Minggu, 02 Juni 2024

Salah satu asisten musisi Ahmad Dhani berkeinginan menjadi anggota Polri lewat jalur pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol). Hal itu terungkap dalam vlog Ahmad Dhani yang tayang pada Rabu (29/5/2024) kemarin, di kanal YouTube Ahmad Dhani Dalam Berita.

Menanggapi hal tersebut, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan bahwa untuk menjadi anggota Polri lewat jalur Akpol, Bintara dan Tamtama tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis. "Demikian juga selama seleksi  penerimaan  Calon Taruna Akpol tidak dipungut biaya atau gratis. Mulai pendaftaran sampai pendidikan di Akpol tidak dipungut biaya sama sekali," kata Trunoyudo dalam keterangannya, Minggu (2/6/2024).

Untuk menghindari adanya kecurangan selama proses seleksi penerimaan, Polri kata Trunoyudo telah menggunakan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis). Pendafataran seleksi Taruna Akpol juga dilaksanakan secara langsung - online melalui website Polri : https://penerimaan.polri.go.id. 

Trunoyudo melanjutkan, seluruh tahapan seleksi  dilaksanakan secara terbuka dan hasilnya diumumkan secara langsung yang diawasi oleh pihak internal maupun eksternal. Sebagai contoh, untuk ujian psikologi dan akademik dilaksanakan secara serentak dari Aceh hingga Papua secara online dengan menggunakan sistem CAT (computer assisted test). "Hasilnya juga secara langsung diketahui oleh peserta seleksi sebagai bagian dari prinsip transparasi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan seleksi penerimaan Akpol," kata jenderal bintang satu yang merupakan lulusan Akpol 1995.

Lebih lanjut, dari rangkaian seleksi yang telah dilakukan kemudian hasilnya akan diumumkan secara terbuka melalui sidang kelulusan. Baik para peserta, dan Tim Pengawas Internal dan Eksternal menghadiri sidang tersebut. Bahkan para orang tua bisa menyaksikan secara langsung melalui siaran langsung di YouTube.

"Hal tersebut sebagai komitmen pimpinan Polri dan seluruh panitia Seleksi bahwa penyelenggaraan seleksi calon Taruna Akpol maupun penerimaan Bintara dan Tamtama Polri yang diselenggarakan dengan prinsip BETAH dan tidak dipungut biaya sama sekali," tandas Trunoyudo.

Tidak hanya sampai proses seleksi, seluruh akomodasi selama 4 tahun mengikuti pendidikan Akpol juga ditanggung oleh negara, baik kelengkapan seragam, konsumsi, fasilitas pendidikan. Bahkan Taruna juga diberikan uang saku hingga lulus.

Ia menambahkan, bahwa Polri memiliki komitmen untuk menindak pelaku yang melakukan penyalahgunaan dalam proses penerimaan calon Taruna Akpol, baik yang melakukan praktek pencaloan, penipuan maupun penyalaggunaan proses seleksi secara tidak pandang bulu baik yang dilakukan oleh panitia seleksi, Oknum anggota Polri maupun masyarakat yang melakukan pelanggaran hukum baik secara hukum pidana maupun kode etik profesi Polri. 

Untuk diketahui, bahwa pendaftaran Akpol Tahun Anggaran 2024 telah ditutup. Saat ini telah masuk tahap Uji Kesamaptaan Jasmani. Tahap ini telah diikuti 3.325 calon Taruna/Taruni 

Sespim Lemdiklat Polri meletakkan batu pertama dalam pembangunan Masjid Panggilan Sujud Lemdiklat Polri. Masjid ini didesain langsung oleh Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. 

Peletakan baru itu dilaksanakan pada Minggu (2/6/2024). Dalam acara itu turut dihadiri Kepala Badan Intelijen dan Kemanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Suntana, Asisten SDM Kapolri Irjen Dedi Prasetyo, Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Chryshnanda Dwilanksana, Alumni Akpol Angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata, dan Karo Watpers SSDM Polri Brigjen Anwar. 

