Kamis, 20 Agustus 2026

Tanah laut - Kebakaran lahan terjadi di Jalan A. Yani Km 114 RT 14, Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Peristiwa tersebut diketahui setelah masyarakat melaporkan kejadian melalui layanan Call Center 110. Jumat (21/8).

Menerima laporan tersebut, pada kamis, 20 agustus 2025 sekitar pukul 10.35 wita personel Polsek Jorong segera mendatangi titik koordinat lokasi. Setibanya di lokasi, petugas mendapati lahan yang ditumbuhi semak belukar terbakar dan api mulai menjalar di area tersebut.

Personel Polsek Jorong kemudian bersama Damkar Jorong, Damkar PLTU Asam-Asam, Damkar PT Darma Henwa serta warga masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api meluas.

Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±1,3 hektare. Berkat kesigapan petugas gabungan dan masyarakat, proses pemadaman dapat dilakukan sehingga api tidak semakin meluas.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya saat kondisi cuaca panas dan kering.

“Setiap laporan masyarakat akan segera kami tindak lanjuti. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong juga mengapresiasi peran seluruh pihak yang turut membantu proses pemadaman, karena penanganan kebakaran lahan membutuhkan sinergi antara kepolisian, petugas pemadam kebakaran dan masyarakat.  

Tanah Laut – Polsek Jorong Polres Tanah Laut terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Desa Jorong, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pendampingan kepada masyarakat, khususnya para petani jagung. Jumat (21/8).

Dalam sosialisasi tersebut, personel Polsek Jorong memberikan pemahaman mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini menjadi penting bagi petani untuk mengetahui kualitas hasil panen sekaligus memahami dasar perhitungan harga sebelum jagung dipasarkan.

Penyampaian dilakukan secara langsung dan dialogis. Warga diberikan kesempatan untuk bertanya serta berdiskusi mengenai Tabel Rafaksi dan kaitannya dengan harga jual jagung. Dengan demikian, petani diharapkan tidak hanya mengetahui harga di pasaran, tetapi juga memahami alasan di balik nilai yang diterima.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang sehat antara Polri dan masyarakat.

"Kami ingin petani menjadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya sesuai dengan kadar air. Sosialisasi ini juga merupakan upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polres Tanah Laut, melalui edukasi dan komunikasi langsung," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong akan terus mendorong kegiatan serupa sebagai bentuk dukungan terhadap petani dan program ketahanan pangan, sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dengan masyarakat di wilayah hukum Polsek Jorong. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Informasi soal harga jagung menjadi perhatian Polsek Jorong Polres Tanah Laut. Melalui personelnya, Aiptu Mujiono, polisi memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (21/8).

Kegiatan ini menjadi ruang bagi petani untuk memahami lebih jauh indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Pengetahuan tersebut penting karena petani dapat mengetahui kualitas hasil panennya sekaligus memahami dasar yang digunakan dalam menentukan harga jual.

Aiptu Mujiono menyampaikan materi secara langsung kepada warga dengan pendekatan dialogis. Masyarakat diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi sehingga informasi mengenai Tabel Rafaksi dapat dipahami secara lebih sederhana.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya Polri memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat, khususnya petani jagung.

"Kami berharap setelah mengetahui Tabel Rafaksi, petani memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai harga jual jagung sesuai kadar air. Ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat kepada Polri melalui kehadiran dan komunikasi langsung di lapangan," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Ia menambahkan, Bhabinkamtibmas dan personel Polsek Jorong akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat serta mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan sektor pertanian.

Melalui edukasi tersebut, Polsek Jorong berharap petani semakin memahami informasi harga jagung dan mampu meningkatkan kualitas hasil panen, sekaligus memperkuat sinergi masyarakat dengan Polri dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca