Riau serta akan diikuti oleh sekitar 2.000 peserta dari berbagai instansi dan elemen masyarakat. Dalam amanatnya pada upacara pembukaan, Kapolri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Riau dan seluruh Forkopimda atas komitmen dan kerja sama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang berkelanjutan.

Kapolri menyatakan bahwa Indonesia memiliki kawasan hutan seluas 95,5 juta hektar, menjadikannya sebagai negara dengan hutan terluas kedelapan di dunia. Namun kekayaan alam ini tidak lepas dari tantangan serius, salah satunya adalah Karhutla yang terus menjadi ancaman setiap tahun.

"Sepanjang tahun 2024, luas lahan yang terbakar di Indonesia mencapai 376 ribu hektar. Khusus di Provinsi Riau, tercatat 11 ribu hektar lahan terbakar, menempatkan wilayah ini pada peringkat ke-11 nasional," ujar Kapolri.

Dampak kebakaran hutan tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat, serta berdampak lintas provinsi bahkan lintas negara. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla sejak 1 April hingga 30 November 2025.

Kapolri menekankan pentingnya upaya mitigasi terpadu yang melibatkan seluruh komponen bangsa. Polri, bersama instansi terkait, terus melakukan edukasi, sosialisasi, patroli, pembuatan sekat kanal dan embung, serta pemantauan titik panas melalui aplikasi Lancang Kuning. Di sisi lain, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan tetap dilakukan secara tegas sebagai ultimum remedium, guna memberikan efek jera.

Mengusung semangat program Green Policing yang dicanangkan oleh Polda Riau, Kapolri mendorong kolaborasi serta sinergi dari seluruh unsur pemerintah, swasta, akademisi, tokoh adat, LSM hingga generasi muda untuk melindungi alam. Kegiatan Jambore Karhutla 2025 juga menjadi momentum penting untuk menanamkan kesadaran kolektif menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

"Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata dalam memperkuat komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan, sebagai modal utama dalam menggapai visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045," pesan Kapolri pada Upacara Pembukaan Kegiatan Jambore Karhutla Riau Tahun 2025.



Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menghadiri kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Balairung Tuntung Pandang, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (25/4) malam.


Kegiatan yang mengangkat tema “Menjalin Kerjasama Untuk Memajukan Pendidikan Banua” ini dihadiri oleh para kepala sekolah dari seluruh SMP se-Kalimantan Selatan, pejabat daerah, serta unsur Forkopimda.


Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan ini, yang dinilai sebagai bentuk nyata komitmen para pendidik dalam memajukan kualitas pendidikan di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Tanah Laut.


“Kami dari Kepolisian sangat mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan, karena pendidikan yang maju akan menciptakan generasi yang tangguh dan berkarakter, yang juga akan berdampak positif pada stabilitas keamanan dan pembangunan daerah,” ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.


Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar mengajar.


Kegiatan musyawarah ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan dan program kerja yang strategis dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Banua.


Statistik Pembaca