Minggu, 09 Agustus 2026
Tanah Laut – Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut terus memperkuat edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Ujung Baru, Aipda Imam Rohani Nazif, menyampaikan sosialisasi mengenai Tabel Rafaksi kepada warga Desa Ujung Baru, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Senin (10/8).
Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Pengetahuan tentang Tabel Rafaksi dinilai penting bagi petani agar dapat memahami faktor yang memengaruhi nilai jual hasil panen saat dipasarkan.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Imam Rohani Nazif menjelaskan secara langsung mengenai fungsi dan isi Tabel Rafaksi. Warga juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai kadar air jagung serta kaitannya dengan penentuan harga.
Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan Polri kepada masyarakat, khususnya para petani jagung.
"Kami berharap melalui sosialisasi ini masyarakat semakin memahami bagaimana indeks harga jagung ditentukan berdasarkan kadar air. Dengan pengetahuan yang cukup, petani dapat lebih memahami nilai hasil panennya dan melakukan persiapan sebelum jagung dipasarkan," ujar AKP Muhammad Afianor.
Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun komunikasi serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pendampingan dan edukasi kepada warga guna memperkuat sinergi dengan petani serta mendukung peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.
#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut
Tanah Laut – Informasi mengenai harga jagung menjadi perhatian Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut. Melalui Bhabinkamtibmas Desa Liang Anggang, Aipda Agus M., masyarakat diberikan pemahaman mengenai Tabel Rafaksi yang berkaitan dengan indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Senin (10/8).
Sosialisasi yang berlangsung di Desa Liang Anggang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, tersebut menjadi ruang bagi warga untuk memahami bagaimana kualitas hasil panen dapat berkaitan dengan nilai jual jagung. Pengetahuan ini diharapkan membantu petani lebih memahami standar yang digunakan dalam proses perdagangan hasil pertanian.
Aipda Agus M. menyampaikan materi secara langsung kepada masyarakat sekaligus membuka ruang diskusi mengenai Tabel Rafaksi. Warga diberikan penjelasan mengenai pentingnya mengetahui kadar air jagung sebelum hasil panen dipasarkan.
Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari pendampingan Polri kepada masyarakat, khususnya petani yang bergerak di sektor jagung.
"Kami ingin masyarakat memiliki pemahaman yang cukup mengenai Tabel Rafaksi, sehingga petani mengetahui bagaimana kadar air berkaitan dengan indeks harga jagung. Pengetahuan ini penting agar masyarakat lebih siap ketika memasarkan hasil panennya," ujar AKP Muhammad Afianor.
Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi sarana memberikan edukasi yang dapat mendukung aktivitas ekonomi warga.
Polsek Bati-Bati akan terus mendorong komunikasi dan pendampingan bersama masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap petani serta program ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.
#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut
Sabtu, 08 Agustus 2026
Tanah Laut – Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut terus mendorong pemahaman masyarakat terhadap tata niaga hasil pertanian melalui sosialisasi Tabel Rafaksi. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Liang Anggang, Aipda Agus M., kepada warga Desa Liang Anggang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (9/8).
Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai isi Tabel Rafaksi, khususnya indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Pemahaman tersebut dinilai penting bagi petani agar dapat mengetahui faktor yang memengaruhi nilai jual hasil panen serta memahami mekanisme penentuan harga secara lebih baik.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Agus M. menyampaikan informasi terkait Tabel Rafaksi sekaligus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Warga diberikan kesempatan untuk memahami hubungan antara kadar air jagung dan harga yang diterima saat hasil panen dipasarkan.
Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, edukasi kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri mendukung petani sekaligus memperkuat program ketahanan pangan.
"Kami ingin masyarakat, khususnya petani jagung, memahami bagaimana indeks harga ditentukan berdasarkan kadar air. Dengan pengetahuan tersebut, diharapkan proses jual beli hasil panen dapat berlangsung lebih transparan dan petani dapat mengetahui nilai produknya dengan lebih baik," ujar AKP Muhammad Afianor.
Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat sebagai bentuk kehadiran Polri dalam mendukung sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Tanah Laut.
#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut
Tanah Laut – Polsek Takisung Polres Tanah Laut melakukan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Subari, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sinar Muda, di Desa Gunung Makmur RT 15, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (9/8).
Monitoring dilakukan pada lahan seluas sekitar 3 hektare. Tanaman jagung yang dibudidayakan di lahan tersebut saat ini telah memasuki usia dua pekan.
Dalam pemantauan tersebut, personel Polsek Takisung mengecek kondisi tanaman sekaligus berkoordinasi dengan petani mengenai perawatan pada masa awal pertumbuhan. Tahapan ini menjadi perhatian karena kondisi tanaman pada usia muda membutuhkan pemeliharaan secara rutin untuk mendukung pertumbuhan hingga masa panen.
Personel juga berdialog dengan petani terkait pemupukan, pengendalian gulma, serta langkah antisipasi terhadap serangan hama yang berpotensi mengganggu perkembangan tanaman.
Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan, monitoring dilakukan sebagai bentuk pendampingan Polri kepada petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
"Kami terus melakukan pendampingan sejak awal masa tanam. Monitoring secara rutin diharapkan dapat membantu petani mengetahui kondisi tanaman dan melakukan perawatan secara tepat, sehingga pertumbuhan jagung dapat maksimal sampai masa panen," kata AKP Duki.
Menurutnya, keterlibatan Polri dalam pendampingan sektor pertanian merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat. Selain menjaga keamanan, personel di lapangan juga diharapkan dapat membantu mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani.
Polsek Takisung memastikan pendampingan terhadap lahan binaan Polri akan terus dilakukan secara berkala. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong produktivitas pertanian sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.
#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut
Jumat, 07 Agustus 2026
Tanah Laut – Komitmen Polsek Takisung Polres Tanah Laut dalam mendukung ketahanan pangan kembali diwujudkan melalui monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Subari, anggota Poktan Sinar Muda, di Desa Gunung Makmur RT 15, Kecamatan Takisung. Sabtu (8/8).
Pemantauan dilakukan pada areal seluas sekitar 3 hektare dengan tanaman jagung yang saat ini berusia dua minggu. Fase awal pertumbuhan dinilai menjadi periode penting sehingga membutuhkan perhatian lebih agar tanaman dapat berkembang sehat dan siap memasuki tahap pertumbuhan berikutnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Takisung mengecek kondisi lahan, memastikan perawatan tanaman berjalan sesuai kebutuhan, serta berdiskusi dengan petani mengenai pola pemeliharaan, pemupukan, dan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi hasil panen. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga produktivitas lahan sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Kapolsek Takisung AKP Duki menegaskan bahwa kehadiran Polri di sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.
"Pendampingan kami tidak berhenti pada saat penanaman saja, tetapi terus dilakukan hingga masa panen. Dengan pengawasan yang berkelanjutan, kami berharap tanaman tumbuh optimal, hasil produksi meningkat, dan para petani semakin bersemangat mengembangkan usaha pertaniannya," kata AKP Duki.
Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara rutin, Polsek Takisung optimistis sektor pertanian di wilayahnya akan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.
#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


.jpeg)



.jpeg)

.jpeg)






%20Polri%20Untuk%20Masyarakat%20(1%20M%20x%203%20M).jpg)





