Minggu, 20 April 2025


Semarang – Dalam rangka memperingati Hari Kartini sekaligus mendorong pengarusutamaan gender di lingkungan Polri, Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditppid PPA & PPO) Bareskrim Polri membuka pelatihan bertajuk Kartini Series 1: Gender – Train The Trainers di JCLEC, Semarang, Senin (21/4/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan anggota Polri dari berbagai satuan kerja dan menjadi bagian dari upaya membentuk agen perubahan yang mampu menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, adil gender, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Direktur Ditppid PPA & PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah, S.I.K., M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya semangat emansipasi R.A. Kartini sebagai inspirasi dalam kepemimpinan perempuan di institusi kepolisian.

“Hari Kartini bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi momentum reflektif untuk meneguhkan kembali semangat emansipasi perempuan dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk dunia kepemimpinan dan penegakan hukum,” tegas Brigjen Pol Nurul Azizah.

Ia menambahkan, pengarusutamaan gender bukan sekadar program, namun merupakan strategi nasional yang telah tertuang dalam Inpres No. 9 Tahun 2000 dan Perkap No. 1 Tahun 2022.

Dalam pelatihan ini, peserta dibekali tidak hanya teori kesetaraan gender, tetapi juga keterampilan untuk melatih anggota lainnya agar nilai-nilai keadilan dan kesetaraan dapat diimplementasikan secara luas di lingkungan kerja Polri.

Brigjen Pol Nurul juga memperkenalkan program Rise and Speak – Berani Bicara, Selamatkan Sesama, sebuah kampanye edukasi yang digagas Ditppid PPA & PPO Bareskrim Polri bersama SSDM Polri untuk mendorong keberanian perempuan dan anak dalam melawan kekerasan serta ketidakadilan.

“Program ini diharapkan menjadi gerakan masif yang memperkuat budaya pencegahan kekerasan dan membangun sistem perlindungan yang kuat di seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Brigjen Pol Nurul menekankan bahwa kepemimpinan sejati bukan tentang jabatan, melainkan tentang dampak, pengaruh, dan inspirasi.

“Jadilah pelatih yang bukan hanya mengajar, tapi juga menginspirasi dan menggerakkan. Ilmu yang diperoleh bukan untuk disimpan, tetapi untuk dibagikan dan diwujudkan dalam tindakan nyata,” pesannya kepada para peserta pelatihan.

Di akhir sambutan, secara resmi Brigjen Pol Nurul membuka pelatihan Gender Training – Train The Trainers yang akan berlangsung di JCLEC Semarang Tahun Anggaran 2025.

 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengamanan dan monitoring dalam rangka mendukung kelancaran Karnaval Hari Kartini yang digelar oleh MAN Tanah Laut, Senin (21/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Kartini tahun 2025, yang diselenggarakan dengan semarak dan antusiasme tinggi oleh para siswa dan guru.

Karnaval dimulai dari halaman MAN Tanah Laut yang terletak di Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, dengan rute melintasi Jalan Al-Fatah, kemudian menuju Jalan Matah, Jalan Baru, dan Jalan Teluk Baru, sebelum akhirnya kembali finish di MAN Tanah Laut.

Sekitar 500 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini, terdiri dari siswa-siswi kelas 10 dan 11 MAN Tanah Laut serta para dewan guru. Mereka mengenakan berbagai busana adat dan atribut yang menggambarkan semangat perjuangan R.A. Kartini serta kekayaan budaya Nusantara.

Polres Tanah Laut menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan jalur serta monitoring guna memastikan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa gangguan lalu lintas maupun situasi kamtibmas lainnya.

Kapolres Tanah Laut melalui jajaran pengamanan menyampaikan apresiasi terhadap pihak sekolah yang telah menggelar kegiatan positif dalam rangka mengenang perjuangan tokoh emansipasi wanita Indonesia tersebut. Selain sebagai sarana edukatif, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air di kalangan pelajar.

Kegiatan karnaval berlangsung dengan tertib dan aman serta mendapat antusiasme dari masyarakat sekitar yang turut menyaksikan jalannya acara di sepanjang rute.

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. memimpin langsung apel jam pimpinan yang dilaksanakan di lapangan apel Mapolres Tanah Laut, Senin pagi (21/4), Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan selama ini.