Peletakan batu pertama Masjid Panggilan Sujud Sespim Lemdiklat Polri ini mula dibangun pada tahun 1960. Masjid ini terakhir kali direnovasi pada tahun 2018 saat Pakasespim nya IJP Wahyu Indra Pramugari. Seiring berjalannya waktu, kondisi alam, dan perkembangan dunia pendidikan, maka perlu dikaji ulang. 

Dalam sambutannya, Kabaintelkam Komjen Surana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ridwan Kamil yang telah menyiapkan gambar atau desain Masjid. Ia mendoakan kebaikan Ridwan Kamil menjadi ibadah yang tak ada habisnya.

“Haturnuhun kepada Kang Emil yang menyiapkan gambar dan pengawasan tanpa gambar, semoga menjadi amal ibadah yang tak ada habisnya bagi Kang Emil, terima kasih," kata Surana.

Inisiator Pemugaran dan Renovasi Masjid Panggilan Sujud yakni Kabag Jianbang Sespim Kombes Enjang Hasan Kurnia. Ia mengatakan salah satu dasar Masjid Panggilan Sujud dipugar dan direnovasi dengan panduan Arsitektur ternama  Ridwan Kamil.

"Ridwan Kamil berpengalaman mendesain lebih dari 70 masjid di berbagai daerah bahkan luar negeri. Yang paling jauh di Gaza Masjid Syekh Azlin, yang paling besar masjid Raya Al Jabbar daya 40.000 jamaah," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ridwan Kamil mendoakan dengan dibangunnya masjid ini, Polri dapat seimbang lahir batin, ramah, dan mencintai kemanusiaan. Ia berharap keberadaan masjid akan menjadi tempat yang penting bagi moral calon pemimpin Polri.

 “Saya doakan masjid ini kalau polisi-polisi disini seimbang lahir batinnya maka diharapkan lebih welas asih, lebih ramah lebih mencintai kemanusiaan, saya mengerti dinamika dan godaannya luar biasa, pasti dengan keberadaan masjid ini diharapkan akan menjadi tempat yang penting bagi pengembangan moral bagi calon pemimpin Polri," tuturnya.

Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Chryshnanda Dwilaksana, menyampaikan masjid tersebut merupakan tempat ibadah untuk mengolah jiwa, olah rasa. Ia berharap lokasi masjid tersebut menjadi kawasan bahagia karena keseimbangan moral selain cerdas dan profesional.

"Ini tempat untuk olah jiwa, olah raga olah rasa, Sespim menjadi ikon toleransi, ikon kebhinnekaan, para peserta didik adalah calon pemimpin bangsa, para serdik, para alumni Sespim. Dengan adanya Masjid ini menjadi Kawasan bahagia karena keseimbangan moralnya selain cerdas dan profesional. Melaksanakan tugas Pokoknya, bukan hanya pokoknya melaksanakan tugas," ucapnya.

"Dengan izin Allah SWT semoga pembangunan rumah ibadah yang dimotori Brigjen Atang Heradi ( Widya Iswara Utama Tk 2) yang sekarang menjabat Plt Kasespimti Sespim Lemdiklat Polri dibantu oleh Kabag Jianbang Sespim Lemdiklat Polri Kombes Enjang Hasan Kurnia, ini berjalan lancar ditargetkan selesai tahun depan 2025 dan bermanfaat bagi Polri dan masyarakat sekitar," tutupnya.

Tanah Laut - Polres Tanah Laut, Polda Kalsel melaksanakan Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Pengabdian Anggota Polri Polres Tanah Laut, Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara, bertempat di Lapangan Apel Mapolres Tanah Laut, Senin (3/6).

Kenaikan pangkat Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juni 2024 tersebut, diterima oleh Kompol Suparno yang menjabat sebagai Kabag SDM Polres Tanah Laut dinaikkan pangkatnya menjadi AKBP.

