Rabu, 16 April 2025

Tanah Laut — Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pelatihan peningkatan latihan Drill Borgol Seri 1, 2, dan 3, yang digelar di halaman Mapolres Tanah Laut, Rabu (16/4).

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh personel Sat Samapta dengan semangat dan antusiasme tinggi. Kegiatan difokuskan pada penyegaran dan penguasaan teknik-teknik dasar hingga lanjutan dalam penggunaan borgol, yang merupakan salah satu perlengkapan penting dalam tugas pengamanan dan penegakan hukum di lapangan.

Kapolres Tanah Laut Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Samapta AKP Duki menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program rutin pembinaan kemampuan personel, guna memastikan kesiapsiagaan dan ketanggapan dalam menghadapi berbagai situasi tugas.

“Penguasaan drill borgol sangat penting bagi setiap anggota Samapta sebagai ujung tombak dalam kegiatan preventif dan represif. Pelatihan ini bertujuan agar setiap personel dapat melaksanakan tugas dengan cepat, tepat, dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Materi pelatihan meliputi teknik pengamanan tersangka menggunakan borgol seri 1 (penggunaan dasar), seri 2 (pengendalian situasi), hingga seri 3 (teknik lanjutan dalam kondisi khusus), yang dilaksanakan secara teori dan praktik langsung di lapangan.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh anggota Sat Samapta Polres Tanah Laut semakin terampil dan profesional dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 


Polres Tanah Laut melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional, yang rutin digelar setiap tanggal 17 setiap bulannya. Kegiatan ini berlangsung khidmat di lapangan apel Mapolres Tanah Laut, Rabu (17/4/2025), dan dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kompol Yuda Kumoro Pardede, S.H., M.H.

Upacara ini diikuti oleh seluruh personel Polres Tanah Laut, mulai dari pejabat utama, para perwira, bintara, hingga ASN Polri. Dalam amanatnya, Kompol Yuda Kumoro Pardede menekankan pentingnya menumbuhkan semangat nasionalisme serta meningkatkan disiplin dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.

“Hari Kesadaran Nasional adalah momentum untuk merefleksikan kembali semangat pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Mari kita terus jaga integritas, profesionalisme, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kompol Yuda.

Ia juga mengajak seluruh anggota untuk meningkatkan kinerja, menjaga soliditas internal, serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Upacara berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan kedisiplinan serta semangat pengabdian yang tinggi dari seluruh jajaran Polres Tanah Laut.

Selasa, 15 April 2025

 


Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli rutin di wilayah hukum Polres Tanah Laut, khususnya menyasar potensi gangguan Kamtibmas berupa aksi balapan liar dan kenakalan remaja lainnya. Patroli kali ini difokuskan di Jalan Manaran, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Selasa malam (15/4).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk langkah preventif Kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus meminimalisir potensi terjadinya gangguan ketertiban umum yang kerap terjadi pada malam hari, terutama di kalangan remaja.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Samapta AKP Duki menyampaikan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya Polres Tanah Laut untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.

“Kami terus berupaya menjaga keamanan wilayah, termasuk mencegah kegiatan yang meresahkan masyarakat seperti balapan liar dan aksi-aksi kenakalan remaja. Patroli ini juga menjadi sarana edukasi kepada generasi muda agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Kasat Samapta.

Selama pelaksanaan patroli, personel Sat Samapta juga memberikan imbauan secara humanis kepada para remaja yang ditemui di sepanjang jalur patroli, serta memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kegiatan patroli ini akan terus ditingkatkan secara berkala di lokasi-lokasi yang dianggap rawan, sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Tanah Laut, 16 April 2025 – Personel Polres Tanah Laut Polda Kalimantan Selatan melakukan kesiapan serta pengecekan akhir guna memperkuat pengamanan Polres Banjarbaru dalam rangka pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kota Banjarbaru, Rabu (16/4).

Sebanyak 30 personel Polres Tanah Laut diterjunkan dan siap mengamankan jalannya PSU untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.H. melalui Wakapolres Tanah Laut Kompol Andri Hutagalung, S.Ab., M.A.P. menekankan pentingnya menjaga kekompakan serta menjunjung tinggi nama baik institusi selama menjalankan tugas pengamanan di wilayah Kota Banjarbaru.

“Jaga kekompakan selama bertugas, serta jaga nama baik Polres Tanah Laut. Tunjukkan profesionalisme dan dedikasi dalam setiap tindakan,” pesan Kompol Andri kepada personel yang akan bertugas.