Kapolres menegaskan kembali komitmen untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme sebagai anggota Polri. Ia menyoroti pentingnya menjauhi segala bentuk pelanggaran, khususnya terkait penyalahgunaan narkoba, judi online, serta keterlibatan dalam pinjaman online ilegal.

“Tidak ada lagi tempat bagi pelanggaran di tubuh Polri, apalagi yang berkaitan dengan narkoba, judi online, maupun pinjol. Kita harus bersih dari hal-hal seperti itu,” tegas AKBP Ricky Boy Siallagan.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa Polri adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Ia mengajak seluruh anggota untuk saling mengingatkan, peduli, memotivasi, dan membangun solidaritas sebagai satu tubuh.

“Sebagai satu tubuh, kita harus saling menjaga. Kalau satu bagian sakit, bagian lain ikut merasakan. Mari kita bangun kekompakan dan kepedulian sebagai keluarga besar Polres Tanah Laut,” ujarnya.

Dalam penutup arahannya, AKBP Ricky Boy Siallagan menekankan bahwa tugas sebagai polisi merupakan ladang pahala yang sangat besar. Polisi memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kemanusiaan dan membangun peradaban.

“Tanpa kehadiran polisi, akan terjadi hukum rimba. Akan ada penindasan di mana-mana. Maka dari itu, kita harus bangga dan tulus dalam menjalankan amanah ini,” pungkasnya.

Apel pagi berlangsung khidmat dan diikuti seluruh jajaran anggota Polres Tanah Laut dengan penuh semangat.

Sabtu, 19 April 2025



Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., turun langsung memonitoring pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara ulang (PSU) Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru Tahun 2025, Sabtu (19/4/2025).


Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, pengecekan dilakukan ke TPS 7 Landasan Ulin Tengah Jalan A.Yani Km 22,8 Liang Anggang dan TPS 6 Jalan Golf Komplek Wella Mandiri Blok A 2 No.120 Landasan Ulin Banjarbaru.


Kehadiran Kapolda Kalsel ini bertujuan untuk memastikan pengamanan dilakukan oleh anggota telah sesuai prosedur, proses pemungutan dan penghitungan suara ulang berjalan lancar, aman, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Beliau menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas dan netralitas aparat dalam tahapan demokrasi ini.  


Pemungutan suara ulang ini dilaksanakan menyusul putusan hukum atau adanya temuan yang memerlukan verifikasi ulang di beberapa tempat pemungutan suara (TPS). KPU Kota Banjarbaru bersama Bawaslu dan pihak keamanan telah berkoordinasi untuk meminimalisir potensi gangguan.  


Kapolda juga berpesan agar masyarakat tidak terprovokasi isu-isu yang dapat memecah persatuan serta menghargai hasil perhitungan resmi dari KPU. Pengamanan ketat telah disiagakan di sekitar lokasi untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.  


Dengan pengawasan langsung dari pimpinan Polri daerah, diharapkan tahapan pemilu ulang ini dapat berjalan transparan dan menghasilkan keputusan yang diterima semua pihak.


Dalam monitoring tersebut turut hadir Anggota Komisi II DPR RI, Ketua KPU RI, Gubernur Kalsel, Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Kabinda Kalsel, Ka BNNP Kalsel, Ketua KPU Provinsi Kalsel serta Forkopimda Kota Banjarbaru.



Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pemeriksaan langsung terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Central Antasari, Banjarmasin, Minggu (20/4/2025) pagi. Kegiatan ini bertujuan memastikan stok aman dan harga terjangkau bagi masyarakat, terutama pasca Ramadan dan Idul Fitri.  


Dipimpin oleh Panit 2 Unit 3 Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel AKP Widodo Saputro, S.H. bersama anggota Ditreskrimsus dan Dit Samapta Polda Kalsel, tim memantau sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging sapi, daging ayam, cabai, bawang merah, dan bawang putih. "Alhamdulillah, stok di Pasar Central Antasari cukup stabil dengan harga yang relatif terkendali. Kami juga berkoordinasi dengan pedagang dan distributor untuk mengantisipasi lonjakan permintaan," ujarnya.  


Hasil pantauan menunjukkan sebagian besar harga kebutuhan pokok masih stabil, meski ada sedikit kenaikan pada beberapa komoditas. Satgas Pangan Polda Kalsel dari Direktorat Reskrimsus dan Direktorat Samapta juga mengingatkan pedagang untuk tidak menimbun atau memanipulasi harga.


