Minggu, 30 Agustus 2026


Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus berinovasi dalam menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jajaran Polda Kalsel melakukan uji coba pemadaman api menggunakan cairan khusus berbahan dasar minyak nabati (Methyl Ester Sulfonate / MES) yang disuntikkan langsung ke dalam tanah lahan gambut.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., pada Minggu (30/8/2026) sore di Guntung Damar, Banjarbaru, menyampaikan bahwa eksperimen ini memanfaatkan kolam bioflok yang diisi dengan cairan hasil pengembangan laboratorium. Metode penyuntikan air dan cairan khusus ini efektif menurunkan suhu tanah serta memadamkan titik api dan asap di bawah permukaan gambut .

Beliau menjelaskan mekanisme pemadaman dan efektivitas dengan menggunakan bahan baku berupa cairan pemadam yang dikembangkan dari bahan dasar minyak nabati (MES) yang diteliti oleh Laboratorium Forensik Polda Kalsel. Metode ini bekerja dengan cara memutus pasokan oksigen pada material mudah terbakar di bawah permukaan tanah gambut.

Bara api yang ada di dalam lahan gambut menjadi salah satu kendala dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Guntung Damar, Banjarbaru. Api yang sudah dipadamkan di permukaan masih menyisakan bara panas dan kembali muncul dari dalam tanah. 

Sementara untuk pemadaman permukaan, penggunaan lapisan busa juga diterapkan dengan prinsip serupa. Hasilnya, dalam hitungan detik setelah penyuntikan, suhu area gambut yang membara langsung dingin dan hembusan asap berhasil dihentikan.

Persoalan lainnya adalah jarak sumber air dengan lokasi titik api. Kondisi ini membuat proses pemadaman membutuhkan cara berbeda. Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan kemudian menerapkan dua metode untuk membantu mempercepat pemadaman, yakni pipa suntik yang diarahkan ke dalam gambut dan kolam bioflok sebagai penampungan air di dekat lokasi kebakaran.

Pihak Polda Kalsel saat ini sedang melakukan pemetaan wilayah dan perhitungan kebutuhan volume cairan serta air yang diperlukan untuk pemadaman skala luas, khususnya di area rawan seperti kawasan Gunung Damar dan Desa Pengayuan. Evaluasi dan pengembangan lanjutan akan terus dilakukan agar metode ini dapat diterapkan secara optimal di lapangan.


Tanah Laut – Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Panyipatan, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan patroli dilaksanakan mulai pukul 10.20 WITA hingga selesai, dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Panyipatan melakukan pemantauan situasi dan kondisi wilayah serta mengantisipasi potensi munculnya titik api. Patroli juga menjadi sarana untuk meningkatkan kewaspadaan personel terhadap kondisi lahan di tengah musim kemarau.

Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api maupun indikasi Karhutla.

Kegiatan patroli tersebut merupakan bentuk komitmen Polsek Panyipatan dalam melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah hukum Polsek Panyipatan.

Polsek Panyipatan mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kebakaran.


Tanah Laut – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli kabut asap sekaligus pengaturan lalu lintas dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), Senin (31/8/2026).

Kegiatan dilaksanakan di sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat, di antaranya Jalan A. Yani Desa Gunung Raja dan Jalan A. Yani Desa Pandahan, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas Polres Tanah Laut diterjunkan langsung ke lapangan untuk melaksanakan pengaturan dan patroli lalu lintas. Kehadiran personel diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap berjalan dengan tertib dan lancar.

Selain melaksanakan pengaturan lalu lintas, personel juga melakukan patroli kabut asap pada titik-titik yang rawan hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak kabut asap yang dapat mengganggu jarak pandang serta keselamatan pengguna jalan.

Patroli juga bertujuan untuk memantau situasi di sekitar wilayah hukum Polres Tanah Laut serta memastikan kondisi jalan tetap aman bagi para pengguna kendaraan.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut AKP Aditya Dikav, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar selalu berhati-hati saat berkendara apabila melintasi wilayah yang terdampak kabut asap. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menyalakan lampu kendaraan dan tetap memperhatikan kondisi serta jarak pandang di jalan.

Kegiatan patroli kabut asap dan pengaturan lalu lintas tersebut merupakan bagian dari upaya Sat Lantas Polres Tanah Laut dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat sekaligus menjaga Kamseltibcar Lantas di tengah potensi gangguan akibat karhutla.


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Tanah Laut dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme serta kualitas pelaksanaan tugas, Senin (31/8/2026).

Dalam arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel untuk mengawali setiap hari dengan rasa syukur atas segala hal baik yang masih diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

“Sejatinya tidak ada satu pun yang ada pada diri kita benar-benar milik kita. Pangkat, jabatan, keluarga maupun harta merupakan amanah yang harus kita syukuri dan jaga dengan sebaik-baiknya,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa mensyukuri pekerjaan yang dimiliki. Menurutnya, pekerjaan merupakan amanah sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara sehingga harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

Terkait agenda kegiatan, Kapolres menyampaikan bahwa Polres Tanah Laut akan melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Seluruh personel yang terlibat diminta mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik agar dapat berjalan tertib, lancar dan khidmat.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres kembali memberikan penekanan kepada seluruh personel agar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba, pinjaman online (pinjol) maupun judi online (judol).

 “Jangan sampai ada personel yang terlibat narkoba, pinjol maupun judol. Apabila masih ditemukan, tentunya akan diberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya tersebut diharapkan terus ditingkatkan guna mencegah terjadinya karhutla serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dan lingkungan.

Lebih lanjut, Kapolres menginformasikan bahwa Polres Tanah Laut akan kedatangan Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dalam rangka kegiatan terkait pelayanan publik.

Kapolres meminta seluruh satuan fungsi dan personel terkait untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal, baik administrasi, sarana dan prasarana maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita jadikan kedatangan Tim KemenPAN-RB ini sebagai kesempatan untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki pelayanan kita. Harapannya, Polres Tanah Laut dapat semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Statistik Pembaca