Pengecekan personel dilakukan secara menyeluruh oleh Wakapolres untuk memastikan seluruh kelengkapan, kesiapan fisik dan mental personel sebelum diberangkatkan.

Wakapolres juga berpesan agar seluruh anggota yang ditugaskan tetap menjaga netralitas, bertindak humanis, serta menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat demi terciptanya suasana yang aman dan damai selama pelaksanaan PSU.

Dengan keterlibatan personel tambahan dari Polres Tanah Laut, diharapkan pengamanan PSU di Kota Banjarbaru dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.



Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel melakukan pengecekan langsung ke lokasi lahan ketahanan pangan di Jalan Gubernur Syarkawi KM. 17, Kabupaten Banjar, Selasa (15/4/2025) sore. Kunjungan ini dilaksanakan sekitar pukul 16.00 WITA untuk memantau kesiapan dan pengembangan lahan tersebut.  


Dalam kesempatan itu, Kapolda Kalsel didampingi oleh Gubernur Kalsel, Wakil Gubernur Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Kabinda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsuddin Noor, Kadis Pertanian Kalsel, Dir Intelkam Polda Kalsel, Dansat Brimob Polda Kalsel, Wadir Samapta Polda Kalsel, Wakapolres Banjar, Kapolsek Gambut, serta Kepala UPTD BPTPH Provinsi Kalsel.


Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam kesempatan itu Kapolda Kalsel bersama pejabat Forkopimda meninjau progres pengelolaan lahan yang menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung kemandirian pangan di Provinsi Kalimantan Selatan. Irjen Pol Rosyanto Yudha menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antar instansi dalam mewujudkan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.  


“Lahan ketahanan pangan ini merupakan langkah konkret untuk memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Kami berharap sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan stakeholder terkait dapat terus ditingkatkan,” ujar Kapolda.


Untuk mengatasi permasalahan hama, Kapolda Kalsel menerangkan pihaknya telah bekerjasama dengan ULM dan Dinas Pertanian akan melakukan pengendalian dan penyemprotan hama ulat di bonggol jagung dan mengatasi ancaman hama monyet.


Kapolda juga menyampaikan nantinya akan dilaksanakan panen jagung bersama Forkopimda Kalsel, serta dilakukan penambahan luasan pembukaan lahan untuk pena⁠naman jagung dan tanaman Holtikutura bekerjasama dengan Dinas Pertanian Provinsi Kalsel.


Sementara itu pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalsel H. Muhidin mengapresiasi Polda Kalsel yang telah berhasil menanam jagung di lahan rawa seluas 30 hektare.


"Dapat dilihat jagung yang telah ditanam Kapolda Kalsel telah tumbuh dengan baik. Kami dari pemerintah provinsi mengucapkan banyak terimakasih kepada Kapolda Kalsel dan jajaran yang telah menanam jagung dilahan rawa serta kepada stakeholder lainnya yang telah membantu dalam penanaman ini," ucap Gubernur.

Senin, 14 April 2025

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional dan menjalin sinergitas dengan masyarakat serta pihak perusahaan, Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, melakukan pengecekan terhadap lahan jagung yang ditanam secara serentak di area milik PT. SSA, yang terletak di Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, pada Senin (14/4/2025).


Kegiatan pengecekan ini dipimpin langsung oleh anggota Polsek Jorong sebagai bagian dari implementasi program Polri Peduli Ketahanan Pangan. Penanaman jagung yang dilakukan secara serentak oleh pihak perusahaan bersama masyarakat ini merupakan upaya bersama dalam mendukung program swasembada pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.


Kapolres Tanah Laut Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melalui Kapolsek Jorong, IPTU Joko Sulistyono Sriyono, S.H., mengatakan bahwa pihaknya terus berperan aktif dalam mendukung setiap kegiatan yang berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.


"Kami dari Polsek Jorong hadir untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan aman, serta menunjukkan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan di wilayah hukum kami," ujar Kapolsek.


Lahan jagung milik PT. SSA tersebut diharapkan menjadi salah satu kontribusi nyata dalam peningkatan hasil pertanian lokal, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu kebutuhan strategis dalam sektor pangan dan peternakan.


Pihak perusahaan juga menyambut baik kehadiran Polsek Jorong yang dinilai mampu membangun komunikasi positif antara kepolisian, pelaku usaha, dan masyarakat sekitar.


Dengan adanya sinergi lintas sektor ini, diharapkan produktivitas pertanian di Kecamatan Jorong dapat meningkat dan memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat sekitar.