Masyarakat diimbau melaporkan jika menemukan penimbunan atau ketidakwajaran harga melalui hotline 110. Pemeriksaan serupa akan dilakukan secara rutin di pasar-pasar tradisional dan modern di seluruh Kalimantan Selatan.


Pengecekan yang dilakukan tim Satgas Pangan Polda Kalsel ini dalam rangka pelaksanaan instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel dipimpin Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Amien Rovi, S.H.


Dalam pengecekan tersebut turut mendampingi AKP Widodo yakni AKP Sufian Noor, S.E., M.M., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar Nabrian, S.H., M.M., dan diback up personel Dit Samapta Polda Kalsel yang dipimpin Kasi Turjawali Subdit Gasum Kompol Suroto.

Jumat, 18 April 2025



JAKARTA – Korps Brimob Polri menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Alpha Bravo Moskona 2025” pada Jumat pagi (18/4), bertempat di Lapangan Tokubetsu Keisatsutai, Resimen II Pasukan Pelopor. Apel dipimpin langsung oleh Komandan Pasukan Pelopor Korbrimob Polri, Brigadir Jenderal Polisi Gatot Mangkurat P.J., S.I.K., dan diikuti oleh seluruh pasukan inti serta unsur pendukung operasi.


Operasi ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam misi kemanusiaan di Papua Barat, khususnya dalam pencarian dan penyelamatan terhadap Iptu Tommy Esmarbun, anggota Polri yang dilaporkan hilang sejak 18 Desember 2024 di kawasan Kali Rawa, Distrik Moskona, Kabupaten Teluk Bintuni.


Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Gatot menegaskan bahwa pelaksanaan operasi ini mengusung semangat kemanusiaan, namun tetap harus dilandasi dengan kewaspadaan dan kedisiplinan tinggi.


“Pesan saya kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Moskona ini, semua satgas melaksanakan tugas dengan baik dan tetap waspada karena ini meskipun operasi kemanusiaan. Kita melaksanakan tugas operasi di daerah Papua, sehingga kita tidak boleh lengah. Kita juga melaksanakan operasi gabungan dengan Polda Papua Barat,” ujar Brigjen Pol. Gatot.


Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa Operasi Alpha Bravo Moskona bukan hanya tentang pencarian, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa negara hadir dan bertanggung jawab.


“Kita hadir bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk melindungi. Operasi ini adalah bagian dari misi kemanusiaan Polri. Kita ingin menunjukkan bahwa Brimob bukan hanya pasukan bersenjata, tetapi juga pasukan yang memiliki hati nurani dan peduli terhadap masyarakat,” tambahnya dalam doorstop usai apel.


Sebanyak 274 personel dikerahkan dalam operasi ini, terbagi dalam lima satuan tugas utama: Satgas Pencarian/SAR, Satgas Intelijen, Satgas Tindak, Satgas Humas, dan Satgas Banops. Operasi dijadwalkan berlangsung dari 20 April hingga 3 Mei 2025.


Dalam arahannya, Brigjen Pol. Gatot juga mengingatkan bahwa wilayah operasi termasuk kategori zona merah (red zone) karena aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Medan operasi meliputi hutan lebat, pegunungan, dan sungai berarus deras, sehingga diperlukan kesiapan fisik, mental, serta pemahaman menyeluruh terhadap SOP.


Beberapa penekanan penting disampaikan, di antaranya:


- Pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel dan perlengkapan,


- Penguasaan prosedur pelaksanaan tugas,


- Antisipasi terhadap segala bentuk kontingensi,


- Kolaborasi lintas satuan dan stakeholder,


- Monitoring dan evaluasi lapangan secara berkala oleh komandan satuan.


“Ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan profesional kita kepada keluarga yang kehilangan. Kita hadir untuk memberikan jawaban, harapan, dan kepastian. Operasi ini bukan sekadar tugas, melainkan amanah kemanusiaan,” tegasnya menutup arahan.

Kamis, 17 April 2025



Tanah Laut – Dalam rangka memberikan rasa aman, nyaman, dan tertib kepada masyarakat yang merayakan Jumat Agung Wafat Yesus Kristus, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan sterilisasi di sejumlah gereja pada hari ini, Jumat (18/4).