Kenaikan pangkat ini merupakan penghargaan atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan oleh AKBP Suparno dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota Polri di wilayah Tanah Laut. 

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., Dalam sambutannya mengatakan, kenaikan pangkat pengabdian bagi personel Polri merupakan penghargaan dari Negara atas kinerja dan pengabdian yang telah dilakukan oleh personel Polri.

‘’Saya berharap momen kenaikan pangkat pengabdian personel Polri dapat menjadi contoh bagi personel lain dalam melaksanakan tugas,” kata Kapolres Tanah Laut.

 AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H. juga berharap, dengan pangkat yang baru, personel dapat lebih menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab dan lebih semangat untuk mewujudkan Polri yang melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

 “Kenaikan pangkat membawa konsekuensi yang harus  dipenuhi. Diantaranya yakni peningkatan kualitas diri, pengetahuan serta kearifan dan kebijaksanaan dalam bersikap maupun perkataan, Kenaikan pangkat juga harus menjadi motivasi untuk memantapkan moralitas, semangat juang, etika profesi Polri dan terus 

Jumat, 31 Mei 2024

Tanah Laut - Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut, Ny. Vega Junaeddy, menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2024 yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Tanah Laut pada hari Sabtu (1/6).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj. Bupati Tanah Laut, H. Syamsir Rahman, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tanah Laut, Kepala SKPD Kabupaten Tanah Laut, para camat se-Kabupaten Tanah Laut, serta Purna Paskibraka Kabupaten Tanah Laut tahun 2023 beserta orang tua mereka.

Upacara dimulai dengan khidmat pada pukul 08.00 WITA, diawali dengan pembacaan teks Pancasila dan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dalam sambutannya, Pj. Bupati Tanah Laut, H. Syamsir Rahman, menekankan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan upacara ini yang menjadi momen penting dalam memperingati hari lahirnya ideologi negara Indonesia. 

Ia juga menegaskan komitmennya bersama jajaran Polres Tanah Laut untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

Tanah Laut - Polres Tanah Laut menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2024 secara daring. Upacara ini dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara langsung dari Lapangan Garuda Pertamina, Provinsi Riau, Sabtu (1/6).

Di Polres Tanah Laut, kegiatan berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa, dan dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., Wakapolres Tanah Laut, Kompol Andri Hutagalung, S.Ab, M.M., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran Polres Tanah Laut, serta seluruh perwira Polres Tanah Laut.

Upacara ini menjadi momen bersejarah bagi Polres Tanah Laut, mengingatkan kembali betapa pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kegiatan ini juga menunjukkan adaptasi Polres Tanah Laut dalam memanfaatkan teknologi untuk tetap memperingati hari penting meski dalam situasi yang mengharuskan pelaksanaan secara daring.

Dengan berakhirnya upacara, diharapkan semangat Pancasila akan terus hidup dalam setiap diri anggota Polres Tanah Laut, dan mampu menjadi kekuatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tanah Laut - Polres Tanah Laut menyelenggarakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dengan khidmat di Lapangan Apel Polres Tanah Laut. Upacara ini dipimpin oleh Wakapolres Tanah Laut, Kompol Andri Hutagalung, S.Ab, M.M.

Dalam upacara yang berlangsung pagi ini, hadir para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran Polres Tanah Laut, serta seluruh perwira, bintara, dan ASN Polres Tanah Laut. Upacara ini menjadi momen penting untuk memperingati hari lahirnya ideologi negara Indonesia, Pancasila, yang menjadi dasar dan panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kompol Andri Hutagalung dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengingatkan seluruh anggota Polres Tanah Laut untuk terus berkomitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan penuh dedikasi dan integritas.

Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat, diisi dengan pembacaan teks Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta penghormatan kepada bendera Merah Putih. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebangsaan dan memperkuat persatuan di antara seluruh anggota Polres Tanah Laut.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ini merupakan salah satu bentuk komitmen Polres Tanah Laut dalam mengingat dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila, serta sebagai wujud penghormatan kepada para pendiri bangsa yang telah merumuskan dasar negara Indonesia.