 


Tanah Laut – Dalam upaya menjaga keselamatan pengguna jalan, Bhabinkamtibmas Desa Bentok Polsek Bati-Bati, Aipda Tarji, melaksanakan kegiatan pengurukan jalan berlubang di Jalan Datu Insad, Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, pada Senin (14/4).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi infrastruktur jalan yang menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut. Jalan berlubang yang dibiarkan tanpa perbaikan dapat membahayakan pengendara, khususnya pada malam hari dan saat hujan.


Aipda Tarji menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warga binaannya.


"Kami berinisiatif melakukan pengurukan sementara dengan material seadanya agar lubang di jalan tidak membahayakan pengendara. Ini bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan masyarakat," ujarnya.


Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari warga sekitar yang turut membantu dalam proses pengurukan. Warga mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas.


Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melaui Kapolsek Bati-Bati, AKP Winarto mengapresiasi upaya anggotanya yang tanggap terhadap permasalahan di tengah masyarakat.


"Kegiatan ini menunjukkan sinergi dan kedekatan Bhabinkamtibmas dengan masyarakat. Kami terus mendorong anggota untuk aktif di lapangan dan menjadi solusi atas permasalahan yang ada," ungkap Kapolsek.


Diharapkan dengan adanya penanganan sementara ini, potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas dapat ditekan sembari menunggu perbaikan permanen dari instansi terkait.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut kolaborasi dan sinergitas antar kementerian lembaga sangat penting untuk mencegah kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan PMI Ilegal.


Hal itu disampaikan Kapolri saat hadir dalam peresmian Gold Coast International Ferry Terminal Bengkong, Batam, Kepri, Senin (14/4).


Dalam sambutannya, Kapolri mengapresiasi hadirnya pelabuhan baru itu lantaran diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Batam untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.


"Saya kira ini menjadi bagian ataupun bentuk optimisme dari rekan-rekan yang memiliki semangat investasi di wilayah Batam. Tentunya ini menjadi hal yang harus kita dukung dalam mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045," jelasnya.


Meski begitu, Kapolri berpesan dengan adanya pelabuhan baru ini seluruh pihak juga dapat memberikan perhatian khusus terhadap ancaman penyelundupan tenaga kerja ilegal yang dapat terjadi.


Sigit mengatakan saat ini aksi-aksi penyelundupan tenaga kerja ilegal tidak hanya dilakukan melalui pelabuhan tikus semata. Oleh karenanya ia meminta agar seluruh petugas baik dari kepolisian hingga stakeholder terkait untuk betul-betul mengawasi titik-titik keluar masuk Indonesia. 


"Mereka tidak hanya masuk melalui pelabuhan tikus tapi juga masuk melalui pelabuhan resmi, baik yang domestik maupun mungkin internasional," jelasnya. 


"Jadi saya titip, tolong diawasi betul-betul. Seluruh petugas yang ada, baik dari bea cukai, dari imigrasi, dari kepolisian, dan stakeholder yang ada untuk betul-betul memantau dan mengawasi," imbuhnya. 


Sigit kemudian mendorong agar Pemerintah Daerah juga menyiapkan balai-balai pelatihan tenaga kerja sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tergiur menjadi PMI Ilegal.


Ia menjelaskan dengan banyaknya balai-balai pelatihan diharapkan tidak ada lagi WNI yang harus dideportasi karena menjadi PMI Ilegal ataupun karena tidak memiliki kemampuan kerja yang memadai.


"Harapan kita pada saat tenaga kerja kita berangkat semuanya sudah dilengkapi dengan pendidikan vokasi yang cukup sesuai dengan kebutuhannya dan tidak dikembalikan bahkan menjadi korban karena memang berangkatnya secara ilegal," jelasnya.


Tidak ketinggalan, Kapolri juga mewanti-wanti potensi penyelundupan narkoba yang bisa terjadi melalui jalur laut khususnya pelabuhan. Karenanya ia meminta agar seluruh petugas dilapangan agar dapat waspada dan terus melakukan patroli.


Ia mengingatkan jangan sampai pembangunan pelabuhan yang diharapkan dapat meningkatkan iklim ekonomi, investasi, hingga pariwisata justru disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu.


"Di satu sisi ini menjadi ruang untuk kita bisa meningkatkan investasi, meningkatkan pariwisata. Namun jangan sampai ini disalahgunakan oleh oknum, kelompok tertentu yang kemudian bisa merugikan bangsa kita, khususnya masyarakat wilayah Batam," jelasnya.


"Kami Polri tentunya siap untuk mengawal, menjaga, mengamankan seluruh rencana-rencana dan program investasi yang dilaksanakan di wilayah Batam," imbuhnya.

Statistik Pembaca