 Adapun gereja yang menjadi sasaran sterilisasi meliputi Gereja Maranata Angsau, Gereja GPTI Parit Mas, dan Gereja Santa Theresia Pelaihari. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk upaya preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta mencegah terjadinya aksi terorisme yang dapat mengancam keselamatan jemaat dan masyarakat sekitar.

 Sterilisasi dilakukan dengan menyisir seluruh bagian gereja, baik di dalam maupun di luar bangunan, menggunakan peralatan khusus dan prosedur keamanan yang ketat. Petugas memastikan tidak ada benda mencurigakan atau berbahaya yang dapat mengganggu jalannya ibadah umat Kristiani dalam memperingati hari besar keagamaannya.

 Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Samapta AKP Duki, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Tanah Laut dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, khususnya selama masa perayaan keagamaan.

 "Kami ingin memberikan jaminan keamanan kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Kristiani yang sedang menjalani ibadah Jumat Agung dan Paskah. Ini juga menjadi langkah nyata dalam mencegah potensi gangguan keamanan seperti terorisme," ujar Kasat Samapta.

 Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan sterilisasi ini, seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan khidmat dan lancar, serta masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dalam menjamin keamanan dan kenyamanan warganya. 

 


Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. menegaskan rekrutmen Taruna Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2025 hanya melalui jalur reguler dengan menerapkan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH). 

Penegasan ini disampaikan Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. dalam rapat koordinasi yang diikuti Irwil III Itwasum Polri Brigjen Pol Drs. Herukoco, M.Si., Pejabat Utama SSDM Polri, Divpropam Polri dan Biddokkes Polri secara langsung dan juga diikuti secara daring oleh Wakapolda, Irwasda, Karo SDM, Kabid Propam dan Kabid Dokkes  Polda Jajaran, Kamis (17/05/2025). 

“Rekrutmen Akpol jalur reguler adalah langkah strategis jangka panjang untuk mempersiapkan calon pimpinan Polri 30 tahun ke depan. Kita butuh perwira yang cerdas, kompeten, berintegritas, serta inovatif dan adaptif dalam menghadapi dinamika tugas-tugas kepolisian yang semakin kompleks di masa mendatang,” ujar Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si.

As SDM Kapolri menambahkan rekrutmen Taruna Akpol juga bertujuan menyiapkan perwira Polri yang andal dalam analisis dan pemecahan masalah untuk menyelesaikan persoalan dengan solusi efektif.

Selain itu rekrutmen Taruna Akpol juga diharapkan menghasilkan perwira yang kolaboratif, mampu bekerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam negeri maupun internasional untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Mantan Kapolda Bengkulu itu juga menambahkan rekrutmen dengan menerapkan prinsip BETAH juga merupakan concern Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

“Tolong jadikan prinsip BETAH ini sebagai pegangan. Saya minta kepada Karo SDM Polda untuk memedomani dan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab. Ini bukan sekadar slogan, tapi komitmen nyata membangun kualitas SDM Polri,” tambah As SDM Kapolri. 

Seleksi Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2025 saat ini sudah sampai tahap tes Psikologi. 

Penerapan prinsip BETAH rekrutmen anggota Polri telah memenuhi standar internasional dan mendapat penghargaan ISO 9001:2015. 

Prinsip BETAH dirancang untuk memastikan proses seleksi berjalan adil, terbuka, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Bersih berarti tidak ada ruang sedikit pun bagi praktik curang atau titipan. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa intervensi pihak luar.

Transparan artinya seluruh tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dan menggunakan sistem berbasis teknologi informasi. Prosesnya juga diawasi oleh pengawas internal dan eksternal, sehingga tidak ada yang bisa disembunyikan.

Akuntabel berarti semua proses dan hasil seleksi bisa dipertanggungjawabkan. Setiap langkah sesuai dengan aturan yang berlaku, dan hasilnya berdasarkan penilaian objektif.

Humanis menegaskan bahwa setiap peserta diperlakukan dengan adil, sopan dan tidak diskriminatif. Semua diberi layanan yang baik sebagai warga negara yang punya hak untuk ikut seleksi.

“Persiapkan diri sebaik mungkin. Percaya dengan kemampuan dengan diri sendiri. Insya Allah, kalau memang sudah mempersiapkan diri dengan baik akan terpilih,” pungkas Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si.

Statistik Pembaca