Kamis, 30 Mei 2024

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, meminta semua pihak untuk berkaca dari sinergitas kementerian/lembaga saat menghadiri launching Gov-Tech di Istana Negara, Senin lalu. Dia mencontohkan soliditas antara para pimpinan yakni Menkopolhukam, Panglima TNI, Kapolri, hingga Jaksa Agung.

"Bahwa kepolisian dan kejaksaan agung dalam keadaan baik-baik saja. Tidak ada permasalahan yang perlu dipermasalahkan," ujar Irjen Sandi saat Doorstop pers Mabes Polri, Kamis (30/5/2024).

Irjen Sandi kembali mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, hingga Menkopolhukan Hadi Tjahyanto, telah menyampaikan antara kedua belah pihak tidak ada permasalahan.

"Beliau (Kapolri) menyampaikan bahwa antara polisi dan jaksa baik-baik saja. Bahkan Bapak Jaksa Agung menyampaikan tidak ada masalah, baik-baik saja. Serta Bapak Menko Polhukam juga menyampaikan polisi dan jaksa adem ayem," terangnya.

"Kalau pimpinan sudah menyampaikan tidak ada masalah, berarti kami tinggal menyampaikan ke teman-teman bahwa antara kepolisian dan kejaksaan tidak ada masalah," lanjutnya.

Lebih lanjut, Kadivhumas menilai sinergitas kementerian/lembaga kini sedang diuji. Terlebih kini Indonesia sedang berupaya menjaga pertumbuhan ekonomi.

Menurut Kadivhumas, program pemerintah yang bisa berjalan dengan baik, Proyek Strategis Nasional bisa berjalan dengan baik, inflasi yang bisa terjaga, Gross Domestic Product (GDP) yang saat ini sedang bertumbuh, semuanya ada karena soliditas dan sinergitas. Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, selain soliditas kementerian/lembaga, juga perlu adanya stabilitas dan keamanan. 

Oleh sebab itu, soliditas para pimpinan kementerian/lembaga tersebut, termasuk Kapolri dan Jaksa Agung, harus menjadi suri tauladan. 

"Yang ditujukan oleh para pemimpin lembaga, ada Bapak Menkopolhukam, ada Pak Panglima TNI, ada Bapak Jaksa Agung, dan Bapak Kapolri, itulah yang harus kita teladani sebagai anak buah untuk mewujudkan bahwa program yang sudah baik harus kita jaga untuk keberlangsungan bangsa ini, baik untuk pertumbuhan ekonomi maupun menjaga stabilitas keamanan," tutupnya.

Tanah Laut – Satpolairud Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan "Sapu Bersih Sampah Laut" yang bertempat di Pantai Tungkaran Naik Kiri, Desa Swarangan, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Jum’at (31/05).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Polairud Polres Tanah Laut, Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., dan diikuti oleh anggota Satpolairud. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari Dinas DPRKPLH Kabupaten Tanah Laut, organisasi RAPI dengan tiga anggota, serta warga masyarakat Tungkaran Naik.

Kegiatan ini menggunakan satu unit dump truk sampah milik Dinas DPRKPLH Kabupaten dan kantong sampah plastik hitam sebagai sarana dan peralatan untuk mengumpulkan sampah.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut, Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memungut sampah yang berada di pinggir atau pesisir pantai, serta memisahkan sampah organik dan non-organik. Hasil dari kegiatan ini, terkumpul sekitar 2 ton sampah organik dan non-organik di sekitar Pantai Tungkaran Naik.

Selain bertujuan untuk menjaga kebersihan pantai, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara Satpolairud Polres Tanah Laut dengan masyarakat Desa Tungkaran Naik, serta menjaga sinergitas dengan instansi terkait. Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan himbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di pinggir pantai atau bantaran sungai, guna menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat dan tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Statistik Pembaca